Sabtu, 24 April 2010

Kunir,


Seperti biasa.. pagi ini sebelum berangkat Rin terburu-buru berangkat agar tidak terjebak kepadatan lalu lintas. Tapi aduh..! Rin memegangi perutnya yang sakit bukan karuan.

Jika menunda maka dia akan segera terlambat! Untunglah sang mama (Mamanya Rin), dengan sigap mengambil kunyit. Sesegera mungkin kunyit atau kunir itu diparut lalu diseduh dengan air panas dan disaring untuk kemudian diberi sedikit gula.

Simsalabim.. Rin sudah tidak merasakan sakitnya lagi.

Kita tahu bermacam-macam kegunaan kunir, dan bagian terpentingnya kunir sebagai anti biotik alami mampu menghancurkan bakteri-bakteri jahat di dalam perut. Tapi yang terpenting bagi Rin bukan khasiat kunir tersebut, ada perasaan tulus yang disalurkan lewat tetesan kunir dalam cangkir favoritnya. Ada kasih sayang mamanya dalam kunir tersebut.

Jadi, sebenarnya karena kunir tersebut atau karena perhatian dari mamanya ya?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentarnya sementara dimoderasi ya 😁 dan jangan tinggalkan link hidup. Nanti BW baliknya lewat profil teman-teman. Terima kasih untuk tidak menggunakan "ANONIM".

Recommendations by Engageya