Sekitar 4 tahun yang lalu saat masih menjadi pengantin baru *uhuk saya dan mas suami masih suka bertravelling berdua naik motor atau terkadang sengaja naik transportasi umum kalau ke luar kota. Masih ingat betul di dalam ingatan waktu diajak jalan-jalan mas suami ke Pantai Kartini Jepara, saat melewati tulisan panjang bertuliskan PANTAI KARTINI saat siang terik melanda, tiba-tiba jari kakiku nyeri sekali tidak bisa digerakkan sama sekali. Mas suami yang sudah berjalan beberapa langkah di depan tiba-tiba ikut berhenti karena melihat istrinya berhenti di belakang. Perlu waktu beberapa menit untuk kembali normal dan untuk dapat digerakkan kembali. Bukan sekali itu saja sebetulnya jari telunjuk kakiku itu tiba-tiba diam kaku dan nyeri menyerang. Biasanya jika sedang dalam posisi duduk dan tiba-tiba jari-jari kaki saya ada yang kaku, saya akan memijatnya pelan-pelan untuk melancarkan darahnya kembali. Saat itu usiaku masih 26 tahun, rasanya aneh jika saya beresiko terkena penyakit asam urat seperti perkiraan mas suami (semoga saja tidak). Asam urat sering diidentikan dengan nyeri kaki yang menyerang tiba-tiba, selain penyebab lain kaki sering pegal-pegal dan tiba-tiba menjadi bengkak tetapi kaki saya masih langsing *uhuk dan alhamdulillah tidak ada bengkak sama sekali pada kedua pergelangan kaki saya ataupun pada betis.







