Featured Slider

Seni Malas Menanggapi Obrolan Julid Tetangga

Halo Sahabat Ran! Assalamu Alaikum ❤ 

        Sini yuk, kita merapat dulu. Ambil teh anget sama camilan favoritmu, karena kali ini aku mau ajak kamu obrolin satu kejadian renyah pas hari H masak-masak besar kemarin dalam rangka mengirim haulnya alm ibu mertua. 

        Namanya juga acara kumpul-kumpul kampung, pasti panggung utamanya ada di dapur umum alias tempat rewang. Nah, di tengah riuhnya kepulan asap dan aroma bumbu, mendadak aku dapat "pencerahan" psikologis yang sarat makna dari obrolan antar-tetangga. *cieeh.. Hubungannya erat banget sama realita sosial kita sehari-hari!

seni-malas-menanggapi-obrolan-julid.


5 Oleh-Oleh Jogja Selain Bakpia yang Wajib Diborong!

Selain Bakpia, Ini Lho Oleh-Oleh Khas Yogyakarta yang Wajib Kamu Borong!

Assalamu Alaikum Sahabat Ran

        Halo, Bestie! Kalau mendengar kata "Yogyakarta", pasti yang langsung terbersit di pikiran kamu itu    Malioboro, Gudeg, dan tentu saja... Bakpia. Benar, kan? Ya nggak salah, sih. Bakpia memang sudah jadi "kewajiban nasional" kalau kita pulang dari Kota Pelajar ini. Sampai-sampai, isi bagasi atau gantungan di motor stands-nya pasti kardus bakpia kotak-kotak.

5-oleh-oleh-jogja-selain-bakpia


Seni Merayakan Proses Belajar Anak Tanpa Membandingkan

Assalamu Alaikum Sahabat Ran ❤

        Suasana sore itu mendadak hening ketika Ibu Ketua PKK di RT kami memberikan wejangan di sela-sela arisan bulanan. Dengan senyum hangat namun tatapan yang bersungguh-sungguh, beliau mengingatkan sebuah siklus tahunan yang sebentar lagi akan dihadapi oleh seluruh orang tua yaitu musim penerimaan rapor.

        "Anak-anak sebentar lagi menerima rapor, jangan dibanding-bandingkan dengan anak lain," ujar beliau, sembari dengan jenaka memperagakan gestur tubuh orang tua yang sedang mengomeli anaknya, "Oh, kowe kok gak iso podho kae bijine (Oh, kamu kok tidak bisa sama seperti dia nilainya)?" Kalimat sederhana berbahasa Jawa itu disambut tawa kecil oleh para ibu yang hadir. Namun, di balik tawa tersebut, ada kebenaran menohok yang tertanam di kepalaku. Ibu Ketua PKK mengingatkan sebuah hakikat yang sering kali kabur oleh ego dewasa di mana setiap anak, apalagi darah daging kita sendiri, terlahir istimewa dengan ritme dan potensinya masing-masing. Rapor hanyalah selembar kertas berisi angka, ia bukan timbangan untuk mengukur harga diri seorang anak, apalagi menjadi bahan pacuan untuk balapan antar-orang tua.

Seni Merayakan Proses Belajar Anak Tanpa Membandingkan


Drama Kisi-Kisi dan Mental Health, Ibu Lelah Sekali

    Dunia pendidikan anak-anak kita hari ini ternyata tidak hanya sebatas membaca buku, menghafal rumus, atau mengerjakan pekerjaan rumah. Di balik dinding-dinding kelas yang terlihat damai, ada dinamika sosial yang kerap kali menguras emosi—tidak hanya bagi anak-anak, tetapi juga bagi kita, para ibu yang berdiri di belakang mereka. Hari ini, hatiku rasanya benar-benar lelah. Tubuh dan pikiran seperti enggan berkompromi, ditambah lagi dengan siklus bulanan (PMS) yang membuat fluktuasi emosi terasa dua kali lipat lebih hebat. Rasanya ingin marah, ingin mengamuk menyuarakan ketidakadilan, tetapi di saat yang sama, energiku rasanya sudah habis dan mental ini ikut drop.

Cara Mengubah Omelan Jadi Karya🎨 Langkah Cerdas Mama Menggandeng Anak Gen Alpha untuk Bangkit di Era Digital

Di suatu siang yang terik, aku menahan dongkol melihat anakku asyik rebahan sambil menatap gawai tanpa berkedip. Sambil mencuci piring, aku mengomel karena anak zaman sekarang susah banget lepas dari benda pipih itu. Sementara si anak cuma mematikan layarnya sekilas dengan wajah manyun, merasa kebebasannya diganggu.

Pasti sering terjadi kan? ðŸ¤­

❤❤❤

cara-mengubah-omelan-jadi-karya-di-era-digital


Cara Anak Berani Berpendapat Kayak Na Willa

Menghadapi anak zaman sekarang memang tantangan tersendiri ya, Mah. Apalagi anak Gen Alpha yang tumbuh dengan akses informasi tak terbatas, mereka cenderung sangat kritis dan berani mempertanyakan banyak hal. Tak jarang, kita sebagai orang tua merasa kewalahan atau bahkan tersinggung saat mereka mulai mendebat aturan di rumah. Rasanya ada kekhawatiran, apakah si Kecil sedang belajar kritis atau justru menjadi kurang ajar? Padahal, fenomena anak Gen Alpha memang cenderung vokal, tapi pertanyaannya, bagaimana cara kita menyikapinya agar tetap edukatif tanpa mematikan karakter mereka? Yuk, kita belajar dari kesederhanaan pola asuh dalam kisah Na Willa yang hangat dan penuh makna.

❤❤❤
cara-anak-berani-berpendapat-tiru-na-willa


Tips ke Dusun Semilir ala Emak-Emak Expert

Assalamu Alaikum Sahabat Ran ❤

Siapa yang menyangka kalau ternyata kami sudah menapakkan kaki di Dusun Semilir sampai empat kali? Jujur saja, saat duduk santai dan mulai menulis Catatan Perjalanan ini, aku baru tersadar kalau frekuensi kunjunganku ke sana sudah melampaui batas kewajaran sebuah tempat wisata biasa. Entah ini karena aku yang sedang "khilaf" saking bingungnya mau ke mana lagi di sekitar Semarang, atau memang Dusun Semilir punya magnet sekuat itu yang membuatku balik, balik, dan balik lagi.

Kalau kamu orang Semarang atau sekitarnya, pasti paham rasanya mencari tempat yang pas buat mengajak anak-anak jalan-jalan tanpa harus ribet. Dusun Semilir ini seolah menjadi jawaban atas doa emak-emak yang ingin tempat paket lengkap. Seiring berjalannya waktu, aku melihat sendiri bagaimana perubahan Dusun Semilir itu terasa nyata banget. Bukan sekadar perubahan cat atau dekorasi musiman ya, tapi pembangunan yang makin memanjakan pengunjung keluarga.

❤❤❤

https://www.ranirtyas.com/2026/05/tips-ke-dusun-semilir-ala-emak-emak.html


Ampuh! Tips Usir Kutu dan Telur Kutu pada Rambut Anak

Assalamu alaikum Sahabat Ran! Apa kabarnya hari ini? Semoga kamu dan keluarga selalu dalam keadaan sehat dan rambutnya aman-aman saja ya, hehe.

Kali ini aku ingin berbagi sebuah cerita yang mungkin bagi sebagian orang terdengar "geli" atau bahkan dianggap tabu, tapi jujur saja, ini adalah realita yang bisa dialami oleh siapa saja yang memiliki anak usia sekolah. Ya, kita akan bicara soal drama kutu rambut! Sebagai seorang ibu bekerja yang setiap hari berjibaku dengan waktu, aku merasa pengalaman ini penting banget untuk diceritakan. Siapa tahu, ada di antara kamu yang sedang berjuang melawan "pasukan kecil" ini di kepala si buah hati.

❤❤❤

Si Kecil Berbaju Adat Pas Kartinian, Yay atau Nay?

Hari Kartini kok memakai baju adat? Selain perayaan 17an, memang hari Kartini biasanya identik dengan memakai baju adat Nusantara. Kalau kamu, yay or nay?

❤❤❤
https://www.ranirtyas.com/2026/04/si-kecil-berbaju-adat-pas-kartinian-yay-or-nay.html


Jelajah Sejarah dan Sisi Pilu di Museum Pendem Ambarawa

Halo semuanya! Balik lagi di ranirtyas.com. Kali ini aku mau berbagi cerita perjalanan singkat namun berkesan di sela-sela waktu liburan kemarin. Setelah puas "cuci mata" dengan hamparan bunga warna-warni dan vibes ala Eropa di Taman Celosia, aku memutuskan untuk memutar kemudi menuju sebuah tempat yang suasananya kontras banget.


Dari yang tadinya ceria dan penuh warna, aku bergeser ke tempat yang menyimpan banyak cerita bisu, sejarah yang dalam, dan arsitektur megah yang sedikit... berlumut. Ya, apalagi kalau bukan Benteng Fort Willem I, atau yang lebih populer dikenal dengan sebutan Museum Pendem Ambarawa.

Yuk, simak ceritaku menjelajahi sisi lain Ambarawa ini!