Sabtu, 06 Maret 2010

Sinusitis? Cari tahu yuk..

Sinusitis adalah peradangan yang terjadi pada rongga sinus / saluran. Sinus atau sering pula disebut dengan sinus paranasalis adalah rongga udara yang terdapat pada bagian padat dari tulang tenggkorak di sekitar wajah, yang berfungsi untuk memperingan tulang tenggkorak. Rongga ini berjumlah empat pasang kiri dan kanan. Sinus frontalis terletak di bagian dahi, sedangkan sinus maksilaris terletak di belakang pipi. Sementara itu, sinus sphenoid dan sinus ethmoid terletak agak lebih dalam di belakang rongga mata dan di belakang sinus maksilaris.Tapi karena posisi anatomisnya, maka yang paling sering terkena radang adalah sinus maksilaris.


Hemm.. harus lebih waspada nih coz sinusitis bisa jadi akut dan parahnya lagi, bisa kronis. Disebut sinusitis akut bila lamanya penyakit kurang dari 30 hari. Sinusitis subakut bila lamanya penyakit antara 1 bulan sampai 3 bulan, sedangkan sinusitis khronis bila penyakit diderita lebih dari 3 bulan. Sinusitis subakut dan kronis sering merupakan lanjutan dari sinusitis akut yang tidak mendapatkan pengobatan adekuat.

Apa saja sih penyebabnya, cari tahu yuk:

Sinusitis akut
  • Infeksi virus, biasanya sinusitis terjadi setelah infeksi virus pada saluran pernapasan atas.
  • Infeksi bakteri dan jamur.
  • Radang menahun di saluran hidung
  • Penyakit tertentu yang berhubungan dengan imunitas tubuh.
Sinusitis Kronis
  • Penyebab utama dari penyakit asma
  • Alergi di hidung
  • Gangguan system Imun (kekebalan tubuh)
Gejala Awal pada Sinusitis

Pada awalnya, biasanya orang yang punya penyakit sinusitis terkena demam, sakit kepala, nyeri pada wajah. Selain itu, hidung tersumbat, nyeri menelan dan batuk serta adanya lender dari hidung yang kental dan bisa berbau. Pada sinusitis karena alergi, bisa gatal pada mata serta bersin-bersin. Penyakit sinusitis bisa didiagnosa lewat CT Scan atau MRI, dan pasti biayanya cukup mahal. Harus lebih berhati-hati nih..

Medicine buat sinusitis?

Tergantung pada penyebabnya. Untuk sinusitis yang disebabkan oleh virus, obat antibiotic nggak diperlukan. Yang bisa diberikan adalah obat penghilang rasa nyeri dan juga dekongestan. Antibiotic baru diberikan buat sinusitis yang disebabkan oleh bakteri. Sinusitis dapat dicurigai sebagai sinusitis bakteri kalau ada nanah dan nyeri di wajah. Lima jenis bakteri yang paling sering menginfeksi sinus adalah Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae, Moraxella catarrhalis, Staphylococcus aureus, dan Streptococcus pyogenes. Di beberapa kasus yang kronis, bisa dipertimbangkan melakukan drainase cairan mucus dengan cara pembedahan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu pengobatan sinusitis. Waktu tidur, miringlah ke arah yang sehat. Hal ini bertujuan supaya mempermudah drainage (pengeringan) sinus yang sakit. Istirahat yang cukup dan mengkonsumsi makanan lunak seperti bubur, juga sangat membantu. Kalau kamu udah mengalami gejala kayak di atas, langsung aja periksa ke dokter. Kalau dibiarkan bisa juga menyebabkan penyebaran infeksi ke otak. Don’t ever!

Bagaimanapun, bukankah lebih baik “sedia payung sebelum hujan” kan? Berikut payung yang perlu kita persiapkan sejak dini:
  1. Kalau terkena pilek, nggak usah nunggu sampai flu, langsung aja ke dokter atau minum obat.
  2. Rajin merawat gigi. Kerena kalau ada infeksi di gigi, bisa menyebabkan sinusitis.
  3. Jangan sembarangan minum obat kalau lagi demam. Mendingan konsultasi ke dokter untuk menyembuhkan demammu.
  4. Rajin-rajin minum multivitamin untuk mempertahankan daya tahan tubuh.

Menakutkan bukan sinusitis? Ayo, mulai sekarang sayangi badanmu dan langsung berobat kalau mulai pilek atau demam. Just Be healthy..


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentarnya sementara dimoderasi ya 😁 dan jangan tinggalkan link hidup. Nanti BW baliknya lewat profil teman-teman. Terima kasih untuk tidak menggunakan "ANONIM".

Recommendations by Engageya