Rabu, 16 Maret 2016

Han 16mo


Alhamdulillah bulan demi bulan mamahmu lama-lama sudah terbiasa melakukan hal yang luar biasa di luar kemampuan sehari-hari, sejak ada kamu. Yes! Kamu Han.. Hal di luar batas yaitu,


Makan Lagi Setelah Nyeboki Anak


Coba bayangin, jaman dulu lihat eeknya bayi udah gilo-gilo piye gitu.. Tapi semenjak Han lahir, eeknya Han yang aku pikirkan adalah harus segera dibersihkan. Iyalah siapa lagi coba? Bapaknya? Kalau aku pas di rumah dan nggak sibuk pasti bakal dikasih ke aku. Namanya lelaki ya, terkadang eek bayi sedikit dibilang banyak. Gitu masih jinjit-jinjit pegang diapers yang ada kotorannya. Nggak ada lagi kata risih-risih di kamus mamihan.

Dari Terbiasa Jadi Kebablasan.


Nggak jarang juga anak BAB pas ibunya makan. Baru makan loh ini, sesendok dua sendok sudah bau mak seng. Nunggu makan selesai? Tega lihat anak heboh karena jijik sama eeknya sendiri? Ya sudah ayok sini dijabanin sama mamah. Dibersihin. Kalau jaman masih bayi newborn dulu bersihinnya pakai tisu basah tapi setelah anak sudah bisa minimal berdiri ya bersihinnya pakai air dan sabun, di kamar mandi pakai air dingin. Sudah cebok, selesai.

Habis itu makan lagi laa.. Mubadzir plus lapar.

Puting Lecet Kala Menyusui


Seumur-umur menyusui, baru kali ini menyusui terasa sangat menakutkan. Bahkan beberapa di antara ibu-ibu lainnya yang menyudahi menyusui saat anaknya menginjak usia 1 tahun lebih tapi saya sendiri belum bertekad untuk menyudahi persusuan ini bahkan hingga nanti extended menyusui tak apa. Karena anak-anak ibuku semua menyudahi persusuan di atas usia 30 bulan hehe, ibuku bisa kenapa aku tidak.

Memang sedikit menyakitkan tapi di situlah keberanianku diuji #halah

Sedikit tips dari saya

Lecet yang sudah kering sore hari ketika pulang kerja akan kembali lecet lagi keesokan paginya. No betadine or drugs. Just breastmilk can recover that. Yes, cuma ASI yang mampu menyembuhkan puting pecet itu sendiri. Jadi saat puting ibu lecet oleskan ASI pada kulit yang terluka. ASI beserta liur bayi dapat menyembuhkan luka lecet pada puting secara alami.

Bagaimana dengan pelindung puting? Yes, saya juga punya dari Pigeon beli seharga Rp 85.000 fungsinya sama seperti penyambung puting yang datar. And is that work? NOO (with double O). Han menarik pelindung puting karena dianggap mainan dan tak memperdulikan luka yang sudah bertambah lebar lalu kembali minta ASI.

Sudah luka, masih digigit-gigit? Nyerinya sama kayak saat menghadapi persalinan dan saya mulai baper.

Duh emaak.. Manja kali mamah yg satu ini.

Lupa Rasanya Masuk Angin


Menjadi ibu menyusui memang harus kebal apapun. APAPUN. Termasuk angin. Ya apa coba, tiap malam netekin jadinya angin wus.. Wus.. Gampang masuk.

Makanya, di 16 bulan ini rasanya senang sekali karena bayi mamah akan jadi batita yang super super menggemaskan.

Jadi dalam pertumbuhan dari 15 bulan menuju ke 16 bulan Han sudah bisa

Tumbuh Gigi Taring dan Gigi Geraham


Gigi taring dan gigi geraham Han sudah muncul sejak bulan kemarin sebetulnya. Hanya saja sekarang sudah bertambah tumbuh dan panjang. Jangan dibayangkan rasanya menyusui batita yang sudah komplit giginya, karena rasanya seperti nipple mau pedot. Seumur-umur baru kali ini menyusui rasanya kurang menyenangkan. Sudah berkali-kali dibilangi tapi tetap saja gigi-giginya yang menguyah nipple dengan penuh semangat. Alhamdulillah sih memang, Han masih menyusu sampai sekarang dan acara gigit menggigit hanya berlangsung selama satu pekan. Mungkin saat itu giginya baru akan tumbuh panjang jadi terasa sangat gatal kali ya. Jadi buat buibu dan mahmud-mahmud seperjuangan jangan menyerah kalau sampai digigit karena insyaAllah cuma bertahan sebentar kok.

Menanggapi Lawan Bicara


Han memang belum banyak bicara, sepatah dua patah kata. Itupun yang keluar bahasa planet. HaHaHa. Memang sepertinya sudah dari sanaNya Han jarang berbicara apalagi menanggapi sesuatu yg kurang penting, mirip seseorang hehe.

Meski begitu, Han tetap dapat kita ajak bicara dengan bahasa dia. Han akan mengatakan satu patah dua kata plus anggukan maupun gelengan kepala.

Mimik Muka Lebih Ekspresif


Usia 15bulan seorang anak sudah bisa mengekspresikan ekspresinya. Senang, marah, kecewa dll sudah bisa kita lihat dengan jelas. Cuma masalahnya bagaimana caranya memahami keinginan seorang bayi yang selalu berbicara hanya dengan menunjuk-nunjuk sesuatu dengan suku kata pendek. Seorang ibu memang luar biasa, mampu menerjemahkan bahasa planet. Hehehe.

A video posted by Rani R Tyas (@ranirtyas) on

Menghapal Rute Jalan


Setiap pagi Han selalu diajak Bapaknya keliling kompleks, bahkan sampai di pertigaan UMK (Universitas Muria Kudus). Biasanya dari dalam rumah setelah melambaikan tangan (da-da) Han akan memimpin rute jalanan yang dia mau karena dia sudah hapal jalanan di perumahan ini.

Mampu Membuat Anjing Tidak PeDe


Saat jalan-jalan pagi, Han selalu melewati rumah yang memiliki anjing 3 ekor, 1 anjing besar dan 2 anjing kecil. Anjing yang kecil justru yang menyalak paling keras dan sering membuat keder orang-orang yang lewat, tapi Han justru malah tertawa ketika melihat anjing itu menggonggong keras dan akhirnya tiap hari meminta untuk ketemu sama anjingnya hehe. Mungkin karena Han selalu tertawa saat digonggongin, anjingnya jadi lelah sendiri hahaha. Duh anjing yang malang hahaha.


Turun dari Kasur Sendiri tanpa Nggelundung


Usia batita memang adalah masa-masa golden age, maka ajarkan sesuatu hal yang baik-baik dan berguna untuk kehidupannya nanti. Semisal menurunkan kaki terlebih dahulu dari kasur sehingga keseimbangannya tetap terjaga. Jadi karena pengajaran dilakukan berulang-ulang alhamdulillah Han tidak mendaratkan badannya terlebih dahulu melainkan kakinya terlebih dahulu. Setelah berhasil jangan lupa berikan pujian ya karena Han juga menyukai pujian saat dia sudah berhasil melakukan visinya.

Sehat selalu Han, tambah pinter tambah kuat dan semoga kehidupannya nanti dipenuhi keberuntungan. Aamiin.

Yang selalu menyayangimu,
Ibu/Mamah
comments

12 komentar:

  1. Memang kalo sudah ada anak itu ada yang bikin seneng tiap hari ya cape juga rasanya langsung hilang. Mudah-mudahaan Han menjadi anak yang shaleh, berbakti kepada orang tua dan bermanfaat untuk agama dan bangsa ya! amiiiin.. salam kenal mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. "Aamiin. Makasih ya Tante Rahmania buat doanya" kata Han

      Hapus
  2. saya ngikik pas bagian bikin anjing gak pede hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku juga masih nggak percaya lho kalau anjing punya sifat kurang percaya diri

      Hapus
  3. lutuna.... anak pertama asi cuma 14 bulan, soalnya saya udah hamil lagi hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku juga was-was nih takut kecolongan. Zzz..

      Hapus
  4. Ehhh gak tau saya kalau ada ini, kirain komen fb aja, maklum pake hape hehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. tadinya malah mau dibuat bersebelahan, apa daya orang malah pada nggak ngerti Zzzz

      Hapus
  5. Aku belum punya anak tapi udah biasa ngurus ponakan termasuk kalo eek.Kecuali netein ya, hehehe. Seneng deh nanggapin ocehannya meski kadang ga ngerti. Paling pusing itu kalau udah trantum :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener Teh, aku kirain anak 2 th ke atas yg bisa tantrum, bahkan seumuran Han juga ternyata sudah bisa -___-

      Hapus
  6. Salam dan sun untuk baby Han

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Tante Innnayah (‐^▽^‐)

      Hapus

Komentarnya sementara dimoderasi ya 😁 dan jangan tinggalkan link hidup. Nanti BW baliknya lewat profil teman-teman. Terima kasih untuk tidak menggunakan "ANONIM".

Recommendations by Engageya