Pelari Kencang di Atas Pit


Kata orang, kucing itu mempunyai sembilan nyawa (padahal ya cuma satu), mungkin itu karena kucing memiliki tingkat keseimbangan tubuh yang tinggi jadi dia mampu mengendalikan tubuhnya saat jatuh dari ketinggian.

Tapi, coba tengok dalam masyarakat, muda-mudi kita, para ABG kita, mereka hebat dan berani. Dengan
pit motornya, merekalah yang menguasai jalanan. Jalanan apapun dan tikungan macam apapun bisa mereka hadapi. Seperti memiliki sembilan nyawa kayak kucing.

Yang benar saja! Berani boleh berani, tapi tetap ingat jangan membahayakan pengguna jalan yang lain tho ya.

Edit juga GMT-nya

Bermaksud membuat postingan sesuai schedule yang berarti kita tidak perlu lagi meluangkan waktu saat akan berlibur panjang demi menulis blog ternyata aku sendiri malah lupa mengatur settingan waktu GMT-nya, he he he

GMT (Greenwich Mean Time), formatnya 24 jam yang sama dengan format waktu Universal Time Coordinated (UTC) yang stasiun pengendalinya ada di Perancis. Pada titik temu garis lintang dan garis bujur pada 0 derajat, melewati kota Greenwich (Inggris). Sedangkan Indonesia bagian barat atau Waktu Indonesia Barat (WIB) menunjukkan waktu berjalan lebih lambat 7 jam sehingga

In Jakarta, Indonesia or (Indonesia Sumatra, Java, West & Central Kalimantan)
Local time = GMT + 7:00 (Standard Time)

Sumber : http://wwp.greenwichmeantime.com/

Untuk buat schedule posting tinggal edit sana - edit sini,

Hem.. kita coba lihat yuk, langkah-langkah di bawah ini
  1. Posting biasa, dengan masuk langkah seperti akan membuat new post
  2. Tulis apa yang akan kita tulis,
  3. Nah.. bagian pentingnya jika kan dibuat postingan itu keluar sesuai jadwal yang kita rencanakan, bagian post options di bawah diganti sesuai kebutuhan kita, mulai dari Post date and time, misal 10/05/25, 10:04 artinya 25 Mei 2010 pukul 10:04.

Kalau untuk setting waktu blogspot kamu, masuk ke dashboard >> setting >> formatting >> time zone : GMT + 07:00 Jakarta (Untuk yang di wilayah Indonesia bagian Barat, tinggal sesuaikan aja sesuai posisi kamu saat ini).

Sudah terpasang benar jawdal pemasangannya?

Jangan lupa pula settingan di blogger kamu.. Okey, have fun..
Kudus, 25 Mei 2010

Asah Pedangmu...!

Kata orang tua, ibarat "Mulutmu harimaumu atau lidah tak bertulang" , yang kurang lebih sama dengan tajamnya lidahmu melebihi tajamnya pedang.

Memang sudah terbukti dan oleh karenanya kita harus berhati-hati dalam berkata-kata jangan sampai menyinggung atau menyakiti hati seseorang karena luka di badan akan cepat sembuhnya , tapi jika luka karena ucapan seumur hidup tak akan terlupakan.

Akan tetapi sebagai manusia yang dilahirkan untuk hidup bersosial, kita harus saling memaafkan sebagai kunci untuk dapat hidup bermasyarakat yang rukun, makmur, adil dan sentosa.

Jika diperbolehkan, meskipun lidah boleh tak bertulang, mulut boleh tajam tapi ijinkan saya berucap doa,

“Ya Allah, jika mulut ini memang tajam, ijinkan kami menajamkan pedang kami ini dengan ucapan dzikir agar kami selalu memuja kebesaranMu setiap saat - setiap waktu dan jika lidah ini lunak dan tak bertulang maka lunakanlah lidah dan hati kami agar kami selalu dekat denganMu”.

Amin.

Kudus, 19 Mei 2010

Rimpang Penghangat Tubuh

Seharian bekerja tentu akan membuat lelah semua orang. Mau dirasakan di bagian kaki, punggung atau bahkan lengan tangan.

Minuman bersuplemen memang akan membantu melancarkan lagi peredaran darah kita, tapi ketika tanggal tua? He he he tapi bagi Wen itu bukan lagi menjadi masalah karena dengan sedikit bongkar-bongkar di belakang rumah ada salah satu akar dari keluarga rhizoma atau yang hangat di ingatan kita "jahe".


Bersihkan sedikit jahe dari kulitnya, parut jahe tersebut dan balut dengan kain tipis agar airnya bisa menembus kain tersebut. Ikat bagian atas kain tersebut hingga jahenya terbungkus oleh kain. Diusapkan kain tersebut oleh Wen ke bagian tubuhnya terutama di bagian yang pegal agar peredaran darahnya kembali lancar seperti semula.

Mula-mula tidak akan terasa karena memang penat yang dirasakan Wen sangat luar biasa. Tapi setelah anggota tubuhnya berkeringat, maka keringat tadi akan membuat sisa jahe yang menempel di tubuh akan terasa kembali hangat. Hingga keesokan harinya Wen segar kembali.

Untuk 2 Mei, Indonesiaku

Kalau saja aku tidak lewat alun-alun hari ini, mungkin aku juga bakalan lupa dengan hari ini. 2 Mei sebagai hari Pendidikan Nasional.

Hari yang telah membesarkan kita hingga mampu berdiri sendiri di atas kaki kita.

Mungkin beberapa di antara kita dengan bangga akan pangkat, harta dan kedudukan kita sekarang. Tapi bagaimanapun kita mampu menjadi seperti ini karena pendidikan yang pernah kita ayomi dengan didikan dari guru-guru serta para dosen yang dengan sabar menuntun kita step by step.

Juga kepada beliau Ki Hajar Dewantara dengan semboyannya, "Ing ngarso sung tuladha, ing madya mbangun karsa, tut wuri handayani". (kayak pidato aja!)
Memang Beliau lahir pada 2 Mei 1899 sehingga pada tanggal 2 Mei lah kita memperingati hari Pendidikan Nasional.

Hem.. bagaimana dengan mutu pendidikan di tanah air kita?

Pendidikan diharapkan nantinya mampu menjadi bekal kita agar mampu bersaing di dunia kerja, menghasilkan sesuatu, agar kita semua yang dalam usia produktif mampu bertahan untuk diri kita sendiri. Syukur seandainya kita mampu berbuat sesuatu untuk negara kita.

Setahuku,

Jumlah Tenaga Kerja = Penduduk usia 15 + Penduduk usia 16 + Penduduk usia 17 + …dst

% Tenaga Kerja = Jumlah Penduduk usia 15 tahun atau lebih x100
Jumlah penduduk

Setiap tahunnya, kira-kira sudah berapa juta siswa dan mahasiswa diluluskan tapi berapa persen yang bisa terserap di dunia kerja.

Indonesia yang kini menduduki peringkat ke-4 di dunia sebagai negara dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi, harusnya juga seimbang antara tingkat kelahiran (yang nantinya juga akan membutuhkan pendidikan) dan tingkat kemakmurannya.

Semoga dengan kenaikan tingkat standar kelulusan yang semakin ditakuti oleh para pelajar kita, juga akan meningkatkan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) di negara kita. Semakin berjaya Indonesiaku, Amin.

Celebrate our May Day..!

Suatu industri tidak mungkin bisa berjalan tanpa bantuan para pekerja yang membantu proses berjalannya suatu produksi.

Hari ini tepat 1 Mei, hari buruh sedunia. Hari bersejarah bagi kita, buruh dan budak nafsu dunia! (Halah hiperbola!). Banyak yang menyuarakan suaranya turun ke jalan-jalan. Menganspirasikan suara kita agar didengarkan oleh mereka yang mampu melindungi kita karena memang hal tersebut juga sudah tercantum dalam UUD 1945, pasal 28 E ayat 3,
"Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat"

Mungkin saya akan banyak mendengar, "Gajinya tidak sesuai, jam kerjanya yang terlalu banyak, tidak jelas jenjang karirnya, tidak adanya jaminan kesehatan, tidak adanya uang jaminan Hari Tua, atau masih diberlakukannya sistem outsourcing" atau masih banyak keluhan lainnya tapi bukankah lebih baik, jika kemampuan kita digunakan untuk menghasilkan sesuatu yang lebih berkarya? Tidak ada yang menyalahkan demo, toch mungkin dengan cara seperti ini suara kita akan didengar.


Tetapi bukankah akan lebih baik lagi, jika demo itu diimbangi dengan keefektifan cara kerja kita yang meningkat? Bekerja dengan penuh keseriusan dan lain sebagainya.

Jadi mari kita isi hari buruh sedunia ini dengan penuh semangat! Semoga mereka akan mau mendengarkan jeritan hati kita, para buruh!