Sebuah kota biasanya memiliki beberapa keistimewaan yang membuatnya selalu terkesan spesial di mata seseorang. Bila Kla Project dengan Katon Bagaskara sebagai vokalisnya kala itu menulis dalam lirik lagunya:
Pulang ke kotamu
Ada setangkup haru dalam rindu
Masih seperti dulu
Tiap sudut menyapaku bersahabat,
penuh selaksa makna
Terhanyut aku akan nostalgi
Saat kita sering luangkan waktu
Nikmati bersama
Suasana Jogja
Di persimpangan langkahku terhenti
Ramai kaki lima
Menjajakan sajian khas berselera
Orang duduk bersila
Musisi jalanan mulai beraksi
Seiring laraku kehilanganmu
Merintih sendiri
Ditelan deru kotamu...
Walau kini kau telah tiada tak kembali
Namun kotamu hadirkan senyummu abadi
Ijinkanlah aku untuk selalu pulang lagi
Bila hati mulai sepi tanpa terobati
Maka buatku Yogyakarta juga spesial tetapi ada satu kota lagi yang selalu istimewa dan membuat kami terkesan seperti butiran-butiran pasir yang terkena gaya tarik medan magnetiknya. Solo atau lebih terkenal dengan Surakarta telah menghasilkan banyak memori indah bagi saya dan keluarga. Berkat Surakarta lah saya juga berhasil memenangkan lomba blog untuk pertama kalinya, karena Surakarta lah kami akhirnya dikaruniai keturunan.













