Sabtu, 30 Oktober 2010

Kemarin , Sekarang , Besok dan Masa Depan

Pernah aku dengar, facebook adalah masa lalu, twitter adalah masa depan dan sekarang? Sekarang adalah kehidupan Anda.


Kenapa facebook bisa dikatakan sebagai masa lalu? Mungkin karena facebook seperti alamat buku telepon. Jika Anda menginginkan data seseorang maka Anda dapat dengan mudah mendapatkannya apabila orang tersebut sudah menjadi teman Anda. Tapi.. hemm kenapa ya sebagian orang masih suka menanyakan, "Anak mana? Kerja di mana? Sudah punya pacar?" Oh come on.. datanya sudah ada, lihat saja di profil kan bisa? Hehe salah satu dari ciri-ciri orang 4l4Y se biasanya yang suka tanya gitu.

Beda lagi dengan twitter. Aku masih belum paham kenapa bisa dikatakan sebagai masa depan? Mungkin (analisaku sendiri) dari twitter, Anda berhak memilih orang atau media yang mau Anda follow. Jika sudah bosan melihat update dari si dia, tinggal unfollow saja. Mudah kan? Tapi dengan begitu, sama saja Anda memutuskan tali silahturahmi di antara kalian. Wieiiitsss.. back to topic

So, bagaimana dengan sekarang? Ya.. itu tergantung Anda. Banyak pilihannya kawan, ada kaskus, koprol, youtube dan lain-lain. Sebetulnya sekarang adalah kehidupan Anda sendiri? Cobalah keluar dari kotak persegi dan hirup segarnya oksigen di luar dan bercengkeramalah dengan sahabat-sahabat Anda.

Aniwey, pernah denger istilah ini?
Kemarin adalah kenangan, sekarang adalah kenyataan, dan besok adalah masa depan
Ada yang salah? I guest not. Because everyone has opinion? Rite?

Ya.. saya juga mau berpendapat. Seburuk apapun masa lalu,
tidak akan ada masa depan jika tidak ada masa lalu

Jadikan yang telah lalu sebagai pelajaran dan bersikap dewasalah, karena umur kita selalu bertambah sehari tiap jarum jam berdetak. Tetap bergerak, olahraga, bekerja, berdoa dan berserah diri padaNya. Semangat!

Semoga semua mampu meraih kehidupan yang lebih baik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentarnya sementara dimoderasi ya 😁 dan jangan tinggalkan link hidup. Nanti BW baliknya lewat profil teman-teman. Terima kasih untuk tidak menggunakan "ANONIM".

Recommendations by Engageya