Kamis, 24 Desember 2009

Setelah Hari Ibu

Memperingati Hari Ibu tanggal 22 Desember, seluruh facebookers mengucapkan selamat hari Ibu.. Aku tidak mau mengucapkan pada Ibu, karena aku sendiri malu pada diriku dan Ibu, baru sedikit langkah aku bisa membahagiakan Ibu..
Ibu adalah semuanya bagiku.
Beliau rela memangkuku saat itu meski usia kandungannya sudah besar.
Anak kecil yang masih peka semua indranya (termasuk indra ke-6) tahu bahwa adiknya akan segera lahir, dan menyadari keadaan yang akan membuatnya terancam, ibunya akan direbut paksa darinya. He he lebay banget sech..
Cita-cita terluhur sampai saat ini yang belum terwujud adalah menjadi seorang Ibu, istri dari mereka yang menyayangiku.
Memasak, berdandan yang cantik, membacakan buku cerita di kala sore, mendengarkan cerita anak-anak.. Hummm semoga aku bisa menjadi ibu yang baik, seperti ibuku.
Setiap hari memandangi dapur bersama beliau, melihat caranya mengayuhkan penggorengan, memotong-motong sayuran, membalikkan ikan dengan mudah saat menggoreng.. Hu.. sayang sekarang aku sudah menjadi wanita karir dan hanya menemani beliau saat sedang liburan saja
Ibu juga Guru bagiku, guru Yogaku.. He.. aku juga mau badanku seperti tubuh beliau. Tidak kaku.
Sebagai perancang fashion dan pemandu busana.
Sebagai teman curhat.
Walaupun ada kalanya Ibu marah-marah tanpa sebab, tapi aku tahu ada kebaikan di dalamnya. Teman-teman tidak mau seperti ini kan?
He he.. Maka kita harus patuh pada beliau, selagi kita masih bisa menjaga beliau.
Mam...

Selamat hari Ibu buat semua wanita! We love you, Mom..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentarnya sementara dimoderasi ya 😁 dan jangan tinggalkan link hidup. Nanti BW baliknya lewat profil teman-teman. Terima kasih untuk tidak menggunakan "ANONIM".

Recommendations by Engageya