Sabtu, 10 September 2016

[REVIEW K-Drama] Doctors (2016)

Anyeonghaseo.. Alhamdulillah selesai! No.. Bukan selesai mereviewnya tapi selesai nontonnya (dua minggu yang lalu) tapi as always! Badmood so Im late to review this drama.

Park Shin Hye hadir kembali di drama Doctors, banyak yang bilang ceritanya tidak lebih baik daripada Beautifull Mind. Hmm, entahlah! Belum nonton Beautifull Mind juga, sudah aku bilang, aku lelah.. aku lagi badmood. Abaikan.

http://www.ranirtyas.com/2016/08/review-k-drama-doctors-2016.html

So here are the drama series

Name: Doctors
Original name: 닥터스
Director: Oh Choong-Hwan
Cast: Kim Rae-Won, Park Shin-Hye, Lee Sung-Kyung
Release year: 2016
Genre : Romance

The Lead Actors


Park Shin-Hye as dr Yoo Hye-Jung


Awal aku menonton drama ini karena Park Shin Hye. Oke baiklah abaikan subyektifitas ini. Berharap banyak padanya setelah keberhasilan drama-drama sebelumnya seperti di The Heirs (2013), Pinocchio (2014-2015), Hearstrings (2011), Flower Boy Next Door (2013), bahkan masa kecilnya yang pas main di Stairway to Heaven.

Tidak bisa diragukan lagi kemampuan aktingnya. Jika selama ini do'i selalu terkenal dengan perannya yang melankolis dan terkadang ceria bingits, justru di drama ini dia berperan dalam tokoh yang berbeda. Do'i bermain sebagai gangster cewek! Bahkan selama memainkan peran action dalam drama ini, do'i memainkan sendiri tanpa peran pengganti (stuntwoman).

Tetapi entahlah! Kenapa justru aku tidak menyukai peran dr Yoo Hye-Jung dan ini bukan salah Park Shin-Hye. Kepribadian dr Yoo Hye-Jung yang keras kepala membuat ingin skip di beberapa episode. Jika biasanya sifat keras kepala hanya mempengaruhi sedikit dari sosok pemeran utama, tetapi entah kenapa aku melihat hampir seluruh episode diperankan secara keras kepala. Siggh..

http://www.ranirtyas.com/2016/08/review-k-drama-doctors-2016.html

Yoweslah salahkan Hye-Jung bukan Park Shin-hye.

Kim Ra-Won berperan sebagai dr Hong Ji-Hong


Berperan sebagai seorang dokter yang di awal cerita memerankan peran guru (wali kelas) Hye-Jung juga Jin Seo-Wo. Sepertinya saya pernah lihat dia main di mana gitu.. hahaha sudahlah lupa ini do'i main di mana aja.

Keputusan yang tepat mengambil Kim Ra-Won sebagai guru juga kekasih Hye-Jung. FYI, dalam cerita ini mereka terpaut selisih umur 9 tahun, begitu juga di dunia nyata. Pria kelahiran 19 Maret 1981 ini sebetulnya ingin menjadi pemain basket profesional tapi takdir membawanya ke layar kaca. Hahaha takdir yang manis kan.

Keputusan yang tepat mengambil Kim Ra-Won sebagai guru juga kekasih Hye-Jung. FYI, dalam cerita ini mereka terpaut selisih umur 9 tahun, begitu juga di dunia nyata. Pria kelahiran 19 Maret 1981 ini sebetulnya ingin menjadi pemain basket profesional tapi takdir membawanya ke layar kaca. Hahaha takdir yang manis kan.
source : IG ssinz7

Yoon Kyung-Sang as dr Jung Yoon-do


Hiii gemesh sama Kyung-Sang, tetapi gemeshnya pas do'i main di Pinocchio sebagai kakak dari Choi Dal-Po. Lho sek! Kan do'i sering main bareng sama Park Shin-Hye ya? Kok nggak terjadi cinlok (Cinta Lokasi-red). Ya kan? Hahaha maksa banget sih gueeehh!

Park Shin-Hye dan Yoon Kyung-Sang


Perannya di sini sebagai dokter ganteng yang tidak peduli terhadap hiruk pikuk politik di rumah sakit. Tetapi demi membantu dr Hye-Jung yang disukainya, dia rela masuk ke jajaran kursi direktur. Demi apa coba? Padahal do'i tahu dr Hye Jung dan dr Ji-Hong adalah pasangan kekasih dan anehnya pernah bertekad juga pantang mundur sebelum dr Hye-Jung mengikat janji dengan prof Hong. Ya antara cinta sejati dan keras kepala memang selisih 11-12 ya.

 Yun Kyung-sang dan Kim Ra-Won

Plot Cerita


Semasa kecil hingga remaja Hye-Jung adalah pribadi yang hidup dengan keadaan yang menyedihkan setelah ditelantarkan ayahnya karena memiliki keluarga baru. Hye-Jung juga sering dikeluarkan dari sekolah karena sikap berandalnya dan akhirnya dia diantarkan ke rumah nenenknya. Di sekolahnya yang baru, bertemulah dengan guru Hong. Celakanya pertemanannya yang baru dengan Seo-Wo yang sama-sama menyukai guru Hong mengakibatkan Hye-Jung terjegal masalah baru, dia kembali dikeluarkan dari sekolah dan guru Hong mengundurkan diri sebagai seorang guru. Baru saja merasakan kebahagiaan barang sebentar, ternyata neneknya malah meninggal karena kesalahan operasi yang dilakukan oleh dr Jin (ayah Seo-Wo).

Hye-Jung akhirnya bertekad untuk membuktikan kesalahan yang dilakukan oleh dr Jin sewaktu operasi neneknya dulu. Kini dia berhasil menjadi seorang dokter berkat kecerdasan dan keterampilannya kemudian bertemu kembali dengan dr Seo-Wo juga dr Hong.

on My Humble Opinion


Drama ini benar-benar menyiksa. Aku hanya menikmati bagian awal, bagian ¾ nya lalu di bagian akhir. Pada awal sudah aku ceritakan bahwa aku menaruh ekspektasi tinggi pada drama ini. Mungkin akan berbeda cerita jika aku membaca webtoon dan berharap drama ini tidak kunjung selesai juga. Masalahnya ini bukan webtoon, ini drama dan berharap ending yang cepat selesai karena aku bosan menunggu terlalu lama. 20 episode itu bukan waktu yang sedikit. Okey, katakan saja aku memang tertarik dengan dua kasus eh tiga kasus yang ditangani oleh dr Hye-Jung, yaitu kasus ketika dia menangani bos mafia, lalu kasus seorang ayah dengan dua anak yang ternyata sama-sama membutuhkan operasi dan malang, mereka dari keadaan tidak mampu.

http://www.ranirtyas.com/2016/08/review-k-drama-doctors-2016.html

Terakhir kasus kecelakaan ibu hamil dengan usia kandungan 20 bulan di mana sang ibu bertahan dengan alat-alat medis menempel di tubuhnya padahal mereka sudah tahu bahwa ibu tersebut tidak ada harapan untuk hidup. Pilihan yang sulit ketika tidak mungkin mengoperasi ibu tersebut karena ada janin di dalam kandungan juga tidak mungkin mengeluarkan janin tersebut karena dalam usia 20 bulan, janin tidak bisa hidup di luar rahim ibunya. Betapa tekad yang kuat dari seorang ibu untuk bertahan demi anaknya, demi melindungi anak yang tidak bersalah dalam kandungannya, hingga saat janin tersebut siap dilahirkan.

Beberapa kasus membuatku ingin menangis terharu apalagi saat bayi tersebut dikeluarkan dari rahim ibunya lalu tetiba organ seluruh ibunya menurun fungsi-fungsinya. Ya, drama ini memang membuat pusing kepala karena 15 menit saja seperti menonton 1 jam, benar apa yang dikatakan Mbak Wiwit.

Meskipun begitu ada quote yang ingin membuatku tercengang, menganga lalu mingkem karena ada laler lewat.

Betapa semua ingin hidup, bahkan sel kanker pun mencari cara agar dapat bertahan hidup.

Ini seperti menampar beberapa orang yang terkadang bosan dengan hidupnya. Mengingat beberapa kejadian banyak orang melakukan bunuh diri. Naudzubillahi mindzalik. Jangan mau kalah dengan sel kanker! Karena kita hidup pasti punya tujuan.

Meski membosankan tapi drama ini sepertinya eman kalau sampai dilewatkan. Buat yang sudah nonton ayo dong berbagi opininya di kolom komentar di bawah ini, aku juga menyediakan kolom komentar pakai facebook lho. Aku tunggu komentarnya ya.

Sampai jumpa sabtu depan!
comments

6 komentar:

  1. Tadi sudah tamat ya Mbak. Saya berhenti di episode 2 dan sampai sekarang belum sempat untuk melanjutkan :)

    BalasHapus
  2. Asik di ep 1 dan 2, mulai males di ep 3. Bahkan di ep terakhir pun aku keukeh nggak mau nonton. Mualess tingkat tinggi. Menurutku, aktingnya nggak natural, terkesan kaku. Tapi entah kalau yang lain.
    Dan kayane Cinderella juga mulai bikin males nonton. Udah amat sangat receh.... Pokoke DOTS is the best deh. Kangen alur cerita yang seperti itu. Natural.

    BalasHapus
  3. Haha.. saya bahkan bingung sama endingnya, akhirnya.. males aja nglanjutin, langsung tak skip bagian akhirnya.. nikah kek atau apa gitu lo :)), mek pacaran tok gak mutu wkwkwkw

    BalasHapus
  4. belum sempat nonton drama ini, nanti nonton ah..

    BalasHapus
  5. Jeung Ran, gimana kl dibikin recap per episode jd saya gak usah ntn *kedip2 penuh rayuan*

    BalasHapus
  6. Kalau tema nya ga cinta cintaan banget bole laah

    BalasHapus

Komentarnya sementara dimoderasi ya 😁 dan jangan tinggalkan link hidup. Nanti BW baliknya lewat profil teman-teman. Terima kasih untuk tidak menggunakan "ANONIM".

Recommendations by Engageya