:::ANAK KESAYANGAN:::


Sepulang sekolah aku langsung bergegas menuju ke rumah berlatar kuning dengan sepeda kesayanganku. Aku segera masuk ke dapur karena kehausan.

Bunyi sms berdering dari balik tas,

“Nak, nanti jangan lupa berangkat les ya. Biar kamu tambah pintar ya Nak.”

Seketika itu juga aku langsung menyetel jam alarm di hp, takut terlambat berangkat les dan mengecewakan wanita kesayangan dalam hidupku.

Aku bahkan lupa bahwa tadi Ibu tidak membawakan bekal makan siang untukku.

Seperti biasa, aku langsung melirik ke atas meja makan.

Alhamdulillah, ada makan siang untukku hari ini.

Belum selesai makananku aku makan, bunyi sms berdering lagi.

“Nak, nanti Ibu pulang agak larut lagi, kamu jangan lupa berangkat les lho ya.”

“Iya Ibu, nanti malam biar aku minta makan di sini lagi dan tidur sama mbah seperti biasa.” Balasku kepadaku orang yang paling aku sayangi.



136 kata, #flashfiction #odop

Alasan Mengapa Jepang Cocok Jadi Tempat Wisata Selanjutnya

sumber:outoftownblog.com

Banyak alasan yang sering kali menjadi penghalang seseorang untuk menginjakkan kakinya ke luar negeri. Alasan tersebut bisa karena masalah finansial, bahasa, kultur, bahkan rasa takut atau merasa persiapan yang kurang matang. Padahal ada sebuah kata bijak yang menyebutkan, jika sekali liburan ke luar negeri, maka selanjutnya akan merasa ketagihan.

Banyak negara yang bisa dijadikan tempat liburan tanpa harus khawatir, salah satunya adalah Jepang. Mengapa harus Jepang? Selain karena tempat wisata di Jepang sangat menarik, ada alasan-alasan lainnya. Cek saja di bawah ini :

1. Jepang Merupakan Negara Yang Aman


Jika kamu merasa keamanan menjadi faktor penghalang untuk liburan, maka Jepang sudah pasti akan membuatmu aman. Karena disini banyak penjaga keamanan yang siap menjaga tempat wisata di Jepang dan bahkan hampir disetiap sudut dipasang CCTV demi keamanan semuanya.


2. Keramahan Penduduknya


sumber:via.com


Meski tak semua fasih berbahasa Inggris, tapi masyarakat Jepang pun terkenal ramah dan mudah memberi bantuan, asalkan kamu tahu bagaimana menjaga perilakumu di sana. Karena kultur di sana berbeda dengan di Indonesia, lebih baik kamu cari tahu dulu dan belajar mengenai beberapa kebiasaan disana, ya.


3. Meski Ramai, Nyatanya Jepang Cocok Untuk Kamu Yang Sedang Ingin Mencari Kedamaian.


Setiap traveller memiliki alasannya masing-masing untuk pergi kesuatu tempat. Bahkan saat orang random memilih tempat wisata pun, tetap saja ada alasan sebelumnya dibalik liburannya. Entah ingin mencari pengalaman baru, mencari hiburan semata, menguji nyali di tempat yang baru atau yang paling sering adalah ingin mencari kedamaian. 

Jika tujuanmu benar-benar ingin mencari kedamaian, maka Jepang salah satu tempat yang harus kamu kunjungi selain Mekkah atau Vatican di Roma. Meski aktivitas penduduknya yang tinggi, lampu berwarna-warni bergemerlapan, namun banyak yang mengatakan Jepang dapat memberikan kedamaian pada setiap pendatang.

4. Memiliki Sejarah dan Misteri Yang Sangat Panjang


sumber:japancraft.co.uk

Jepang merupakan negara yang memiliki sejarah kekaisaran yang sangat panjang. Bangunan dan keseniannya masih terjaga secara apik oleh masyarakatnya. Banyak bangunan bekas istana yang megah masih terawat dan akhirnya menjadi tempat wisata di Jepang yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Sebut saja Kastil Hirosaki, yang selain dikunjungi karena kemegahannya tetapi juga karena ada tradisi Hanami yang diadakan setiap tahun saat bunga Sakura mulai bermekaran.


5. Daerah Yang Mudah Dijelajahi


Jepang merupakan negara kepulauan, namun setiap pulaunya mudah kita jelajahi karena transportasi yang sudah sangat maju dan tentunya akan memudahkan setiap pelancong untuk pindah dari satu pulau ke pulau lainnya. 


6. Kuliner Yang Unik dan Menarik

sumber:financesonline.com

Meski di Indonesia sudah banyak restoran yang menjual makanan dan masakan Jepang, tapi mencicipi langsung di tempat asalnya akan lebih baik, bukan? Bahkan menurut beberapa riset, masakan Jepang ini merupakan masakan yang paling terkenal di dunia. Dan pastinya kamu tak akan melewatkan kesempatan untuk merasakannya secara langsung kan?

7. Melihat Langsung Perpaduan Kebudayaan Yang Kental Dengan Teknologi Canggih


Kamu pasti sudah tahu kan, jika Jepang merupakan negara yang maju dan teknologinya yang sangat canggih? Bahkan toilet pun dirancang sangat canggih dan memiliki banyak tombol flush tidak seperti yang biasa kita temui di Indonesia atau negara lain. 

Namun meski begitu, tetap saja mereka tak melupakan kebudayaannya yang sangat kental, bahkan ternyata adat yang masih dipegang teguh ini malah membuat negara maju ini semakin terkenal. Masih bayak kok alasan lain mengapa negara ini sangat cocok untuk jadi tempat wisata. Klik saja di sini jika kamu ingin liburan asyik ke Jepang.

Dear Abang Han yang Akan Segera Menjadi Kakak

Dear anakku, Abang Han.

November nanti, 3 tahun yang lalu Ibu yang berkutat dengan induksi yang dijejalkan terus menerus setiap jamnya karena pembukaan terasa sangat lambat dan air ketuban terus menerus mengalir deras, hanya bertujuan agar bayinya cepat membuka jalan lahir.

Andai saja waktu itu Ibu sudah mempelajari segalanya, andai Ibu ilmunya sudah setingkat lebih maju tentu Ibu akan berjuang sampai titik darah penghabisan karena anggapan orang-orang di sekitar kita saat itu melahirkan secara sectio operation adalah ibu yang kurang mau berjuang untuk anaknya, ibu yang tidak kuat menahan sakit.

Andai saja mereka tahu Bang, apa yang ibu rasakan waktu itu. Ibu hanya khawatir air ketuban akan habis sebelum masanya tiba dan bayi Ibu akan mengalami infeksi. Naudzubillah min dzalik. Sayangnya mereka hanya bisa membully Ibu tanpa mau menunggui Ibu saat berada di ranjang pesakitan saat itu.

Seharusnya ranjang itu tidak menjadi ranjang pesakitan, karena melahirkan adalah proses alami yang otomatis akan direspon tubuh wanita penuh cinta untuk anak-anaknya. Tetapi ketakutan Ibu akan dibully mengalihkan segalanya.

 Abang Han saat newborn


Belum selesai saat itu, Ibu yang berada di kamar pemulihan pasca operasi dianggap tidak penting karena mereka hanya ingin melihat bayinya, bukan ibunya. Suamiku bahkan tidak tahu cerita ini sampai kutuliskan di sini. Nyesek? Sudah biasa. Aku sudah terbiasa dibully bahkan sejak sebelum hamil, mungkin memang aku pantas dibully.

Luka pasca operasi yang masih nyeri kalau dibuat berjalan, duduk atau bahkan jongkok, Ibu harus sudah mendengar bujukan lagi agar Bapakmu segera mengajak kita pulang, agar biaya Rumah Sakit tidak membengkak banyak. Bahkan tidak ada yang tahu, bahwa biaya rumah sakit ditanggung oleh Ibu sendiri saat itu. 

Aaah.. Rasanya nanti.. Ingin melahirkan diam-diam saja, tidak perlu dikunjungi saat kami masih berada di rumah sakit bersalin. Aku tidak sakit jadi tidak usah dijenguk dan pasti kami akan berbagi kebahagiaan saat sudah di rumah saja. Sementara di rumah sakit, biarkan kami memulihkan diri dulu, baik secara fisik maupun psikis. Biarkan kami membagi kebahagiaan saat kami sudah siap berbagi, iya kan Abang Han?

Sekarang, Ibu tidak mau jadi korban pembullyan lagi, setidaknya Ibu harus berani maju. Maju untuk keselamatan dan kenyamanan kita Nang.

Ibu ingin berjuang lagi nanti, 2 bulan lagi. Ibu minta doamu Nang. Bukan melalui sectio operation lagi tapi melalui vaginal birth agar kita bisa bersama berada di ruang kelas no 1. Ibu ingin saat dirimu menjenguk adikmu yang baru saja lahir berada di ruang yang nyaman, yang tidak terganggu oleh keluarga pasien lain. Pengalaman saat melahirkanmu, Ibu sama sekali tidak terganggu dengan pasien yang berada di kasur sebelah tapi justru sama keluarganya. Tiba-tiba keluarganya menjadi pedekate dengan kami saat itu, bersikap sangat ramah seakan-akan dia adalah salah satu keluarga kita juga. Tantenya terus mengejar kita sampai ke rumah, karena ternyata dia adalah agen asuransi. Haaah kampret bener ya Nang.

Sebetulnya jika bisa menunda kelahiran untuk adikmu, Ibu ingin menundanya barang 1 atau 2 tahun lagi. Saat dirimu sudah agak dewasa dan siap untuk menerima kelahiran adik, tapi melihatmu yang begitu sayang dengan calon adikmu, sepertinya Ibu tidak perlu was-was lagi karena Ibu yakin Abang Han pasti akan menyayangi adiknya begitu juga dengan adik akan menyayangi abangnya.

Cinta Ibu bulat utuh untuk kalian berdua, tanpa harus terbagi sedikitpun karena kalian berdua adalah semangat Ibu dan bukti bahwa cinta itu buta, bahkan sebelum Ibu bertemu dengan kalian.

Tetap sehat anak-anakku dan tetaplah saling menyayangi sesama kalian.

Salam sayang,
Ibu Rani R Tyas

***

Bulan ini bulan istimewa bagi #bloggerKAH karena bulan ini bertepatan dengan hari anak Nasional yang akan jatuh nanti tanggal 23 Juli, makanya kami sepakat untuk menuliskan curhatan kami untuk anak-anak kami. 

Simak yuk cerita Mbak Arin untuk Mas Amay dan

Bakso Kuah Bihun Tahu So Good


Bakso merupakan makanan favorit seluruh umat di Indonesia. Bahkan ketika para ibu sedang malas memasak, dipastikan ujung-ujungnya mengajak jajan beli bakso. Baik itu menunggu bakso langganan lewat depan rumah, pergi ke kedai bakso bahkan membuat bakso sendiri.

Masakan berbahan dasar bakso sangat beragam jenisnya. Bahkan hampir seluruh masakan bisa dikombinasikan dengan bakso. Keluarga kecil kami sendiri juga sangat menggemari bakso. Ingatan saya pun kembali menerawang Abang Han yang saat itu berusia 6 bulan sudah bisa mengunyah bakso, walau cuma dikunyah-kunyah ke kanan dan ke kiri.

Tetapi beragam bakso olahan yang dijual di pasaran, sepertinya cuma bakso So Good yang terjamin kualitasnya.

Bagaimana tidak, Bakso So Good ini diolah dengan menggunakan teknologi tinggi yang menjamin kualitas dari olahan daging tersebut sendiri. Saya lebih memilih untuk membuat Bakso Kuah Bihun Tahu So Good yang menggunakan bahan dasar daging sapi.

Mencari daging sapi sendiri di Kudus ini sulitnya luar biasa, karena larangan menyembelih sapi di kota kami sudah ada sejak jaman Sunan Kudus, tetapi saya yang sedari lahir sudah mencolot dari Kudus, sudah terbiasa makan daging sapi. Daging sapi terkenal dengan kekhasannya yang lembut dan mudah diolah, tidak alot seperti daging kerbau.

Makanya ketika So Good mengeluarkan varian bakso kuah sapi, wiih rasanya seperti menemukan oase di tengah gurun pasir.

Baksonya benar-benar terasa khas daging sapinya.

Selain itu, lebih sukanya lagi sudah ada bumbu instan di dalamnya, menjadikan bakso kuah So Good lebih mudah dimasak seperti memasak mie instan #eh.

Makanya sebulan yang lalu, ketika Mamahnya Abang Han lagi nggak puasa karena masih edisi muntah-muntah, maka siang itu kami berdua membuat Bakso Kuah Bihun Tahu So Good. Kenapa saya menambahkan bihun? Karena abang Han juga suka sama bihun, agar menjadikan sumber karbohidrat kami berdua (eh bertiga ding sama adik yang di dalam perut) tercukupi.

Bakso Kuah Bihun Tahu So Good


Bahan:


1 Bungkus Bakso Kuah Instan So Good
2 Buah Tahu Putih
1 Buah Wortel
1 Ikat Sawi
Sepotong daun bawang
2 Buah kentang
Bihun secukupnya
2 Siung Bawang Putih
2 Buah Cabe Merah
Garam dan gula secukupnya


Cara Membuat:


  1. Potong wortel, sawi dan kentang sesuai selera.
  2. Cacah bawang putih sampai halus.
  3. Potong cabe merah menjadi potongan kecil-kecil.
  4. Potong bawang daun kecil-kecil dan tipis.
  5. Masukkan potongan bawang daun, cabe merah ke dalam panci berisi air bersama dengan cacahan bawang putih.
  6. Masukkan pula wortel dan kentang.
  7. Tunggu sampai mendidih.
  8. Potong tahu sesuai selera, saya memilih memotong dalam ukuran sedang.
  9. Terakhir masukkan bakso kuah instan So Good beserta potongan tahu dan biarkan hingga matang.
  10. Masukkan bihun sebagai langkah terakhir dan tunggu hingga agak lemas.
  11. Cicipi dan masukkan garam beserta gula sebagai penyedap.
  12. Hidangkan hangat-hangat.


Yes, dan membuat resep ini memasaknya tidak membutuhkan waktu yang lama dan juga waktu yang lumayan untuk kami berdua menghabiskan semangkuk. Tentu saja dihabiskan kami berdua karena bapaknya Han kan sedang puasa 😋.

Selain memasak bakso kuah So Good terkadang saya juga mengintip resep yang ada menggunakan So Good Siap Masak. Selain praktis, produk So Good ini juga mudah dicari di mana-mana. Bahkan untuk varian ayam potong juga menjadi favorit keluarga kami.

Meskipun ala kadarnya, tapi saya masukkan resep ini ke Lomba Kreasi Masak Ramadan & Idul Fitri ala SO GOOD yang diselenggarakan oleh So Good dan Blogger Perempuan. Iya siapa tahu jurinya sedang khilaf dan memilih saya sebagai salah satu pemenang, hahahha.

Kamu semua bisa lho ikutan Lomba Kreasi Masak ini bila kamu memiliki So Good varian ayam potong ataupun So Good Siap Masak.

Tidak tanggung-tanggung, hadiah untuk Kreasi Masak Ramadhan & Idul Fitri ala SO GOOD adalah sebagai berikut:

Juara 1 : Mirrorless Camera Canon EOS M3 
Juara 2 : Pocket Camera Canon SX620
Juara 3 : Smartphone Samsung Galaxy J5 Prime

Silakan baca dan resapi persyaratan lombanya di website Blogger Perempuan dan jangan lupa submit paling lambat tanggal 23 Juli 2017. Yes masih ada waktu 5 hari lagi, kamu nggak mau kan Mirrorless nya nyangkut ke tangan chef ala kadarnya macam saya ini? Hihihi..

Hayuk buruan, submit segera ya.

Anyang-Anyangan di Seputar Kehidupan Wanita


Wanita, terutama yang setelah menikah menjadikan hidupnya harus lebih bersih daripada sebelum menikah. Bagaimana tidak, sekarang ada satu lagi organ kewanitaan yang harus dirawat ditambah rentannya wanita terhadap anyang-anyangan, terutama bagi wanita yang kurang bisa menjaga kebersihan.

Anyang-anyangan merupakan momok serius bagi siapa saja dan bisa menyerang siapa saja.


Siapa saja yang rentan terkena anyang-anyangan?


Faktanya siapapun bisa terkena resiko anyang-anyangan mulai dari orang dewasa, anak-anak, dan ibu hamil.

Iya Ibu hamil termasuk saya juga rentan terkena anyang-anyangan. Kemarin saya bercerita kan sejak usia kandungan 6 bulan saya mengalami sedikit masalah dengan anyang-anyangan. Alhamdulillah sudah kenal dengan Prive Uri-cran  yang mengandung ekstrak buah Cranberry.


Selain itu untuk wanita yang memiliki riwayat penyakit dalam juga rentan terkena resiko anyang-anyangan. Saya masih ingat kemarin saat kami satu RT mengadakan wisata ke Malang, banyak ibu-ibu yang mengenakan diapers khusus orang tua karena khawatir sering BAK tanpa terkontrol.

Salah satu ibu tetangga yang menderita diabetes mengatakan memang dirinya harus sering BAK sejak divonis memiliki penyakit tersebut dan pernah karena situasi yang mendesak, akhirnya ditahan dan menjadi kebiasaan sehingga beliau pernah juga terkena ayang-anyangan. Tetapi sejak mengkonsumsi salah satu produk keluaran Combiphar yang mengandung ekstrak Cranberry, beliau bercerita lagi kini BAKnya sudah normal kembali, meski masih sering BAK. Seringnya BAK disebabkan karena diabetes yang dideritanya, makanya orang-orang dengan resiko penyakit dalam seperti itu rentan terkena anyang-anyangan.


Mengapa dengan buah Cranberry? Apa khasiat yang terkandung di dalamnya?


Buah Cranberry mengandung banyak manfaat untuk mencegah anyang-anyangan. Sebuah penelitian di Amerika telah membuktikan bahwa buah Cranberry kaya akan Proantocyanidin (PAC) yang dapat mencegah penempelan bakteri E-coli pada dinding saluran kemih atau disebutnya tefflon effect.

Saya ingatkan kembali bahwa bakteri E-coli sebenarnya tidak jahat asalkan berada di tempat yang benar, yaitu di usus besar karena bakteri tersebutlah yang membantu proses pencernaan kita tapi akan lain cerita jika sampai masuk ke saluran kemih sehingga menyebabkan ingin membuang air kecil terus menerus disertai nyeri dan tidak lancar.



Mengapa bakteri E-coli bisa masuk ke saluran kemih? Jelas karena kita kurang bisa menjaga kebersihan saat buang air kecil.

Maka tips untuk mencegah Anyang-anyangan adalah sebagai berikut:


1| Menjaga kebersihan toilet baik saat akan menggunakannya maupun air yang digunakan.


Kita tidak pernah bisa memilih di mana kita akan BAK, terutama saat di luar rumah. Bisa jadi entah itu di kantor ataupun toilet umum, kita pasti menggunakannya. Untuk toilet yang kita sendiri cuma numpang BAK, ada baiknya untuk mengelap dudukan toilet tersebut dengan tissue yang kita bawa sendiri dari rumah.

Dan saya sendiri lebih memilih untuk mengambil air yang fresh keluar dari pancuran air, untuk berjaga-jaga dengan kebersihan air yang ada di toilet umum tersebut. Bila terpaksa air dari kran tidak keluar dan harus memakai air seadanya maka tissue kebersihan wanita lah yang jadi penolong. Setidaknya kebersihan tetap terjaga.


2| Memperhatikan arah pembasuhan setelah buang air, yaitu dari arah depan ke belakang.


Membasuh dari arah depan ke belakang sangat penting dilakukan agar bakteri E-coli tidak berpindah dari usus besar ke saluran kandung kemih. Itulah alasan mengapa membasuh harus dari depan bukan dari arah sebaliknya.

3| Cuci tangan dengan sabun.


Terakhir jangan lupa cuci tangan dengan sabun setelah BAK.


4| Jaga kondisi tubuh dan perbanyak minum air putih.


Mens sana in corpore sano, sebelum terkena penyakit dalam (berdoa semoga jangan sampai kena, aamiin) lebih baik kita menjaga kesehatan tubuh. Kita tahu yang terbaik untuk tubuh kita, bukan untuk lidah kita. Air putih juga berperan penting dalam tubuh kita karena memang tubuh kita dipenuhi oleh cairan, jangan sampai tubuh kita mengalami dehidrasi. Memang air putih tidak bisa membantu mencegah anyang-anyangan terjadi lagi, tetapi setidaknya mencegah dehidrasi dan mendorong urine untuk bisa keluar lebih banyak lagi.

5| Konsumsi Prive Uri-cran


Bila sudah ada tanda-tanda terkena resiko anyang-anyangan ada baiknya segera mengkonsumsi 2 gelas (@150 ml) jus Cranbery per hari, selama kurang lebih 10 hari. Saya sih memilih meminum prive uri-cran sachet yang sudah dilarutkan dalam segelas air, praktis dan lebih mudah mencarinya daripada mencari buah Cranberry yang beneran. Hahaha.

Keep healthy ya teman-teman.

Kopdar Indonesian Baby Wearers Kudus ke-3 Tema Jarik

Haloo semuanya.. Para Sahabat Ran tahu tidak hobi saya selain menulis adalah menambah banyak teman baru. Iya saya yang outgoing introvert ini memang hobi menambah teman banyak, sejak mendedikasikan sebagai blogger, saya merasa perlu menambah banyak teman. Bertambah teman banyak berarti menambah ilmu, tapi sorry to say, not for MLM busines.

Pekerjaan sebagai blogger ternyata menjadikan saya sedikit lebih terbuka dan lebih berani bertemu dengan banyak orang, minimal dari dunia maya dahulu, lalu sedikit demi sedikit bergabung di dunia nyata. Meskipun saat bertemu, saya tetap cenderung lebih banyak menjadi orang pendiam seperti saya aslinya.

Pertemanan dengan sesama blogger menjadikan saya bertemu banyak orang hebat, salah satunya Mbak Echa yang suka mereview jenis gendongan dan pernah suatu saat Mbak Echa mensosialisasikan grup facebook Indonesian Baby Wearers. sehingga saya yang pada dasarnya adalah orang yang melikan (kepengenan) akhirnya mencemplungkan diri tanpa tau arah dan tujuan karena saya tahu suatu saat saya butuh ilmu tersebut meskipun bukan pertama kalinya saya berkenalan dengan hal gendongan ini karena Abang Han termasuk yang demen gendongan sampai sekarang, seringnya saya tawarkan untuk gendong belakang atau gendong samping tapi sudah tanpa selendang.