Senin, 24 Desember 2012

Seserahan Sih Kayak Apa?

He he, meuni judulna pake logat Jawa nu bagian selatan ya? Kayak dari daerah Temanggung, Wonosobo dkk. Eits.. malah ke mana-mana. Mau bahas apa sebenarnya hari ini?

Kemarin akika jalan-jalan ke mall. Iya secara orang desa kan? Jarang lihat mall jadi pas kebetulan ada waktu nganter tunangan ke mall deh sambil siap-siap buat besok (besok, besok dan besoknya lagi) nyiapin segala tetek bengek buat lamaran. Tapi berhubung masih awam mau beli apa, akhirnya besok aja sekalian kalo mau beli apa-apa barangnya.

Kayaknya teh repot pisan yak, meuni teu ngarti barang naon nu kudu dibeli urang buat hahaturan besok. Dari hasil googling, akhirnya disimpulkan juga barang-barang yang suatu saat nanti perlu dicari buat seserahan. Barang yang perlu dicari adalah barang yang perlu saja, artinya nanti bakal berguna buat aku sebagai calon istri nantinya.

Akhirnya dari beberapa blog, aku simpulkan barang yang nantinya perlu dikotaki dan dihias merupakan barang-barang berikut.

  1. Seperangkat alat sholat
  2. Pakaian, umumnya pakaian yang dijadikan sebagai seserahan berupa kebaya lengkap dengan kain panjang, Baju pesta kayaknya gak perlu ini deh. Iya kan secara saya sebagai orang yang sederhana juga lugu gak akan memakai baju pesta ini #halah. Oh nooo, nanti dikira aku ini penyanyi dangdut. Juga baju tidur maupun baju kerja, nah baju kerja ini aku penting banget. Sebagai wanita karir yang selalu protes dengan gaji yang gak sesuai dengan jam kerja dan bilang mau keluar tapi gak keluar-keluar dari pekerjaan. hadeuhhh.. Iya gimana coba, kalo tiba-tiba ingin ngasih Ibu atau Adikku uang masak ya aku minta dari suamiku nanti? Gimanapun keluargaku adalah tanggunganku sendiri.
  3. Sandal or sepatu. Sebaiknya kalo yang ini pergi cari barangnya berdua. Biar nantinya benar-benar dipakai sama calon istrinya (karena kan selera orang gak sama).
  4. Pakaian dalam, pakaian dalam yang dijadikan seserahan biasanya berupa celana dalam, bra dan underrok.
  5. Peralatan mandi dan perawatan tubuh, seserahan ini berupa sabun mandi, sabun wajah pasta gigi, shampo, body scrub.
  6. Kosmetik, seserahan berupa kosmetik biasanya terdiri dari pelembab, bedak, eye shadow, Blush on, pensil alis, lipstik, eye liner, parfum. Tapi rasanya mau bilang ini kok ya susah ya, nanti dikira aji mumpung padahal ini juga suatu syarat buat menuh-menuhin baki lamaran.
  7. Satu set cincin nikah berbentuk bulat tanpa putus yang bermakna agar cinta sepasang pengantin ini akan abadi hingga akhir hayat. Aaamiiin
  8. Seperangkat perhiasan dari emas, intan, berlian yang bermakna agar calon mempelai wanita selalu bersinar dan tidak mengecewakan keluarga barunya.
  9. Seperangkat busana putri (termasuk bahan kebaya dan kain jarik dari motif batik) yang bermakna bahwa setiap pihak harus pintar menyimpan rahasia mereka berdua terhadap pihak lain.
  10. Buah-buahan (khususnya pisang) yang bermakna agar cinta antara pasangan calon pengantin dapat berbuah kasih yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat. Jangan lihat pisang dari bentuknya tapi dari kandungan magnesium juga kalsiumnya. Sebetulnya aku juga udah bosen makan pisang -_- tapi pisang selalu dibutuhkan saat susah buang air besar. Upsss.
  11. Makanan tradisional yang terbuat dari beras ketan seperti wajik, jenang, lapis atau jadah. maknanya adalah agar cinta pasangan calon pengantin apat selalu lengket sepanjng masa seperti beras ketan yang telah dimasak.
  12. Suruh ayu berupa satu set daun sirih yang memberi makna mendoakan keselamatan dan kebahagiaan pengantin.

Untuk itu ada tips sedikit nih

  1. Meskipun seserahan diberikan oleh pihak pria kepada wanita, namun ada baiknya saat membeli barang-barang seserahan dilakukan berdua. Agar barang-barang yang dibeli benar-benar sesuai dengan selera dan kebutuhan.
  2. Jika terpaksa hanya pihak pria yang berbelanja baarang seserahan, jangan lupa untuk lebih dahulu menanyakan ukuran baju, sepatu dan sandal. Tanyakan pula merk kosmetik yang biasa digunakan.
  3. Tidak ada pakem/aturan baku untuk jenis dan jumlah seserahan yang akan diberikan, karena itu sesuaikan saja dengan dana yang tersedia. Ingatlah bahwa seserahan hanya satu dari serangkaian prosesi pernikahan. Artinya masih banyak dana yang dibutuhkan untuk menyelesaikan rangkaian pernikahan ini.
  4. Setelah diterima, barang seserahan yang dikemas dalam bentuk lipatan kain, sebaiknya segera dibongkar. Agar bahan kain yang dilipat tersebut tidak rusak.
  5. Kain-kain usai dilipat, biasanya akan kusut. Untuk itu agar kain seserahan tersebut dapat licin kembali, setrika kainnya dalam keadaan lembap yaitu dengan lebih dulu dibasahi.

Naah, maaf ya buat para pria terutama tunanganku. Ini bukan aji mumpung ya tapi ini adalah fakta yang menyakitkan jika persiapannya mendadak. Apalagi jika yang pernikahannya ditanggung sendiri. Iya menurut aku sih sebisanya aja ya tapi menikah kan bukan cuma dua keluarga tapi keluarganya pakdhe budhe, om tante juga nanti bakal nimbrung dan bisa jadi ada yang celathu komentar "Lho ngasihnya cuma ini saja?" Apa gak ngeri coba?

Well, apapun komentar orang yang penting kita sudah berusaha semaksimal mungkin. Soal hasil kita serahkan sama Yang di Atas.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentarnya sementara dimoderasi ya 😁 dan jangan tinggalkan link hidup. Nanti BW baliknya lewat profil teman-teman. Terima kasih untuk tidak menggunakan "ANONIM".

Recommendations by Engageya