Senin, 26 September 2016

Cara Meningkatkan Follower Instagram Secara Manusiawi

Selamat datang di dunia maya yang baru, di mana orang-orang mulai aktif menggunakan instagram. Wajar jika kita mencari follower sekaligus teman di instagram sebanyak-banyaknya tanpa mengurangi estetika kecurangan mencari follower, dengan cara beli follower misalnya.

Beberapa tahun silam, orang mulai menggunakan twitter tetapiiiiii mereka hanya punya akun twitter tanpa memanfaatkan secara optimal. Katakan saja facebook sudah ngehits terlebih dahulu, makanya orang pun mulai malas berceloteh lewat twitter yang ditambah adanya pembatasan jumlah kata dalam ngetwit.


Berbeda dengan instagram, hampir semua orang juga memiliki akun instagram, walaupun beberapa di antaranya juga hanya punya akun instagram tanpa tahu cara memakainya. Hhahaha. Duh maaf ya bahasaku sedikit ngece (baca: ngejek). Sini mbak, mas.. Kita belajar bareng-bareng yuk. Ada juga satu orang unik yang tiap habis posting di instagram langsung dihapus, mungkin untuk menghilangkan jejak. Tulis aja, paling orangnya nggak bakalan baca tulisan ini. hahaha.

Ini tips ala-ala saya, cara meningkatkan follower instagram secara manusiawi.


1. Ikuti Gerakan Follow for Follow


Sekian lama nginstagram, tadinya malas buat follow sana follow sini, pengalaman pahit dari twitter. Banyak yang difollow tiba-tiba diunfollow. Tetapi akhir-akhir ini gerakan follow for follow di instagram mulai digalakkan lagi, sehingga lumayanlah nambah-nambah cepek follower. 

http://www.ranirtyas.com/2016/09/cara-meningkatkan-follower-instagram.html
source : Blogger Perempuan


Biasanya dalam sebuah komunitas, ada gerakan follow for follow. Kalau sedang ada event tersebut, ikuti secara aktif. Jangan lupa perhatikan beberapa personal yang mau difollow tapi nggak mau folbek. Biasanya kalau saya sih, yang tidak mau berteman balik ya dicoretlah dari daftar pertemanan. Please atuh, banyak orang yang masih mau berteman sama kita.

2. Lakukan Follow Terlebih Dahulu


Untuk yang satu ini, biasanya ada kategori sendiri yang mau memfollow balik, tapi ya ada juga sih yang nggak folbek, tergantung personalnya. Cuma kemungkinan untuk difolbek sekitar 80 %. Lumayan kan daripada tidak ada increase sama sekali. Beberapa kategorinya di bawah ini :

a. Follow Sesama Blogger


Biasanya seorang blogger ini, juga nyambi jadi buzzer. Tahu kan buzzer? Orang yang menerima endorse dari produk untuk dipromosikan di akun social medianya. Karena mereka butuh follower, jadi biasanya banyak di antara mereka yang mau folbek kok. Asal jangan follow blogger yang sudah ngehits, yang followernya 1K lebih banyak daripada jumlah followingnya. Tetapi ada juga lho di antara selebblog yang mau folbek kita, ya kira-kira prosentasenya 10 % lah.

b. Follow Sesama Wanita


Di antara para blogger, biasanya saya juga mengkerucutkan lagi siapa yang wajib difollow dan siapa yang sebaiknya diskip saja. Daripada dia mengunfollow kita suatu hari. 

Saya lebih memilih untuk memfollow sesama wanita, nilai plus jika wanitanya adalah seorang blogger. Pasti insya Allah difolbek. Walau suatu saat bakal diunfollow juga, ya tinggal unfollow balik aja. Cari gampangnya saja.

c. Follow Orang yang Dikenal Langsung


Punya teman berapa di facebook? 4 ribu? 2 ribu? Kenal semua? Kalau begitu sudah mengintegrasikan instagram dengan facebook belum? Jika sudah, maka ini saatnya kamu memfollow teman-teman kamu yang berada di instagram. Biasanya ada saran khusus di notifikasi "Your Facebook Friend Nona Manies Ciapayangpoenya is on Instagram as Denok Deblong". Kalau kenal baik ya langsung follow saja, siapa tahu dia berbaik hati bakal folbek.

d. Follow Teman / Sahabat Partner


Sekarang saatnya menjadikan teman / sahabat partner hidup kita untuk mencari teman (baca: follower). Klik follower pasangan dan lihat daftarnya, langsung follow orang-orang yang pernah disebut atau bahkan saudaranya yang kita bahkan belum berteman di facebook. Tetapi sebelum itu, jangan lupa cantumkan di bio tentang identitas kita dengan menyebutkan nama pasangan, semisal saya ditulis di bio "mrs @mofasarana". Jadi saat mereka mendapatkan notif dari kita, dan berniat untuk memfolbek, mereka tidak akan ragu lagi karena kita adalah orang terdekat dari orang yang mereka kenal.

e. Follow Teman dari Teman


Sudah mentok dengan orang-orang di atas dan masih ingin menambah teman, saya biasanya mengklik follower teman saya. Syukur-syukur ketemu teman lama yang belum difollow tetapi sekali lagi, kalau tidak folbek ya diunfolbek juga. Maaf saya nggak ngefans situ, saya cuma cari teman.

Dengan catatan, kesemuanya perlu dilihat terlebih dahulu antara follower dan followingnya banyakan mana, biasanya orang dengan jumlah follower lebih sedikit daripada followingnya, akan lebih mudah dan lebih berbaik hati untuk memfolbek ketimbang yang merasa sudah ngehits.

3. Boom Love ♡ di Instagram Mereka


Sudah melakukan gerakan follow orang terlebih dahulu dan tidak ada respon dari pemilik instagram. Hmm.. kamu kebangetan ya, sudah dikasih sinyal hijau masih stok berhenti aja! Hayuk kita boom ♡ Love in instagram mereka. Biasanya mereka baru ngeh setelah kita follow. Sebaiknya sih setelah kita memfollow langsung boom Love. Love itu semacam Like kalau di facebook.

4. Minta Folbek Secara Langsung


Khusus yang ini diperlukan rai gedeg (baca: tidak punya malu). Tetapi demi Tuhan.. lalu gebrak meja. Demi mencari pertemanan, saya biasanya menyingkirkan rasa malu lalu meminta dengan hormat pada yang bersangkutan di kolom instagramnya untuk difolbek. Berani sih cuma kepada sesama wanita ya, karena wanita lebih berperasaan halus dan baik hati. Haghaghag. Mulai SARA!


5. Perbaiki Konten Instagram Pribadi


Balik lagi daripada fokus meningkatkan follower instagram lebih baik kita meningkatkan konten di instagram kita. Tentukan tema dan konsep pengaturan di instagram kita. Banyak sudah tulisan yang membahas hal tersebut dan bukan kesewenangan saya untuk ikut campur dalam menulis hal tersebut. Mengingat instagram saya juga masih acak adut, belum terbentuk abstrak sempurna ditambah jumlah follower yang masih seuprit.

Begitulah tips-tips ala ranirtyas.com tentang cara meningkatkan follower instagram secara manusiawi, ketimbang mengikuti program-program ala dedek-dedek gemesh atau malah membeli followers. Dasarnya memang sudah medit. Biar lambat, asal selamat dan tetap meningkat secara signifikan. Jangan lupa follow instagram saya ya @ranirtyas, jangan lupa mention.. Takutnya kalau tenggelam notifikasinya. Halah!
comments

22 komentar:

  1. Yang terkhir yang paling berat mbak. Secara alat untuk IG juga belum aktif.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mari kita mencicil mbak ((mencicil))

      Hapus
    2. mencicil itu artinya sampek malem ga bisa tidur...eh itu mecicil yo wkwkwk(ngabsurd)

      aku kemaren pake statusbrew buat ngecek IG, entahlah sudah lama tidak ku cek lagi...

      Hapus
  2. Idem mba Rahayu nomer 5 kayaknya aku masih suka2 hehehehe...udah di follow pny org dilirik aza syukur mba ahhaaha yang kasi love juga jarang tp santey sajalah :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku pun juga (dulu tapinya), btw kita sudah saling follow lho (nggak ditanya juga)

      Hapus
  3. Follow akun yg fotonya bagus2 biar kita juga bisa belajar ngasih konten keren hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya akun IG yang bagus walaupun nggak difolbek aku ikhlas kok.. jadi kalau suatu saat sudah bosen kan tidak sungkan juga buat unfol. Kan sudah dapat pelajarannya.

      Hapus
  4. gimana ya.. kalau ngurusin IG,nulis terabaikan. Kalau ngurusin blog, IG pasif.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya 3 hari fokus nulis, 3 hari fokus IG. Kan adil? hihihi..

      Hapus
  5. kalau udah jeung Rani yg kasih saran, biasanya tokcer... eh gerakan follow for follow itu apa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ah makasih Mbak Ria.. jadi pengen tak kecup. Itu kemarin kan ada gerakan follow for follow di grup BP mbak. Ikutan kan ya kemarin

      Hapus
  6. Balasan
    1. eh Mas Ahmad Alfan kan nggak punya IG? :p

      Hapus
    2. IGku sih banyak, buat buzzer mbak. Kampanye juga wkwkwk :p

      Hapus
  7. Ada istilah boom love juga ya, Mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya istilah ini aku dapat dari IGnya dedek-dedek gemesh yg bilang bakal folbek kalau kasih boom love 10X dulu padahal mah ngapusi. Hahahha

      Hapus
  8. Tipsnya bermanfaat sekali mba, sekarang sedang mencoba optimasi instagram :)

    BalasHapus
  9. Hahaha..aku ngakak baca dhenok dheblongnya.. Kirain cuma ada di Purworejo aja istilah itu..

    Oya..sstt, sini aku kasih tau. Dulu yaa..ada selebnlog yg aku follow tp ga folbek dong.. Bahkan di fb pun kalo aku komen paling cm di like doang. Hiks..kasihan ya aku? Mungkin beliau sibuk sih yaa..kalo aku kan blogger selo.

    Tapi alhamdulillah, kabar gembira untuk arinta, beberapa hari lalu doi folbek akikaa. Yuhuuu..lumayan nambah 1 follower kan? :v

    BalasHapus
    Balasan
    1. akuuh...sering banget diginiin... hiks

      Hapus
    2. akuuh...sering banget diginiin... hiks

      Hapus
  10. Aku sering follow tapi jarang di folbek uhuhuhu hehehe

    BalasHapus
  11. Wuiiii jawanya selalu metu hihiii, muss denok deblong waaaaakkk
    O gitu ya hihi oke ah terapin, yg ga folbek brarti unfol aja ya, soalnya bukan fans hahaaaaii
    Makasi pencerahannya mb ran

    BalasHapus

Komentarnya sementara dimoderasi ya 😁 dan jangan tinggalkan link hidup. Nanti BW baliknya lewat profil teman-teman. Terima kasih untuk tidak menggunakan "ANONIM".

Recommendations by Engageya