Rabu, 17 Februari 2016

Han 15 mo

Alhamdulillah sudah sekian bulan Nak umurmu, semoga sehat selalu dan dihindarkan dari marabahaya apapun. Aamiin. Nak, sebetulnya ibu rada riskan nulis yang seperti ini tapi semoga saja tidak banyak yang membaca karena dengan menuliskan ini sebetulnya Ibu ingin kamu sendiri yang membacanya kelak bagaimana tentang masa kecilmu sampai kamu bisa bicara sendiri dan berjalan sendiri, Ibu akan tetap menuliskannya. Jadi saat 15 bulan ini kamu..


Lebih Sering Minta Berjalan tanpa Gendongan


Baby Han belum berani berjalan sendiri tanpa digandeng. Kudu tetap digandeng atau dititah (dituntun). Sebetulnya bisa saja tapi kok kayaknya dia takut buat berjalan sendiri. Mungkin karena lahirnya siang ya jadi tekadnya tidak seberani teman-temannya, tapi ya memang balik lagi kepada orang tua juga sih, sayanya mah nggak tegaan mau nglepas Han jalan sendirian, apalagi kakinya masih belum tegap betul, masih sempoyongan jalannya.

Buat Ibu-Ibu atau Bapak-bapak yang punya masalah yang sama jangan khawatir. Semua anak ada fasenya sendiri-sendiri. Sebetulnya pernah dibilangi sama Bu Nik sang paraji biar membuatkan racikan daun kemangi buat dibalurkan ke kakinya tapi yah.. balik lagi, ibunya mah mana sempat, pas sempat eh baru ingat nggak punya tumbuhan kemangi di depan rumah :D

Ada lagi yang mengatakan cara untuk mengetahui anak sudah siap berjalan atau belum bisa kita coba pijat telapak kaki bayi kita. Coba pijat bagian bawah telapak kakinya, jika masih menarik kakinya atau menekukkan jari-jari kakinya bisa dikatakan dia belum siap untuk berjalan sendiri. Sedangkan yang sudah tidak menekuk kakinya berarti dia memang siap dan mau berjalan sendiri tanpa tuntunan.

telapak bayi yang dipijat adalah yang berwarna blink

Mampu Memilih Sandal Sendiri


Meskipun masih tuntunan tapi langkah kaki kecil Han sudah berjalan sejauh yang dia mau. Apalagi sejak ingatan jalur jalanan sudah melekat maka tanpa perlu diarahkan Han mampu memilih sendiri jalan yang mana yang harus ditempuh. Begitu juga dengan sandal. Han tidak punya sepatu lagi sejak sepatunya hilang bersamaan dengan press tour ke Purbalingga kemarin lampau. Jadi Han hanya punya sandal, tapi punya 2. Waktu itu sedang ada diskon di ADA Mall, beli satu pasang sandal Batta gratis satu pasang lagi. Lah emak-emak lihat beginian kan hayuk aja bebh.
Sandal yang satu depannya terbuka, terkadang kalau berjalan menggunakan ini kakinya suka ada yang keluar sendiri jadi kena aspal hahaha, meski begitu sandal favoritnya itu lebih lentur daripada yang satunya lagi.


Mampu Memahami Lawan Bicara


Seperti bulan-bulan sebelumnya ya, sudah mampu menanggapi lawan bicara entah itu dengan cara memberikan sesuatu yang diminta ataupun menanggapinya dengan bahasa planet ala Han.


Mampu Menirukan Lagu Favorit


Seusia Han pun anak sudah mampu menirukan suara yang dia dengar, tapi tidak semua suara mampu dia tirukan. Meskipun sangat menyukai kucing tapi Han belum mampu menirukan suara kucing. Nanti kalau sudah bisa ngomong ah, kapan-kapan kita rekam di instagram ya Nak.

Yang sering Han tirukan adalah lagu favorit dia, tentu saja tetap dengan bahasa bayi tidak jelas juga tidak tidak jelas. Nadanya sudah hampir mirip dengan aslinya dengan improvisasi di bagian akhir.

Mampu Menyerukan Suara Adzan


Han paling menyukai suara adzan. Di tempat kami, yang menyerukan suara adzan seringnya adalah anak lelaki. Jelas kalau sudah mulai mengetuk microphone dan melafalkan tahmid maka Han akan mulai menirukan sampai suara adzan selesai. Paling jelas adalah ketika dia mengucapkan Muhammad dan Allah.

Wah, senangnya anak mamah sudah bertambah cerdas dan sehat.

Semoga tulisan ini kelak menjadi penyemangatmu ya Han bahwa kami Bapak dan Ibu akan selalu menyayangimu sampai kapanpun. Juga ada Mbah Putri, Mbah Uti Mbah Kung dan Om. 

Yang menyayangimu.
Ibu / Mamah

comments

6 komentar:

  1. Sehat terusss adekkk Han :-)

    BalasHapus
  2. Wah senangnyaaa... Sehat selalu Han, io seusia itu baru bisa jalan tertatih dan masih harus di pegani hihi

    BalasHapus
  3. wuih Mb, aku belum punya anak cowok, jadi pengen

    BalasHapus
  4. wah baru tahu ilmunya mb rani, ternyata bisa dicek kesiapan latian jalan dengan ngamatin lekuk kaki ya, hihiii

    BalasHapus
  5. Aku baru tau soal teknik pijat kaki untuk mengetahui siap enggaknaya anak belajar berjalan. Lain kali aku pengen denger suara celotehan anakmu, Mbak. Pasti lucu dan menggemaskan.

    BalasHapus
  6. baru tahu soal pijat kaki bisa tau bayinya siap jalan nggak tfs yaa mak

    BalasHapus

Komentarnya sementara dimoderasi ya 😁 dan jangan tinggalkan link hidup. Nanti BW baliknya lewat profil teman-teman. Terima kasih untuk tidak menggunakan "ANONIM".

Recommendations by Engageya