Mengapa Banyak Orang Mengikuti Blog Gaya Hidup Tapi Malas Baca Blog Keuangan?

Pelajaran Ekonomi termasuk salah satu pelajaran yang akan diujikan dalam hidup terus menerus sampai akhir hayat. Apalagi, jika ada ada hubungannya dengan keuangan! Tetapi kenapa ya, rata-rata orang malas membaca blog keuangan?

cara-agar-blog-keuangan-sama-menariknya-dengan-blog-gaya-hidup



Pensiun dari Karyawan Swasta, Inilah Cara-Cara Produktif untuk Tetap Cuan

Pernahkah kamu membayangkan, setelah pensiun nanti, kamu akan melakukan apa? Bermalas-malasan, atau justru memulai babak baru yang lebih produktif? Bagi noona, pilihan kedua adalah satu-satunya jawaban.

8 Wisata Alam Tangerang yang Wajib Dicoba Bersama Keluarga

Dekat dari bandara, membuat Tangerang banyak diminati sebagai tempat tinggal, pun di sana juga terdapat beragam obyek wisata. Seperti apa saja wisata alam Tangerang? Baca terus ya Sahabat Ran.

Itinerary Singkat Menjelajahi TMII

Ikut rombongan piknik berjamaah tapi ingin main secara puas ke TMII? Oh bisa banget! Bagaimana ya caranya bisa puas main di TMII - Taman Mini Indonesia Indah meskipun waktunya sedikit? Pertanyaan ini seringkali muncul, bahkan bagi seorang travel blogger Medan yang terbiasa menjelajah. Kita akan bahas tuntas di Rani R Tyas's Journal.

Jangan Takut Matematika! Intip Cara Seru Mengerjakan Soal Bus dan Penumpang

Matematika merupakan pelajaran yang sebenarnya banyak terjadi di kehidupan sehari-hari. Contoh sederhana saja, kita menghitung keliling lapangan olahraga pun menggunakan matematika. Ada sebuah soal dari kelas 5 yang menurutku seru nih untuk dibahas! Seperti apa itu? Simak terus ya.

Jadi Mama Galak Itu Tidak Apa-Apa, Kok! Ini 5 Alasan Kenapa Ketegasan Justru Penting

Mama, Jadi Galak Itu Tidak Apa-Apa, Kok!


Assalamu Alaikum Sahabat Ran ❤

Kita semua pasti pernah merasakannya. Tanpa alasan yang jelas oleh anak-anak, kita merasa bahwa kita menjadi monster bagi anak-anak kita. Padahal terkadang, hal-hal tersebut sebenarnya sepele, seperti saat kita mematikan internet agar mereka meletakkan gawai dan mau belajar, atau saat kita mengamuk karena mainan yang berserakan di atas tempat tidur. Setelah itu, rasa bersalah datang menghantui. Kita bertanya-tanya, “Apakah aku terlalu keras? Apakah anakku akan membenciku karena ini?”

Tenang, Mama. Hentikan rasa bersalah itu. Penting untuk kita sadari bahwa ada perbedaan besar antara menjadi ibu galak dengan menjadi ibu tegas. Sering kali, keduanya disamakan, padahal tujuannya jauh berbeda.