Sabtu, 02 Januari 2016

Sanggaluri Park Purbalingga

Hayoo siapa yang baru kemari satu kali tapi pingin balik lagi kayak saya? Hihi iya karena Sanggaluri Park ini rekomen banget buat yang pengen dapat ilmu sekaligus rekreasi. Siapin tenaga dulu deh yang buanyaak karena Sanggaluri Park tempatnya sangat luas dengan luas sekitar 3,5 Ha. Oleh karena itu, sebelum masuk Sanggaluri Park yuk cicipin dulu Soto Bancar Hj Misdar. Soto Bancar ya bukan Soto Banjar.


Setelah kami bersama tim berkeliling Owabong, pada hari yang sama kami juga berkesempatan mengunjungi Sanggaluri Park yang masih satu jalur. Sanggaluri Park ini letaknya cuma 2 km dari Owabong, 10 menit perjalanan yang ditempuh lewat darat saja. Beralamat di Jl Taman Reptil Kutasari Purbalingga, Jawa Tengah.


Sanggaluri Park sebetulnya adalah singkatan dari Sanggar Luru Ilmu, Sanggar = Tempat, Luru = Mencari, sedangkan Ilmu = pengetahuan. Tiket Masuknya juga murmer bingits, cuma Rp 13.000 dan itu adalah harga tiket setiap harinya tanpa ada harga tiket khusus hari libur.


Lalu ada apa aja di Sanggaluri Park?

Taman Reptil, Taman Burung, Taman Mamalia, Taman Buah, Museum Uang, Museum Serangga, Museum Uang dan Artefak, Wahana Iptek, Rumah Seribu Wajah, Labirin Pohon, Wahana Taman Batu, Wahana Taman Kelinci, dan yang terbaru Wahana Manasik Haji.

Selain itu juga, Sanggaluri Park juga menyediakan paket kegiatan Outbond dan Outdoor. 

Untuk Harga Paket Edukasi per orang [update data per Desember 2015]
Kemah Wisata Rp 125.000
Pengawetan Serangga Rp 100.000
Pembedahan Anatomy Rp 100.000
Sekolah Alam Rp 100.000
Outbond Kids Rp 75.000
Outbond Pelajar Rp 100.000
Bimbingan Manasik Haji Kids Rp 30.000
Bimbingan Manasik Haji Pelajar Rp 40.000
Bimbingan Manasik Haji Umum Rp 50.000

Okey karena waktu itu sudah agak sore, jadi yang mau saya bahas tidak semua wahana ya. Cukup yang kami kunjungi saja. Pertama kali masuk Sanggaluri Park kita akan melihat taman yang hijau royo-royo jadinya iklim di sekitarnya juga menjadi adem, tapi masih adem di batas normal juga sih, cuma kalau dirasa badan kurang sedikit fit bolehlah persiapan bawa jaket.

Masuk berkeliling sudah terlihat jelas area mini train ya, uniknya loketnya ini berbentuk loket strawbery.




Museum Wayang dan Artefak

Museum Wayang dan Artefak ini memiliki 2 pintu, di tengah-tengah pintu ada kereta kencana mini. Silakan berfoto tapi jangan diduduki ya :D Kita akan disambut oleh empat wayang golek yang serem-serem, hehe akunya aja sih yang bilang kalau wayang golek itu serem. 

Berbagai macam wayang mulai berdasar kategori asal wayang, bentuk wayang dan lain sebagainya.






Museum Uang

Sesuai namanya museum uang ini menyimpan berbagai koleksi mata uang dari seluruh belahan dunia dan dari masa tempo doloe.

Beragam uang koin disusun unik di museum uang ini.


Museum uang juga berhasil menyimpan uang yang pada saat itu terjadi inflasi tinggi di Yugoslavia, sehingga uang di sana tidak ada nilainya. Hiper inflasi yang terjadi mulai tahun 1989 sampai 1994 membuat Yugoslavia mengeluarkan mata uang tertingginya pada tahun 1993, yaitu sebesar 500,000,000,000 Dinara.


Taman Burung

Taman Burung cocok bagi kita yang memiliki balita atau bahkan batita untuk memperkenalkan pada spesies ordo aves. Jadi waktu itu karena Han di luar sembari ibunya masuk ke museum uang, Han sama ayah keliling taman burung sebentar. Yang berhasil diabadikan saat berada di Taman Burung Kasuari tapi karena waktu itu anak burung kasuari ngejar Han jadinya mewek deh Han :D padahal anak dan indukan berada dalam sangkar lho.


Labirin Pohon

Pengen mencoba masuk labirin pohon? Bukan pohon yang berjejer ya, tapi merupakan tanaman yang disusun rapi dan coba masuk dan keluar dari pintu yang berbeda.


Rumah Kaca/Rumah Seribu Wajah

Hampir mirip dengan labirin tapi bukan dari tanaman melainkan dari kaca-kaca yang disusun membentuk pola labirin. Silakan coba masuk dan keluar dari pintu yang berbeda. Nah bagi yang suka narsis nih silakan foto di sini, karena akan mendapatkan foto dari berbagai sisi.


Taman Reptil

Reptile adalah hewan vertebrata yang bersisik dan kering yang bernafas menggunakan paru-paru dan ektotermik atau sekelompok hewan tergantung dengan suhu sekitarnya. Jadi otomatis di taman reptil kita akan menjumpai aneka jenis ular termasuk ular pyhton albino yang hidup. Taman Reptil itu satu lokasi dengan museum serangga.

Sudah berkeliling Sanggaluri Park, saatnya beristirahat buat melanjutkan perjalanan besok lagi ke Desa Wisata Panusupan yang daerahnya brrrr..

comments

7 komentar:

  1. Seru ya mba.. museum wayangnya keren. mirip sama yg di taman mini..
    bila suatu waktu diperkenankan ke sini mau nyobain destinasi ini ah.. :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya wajib nih Mbak.. Rekomen buat pembelajaran si kecil juga ;-)

      Hapus
  2. Seru ya mba.. museum wayangnya keren. mirip sama yg di taman mini..
    bila suatu waktu diperkenankan ke sini mau nyobain destinasi ini ah.. :-)

    BalasHapus
  3. Wah tempat mainnya seru banget! Semoga tahun ini bisa mlipir ke Jateng :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, banyak destinasi seru lho di Jateng

      Hapus
  4. Maaf mba Ran, komennya agak menyimpang dari topik.
    Apa nggak apa-apa mba foto si kecil dijadiin background blog? Ngeri aja sih mba dimanfaatin sama orang ngga bertanggung jawab

    BalasHapus
  5. Asyik banget nih tempat buat liburan bareng si kecil. Mantap Purbalingga

    BalasHapus

Komentarnya sementara dimoderasi ya 😁 dan jangan tinggalkan link hidup. Nanti BW baliknya lewat profil teman-teman. Terima kasih untuk tidak menggunakan "ANONIM".

Recommendations by Engageya