Rabu, 01 April 2015

Marmet, the Other Solution

Buibu pasti sudah banyak yang tahu apa itu marmet, marmet yaitu memerah ASI menggunakan kedua tangan. Mudah? Mudah bagi yang sudah terbiasa dan punya banyak waktu buat memerah, hmm Tentu saja harus menyediakan ruang tersendiri dan waktu tersendiri. Karena saya biasanya tangan kiri pakai breastpump, tangan kanan masih bekerja dengan mouse dan keyboard ^^

Awalnya ya karena breastpumpnya ketinggalan di rumah. Sudah dibawakan ke kantor jauh-jauh sama Baba nya Han tapi ternyata valvenya ketinggalan. Alamat gak bisa buat mompa ternyata kalau sparepartnya kurang komplit.



Ya sutra lah,, tetap optimis mompa dengan cara marmet. Jadi panduan memerah ini saya copykan dari grup AIMI di facebook, supaya sama-sama belajar.. Yuk disimak yuk:

  • Tangan selalu dalam keadaan bersih. Siapkan cangkir, gelas, atau mangkok yang sangat bersih. Cucilah mangkok dengan air sabun. Tuangkan air panas ke dalam cangkir dan biarkan selama beberapa menit. Apabila sudah siap untuk memerah ASI, buang air dari cangkir.
  • Badan condong ke depan dan sangga payudara dengan tangan.
  • Bentuk huruf C dengan jari telunjuk dan jempol,, tempelkan di payudara tepat diatas garis aerola/ di dalam lingkaran aerola. Tergantung diameter aerola juga, jika cukup lebar, maka taruh tangan posisi C itu di dalam lingkaran aerola 
  • Posisi tangan huruf C itu diletakkan di titik jam 12 dan 6 lalu gantian di titik jam 3 dan 9
  • Tekan ke arah rongga dada (tekan ke dalam) lalu tarik sambil dorong ke arah puting
  • Lakukan berulang, lalu pindah posisi (mengikuti posisi jam-jam di atas) atau pindah tangan. Setelah dirasa cukup, pindah payudara
  • Jika dirasa ada bagian dari payudara mengeras/ grenjel2, berhenti memerah, ganti dengan pijatan. Pijat dari pangkal ke puting 
  • Usahakan memijat seluruh bagian payudara (memutar) karena biasanya bagian dekat ketiak sering tak terpegang
  • Setelah memijat, kembali lakukan memerah dengan tehnik yang sama. Beberapa menit kemudian pijat lagi lalu perah, dst. Ini biasanya lebih bisa memaksimalkan keluarnya ASI karena bisa dirasakan bagian-bagian yang keras.
  • Jangan memijat puting susu itu sendiri. Jangan menggerakkan jari sepanjang puting. Menekan atau menarik puting susu tidak dapat memerah ASI. Ini merupakan hal yang sama terjadi bila bayi mengisap dari puting susu saja.

Hasilnya? Yah,, begitulah penyesuaian lagi, yang biasanya pake breastpump bisa dapat 60-100ml sekali pompa, ini cuma dapat 10 ml yang pertama, sedangkan marmet tahap kedua sudah bisa dapat 70 ml . Alhamdulillah, berapapun hasilnya harus disyukuri mengingat tangan sudah pegal-pegal mleteti. Biasanya selesai memompa biar dapat banyak lagi, saya usahakan makan nasi atau sepotong roti. Seenggaknya buat menggantikan energi yang terbuang. Jadi gendut? No problemo! Demi anak ini juga.


Mau tahu video cara memerah dengan tangan? Haaa.. cari sendiri aja di youtube  bahaya kalau kena konten pelanggaran dimari hahaha peace ah 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentarnya sementara dimoderasi ya 😁 dan jangan tinggalkan link hidup. Nanti BW baliknya lewat profil teman-teman. Terima kasih untuk tidak menggunakan "ANONIM".

Recommendations by Engageya