Jumat, 08 Januari 2016

#BerkahDAWIS Belajar Make Up Bersama Wardah Cosmetics

*disclaimer*
Postingan ini hanya ditujukan untuk yang baru belajar make up pemula. Kalau banyak kekurangan dalam tulisan mohon disampaikan dalam kolom komentar biar nanti dilakukan edit kembali, Terima kasih.

Setelah kemarin-kemarin boaming hastag #berkahngeblog, kali ini mau berbagi aja tentang #berkahdawis. Dawis merupakan pecahan dari RT. Biasanya karena warga RTnya terlalu banyak jadi dibagi lagi menjadi beberapa dawis. Padahal warga RTku itu cuma 27 kepala keluarga, kalau dipecah lagi cuma menjadi 11 dan 16 kepala keluarga. Belum dipotong warga kost-kostan mahasiswa yang tidak mungkin disuruh ikutan kelompok ini.

Nah, kemarin itu pas njelalah kedapatan ditempati arisan dawis dan kebetulan juga sedang ada demo make up tutorial dari Wardah. Langsung oleh pegawai Wardah, bukan dilakukan mbak-mbak sales yang di departemen store.
Jadi di acara arisan PKK maupun arisan dawis di tempat kami itu bukan hanya ajang bergosip ibu-ibu. Bahkan aku jarang melihat acara pergosipan di forum. Seringnya selain tempat berorganisasi bayar ini bayar itu, juga tempat sharing jika ada salah satu warga yang mempunyai masalah, terutama yang berhubungan dengan sosial. Bahkan seringkali mendapatkan informasi berupa berita-berita di lingkungan sekitar kita, maupun himbauan mengenai peraturan-peraturan baru di Kabupaten Kudus misalnnya. Banyak informasi yang bisa kita dapatkan jika kita mau bergabung di forum ini. Bukan cuma warga tetap tapi juga warga kontrakan juga diharapkan mau ikut bergabung di sini. Sesekali juga seringkali dijadikan tempat melakukan demo suatu produk. Malahan setelah demo, biasanya produknya laris manis tanjung kimpul. Kebetulan saja kemarin itu demonya tentang demo kecantikan. Wah asyikk..

Dicarilah satu ibu-ibu yang mau dan akan dimake over sama beliau-beliaunya.

Karena di situ aku menjadi ibu termuda *uhuk*, maka semuanya mengusulkan aku yang maju dimake over. Ya sudah maju saja, alhamdulillah ilmu gratis ini, kan daripada lihat tutorial make up di youtube yang menghabiskan banyak kuota, belum lagi kalau buffering nggak jalan-jalan. Wah kayak gimana ya, secara selama ini juga kalau make up-an sambil lari. Pakai lipstik juga kadang-kadang, seringnya sih lupa. Padahal suka mengoleksi perlengkapan make up juga. Cuma makainya itu lho..


Pasang perlengkapan make up.

Dipakaikan susu pembersih baru kemudian disarankan mencuci muka dengan facial foam. Lha iki.. aku biasanya cuci muka dulu baru pakai susu pembersih, duh.. -___- padahal dulu sudah pernah dicontohin sama adik kost lho kalau pakai susu pembersih dulu baru cuci muka. Dan memakai susu pembersih cukup diputar-putar membentuk lingkaran, lalu cepat dibersihkan menggunakan kapas.

Karena skip cuci muka, langsung memakai pelembab dan foundation.

Dengan belajar bersama, kita juga jadi ngerti pakai foundation mengikuti jalur rambut halus di wajah kita, alias down bukan lagi melingkar tapi ke bawah menuju ke rahang dagu kita, dan yang terpenting kata beliaunya yang seorang pakar kecantikan dari Wardah, mengoleskan ke muka cukup menggunakan satu jari. Bukan dua atau tiga, atau bahkan menggunakan seluruh telapak tangan seperti yang sering aku lakukan :D Lebih nyaman begitu kan ya?

Memakai bedak juga sama, Ada panduan jika memilih warna foundation usahakan satu tingkat lebih gelap dari warna wajah kita, wajah ya bukan punggung telapak tangan. Paduan bedaknya juga pilih warna kombinasi, jadi kalau foundation kita sudah berwarna coklat tua, maka bedaknya ganti pilih yang coklat muda. Begitu juga sebaliknya.

Setelah memakai bedak, panduan bagi yang suka memakai eyeliner, usahkan agar garis eyelinernya bukan mengikuti arah kelopak mata kita tapi naik sedikit agar mata kita tetap terlihat bersinar bukan tampak sendu. Tapi aku dipakein eyeliner ini rasanya ingin nangis aja. Perih euy..

Begitu juga maskara, ketika mengambil maskara dari dalam wadah jangan ditiup tapi langsung diambil saja dari dalam, takutnya nanti menggumpal. Kalau sudah menggumpal cara untuk mencairkan maskara adalah dengan merendam botol maskara di air hangat. Memakai maskara juga ada tekniknya lho BuIbu, Mbak-Mbak, Ci-Cici. Ke kanan ke kiri baru dirapikan ke depan.

Barulah kita memakai eyeshadow. Hehe sebetulnya eyeshadow dulu baru pakai maskara. Cuma nulisnya kasihan kalau maskara harus dipisah dari sahabat kentalnya yaitu eyeliner. Eyeshadow dipakaikan menyudut membentuk simbol kurang dari lebih dari "<" dan ">". Baru dibaurkan menipis ke dalam. Untuk yang bermata sipit macam punyaku ini, warna yang digunakan bisa warna coklat tua, ungu tua dll. Sedangkan yang bermata belo, bisa dipadukan warna hijau, ungu, pink dll. Wah kayaknya yang bermata belo lebih banyak pilihan ya..

Blush On. Eh bener nggak ya? Yang ini semua kayaknya sudah ahli ya. Ya tersenyum dulu yang lebar baru aplikasikan blush on ke rahang pipi kita. Rahang. Dari luar ke dalam membaur tipis.

Terus untuk pemakaian pensil alis, untuk yang beralis tipis bisa digunakan warna coklat. Lebih bagus sih kalau memang memakai warna coklat ya, soalnya kebanyakan yang memakai warna hitam jadi terlihat lebih galak. Kan kita feminim? Pemakaian dari batas alis ini nih, ternyata mewarnai alis dibuat dari urutan cuping hidung kita. Sekarang ambil pensil/balpoin, berdirikan tegak lurus dengan cuping hidung, nah di situ kita bisa mulai menggambar alis.

Foundation sudah, bedak sudah, eyeshadow, eyeliner, maskara sudah. Ah sekarang tinggal pemakaian lipstik. Katakan huruf CEEEE yang lebar. Silakan oleskan lipstik ke bibir kita.

Sudah selesai.
Abaikan jemuran di belakang saya

Dan demo diakhiri dengan pemborongan produk-produk dari Wardah.

Terima kasih Wardah, *kecup satu-satu mbak-mbaknya*
comments

1 komentar:

  1. foto before nya nggak ada mba? hehehe biar makin mantap

    BalasHapus

Komentarnya sementara dimoderasi ya 😁 dan jangan tinggalkan link hidup. Nanti BW baliknya lewat profil teman-teman. Terima kasih untuk tidak menggunakan "ANONIM".

Recommendations by Engageya