Mari Nge-BLOG..

Beginilah kerjaan orang kalo lagi kurang kereatifitas, Hehe Sembari menunggu pekerjaan, iseng-iseng berhadiah kemarin aku mencoba search namaku sendiri di google gambar. Ternyata ada! Haha, tapi tentu saja kalo anda search hanya dengan nama rani maka akan keluar gambar mbak Rani Mukherjee. Tapi weits.. aku bukan mbak Rani yang cantik dari India, aku hanya seorang Ran, lahir dan besar di Indonesia juga, maka dari situ, saya bangga memakai bahasa Indonesia di blog saya. Walau sedikit gado-gado. Hehe.. padunya..! emang susah memakai ejaan yang baik dan benar.

But, kembali ke topik! Sampai di mana kita tadi? Oh iya, dari google tadi aku sadar, tentu saja gambarku akan muncul karena aku memang pengguna blogger. Bagaimana dengan Anda?

Kemudian untuk mengobati penasaranku, aku coba search nama temanku yang lain ternyata muncul juga. Untunglah nama sahabatku jarang dipakai orang jadi kemungkinan muncul orang dengan nama sama akan keluar lebih sedikit. Tapi sahabatku bukan pengguna blogger, akan tetapi pic-nya muncul dengan alamat web berasal dari facebook. kenapa ini?

Kalau boleh ikut menyimpulkan, google akan mengidentifikasi Anda berdasarkan SEO (Search Enginge Optimization) dari karakteristik unik yang anda punyai, terlebih mudah mencari jika Anda juga seorang blogger. Mau memakai fasilitas blogspot, wordpress atau blog lainnya.

Tentu saja ada resiko picture Anda akan mudah dicopy paste orang untuk membuat akun palsu atau mungkin saja disalahgunakan. Kalau temanku yang narsis biar tetap exist pasti cuma bergumam, "Wajar lah, jadi orang cantik or orang ganteng pasti banyak resikonya!" He hehe, bagus juga sifat optimiznya.

Mau ikut exist? Mari kita mulai dari menulis dan membuat blog..
Kudus, 28 Agustus 2010

Tak Terlupakan; Sixth Sense

Sixth Sense (1999)

Written and Directed by M. Night Shyamalan
Produced by Frank Marshall, Kathleen Kennedy, Barry Mendel
Cast: Bruce Willis, Haley Joel Osment, Toni Collette, Olivia Williams, Donnie Wahlberg, Trevor Morgan, Mischa Barton


Satu film dari Bruce Willis yang masih terkenang, Sixth Sense yang bercerita tentang seorang psikiater bernama Dr. Malcolm Crowe yang diperankan oleh Bruce Willis berusaha untuk menyembuhkan seorang anak bernama Cole Sear yang pendiam, pemalu dan sering dianggap "freak" oleh teman-temannya bahkan oleh Ibunya sendiri. Cole berkembang seperti itu karena Cole memiliki kemampuan indera keenam yang hanya diceritakan kepada Dr. Crowe, yang dalam rintihannya "I see dead people".


Terjadi keterkaitan antara Dr. Crowe dan Cole sehingga mereka saling membantu. Cole menginginkan Dr. Crowe membantunya untuk tidak dapat melihat makhluk-makhluk itu lagi sementara Dr. Crowe menginginkan agar Cole berusaha mendengarkan apa yang diinginkan dari makhluk gaib tersebut dan dengan bantuan Dr. Crowe maka Cole bersedia membantu keinginan orang mati yang mendatanginya.

Cole menjadi lebih pemberani dan akhirnya diterima oleh teman-temannya. Sebagai kewajiban terakhir, Cole memberitahukan Dr. Crowe mengatasi masalah keluarganya dan juga secara halus berusaha menyadarkan Dr. Crowe bahwa Dr. Crowe sebetulnya juga adalah dead people. Dr. Crowe teringat kembali saat ia ditembak oleh Vincent Grey, salah satu pasiennya yang dulu saat Vincent masih berusia sama dengan Cole tapi tak berhasil disembuhkan dan memiliki gejala ketakutan hampir menyerupai Cole.

Garapan apik M Night Shyamalan  begitu jelas dalam skenario yang ditulisnya sendiri ditambah sinematografi yang terlihat begitu hidup, musiknya yang nyaris sempurna memperkuat kesan horor dalam cerita ditambah peran trio tokoh utama yang cerdas.

Sebagai horor, Sixth Sense memenuhi khittah-nya. Namun ia pun tak melupakan kodratnya untuk menyajikan tontonan yang baik dan juga logis. Shyamalan menuntun kita, memenuhi rasa ingin tahu kita akan kemunculan hantu – hantu itu ternyata memiliki tujuan tertentu dan dalam kasus ini, meminta pertolongan mereka yang masih hidup. Unsur drama juga begitu kental dalam cerita itu, saat Cole akhirnya mampu menceritakan semua masalahnya kepada Ibunya sendiri, sungguh mengharukan . Dan di akhir cerita pun berakhir dengan.. so awesome! mungkin tak akan disangka – sangka oleh sebagian besar penonton.
Kudus, 26 Agustus 2010