Rabu, 05 Oktober 2016

Pentingnya Menjaga Tubuh Bagi Ibu Pekerja Sekaligus Ibu Rumah Tangga

Siapa sih yang ingin punya badan sedikit-sedikit capek, lemas. Setiap hari betis rasanya linu melulu. Ya saya ibu rumah tangga yang kebetulan jarang mengurus rumah tangga karena 9-10 jam saya habiskan di kantor. Tetapi tetap saja pulang rasanya badan sudah penat sekali.

Pekerjaan saya memang tidak membutuhkan waktu untuk riwa-riwi ke sana kemari seperti gagang setrika. Bahkan pekerjaan saya hanya mempersilakan duduk menghadap layar komputer. Ditambah AC yang menyebar di ruangan kecil ini sehingga suhunya terasa sekali bagi yang memiliki alergi udara dingin.

September kemarin, di mana bulan-bulan penuh undangan hajatan pernikahan banyak sekali mengharuskan saya sedikit sibuk menghadiri undangan pernikahan sanak saudara. Ditambah setelah menikah, jumlah saudara semakin banyak karena saudara dari mas suami otomatis menjadi saudaraku juga.

Hilir mudik keluar masuk undangan, mencicipi soto ayam lalu bergantian bakso. Belum lagi kalau dipaksa mencicipi siaomay buatan pedagang langganan sang empunya hajat mengharuskan saya belajar menahan hawa nafsu.

Bukan masalah apa-apa, tetapi perut saya memang sedikit sensitif untuk urusan makanan. Kebanyakan makanan pun akan menjadi masalah.

Tetapi sesungguhnya bukan makanan yang menjadi biang kerok munculnya masalah di tubuh. Melainkan kondisi tubuh yang kurang mendukung. Apapun awal penyakit kebanyakan berawal dari perut. Apalagi jika ditambah dengan panas dalam dan imun tubuh yang menurun menyebabkan berbagai komplikasi penyakit masyarakat pada umumnya, semisal flu dan radang tenggorokan.

Jangan remehkan flu dan influenza. Flu singapura bahkan bisa menyebabkan kematian jika tidak ditangani secara serius.

Kebetulan saya yang kesehariannya bekerja dan pulang menjadi ibu rumah tangga biasa, kini harus mengunjungi seluruh pelosok Kudus karena saudara kami berpencar di mana-mana. Dalam sehari bisa menghadiri 4 undangan. Akhirnya hari Minggu ke-3 Bulan September, saya sudah tidak kuat lagi. Sepertinya maag tapi bukan maag, sepertinya mau batuk tetapi belum batuk juga, demam juga tidak.

Berobat juga apa yang harus saya keluhkan? Toh saya tidak demam, tidak juga batuk. Saat itulah saya tersadar kalau saya ini sedang ngedrop. Badan butuh istirahat. Badan juga perlu suntikan multivitamin.

Alhamdulillah ada stok Theragran-M di rumah. Bertuliskan multivitamin-mineral. Vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan. Ini yang sepertinya dapat membantu meningkatkan kondisi badan saya.

http://www.ranirtyas.com/2016/10/pentingnya-menjaga-tubuh-bagi-ibu.html



Fungsi Theragran-M ini untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral pada masa penyembuhan setelah sakit. Jadi memang hanya digunakan dalam keadaan benar-benar ngedrop ya. Sebetulnya jika kita ingin mengkonsumsi setiap hari sih bagaimana ya, nanti yang ada kita malah hipervitaminosis.

Tetapi tidak ada salahnya juga ya menyimpan Theragran-M di rumah, apalagi sebagai ibu pekerja terkadang yang harus laporan tutup buku di tiap akhir bulan menyebabkan kerja jadi overtime lalu pulang-pulang mengeluh badan linu semua dan ngedrop di awal bulan, duh sering nih begini. Itu sebelum saya mengenal Theragran-M.

Ibu pekerja (kalau bisa) tidak boleh sakit, karena jika sakit akan menjadi kacau semuanya.

Semua orang ingin sehat, maka harus diciptakan mulai dari sekarang. Selama ini saya menjaga tubuh agar tidak mudah terserang sakit dengan melakukan hal-hal berikut ini (dengan catatan sebagai ibu pekerja).

Tidak Ngoyo dalam Melakukan Pekerjaan (Baik Kantor Maupun Rumah)


Baik pekerjaan rumah maupun pekerjaan kantor itu hampir tidak pernah ada selesainya. Semuanya harus dikerjakan sesegera mungkin tapi bukan berarti kita memaksakan diri untuk melakukan segalanya tanpa memperhatikan kemampuan fisik kita.

Saya membiasakan diri untuk beristirahat setiap 2 jam sekali di kantor, sesekali melonggarkan otot-otot tubuh. Begitu juga dengan mata, beristirahat setiap 30 menit melihat 6 meter di depan, syukur-syukur ada tumbuhan berwarna hijau yang bisa dipandang.

Begitu juga dengan di rumah. Beberapa pekerjaan rumah saya serahkan pada suami, meminta tolong membantu pekerjaan rumah yang sekiranya masih bisa beliau handle. Untungnya suami saya termasuk orang yang pengertian.

Melakukan Olahraga Setelah Bangun atau Sebelum Tidur


Sebagai ibu pekerja yang hanya duduk dan menghadapi monitor komputer pasti memiliki masalah yang sama, punggung yang sakit dan otot kaki yang kaku. Yoga dapat membantu melemaskan otot-otot kaku tersebut. Apalagi yoga yang dilakukan rutin akan membantu postur tubuh agar tegak. Hanya saja kebanyakan hasil yoga baru akan terlihat setelah beberapa tahun kemudian. Jadi lakukan dengan rutin dan sabar ya.

Istirahat Cukup


Memang kebanyakan drama ibu muda apalagi dengan kondisi masih menyusui anak, istirahat malam jadi tidak senyenyak jaman sebelum punya bayi. Tetapi bukan berarti waktu istirahat kita jadi terganggu karena istirahat siang di kantor juga bisa digunakan untuk tidur. Tidur 15 menit yang nyenyak lebih bermanfaat daripada tidur 10 jam tetapi tidak nyenyak.

Minum Cairan yang Cukup


Rata-rata manusia butuh 1.5 liter minuman setiap hari atau setara dengan 8 gelas. Saya tidak terbiasa untuk menghitung berapa air gelas yang sudah saya habiskan. Seringnya saya memperhatikan urin yang keluar, selama masih bening itu tandanya air dalam tubuh saya masih cukup, karena pada dasarnya kebutuhan cairan seseorang berbeda satu sama lain. Pasti ibu dengan aktivitas di luar yang sering tersengat matahari pasti lebih banyak membutuhkan cairan ketimbang saya yang bekerja di dalam ruangan. 

Sediakan Multivitamin-Mineral


Organ tubuh sejatinya mampu menyerap nutrisi dari makanan yang kita peroleh. Akan tetapi jika kalori yang dihasilkan kurang mencukupi maka sebaiknya mengkonsumsi tambahan suplemen multivitamin dan mineral, contohnya dengan mengkonsumsi Theragran-M ini.


http://www.ranirtyas.com/2016/10/pentingnya-menjaga-tubuh-bagi-ibu.html

"Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Taisho."
comments

14 komentar:

  1. Wah, kayane aku juga butuh ki mbak. Besok ku cari lah di apotik

    BalasHapus
  2. Penting banget ini ya, Mbak, untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral.

    BalasHapus
  3. yang namanya ibu-ibu memang kayaknya gak boleh sakit ya, kalau sakit pasti rumah berantakan, anak-anak gak ada yang ngurus, berantakan semua

    BalasHapus
  4. Sedia multivitamin dan jangan lupa kerokan hahah

    BalasHapus
  5. Mulitivitamin dan me time kayaknya wajib ada kalo untuk ibu-ibu ya :)

    BalasHapus
  6. Sehat sehat sehat Mbaa.. Kalau udah capek, isturahat. Yang bisa mengukur kemampuan kita kan diri kita sendiri.
    Tapi penting buat sedia multivitamin, karena lebih baik mencegah daripada mengobati, ya kan?
    Semangaaatt Mommy Han.. :)

    BalasHapus
  7. Aku syalut loh sama ibu pekerja, pulang kerja bukannya istirahat, malah harus ngurus anak yang kangen sama mamahnya. Hhuuhu, strong terus, ya mbak Ran. :*
    Jangan lupa sedia vitamin terus yo, ben setrooong. :D

    BalasHapus
  8. saya juga minum ini Mba :)
    badan jadi terasa lebih enak :)

    BalasHapus
  9. minum udah, tidur udah aku kok masih sakit ya, mungkin saya kurang olah raga hahaha untung kemarin nyobain Theragran dan ternyata cocok...

    BalasHapus
  10. nah itu mba, gara2 capek mengurus anak yang masih menyusu pada saya, saya sempat sakit, itu terjadi th 2007 ketika anak saya masih bayi

    BalasHapus
  11. Akupun ibu bekerja mba semoga kita selalu sehat dan bahagia tanpa mengeluh menjalani peran kita yeay semangat ^^ jangan lupa minum multivitaminnya

    BalasHapus
  12. ini vitamin memang ampuh mbak :) saya juga sudah coba minum

    BalasHapus
  13. Iya dong jangan sampai ngedrop, ntr kerjaan kantor n kerjaan rumah keteteran semua :)

    BalasHapus

Komentarnya sementara dimoderasi ya 😁 dan jangan tinggalkan link hidup. Nanti BW baliknya lewat profil teman-teman. Terima kasih untuk tidak menggunakan "ANONIM".

Recommendations by Engageya