Rabu, 30 Desember 2015

Kaleidoskop Coretan Ran 2015


Sepertinya lagi tren kekinian ya bikin kaleidoskop selama setahun ya. Aku juga mau ikutan ah, biar jadi emak kekinian juga hahaha.


Bukan perjalanan hidup aku yang mau aku bahas, kalau itu sepertinya terlalu nano-nano untuk diceritakan. Melainkan perjalanan hidup catatan personalku di blog, yaitu Coretan Ran. Blog ini pertama aku buat sebetulnya dari tahun 2009, masih berembel-embel blogspot sampai 2015. Jujur aja banyak artikel yang bahasanya nggak murni dari pikiranku, masih banyak nyontek sana-sini karena blognya masih ababil juga. Hahaha. Lebih parah, ada yang copy paste dari diary jaman baheula. Dulu mah masih jaman ya nulis catatan keseharian di diary. Nah itu aku copy ke blog ini. Yang mana? Cari saja sendiri :D

Dari dulu pernah berkhayal punya blog dengan domain sendiri. Rasanya gimanaa gitu ya, tapi dalam sehari pageview ku cuma bertahan di angka dua digit aja. Gitu aja jarang di atas angka 50. Kayaknya terlalu muluk-muluk juga jika sampai punya domain sendiri.


Sampaiii ketemu sama pakar SEO pemilik omahantik.com yang ternyata tinggal satu komplek sama saya, akhirnya kopdar ala kadarnya, bahkan waktu itu belum sempat aku suguhi teh udah keburu maghrib. Hehe kapan-kapan main lagi yuk Mbak Tanti *dadah-dadah

Beliau yang ngajakin ganti domain, biar terlihat profesional dan konon katanya lebih mendatangkan rejeki. September 2015 akhirnya nekat aja beli domain, berbarengan waktunya sama jatah membayar STNK motor. Duh.. harusnya beda bulan ya. Apalagi kalau sampai bebarengan dengan bulan Dzulhijah, duh.. sumbangannya bisa nambah banyak. Hehe, ngemeng-ngemeng kenapa ya Orang Jawa suka pada punya hajatan pas bulan Besar/Dzulhijah ya? Katanya semua bulan baik? :D

Nah itu, karena merasa sudah punya domain sendiri, kayaknya berasa gimana punya blog cantik kok tidak terurus. Sedikit-sedikit merubah header blog, sedikit-sedikit menata layout. Sampai sekarang masih dibenahi sih. Sok atuh para pembaca yang budiman dan budiwati, kalau ada saran, saranin dong apa yang kurang dari blog ini.

Tulisan juga belajar diperbanyak, ide banyak tapi terkadang menuangkan dalam tulisan itu yang bikin susyah minta ampun. Kalau modal nyontek kayak jaman baheula mah gampang ya, tapi yang sesuai dengan karakteristik pribadi kita itu yang susah ya. Selain masih belajar membuat tulisan yang khas Ran banget, juga mulai belajar membuat konsep untuk blog ini. Biar kata ini lifestyle blog alias blog gado-gado tapi minimal tetap terkonsep jadi jelas tujuannya. Jadi karena selama ngeblog ini saya sering menuliskan tiga hal yaitu tentang teknologi ala-ala kadarnya, tentang dunia parenting, sering juga tentang review drakor maka ketiga hal tersebut aku jadikan konsep. Begitu..

Meskipun pada prinsipnya sudah terkonsep. Tidak tertutup kemungkinan juga buat menuliskan hal lain selain ketiga hal di atas. Seringnya sih buat ikut memeriahkan kompetisi atau giveaway dari teman-teman blogger lainnya. Ngomong-ngomong giveaway ada cerita lucu juga sih, disuruh memfollow twitter tapi akunya jarang ngikutin TL twitter berjam-jam mantengin TLnya yang ngadain GA sampai-sampai tidak tahu kapan pengumuman pemenangnya. Tidak dimention juga. Ternyata kebagian dapat rejeki, alhamdulillah tapi sayang rejekinya akhirnya bukan jadi milik aku. Karena hadiahnya kesasar dan tidak dikirim balik sama pemiliknya sekarang. Nggak mungkin juga ditagih, karena ini bukan barang jual beli, ongkos kirim pasti sudah jadi perhitungan. Waktu itu memang ditawari hadiah pengganti tapi ya alhamdulillah masih bukan rejeki lagi.

Trauma ikutan giveaway? Mengingat itu seharusnya pertama kalinya dapat hadiah GA. Oh tentu tidak, semua rejeki sudah ada porsinya masing-masing.

Kali ini bukan ikutan GA, melainkan lomba blog visit Jawa Tengah. Wah uji nyali sekali-kali lawan pesohor-pesohor blogger yang lain. Kebetulan temanya juga menguasai, tema Budaya Jawa Tengah.


Melihat pesaing-pesaing di twitter, kayaknya antara optimis dan pesimis tapi setelah mengikuti beberapa TL dari blog jateng sebetulnya waktu itu berharap tidak menang juga. Karena hadiahnya nge-TRIP. Aku punya anak bayi yang kalau aku tinggal menginap, rasanya berat banget. Selama ini Han kalau tidur pasti minta kelon dan nenen dulu. Kalau aku tinggal? Tapi kalau diajak? Bisa cruncky seharian. Duh beratnya pilihan hidup ini *tsaah didramatisir.

Sabtu pagi, jeng-jeng... Dapat mention twitter dari @visitjateng katanya aku menang. #awkward

Pucuk dicinta, ulampun tiba.

Bingung. Senang atau susah?

Dua-duanya dan tau tidak? Jadinya ikutan press tour dengan ngajakain Han yang berusia 12mo dengan jarak yang lumayan juaaauh untuk seukuran bayi seperti dia. Cruncky? Oh ya pasti. Dan aku malu sama rekan-rekan yang satu kendaraan dengan kami. Keringat mulai bercucuran dari mahmud ini ketika Han menangis tak henti-henti sepanjang perjalanan. Belum lagi waktu di Perbukitan Ardi Lawet, Han nangis takut dengan ketinggian -___- Untung tim dari Dinbudpar orangnya baik-baik mau memaklumi keadaan kami. Bahkan Han sudah terlanjur akrab sama Dinda, Mbak Ratri, Mbak Ika, Mas Airlangga, Mas Dani, Mas Kris dan Pak Slamet juga. Semoga kalian sehat selalu ya Pak, Mas, dan Mbak-Mbak.

Oh iya, sekalian numpang promosi hasil press tourku ini di sini, masih ada yang kurang hehe.
the last tapi rugi kalau dilewatkan,

Antara percaya tidak percaya, yang selama ini menjadikan blog sebagai jurnal pribadi ternyata bisa menjadi seorang pemenang juga. Hihi.

Bisa merasakan bagaimana layaknya menjadi seorang blogger profesional juga. Meliput lalu menuliskannya dalam blog.

Ah, semoga ke depannya diberikan kelancaran dalam menulis dan diberikan rejeki yang lebih lagi.

Terus menulis dan bagikan kepada dunia. Semangaaaaat.
comments

5 komentar:

  1. hahahayy mba..Ran aku tahu blogmu karena menang yang wayangan itu. aku ikutan juga..duh niat banget deh itu bikin postingannya. ampe kirim 2 postingan. tapi punyamu yang menang. soal hadiah ngetrip..ini juga bakal jadi masalah kalau aku menang..lha wong kerjane di Jakarta..masa harus cuti panang hahahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya waktu lihat tulisanmu itu yg bikin pesimis juga Mbak Innnayah, hehe.. Ini masalah lucky saja mungkin Mbak.
      Seru juga sih, jadi kalau disempatin ambil cuti panjang kan juga nggak apa-apa mbak ;)

      Hapus
  2. kalau menurut saya pribadi menulis sebuah artikel poin pentingnya kita paham benar apa yang mau ditulis sehingga gampang buat ngembangin ide awalnya terus ga bingung ngejelasin ke pembaca kalau ada yang tanya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul mas, materi perlu dikuasai..

      Hapus
  3. Selamat tahun baru lagi ya mbak, tulisannya seru-seru nih ^^

    BalasHapus

Komentarnya sementara dimoderasi ya 😁 dan jangan tinggalkan link hidup. Nanti BW baliknya lewat profil teman-teman. Terima kasih untuk tidak menggunakan "ANONIM".

Recommendations by Engageya