Jumat, 16 September 2016

Jangan Ngaku Jomblo Dulu Sebelum Mengenal Jombloku

Dalam percintaan dunia remaja, ada dua jenis kategori remaja yaitu remaja yang berpacaran dan remaja yang belum / tidak berpacaran. Sebetulnya kategori yang kedua ini masih terbagi lagi menjadi single elegan yaitu remaja yang tidak mau menyematkan kata jomblo karena menganggap single lebih elegan dan berkelas daripada jomblo. Sedangkan jomblo biasanya terbagi lagi menjadi dua yaitu jojoba (jomblo-jomblo bahagia) dan jojodi (jomblo-jomblo jadi-jadian). Khusus jojodi ini tersebar di seluruh Indonesia dan biasanya dilakukan oleh cowok yang merasa ganteng padahal level kegantengannya sudah menipis di ambang habis. Mereka lebih terkenal dengan sebutan buaya darat.

Saya mengenal jomblo yang sekarang sudah tidak jomblo lagi. Tapi semasa mudanya (sebelum menikah) jomblo yang satu ini lebih memilih untuk tidak berpacaran. Mungkin lebih cocok dikategorikan single elegan.

http://www.ranirtyas.com/2016/09/jangan-ngaku-jomblo-sebelum-mengenal-jombloku.html

Banyak perihal yang menjadikan seseorang untuk memilih tidak berpacaran, yaitu di antaranya:

1. Larangan Agama


Beberapa bahkan banyak orang yang saya kenal pribadinya, terutama mas-mas dan mbak-mbak rohis jaman kuliah dulu memilih untuk berikhtiar tapi tidak tidak berpacaran. Terus kalau menyukai seseorang bagaimana? Ya mereka lebih memilih untuk menyibukkan diri dalam majelis dan tabligh akbar. Sekali lagi, tabligh akbar itu bukan demo ya.


2. Konsentrasi Belajar


Selain karena memang enggan berpacaran atau sekedar menyukai seseorang yang sebelumnya sudah menolak, biasanya banyak jojoba berkacamata dan selalu mengancingkan kemeja bagian atasnya, jojoba yang satu ini lebih memilih untuk serius belajar dan menghabiskan waktu untuk seseuatu yang lain daripada berhaha-hihi dengan lawan jenis. Biasanya lawan jenis yang dikenal itupun tidak jauh dari lingkungan sekitar, semisal teman praktek dalam tugas sekolah ataupun teman dalam berorganisasi. Tipikal yang kedua ini biasanya akan menjadi incaran para wanita dewasa yang butuh kepastian juga menjadi incaran para mertua untuk dijadikan menantu.

3. Menghindari Boros


Bohong jika cewek tidak mau diberi hadiah karena pacarnya masih sekolah atau kuliah. Bohong juga jika cewek tidak ingin jalan-jalan ke simpang lima atau sekedar ke taman, di mana jalan-jalan seperti itu membutuhkan bensin. Belum lagi buat jajan. Sudah menghitung buat beli pulsa internet/telepon belum? Boros mana sama biaya rokokmu? Ya silakan pacaran kalau sudah kerja, jangan minta sama orang tua. Kan situ yang pacaran, bukan orang tuanya.

4. Idealisme Masa Muda


Satu typical remaja jenis ini memiliki idealisme yang sangat tinggi. Biasanya dia perpaduan antara no 1 dan no 2. Sering menghadiri majelis taklim menjadikan hati nuraninya berkata, pacaranlah setelah menikah.

Lalu hubungannya dengan jombloku? Jombloku,com adalah sebuah blog yang kelola oleh mantan jomblo. Jomblo terhormat dan berhasil dipertahankan oleh Mbak Husnul Khotimah sampai dia menikah, biasanya kami memanggilnya Mbak Inuel (komplit pengucapannya bukan I-N-U-L tetapi I-N-U-E-L).

Sesuai dengan nama blognya jombloku dulunya membahas seputar perjombloan, meskipun kini sudah gado-gado isi blognya dan blog ini sudah berdiri sejak 2009 dan sudah konsisten dari awal. Berbeda dengan saya yang baru serius setahun belakangan ini.

Hal yang perlu kamu ketahui tentang Pemilik Blog Jombloku


1. Mahmud Abas


Husnul Khotimah, wanita kelahiran Jombang 3 Januari, 26 tahun silam yang kini telah memiliki buah hati bernama Kinza yang lahir Mei tahun 2014 pasti bangga memiliki Umi bernama Husnul Khotimah. Bagaimana tidak, silakan lihat poin ke-4 yang akan saya jabarkan nanti.

Psst.. Mbak Husnul ini juga penggemar Drama Korea lho..

2. Memiliki Bermacam Blog dan Sudah Berdomain dot Com


Sebetulnya selain blog jombloku.com, Mbak Inuel juga memiliki bermacam-macam blog yang diternakkan. Sesuai dengan namanya masing-masing dan pasti memiliki tujuan masing-masing. Ada blog technolagi, blog jual beli artikel, blog reviewisata, blog tips parenting dan blog cherdun yang khusus membahas seputar kehidupannya yang asli bersama Kinza sang buah hati.

FYI. Kesemuanya sudah memiliki domain dot com. Menunjukkan keseriusan Mbak Inuel dalam mengurus blog-blognya.

3. Selalu Terdepan Dalam Menulis Artikel


Meskipun di tengah kesibukannya sebagai ibu rumah tangga dan mengurus Kinza yang pasti sedang aktif-aktifnya dan banyak bertanya, Mbak Inuel hampir dikatakan tidak pernah telat dalam memposting artikel. Satu semangat yang perlu kita tiru, karena toh saya sendiri terkadang harus menunggu mood bagus dulu buat menulis.

4. Pengetahuannya Luas Termasuk Urusan Coding


Selain sebagai ibu rumah tangga, Mbak Inuel ini adalah seorang penulis jasa artikel. Karena pekerjaannya itulah, mau tidak mau Mbak Inuel harus belajar banyak hal mulai dari urusan wanita, keluarga, sampai teknologi bahkan yang berbau coding. Sesekali saya ingin bertanya padanya, tapi apalah daya, buat bertanya saja kadang lupa karena saya mau menonton drama korea dulu. Sampai terakhir lalu lupa bertanya sampai lupa hipotesis pertama yang saya ciptakan sendiri.

http://www.ranirtyas.com/2016/09/jangan-ngaku-jomblo-sebelum-mengenal-jombloku.html
jombloku tak lagi jomblo

Saran buat Mbak Inuel mah cuma satu, tingkatkan terus semangat menulisnya sehingga setiap tulisannya berkembang menjadi lebih dari 500-1.000 kata ya mbak, sehingga bisa melangsingkan bounce ratenya. Jika boleh usul, sebaiknya untuk blog cherdun.com kan isinya sudah tentang dunia anak dan dunia emak, sebaiknya tetap diteruskan sesuai tema blog sehingga khusus menjadi blog parenting, bukan lagi bercampur dengan dunia elektronik, IMHO.

Salam sayang untuk Kinza, semoga suatu saat kita bisa kopdar ya.
comments

7 komentar:

  1. Psttttt.. yang ada elektroniknya itu ada duitnyaa.. makanya dibela-belain, Gila benerrrrr blog saya semua disebutin :)). Itu foto dapet dari mana lagi, perasaan cuma ada di line :|


    Enak memang kalo punya domain .com, cuma pas waktunya renew bebarengan, kerasa betul ngeluarin duitnya wkwkkww..

    Mbak Rani, kayaknya kita harus lebih deket lagi deh, saya seneng sama ulasannya bukan karena backlink yang dikasih ya, saya ngerasa kurang total pas review sampean dulu jadinya :'(. Mungkin lain kali kita harus japri buat review review kayak gini :))

    Sembah nuwun Mama Han ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha, bener... kalau pas bayar perpanjangannya itu langsung ngooook... Setuju, Rani selalu kasih opini keren... Dan bener, kayaknya yg elektronik itu gimana kl dijadiin sendiri aja gak gabung sm yg parenting

      Hapus
  2. salut mak, bisa megang banyak blog ya, salam kenal mak Ran dan mak Inuel

    BalasHapus
  3. Wkwkwk.. Ngakak baca kategori2 jomblonya. :v

    Yg nomer 2, aku bayanginnya kayak..mm, siapa ya? Pokoknya si cowok itu grogian, pegang buku, cupu :v

    Ah kamu mbaaa.. :p

    BalasHapus
  4. Mba raniii...hubungannya dengan Mahmud Abbas apaaannn????

    BalasHapus
  5. Mba raniii...hubungannya dengan Mahmud Abbas apaaannn????

    BalasHapus
  6. Inuel dari dulu emang aktif ngeblog, kenal sama dia udah lama hehehe pernah kopdar juga. :D

    BalasHapus

Komentarnya sementara dimoderasi ya 😁 dan jangan tinggalkan link hidup. Nanti BW baliknya lewat profil teman-teman. Terima kasih untuk tidak menggunakan "ANONIM".

Recommendations by Engageya