Senin, 10 September 2012

Namaku Salah di Ijazah Kebanggaanku Sendiri

Sebetulnya tidak ada yang salah dengan namaku karena bagiku sama saja yang terlihat seperti yang terdengar. Tapi ketahuilah duhai teman, walau sekedar tulisan akan jadi sangat berbeda antara Akta Kelahiran, KTP, ijazah SMA juga ijazah S1.

Namaku di Akta Kelahiran tertulis,


"Rani Rahayuningtiyas,"

Tyas nya pakai i jadi TIYAS seharusnya. Sejak ijazah SD sampai SMA sudah sama antara ijazah dengan Akta Kelahiran hingga akhirnya saya menyelesaikan S1 tetapi malah ijazah kebanggaan saya mengkorupsi nama saya walaupun cuma 1 karakter menjadi Rani Rahayuningtyas.

Bagiku sebetulnya itu tidak masalah, toch sama-sama dipanggil Tyas bukan?

Nah, masalah mulai muncul ketika saya melihat Kartu Keluarga (KK) saya di mana pendidikannya masih SMA. Ketika saya mau meluruskan sambil membawa fotokopi ijazah terakhir oleh sang CARIK (Sekretaris Desa) mengatakan kalau namanya ini tidak sama, "Ini harus diurus dulu, disamakan biar sama. Daripada mengurus ke DIKTI lebih baik mengubah Aktanya saja," dengan kata lain pak Carik menyuruh saya kembali ke Bandung buat menyelesaikan ini. Padahal domisili saya saat ini di Kudus, Jawa Tengah sementara ijazah saya S1 dari Semarang. Waduh si Bapak ini tidak baca ta kalau yang salah cuma ijazah S1 saya!!

Alhasil daripada banyak bacot, saya bilang saja "Sudah tidak usah saja Bapak, pendidikan gak penting ini juga!

Tidak tau deh ini mau diapakan, apalagi katanya saat mau menikah nanti saat mengajukan ke Bapak Modin setempat katanya harus membawa Kartu Tanda Pendududuk (KTP), KK, Ijazah Terakhir, juga data diri calon suami. Halah! Sudah ilfeel menemui bapak Carik itu lagi T_T

Tahu deh, terserah Bapaknya mau dibuat pendidikan terakhir SD / TK saya sudah tidak mau urus. Iya ini cuma sebagai curcol aja daripada teman-teman ada yang suatu saat kejadiannya sama seperti saya, hati-hati, segera diurus.

Bagi teman-teman kalau ada yang mengalami kasus seperti saya, bisa kok diurus ke sekolah atau ke kampusnya. Pergi ke kantor Rektorat (kalau saya) minta surat keterangan bahwa orang di ijazah dan akta lahir adalah orang yang sama. Yang salah kan cuma ijazah S1, daripada harus ke pengadilan tinggi negeri yang nantinya akan mengubah nama di ijazah SD, SMP, atau bahkan SMA juga.

Semoga bisa membantu, jika ada solusi lain bisa ditulis dimari. Link back? Insya Allah bakal dikunjungi balik ke blognya teman-teman. Terima kasih,

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentarnya sementara dimoderasi ya 😁 dan jangan tinggalkan link hidup. Nanti BW baliknya lewat profil teman-teman. Terima kasih untuk tidak menggunakan "ANONIM".

Recommendations by Engageya