Selasa, 12 Juni 2012

Surat Untuk Temanku, Adinda

Dinda, entah kenapa aku harus menulis ini hanya saja aku merasa harus.

Tahun 1996, pertama kalinya aku menginjak tanah Kudus tempat ayah bundaku dilahirkan. Saat itulah di SD Dersalam 2 kita bertemu. Satu kelas hanya berisi 27 murid. Layaknya murid baru dikerumun teman-teman yang baru juga, dan akhirnya kita berkenalan, "Adinda".

Kita mungkin tidak terlalu akrab tapi kemana-mana bukankah dengan murid sejumlah segitu semua siswa akan berjalan bersama-sama?

Saat di perkemahan, kamu sebagai wakil ketua regu berperan aktif menjaga teman-temannya. Masih ingat, karena saking mengantuknya kau bahkan tak peduli jika ada anak laki-laki yang ingin mengganggumu tidur. Hehe, bisa ya posisi tidur seperti itu?

Masih aku ingat waktu kita berkunjung ke guru-guru pas lebaran. Entah kenapa, di rumah salah seorang guru kita di Pedawang bu guru tidak mau menemui kita semua, padahal jelas kita melihat bu guru di rumah. Sementara yang keluar adalah anak beliau mengatakan kalau bu guru sedang sakit dan tidak bisa ditemui. Pikiranku saat itu juga mengatakan, bu guru tidak mau ditemui tapi temanku Dinda malah mengatakan, "Kalau bu guru sakit kita mau menjenguknya, semoga cepat sembuh". Always positif thinking ya

Tapi jika bukan karena itu, aku tidak akan tahu rumahmu. Kita makan rujak dengan lombok jumbo yang ada di halaman rumahmu. Baru tahu aku ada cabe rawit sebesar itu.

Yang aku ingat, itu kenanganku sendiri tentangmu. Tempat sekolah kita bersebalahan antara SD 1, 2 dan 3. Adinda selalu membawa sepeda ke sekolah dan pagi itu aku melihat sepedanya dinaiki anak dari SD lain. Bukan serius sih, tapi dinaiki di tempat untuk menggudang anak kecil. Aku yang dengan polos bloon mengatakan sepedanya dinaiki anak lain segera Dinda berlari. Setelah mengetahuinya, Dinda malah hanya berkata, "Oh gitu tah? Ya gak apa-apa"

Betapa dia tak pernah berpikir buruk tentang orang lain.

Selamat jalan teman kecilku, Adinda

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentarnya sementara dimoderasi ya 😁 dan jangan tinggalkan link hidup. Nanti BW baliknya lewat profil teman-teman. Terima kasih untuk tidak menggunakan "ANONIM".

Recommendations by Engageya