Saat Perbedaan tak Lagi Indah

Sakitnya hati yang tercabik karena telah ditolak..
Tapi ternyata lebih sakit lagi yang telah menolak.

Lho.. kok bisa ya?

Every day must meet him, padahal kemarin udah menolak. Bersiaplah karena bakalan ada karung goni bermuatan 30 ton siap menghantam! Bukan karung goni dalam keadaan real, tapi tumpukan rasa bersalah kita.

Perubahan sikapnya yang mendadak, terkadang lebih buruk, tidak jarang pula lebih baik karena pengharapan cintanya akan diterima suatu hari.

Susah ya,
Apalagi kalau dalam keluarga sangat mendukung untuk menolak, sedangkan dia masih asyik-asyik saja mengharapkan kita.
Yang salah siapa?

Dalam menjalin hubungan pasti sering kita dengar, orang tua berbicara
"Nduk, kalau milih pasangan harus tetap ingat bibit, bebet, dan bobot ya Nduk?"

Padahal aku juga belum jelas apa ketiga makna kata itu.

Tapi sekarang, aku agak ngerti. Bukan bermaksud membeda-bedakan kaum, hanya saja untuk menghindari ketimpangan sosial maka alangkah baiknya kalau calon tidak terlalu timpang.

Agama hanya pakaian, suku merupakan pelangi, kekayaan hanya penutup, sarjana atau bukan hanya.. yah... idealis!

Tapi masyarakat tidak butuh itu!

Manusia dilahirkan dengan visi dan misi masing-masing. Tentu penulis juga sadar kita berkedudukan sama di hadapanNya. Tapi penulis hidup di Indonesia, dengan bermacam-macam kultur dan budaya. Agama tidak bisa dicampur-adukkan. Karena jelas, visinya sudah berbeda!

Kesadaran buat melepaskan kebahagiaan jauh lebih mulia daripada mencintai itu sendiri. Kesadaran dan kesabaran hanya dimiliki oleh jiwa yang telah dewasa.

Biar orang bilang, perbedaan itu indah! Ternyata tidak selamanya berbeda itu indah!

Setelah Hari Ibu

Memperingati Hari Ibu tanggal 22 Desember, seluruh facebookers mengucapkan selamat hari Ibu.. Aku tidak mau mengucapkan pada Ibu, karena aku sendiri malu pada diriku dan Ibu, baru sedikit langkah aku bisa membahagiakan Ibu..
Ibu adalah semuanya bagiku.
Beliau rela memangkuku saat itu meski usia kandungannya sudah besar.
Anak kecil yang masih peka semua indranya (termasuk indra ke-6) tahu bahwa adiknya akan segera lahir, dan menyadari keadaan yang akan membuatnya terancam, ibunya akan direbut paksa darinya. He he lebay banget sech..
Cita-cita terluhur sampai saat ini yang belum terwujud adalah menjadi seorang Ibu, istri dari mereka yang menyayangiku.
Memasak, berdandan yang cantik, membacakan buku cerita di kala sore, mendengarkan cerita anak-anak.. Hummm semoga aku bisa menjadi ibu yang baik, seperti ibuku.
Setiap hari memandangi dapur bersama beliau, melihat caranya mengayuhkan penggorengan, memotong-motong sayuran, membalikkan ikan dengan mudah saat menggoreng.. Hu.. sayang sekarang aku sudah menjadi wanita karir dan hanya menemani beliau saat sedang liburan saja
Ibu juga Guru bagiku, guru Yogaku.. He.. aku juga mau badanku seperti tubuh beliau. Tidak kaku.
Sebagai perancang fashion dan pemandu busana.
Sebagai teman curhat.
Walaupun ada kalanya Ibu marah-marah tanpa sebab, tapi aku tahu ada kebaikan di dalamnya. Teman-teman tidak mau seperti ini kan?
He he.. Maka kita harus patuh pada beliau, selagi kita masih bisa menjaga beliau.
Mam...

Selamat hari Ibu buat semua wanita! We love you, Mom..

Cara Memberi Password di WinZip / WinRar

Semua orang mempunyai rahasia. Bahkan rahasia dalam bentuk file, bisa excell (hitung-hitungan keuangan pribadi), atau diary dalam bentuk MS.Word yang dapat kita beri pasword. Setelah MS.Wordnya diberi password, masih kita ekstrak lagi dalam bentuk WinRar/WinZip. Fungsinya sih sama ya, dan lagi banyak referensi mengatakan dua format tersebut dijamin aman dari virus, dibanding file dalam bentuk MS.Office.

Kemarin ini, untuk mencegah hal-hal yang bersifat rahasia sampai terbongkar, saya beri password lagi. Ibarat rumah dikunci pintunya, nah sekarang mari kita kunci pintu gerbangnya juga.