Jumat, 14 Oktober 2016

6 Tips Liburan Asyik Walaupun Cuma di Dalam Kota

Ada yang bilang, liburan asyik itu jika liburannya pergi ke Bali atau ke Karimun Jawa. Bagi kami, itu sudah terlampau jauh dan mahal. Apalagi kami pengendara motor sejati. Hahaha, duh Buk.. bilang saja kalau belum punya mobil, begitu..

Meski begitu, tidak adil rasanya kalau kami sebagai orang tua baru tidak mengajak anak semata wayang kami buat ikut merasakan piknik seperti keluarga yang lain, walaupun pikniknya cuma di dalam kota.

Biar di dalam kota, yang penting Afif berbahagia. Oh iya, berhubung beberapa minggu ini Han selalu menangis saat dipanggil Han, maka saya putuskan untuk mulai memanggilnya sesuai nama depannya yaitu Afif. Siapa tahu kan dia tidak suka dipanggil Han? Mintanya dipanggil Afif. Mungkin.. Belum bisa ngomong ini. Siapa yang tahu.

So beginilah caranya agar liburan tetap asyik walaupun cuma di dalam kota.


1. Rencanakan Destinasi Liburan


Wisata dalam kota, bukan berarti rekreasi tidak menyenangkan. Berada di kota yang bukan merupakan jantung kota pariwisata, bukan berarti tidak ada tempat untuk berekreasi yang bisa dikunjungi.

Rata-rata setiap kabupaten/kota telah menjadikan pojok-pojok kota untuk dihias semenarik mungkin, dijadikan taman dan bahkan kini hampir tiap kota memiliki waterboom (meski mini) yang aman dikunjungi balita sekalipun, tetap harus dalam pengawasan orang tua tentunya.

2. Pilih Tempat Liburan yang Ramah Anak


Taman memang tempat yang nyaman untuk dikunjungi dan dijadikan tempat beristirahat bagi keluarga. Tetapi tidak semua taman layak untuk dikunjungi anak-anak, terutama taman yang sering dijadikan tempat mengadu kasih para remaja, berpelukan di atas motor dan duduk berduaan di ujung jalan, taman yang seperti itulah yang seharusnya dihindari jika kita ingin mengajak anak-anak.


http://www.ranirtyas.com/2016/10/tips-liburan-asyik-walaupun-cuma-di-dalam-kota.html

Banyak taman yang sebetulnya didesain untuk rekreasi bersama keluarga, biasanya terlihat dari banyaknya permainan anak di taman tersebut, semisal ayunan, jungkat-jungkit dan perosotan.

Selain taman, kami juga sering mengajak Afif jalan-jalan ke mall, terutama yang ada playgroundnya karena di situ dia bisa berinteraksi dengan anak-anak lain dan memainkan mainan yang tidak ada di rumah.

http://www.ranirtyas.com/2016/10/tips-liburan-asyik-walaupun-cuma-di-dalam-kota.html

3. Siapkan Kebutuhan dan Keperluan Sang Anak


Meski wisatanya hanya di dalam kota, yang mungkin perjalanan saja cukup 5 - 10 menit dari rumah bukan berarti kita sebagai orang tua tidak ada persiapan ya, minimal membawa snack dari rumah.

Terlebih bagi orang tua yang masih memiliki batita, persiapannya cukup kompleks. Kami sih biasanya selalu membawa barang-barang di bawah ini sebagai pelengkap.

  • Tissue basah maupun tissue kering
  • Minuman dan sedikit cemilan ringan
  • Diaper ganti
  • Jaket dan topi anak
  • Sepasang baju ganti untuk berjaga-jaga
  • Minyak telon dan baby oil
  • Tongsis (jika diperlukan)


4. Cek Kendaraan Sebelum Berangkat


Kami ini adalah pengendara motor sejati, jadi sekalinya berangkat penting untuk mengecek kondisi kendaraan sebelum berangkat. Tidak lucu juga kan kalau mogok di jalan, minimal ada busi cadangan di jok motor kami plus jas hujan.

5. Dokumentasikan Perjalanan dan Kegiatan Anak


Sebagai orang tua kekinian, penting rasanya untuk mendokumentasi kegiatan anak, minimal dengan hp. Yah, jarang juga sih bawa kamera, karena barang bawaannya saja sudah banyak.

Action sedikit cekrek, pindah wahana cekrek.

Waduh.. ini mau pemotretan atau rekreasi sih Buk? Ya dokumentasi penting tapi jangan sampai mengganggu waktu untuk bermain dengan anak ya Bapak - Ibu.

6. Menjaga Kesehatan Sebelum dan Selama Kegiatan Rekreasi


Umumnya anak-anak terutama balita mudah terserang demam jika kecapaian. Apalagi jika baru belajar jalan dan merangkak, kecapaian sedikit langsung panas badannya. Padahal sudah dipersiapkan sore hari untuk keperluan jalan-jalan keesokan harinya, eh tidak tahunya saat maghrib badan si Kecil mendadak hangat.

Penting bagi orang tua untuk memiliki termometer digital, boleh sih diraba pakai tangan tapi ya itu, kurang akurat saja. Beda kalau kita ukur menggunakan termometer digital, beda suhu beda pula penanganannya. Apalagi beda tempat pengukurannya juga hasilnya bisa berbeda lho Bapak-Ibu.

http://www.ranirtyas.com/2016/10/tips-liburan-asyik-walaupun-cuma-di-dalam-kota.html


Tidak ada yang salah sebetulnya dengan demam, karena demam sebetulnya reaksi atas pertahanan diri dalam tubuh si Kecil melawan virus-virus yang hendak menyerang tubuh. Penting ya karena itu berarti demam bukan suatu penyakit. Tetapi tetap saja ya, namanya orang tua tetap panik jika sampai anak demam, mana mau jalan-jalan kan ya paginya. Yah kesehatan tetap yang utama ya, makanya ketika anak demam, biasanya kami melakukan ini :

  1. Berikan cairan yang lebih banyak sehingga tubuh tidak mudah dehidrasi (kekurangan cairan).
  2. Berikan pakaian yang nyaman dan hangat tetapi jangan pula terlalu tebal dan usahakan yang mudah menyerap keringat. Bila berkeringat dan menyebabkan basah, sebaiknya segera diganti dengan baju yang baru.
  3. Kompres hangat pada si Kecil, kompres hangat dapat membantu menyerap panas, apalagi dilakukan setelah pemberian obat. Sedangkan kompres dingin justru malah menyebabkan badan menggigil dan meningkatkan suhu tubuhnya.
  4. Lakukan pertolongan pertama dengan memberikan paracetamol yang mengandung antipiretik yang bekerja langsung di pusat pengaturan panas.
  5. Bila demam masih belum turun juga dalam 2 hari sebaiknya dibawa ke dokter ya.
http://www.ranirtyas.com/2016/10/tips-liburan-asyik-walaupun-cuma-di-dalam-kota.html


Parasetamol yang kami pilih adalah Tempra Paracetamol. Tempra cepat menurunkan demam. Duh, kenapa nggak dari awal-awal dulu ya.. Tempra Paracetamol ini memiliki beberapa kelebihan yaitu di antaranya :

AMAN karena
  1. Mengandung paracetamol yang ampuh untuk meredakan panas anak dan direkomendasikan oleh dokter anak
  2. Tidak menyebabkan iritasi lambung.
  3. Tutup botol menggunakan CRC - Child Resistant Cap agar tidak lagi mudah dibuka oleh anak-anak terutama yang sedang belajar mengeksporasi sekitarnya ya. Hahaha.. duh kok ngomongin anak sendiri sih.. Child Resistant Cap ini memang didesain sedemikian rupa jadi untuk membukanya pun kita harus menekan tutup botol ke arah bawah sambil ditekan lalu putar tutup ke arah kiri. Terus putar ke kiri sampai terdengar suara klik dan botol pun baru bisa dibuka.


TEKNOLOGI TINGGI, berupa
  • Berbentuk sirup, dengan rasa manis yang disukai anak-anak karena pada dasarnya sifat paracetamol sendiri yang tidak mudah larut dalam air dan pahit. Sedangkan Tempra Paracetamol ini terdiri dari 3 rasa, yaitu anggur untuk Tempra Syrup, jeruk untuk jenis Tempra Forte dan original.
  • Tidak perlu dikocok, larutan paracetamolnya sudah dibikin pas oleh para ahli Tempra Syrup sehingga tidak perlu dikocok lagi saat akan diberikan pada anak.


TEPAT karena sudah ada gelas takar yang sesuai dengan dosis anak, diminumkan sesuai dosis ya Bu. Selain itu adanya gelas takar ini juga memudahkan kita agar tidak tumpah saat memberikannya.

Info lebih lengkap mengenai penggunaan Paracetamol Tempra ini dapat dilihat di fanspagenya One Thousand Smile ya.

Afif yang bulan depan mau menginjak usia 2 tahun sudah meminum Tempra syrup untuk anak usia 1-6 tahun, sedangkan Tempra Drops untuk bayi usia di bawah 1 tahun. Nah untuk para kakak di atas 6 tahun menggunakan Tempra Forte.

Oh iya, tempra syrup ini juga sering kami bawa juga meskipun kami berpergian hanya menggunakan motor, untuk berjaga-jaga jika di jalan Afif mendadak hangat, iya sedia payung sebelum hujan lebih baik kan ya.

http://www.ranirtyas.com/2016/10/tips-liburan-asyik-walaupun-cuma-di-dalam-kota.html

See, meskipun liburan cukup di dalam kota tetap menyenangkan asalkan persiapannya juga matang. Liburan di mall pun terasa liburan di Disneyland. Hahaha baiklah abaikan.



"Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Taisho."
comments

36 komentar:

  1. Wah, kami juga pengendara roda dua, Mbak :) karena hanya itu yang kami punya
    hehehe.
    Setiap liburan kami selalu pakai kendaraan yang kami beri nama si dukun ini. Semoga kita diberkati rezeki supaya kendaraan yang mengantar kita liburan "meningkat"

    Kapan2 liburan ke kampung kami di Cianjur ya Mbak :)

    BalasHapus
  2. Liburan kalo sama anak-anak wajib deh bawa obat-obatan, termasuk tempra obat penurun panas. Klo anak mendadak sakit jadi nggak bingung karena obat selalu dibawa.

    BalasHapus
  3. Sama mba aku dan keluarga penyuka biker semoga kedepannya bisa punya yang beroda 4 xixixi..klo ada uang lebih baru deh liburan yang jauh klo masi terbatas cukup dirumah saja hahaha..

    BalasHapus
  4. Saya juga Mba, kalau jalan2 di Bekasi sampe blusukan ke kabupatennya, senengnya naik motor. Soalnya emang lebih gampang trus bisa lewat gang-gamg sempit.

    Kan judule jalan2 jadi malah tambah nikmat kalau udah bisa muter2 sambil tebar senyum dan sapa ke penduduk sekitar.

    BalasHapus
  5. Aku ke Bojonegoro aja motoran. Ahahahaha.

    Aku baru tahu kalo tutup botol tempra itu namanya CRC. 😁

    Hi, kak Afif, ayo dong main sama si K. 😁

    BalasHapus
  6. Iya Mbak...yang penting kalau liburan sama anak-anak yak cari destination yang ramah anak-anak yak...
    Plus jangan lupa bawa perlengkatan obat-obatan

    BalasHapus
  7. Waah baby Ai udah gede siap2 diajak jalan2 trus yaa,jangan lupa perlengkapan baby plus obat2n dibawa. Sukses utk kontesnya ya☺

    BalasHapus
  8. Doakan kerjaanku lancar ya jadi kita punya mobil sendiri biar jalan-jalannya bisa ke luar kota :*

    BalasHapus
  9. Iya mbak, setuju banget, kalau ngajak jalan anak-anak pasti lokasinya harus ramah anak atau usahakan sesuai usia, wah ternyata seru juga liburan dalam kota.

    BalasHapus
  10. Jangankan anak-anak, aku aja dulu ga bisa buka tutupnya (gegara ga baca petunjuknya ) hahaha...

    BalasHapus
  11. Putranya ganteng mbak :D mudah2an sehat terus yaa .. biar bisa jalan-jalan happy sama ayah ibu .. salam sayang untuk afif

    BalasHapus
  12. Seumuran dek Afif lagi seneng-senengnya eksplor ya mba, sehat selalu ya, Dek :D

    BalasHapus
  13. Hallo ade afif, kapan2 kita playdate yuk hehe. Sehat selalu yaa, bilangin ibuk tahun depan jalan2nya ke disneyland Tokyo *eeh
    Orang tua masakini emang kudu lebih siap tanggap yaa Mak, Salam Sehat tuk keluarga tercinta 😊😘

    BalasHapus
  14. persiapan liburan bersama anak2 mmg harus matang ya.. bisa ditiru nih, thanks tipsnya ya :-)

    BalasHapus
  15. Kalau di Solo, tempat kesukaanku masih Sriwedari. Ya, tahunya itu si, dan tiap kali kesana pasti keluarga ke Sriwedari.
    Obat demam-nya sama mbak, aku juga masih pakai Tempra. Paling cocok dan ebbas alkohol

    BalasHapus
  16. Buat saya yang clumsy, tutup botol kaya tempra ini jadi nilai tambah lo mbaa... baru tau ada namanya; CRC. Thanks uda sharing mbaaa :)

    BalasHapus
  17. Tutup botol Tempra emang unik, ya..trus kandungan obatnya bebas alkohol sehingga aman dikonsumsi..TFS mba Rani.. :)

    BalasHapus
  18. Jangan remehin obat dalam tas buibu. Kalau ndak dibawa repot ya mba

    BalasHapus
  19. Han..jangan mau dipanggil Afif sebelum Mama bikin bubur merah putih..xixixxi...

    1 lagi Han sayang, kapan2 minta Mama ajak ke Solo yaa.. Jalan-jalan yang jauh sekalian, trus ketemuan sama Aga. :D

    Xixixi..becandaaa.. Yang penting Han alias Afif alias Hadziq sehat selalu yaa.. :* :*

    BalasHapus
  20. hihihi saya pun liburannya tidak jauh0jauh dari kota mba

    BalasHapus
  21. Di paragraf pertama-kedua, kupikir aku salah baca blog meski kenal header dan tagline-nya. Masih efek Jetlag. Hahahah

    Ok dede' Han, eh dede' Afif... have fun ya. Eksplore semua sudut Kudus. Kalau perlu kita barengan ke air terjun Rahtawu, yuuuk.... kapan, nih? Jangan takut demam, ada Tempra. Kapan nih Mom Ran?

    BalasHapus
  22. Baru tau kalo ada yg diukur melalui dubur, hmmm gitu tu kalo daerah dubur demam...apakah lainnya bisa nggak demam ato gimana ya mba Ran?

    BalasHapus
  23. Nunggu produk Tempra yang bisa dimasukin lewat dubur. Soalnya Salfa kalau diminumin obat kayak sapi mau dipotong.

    BalasHapus
  24. Wah emng bener2 cocok ya tempra buat anak...

    BalasHapus
  25. meski liburan di dalam kota tetap bisa dinikmati ya mb, asal kondisi tubuh terjaga kesehatannya. :)

    BalasHapus
  26. Aku juga pake tempra untuk menurunkan demam anak :)

    BalasHapus
  27. Tempra ini memang andalan dari jaman saya kecil sampai sekarang punya anak kecil.

    BalasHapus
  28. Kalo bawa anak liburan wajib banget tuh mbak bawa obat biar nggak khawatir kalo tiba2 sakit dan nggak bawa obat :)

    BalasHapus
  29. berlibur memang tidak identik hanya ke luar kota doang, liburan mengasikkan pun dapat dilakukan di dalam kota, yang terpenting kemanapun liburannya jangan lupa minum tempra setelahnya agar anak dapat istirahat setelah berlibur, hingga staminanya fit kembali

    BalasHapus
  30. kalo anakku demam juga selalu tak kasih tempra Mba :)

    BalasHapus
  31. Marwah seneng meski diajakin liburan ke taman hehe

    BalasHapus
  32. Aku suka liburan dalam kota karena irit budget ihihhi paling enak ke taman gitu. Syukurlah di Solo banyak taman :D jadi asik saja.
    Nah kalo liburan anak sakit, bawaan baper deh. Tempra ini memang bagus ya mbak untuk meredakan demam anak.

    BalasHapus
  33. Kalo liburan di dalam kota memang asyik mbak, biayanya murah dan irit, gk banyak ngeluarin dana besar.. hehe..
    Tipsnya bagus banget mbak..

    BalasHapus
  34. kami jg kemano2 pakai roda dua mbk, klok jauh ya pakek angkutan umum, jd ya kudu lbh prepare trutama soal kondisi si kecil,
    soal demam si kecil, bs diblg aku aware bgd soal ini, soalnya si ken prnh kena step, duh jgn sampek deh terulang lg

    BalasHapus
  35. Pernah kelupaan bawa tissu, walhasil di toilet umum yang rada menakutkan itu terjadi moment akward huhu
    Penting banget tissue

    BalasHapus
  36. Saya juga pengen sekali mbak berlibur bareng keluarga yang menyenangkan tapi kayaknya susah deh untuk mendapatkannya karena pekerjaan yang selalu menumpuk menjadi penyebabnya padahal dalam hati pengen sekali berlibur dengan keluarga.

    BalasHapus

Komentarnya sementara dimoderasi ya 😁 dan jangan tinggalkan link hidup. Nanti BW baliknya lewat profil teman-teman. Terima kasih untuk tidak menggunakan "ANONIM".

Recommendations by Engageya