Makin Tua Makin Bijak Pakai Energi di Tengah Pandemi Covid-19



Bismillahirohmanirrahim. Sepagi ini keringatku bercucuran. Panasnya minta ampun, padahal jarum jam masih berada di angka 7. Beberapa tahun silam, perasaan cuaca tidak seekstrim ini.


Bumi semakin lama semakin tua.

Perubahan cuaca secara ekstrim bisa dipengaruhi oleh banyak hal, tetapi utamanya karena perbuatan manusia itu sendiri. Pembangunan industrial besar-besaran, efek dari rumah kaca dll.

Tetapi tiba-tiba, Allah menghentikan semua aktivitas manusia. Semua orang harus melakukan ibadah, pekerjaan dan sekolah di rumah aja. Sehingga bermunculan di kota-kota besar, langit menjadi lebih cerah, jalanan juga menjadi lebih lenggang.

Sayangnya, tanpa kita sadari, kadar CO² yang biasanya bersumber dari sektor industrial berpindah ke sektor rumah tangga. Oleh sebab, kebanyakan aktivitas saat ini dilakukan dari rumah.

Berdasarkan siaran live dari Ruang Publik KBR saya jadi tahu bahwa konsumsi energi kita yang meliputi listrik, gas, air juga daftar belanja naik sebanyak 3% selama masa pandemi Covid-19 ini.

Bagaimana caranya agar kita bisa tetap bijak menggunakan energi di masa-masa pandemi seperti ini?

9 Menu Lebaran tanpa Santan


Assalamu alaikum


Menghitung hari.. Sebelum meninggalkan Ramadan. Huhu 😭 Tapi hati ini tetap rasanya tetap tergoyahkan pengen makan opor  ayam + sambal goreng ati + nasi.


Udah semangat kan, aku kemarin pengen beli bumbu instan opor. Apalagi sekarang bumbu instan Sasa yang opor ini udah plus santan.


Tapiii...


Bapak mertuaku ora iso mangan sg ono santenne.


Sebab kolesterolnya bisa naik!


Aku tanyalah ke suamiku, lebaran nanti gimana dengan bapak? Beliau bilang, bapak minta disediakan tahu tempe saja, tidak usah disogatin opor ayam + sambal goreng ati.


Seketika itu aku ngehank..


Di satu sisi, aku pengen opor ayam seisinya, tapi di sisi lain, mosok tega sih kita makan enak sementara orang tua kita malah cuma makan tahu tempe.


Sekelibat, aku mikir, kira-kira menu apa ya yang ada di lebaran tetapi tanpa perlu menggunakan santan?

Ucapan Idul Fitri di Masa Pandemi Covid-19


Assalamu alaikum warohmatullahi wabarakatuh


InsyaAllah 6 hari lagi kita akan menyambut Hari Raya Idul Fitri. MasyaAllah, tidak terasa ya hampir sebulan kita melakukan ibadah di bulan suci penuh ampunan ini.


InsyaAllah dengan bersihnya hati kita, semoga covid-19 ini juga segera berlalu.


Agar kita bisa kembali melakukan rutinitas. Anak-anak bisa kembali ke sekolah. Pun dengan orang-orang yang mata pencahariannya memang dari jalanan, semoga semua segera berangsur pulih.


Tapiii jauh sebelum itu, sebenarnya aku berharap, semoga lebaran kali ini, kita bisa lebih patuh pada perintah pemerintah sebagai ulil amri kita, perintah Allah untuk menaati peraturan dan perintahNya. Semoga semua masih bisa menahan diri untuk tidak bersilahturahmi langsung. 👮 

Doa Menjelang Akhir Ramadan

Foto oleh Tafseer Danish dari Pexels


Assalamu alaikum warahmatullahi wabakaratuh


Ternyata, hari ini insyaAllah H-7 sebelum Syawal tiba. Entahlah mengapa, rasanya sedih sekali berpisah dengan Ramadan. Meskipun mata tak lagi terpaksa mengantuk di siang hari karena harus pagi buta menyiapkan sahur. Tenggorokan tak lagi kering sehingga khawatir dijadikan tersangka pasien Covid-19, dll.


Akankah kita masih hidup di Ramadan tahun depan?


Apakah kita masih diberikan kenikmatan sehat untuk menjalankan ibadah puasa tahun depan?


Wallahu'alam..

Tips Mengalokasikan THR di Masa Pandemi Covid-19


Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Saat ini, hampir semua perusahaan rokok di Kudus sudah membagikan THR. Semoga perusahaan-perusahaan yang lain juga sudah membagikan THR untuk karyawannya.


Tapiii sepertinya, karena terdampak pandemi Covid-19 ini, tidak semua perusahaan bisa membagikan secara utuh THR nya. Ada yang memberikan setengahnya, ada yang penuh, bahkan ada yang menunda pemberian THR.


"Perlu diingat berapa saja THR yang diterima harus tetap bersyukur. Jika belum mendapatkan THR, tetap semangat karena THR bukanlah akhir dari segalanya," - Rista Zwestika CFP, seorang finansial planner. 

Lebaran Di Mana Tahun Ini?

Gambar oleh moonkee na dari Pixabay

Assalamu alaikum warohmatullahi wabarakatuh


Kemana kita akan Lebaran tahun ini? 


Aku sih memang tidak mudik ke keluarga karena memang aku dan suami sama-sama berasal dari satu kota. Rumah kami hanya terpisah Kecamatan.


Jarak rumah kami sekitar 5 km.


Kami juga tidak sepakat untuk bergantian tahun ini Lebaran di rumah orang tua saya atau di rumah mertua saya. 


5 Hal Seru Untukmu yang Tak Boleh Mudik

Lebaran identik dengan mudik. Uniknya, mudik memang adat istiadat di Indonesia. Semua orang berbondong-bondong untuk pulang ke kampung halamannya, dengan membawa kardus dan berdesak-desakkan entah itu naik bus, kereta api atau transportasi lainnya.


Tapii.. Saat ini kan masih mewabah Covid-19?

Seandainya aku punya kampung halaman yang jauh dari tempat tinggalku sekarang, minimal beda kota. Apakah aku akan nekat mudik?

Jawabannya, tergantung dari tempat tinggalku yang sekarang.


Apakah berada di zona merah?

Apakah aku mudik menggunakan transportasi umum? dan lain sebagainya.


Bila aku berdomisili di Jakarta atau di Jawa Barat, sedangkan kampung halamanku di Kudus, aku akan memilih tidak mudik, sedangkan jika domisiliku di Demak atau Semarang, aku mungkin mudik, meskipun nantinya tetap mengisolasi diri selama 14 hari 😆

Yah mending nggak mudik dong?

Iya.

Kita kan memang tak pernah tahu, apakah kita mudik tidak mengancam kesehatan keluarga di rumah. Apalagi orang tua kita yang pastinya sampun sepuh. Kita kan tidak tahu, virus itu nunut di badan kita pas kita di mana? Entah itu di minimarket tempat kita beli aqua atau perbekalan jajan, atau pas di toilet umum.

Tapiii, seandainya pun tak bisa mudik tahun ini, lebaran bisa tetap asyik kok kalau kita mau melakukan 5 hal seru yang bisa dilakukan selama #diamdirumah

Hal-Hal yang Dirindukan Saat Lebaran Tiba


Assalamu alaikum

Alhamdulillah sudah sampai hari ke-20 Ramadan ya. Huhu antara harus senang karena lebaran segera tiba atau harus bersedih karena Ramadan segera berakhir.

Jujur, aku lebih senang saat Ramadan.

Mengapa?

Sebab pedagang takjil bertebaran, tak perlu payah memasak buat menu berbuka puasa 👯
Sebab tak ada orang hilir mudik memenuhi jalan *komen julid

Lah, aku lebaran ke-2 itu sudah masuk kerja je. Mau pulang kerja lho, kadang harus mengalah dengan pengendara yang biasanya hanya keluar saat lebaran, naik motor di tengah-tengah jalan dengan kecepatan 40 km/jam. Luaar biasa 😆

Tetap saja ini fenomena yang hanya terjadi saat tanggal 1-2 Syawal.

Menu Pelengkap Makan Opor Ayam Bikin Kamu Tambah Kangen Menu Lebaran

Assalamu alaikum..!

Aku mau cerita nih, kan setiap daerah pasti punya menu lebaran masing-masing. Kali ini aku nggak akan cerita resep membuat menu lebaran dari daerahku soalnya daerahku ini nomaden. Hahaha.

Dulu, waktu ku kecil amatlah senang, senang dipangku, dipangku dipeluknya, namanya kesayangan kalau pulang ke Kudus suka sedih juga sebenarnya.

Sebab di Kudus, lebaran hari pertama itu ya menunya opor ayam+sambal goreng ati+nasi. Sedangkan di Kudus, menu ketupat sayur itu ada lagi di lebaran ketupat namanya, yaitu saat H+7.

Jadinya waktu itu kami kan mudik ya ke Kudus, H-2 s/d H+3. Otomatis saat pulang ke Bandung, sudah tidak bisa makan ketupat sayur lagi. Padahal yang namanya lebaran yang dinantikan kan ketupat sayur itu ya?

Untunglah, terkadang ibu berbaik hati memasakkan ketupat sayur setibanya kami di Bandung. Alhamdulillah kok masih ada ya yang jualan janur. Oh iya, gini-gini kami sekeluarga bisa bikin ketupat sendiri lho.

Tapiii.. sekarang semenjak pindah di Kudus 2 dekade yang lalu, aku udah terbiasa aja makan opor ayam+sambal goreng ati+nasi. Cuma bedanya, aku punya menu tambahan yang wajib dimakan bebarengan saat makan opor ayam+sambal goreng ati+nasi itu.

Lebaran : Baju Baru vs Baju Lama

Baju baru.. Alhamdulillah
Tuk dipakai di Hari Raya
Tak punya pun tak apa-apa
Masih ada baju yang lama

Cieh yang ikutan nyanyi, cieh.. Seumuran ya kita, kurang lebih?

Lagu lawas yang dinyanyikan Dea Ananda kala 20 tahun yang lalu ini memang penuh makna. Kesannya, baju baru itu wajib setiap hari raya, tapi kalaupun tidak bisa beli ya tidak apa-apa. Toh baju lama juga masih banyak yang bagus.

Saya sendiri tahun  ini.. 

Hmm..

Saya tadinya berniat tidak ingin beli baju baru. Toh, baju-baju gamis saya masih banyak di lemari. Alhamdulillah ukurannya juga masih muat. Ini penting ya!

Hanya dengan memodifikasi gamis dan kerudung yang berbeda-beda insyaAllah akan menghasilkan feed Instagram yang berbeda dari tahun yang lalu. Itupun kalau kamu tidak punya temen julid yang mengatakan, "Eh bajunya kok sama lagi? Nggak punya baju lain po?"

😅 Maaf ya ini tjurhat jaman masih SMA kelas 3! Hahaha..

Kebetulan, aku juga jarang update Instagram makanya followernya stagnan aja jadinya kalaupun aku pakai baju lama, tidak ada yang memerhatikan. Hihi.

Jadi.. aku berniat buat tidak beli baju lebaran tahun ini.

9 Harapan untuk Puasa Tahun Depan

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Bagaimana teman-teman puasanya di tengah masa covid-19 ini? Insya Allah tidak mengurangi kekhusyuan kita dalam beribadah ya.

Meskipun ibadah kali ini semuanya harus dilakukan dari rumah. Mulai dari tadarus berbuka puasa tarawih ataupun mengikuti pengajian yang ada di masjid.


Sebetulnya di tempat saya sih pengajian masih ada di masjid. Bahkan tarawih pun tetap dilaksanakan di masjid-masjid dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Semisal harus menjaga jarak minimal 1 M dengan jamaah lainnya. Selalu menggunakan masker setiap akan memasuki masjid, juga harus membawa sajadah sendiri jika ingin salat di masjid.

Hal-Hal yang Disyukuri Saat Berpuasa di Tengah Pandemi

Ramadan tahun ini berbeda dari Ramadan-Ramadan sebelumnya. Sebab Covid-19, kita jadi mendapat anjuran untuk bekerja, belajar dan beribadah di rumah.

Meskipun, harus saya akui bahwa hal-hal tersebut hanya berlaku di kota.


Saat ini saya tinggal di desa, di sebuah kampung pinggiran kota. Suasana Ramadan masih sama saja seperti biasanya seperti tahun-tahun kemarin. Penjual takjil bertebaran di pinggir jalan. Orang-orang lalu lalang mengerumuni penjual takjil. Hanya saja, beberapa orang sudah mulai peduli, keluar menggunakan masker. Di beberapa titik terdapat tempat untuk mencuci tangan. Salat di masjid juga beberapa orang sudah membawa sajadah sendiri serta memakai masker.

Bahkan masjid yang di pinggiran jalan raya juga sudah menerapkan salat dengan jarak 1 m.

Sebab inilah, saya mulai mengendurkan ikat pinggang, bukan berarti meremehkan ya. Hanya saja tidak terlalu ketakutan seperti kemarin-kemarin.

Ada beberapa hal bahkan sebenarnya banyak yang perlu kita syukuri bisa tetap berpuasa di tengah pandemi seperti ini, bukan?

5 Camilan Praktis untuk Berbuka Puasa

Assalamualaikum

Halo teman-teman bagaimana dengan puasanya? Sudah ada yang bolong belum?

Bicara tentang puasa biasanya kita saat berbuka puasa kita menikmati takjil untuk berbuka puasa.

Memang dihabiskan untuk berbuka dengan makanan atau minuman yang manis-manis. Asal memakan atau meminumnya jangan di depan saya nanti kamu diabetes Sebab aku terlalu manis untukmu. 👅

Salah satu keistimewaan di bulan puasa ini memang banyaknya penjual takjil yang berada di pinggir-pinggir jalan.

Favorit kamu yang mana nih?

Takjil itu daripada berupa es campur atau sup buah sebetulnya masih banyak loh camilan praktis yang bisa kamu nikmati saat kamu berbuka puasa.

7 Ide Aktivitas Seru Bersama Anak Saat Berpuasa

Assalamu alaikum

Mumpung si kecil masih di rumah dan masih belajar puasa nih, yuk kita berikan kegiatan untuk mereka sehingga mereka masih betah di rumah.

Pas bulan Ramadan, biasanya anak-anak mulai belajar dikenalkan dengan puasa. Malah sebagian sudah mulai berpuasa full. Tetapiii.. Anak-anakku masih baru dalam tahap pengenalan puasa.

Apa itu puasa? Apa yang tidak boleh dilakukan saat puasa. Hingga saat mereka ikut sahur, kami jelaskan juga bahwa mereka itu sedang sahur.

Nah biar tidak bosan, yuk kita bikin ide buat mereka beraktivitas di bulan Ramadan ini.


1. Mendongeng

Agar anak-anak semakin betah, yuk kita baca dongeng untuk anak-anak. Agar terasa hidup, bisa juga dengan menggunakan properti seperti boneka, mobil-mobilan dll.

Kita bisa bercerita dari buku, atau membuat sendiri dongeng untuk anak-anak.

Gambar oleh PIRO4D dari Pixabay

Channel YT Buat Mengisi Ramadan

Assalamu alaikum,

Ramadan ke-13 insyaAllah masih tetap semangat ya! Ngomongin Ramadan, apalagi suasana seperti ini, lebih sering banyak menghabiskan waktu di rumah aja.

Biasanya tanggal-tanggal segini itu, jalanan ramai sesak dengan orang-orang yang mau beli baju dan gamis.

Pasar juga penuh sesak dengan orang yang mau beli makanan.

Sekarang, semua bisa dibeli dari rumah.

Tapiii.. Lama-lama di rumah juga jadi bosan. Iya nggak sih? Nah biar tidak bosan, bisaan nih waktunya buat nonton tayangan di Youtube yang bermanfaat.

Photo by mentatdgt from Pexels

Menu Andalan Buka Puasa Nan Praktis

https://www.ranirtyas.com/2020/05/menu-andalan-buka-puasa-nan-praktis.html
Gambar oleh RitaE dari Pixabay

Assalamu alaikum warohmatullahi wabarakatuh

Selamat menjalankan ibadah shaum bagi yang menjalankan ya. Ngomongin shaum nih gengs, pada punya menu andalan buat berbuka puasa yang praktis nggak?

Hihi maksudnya bukan yang tiap hari menunya ituuuu melulu ya! Ih tutup muka 🙈


Kebetulan di rumah itu yang masak buat berbuka puasa itu si Cinta, tutup muka lagi! 🙈

Setiap hari kami selalu makan menu yang hampir selalu sama. Bisa dikatakan dalam seminggu, makan menu itu adalah 5 kali dalam seminggu. Which is yang 2 hari itu bisa aja gantian aku yang masak, atau gantian kami beli.

Tips Mencegah Radang Tenggorokan Saat Puasa di Tengah Masa Pandemi Covid-19

Assalamu alaikum teman-teman.

Memasuki hari Ramadan ke-7, semoga diberikan kesehatan selalu ya. Saat bulan Ramadan seperti ini, biasanya berbuka selalu nikmat dengan hidangan berbuka puasa berupa es ataupun gorengan.

Tutup muka! 🙈

Pas hari ke berapa itu, tiba-tiba tenggorokanku menjadi sangat gatal!

Rindu ke Kebun Binatang!



Rasanya lebaran tanpa jalan-jalan itu sesuatu ya!

Hayoloh udah jujur aja, pasti ada kan beberapa orang yang pengen mudik itu sebenarnya bukan karena kangen keluarga besar di kampung, tapi sebenarnya pengen jalan-jalan aja?

*komen julid

*lalu menghilang

Punya Akun/Channel Favorit Semasa Karantina?

Selama wabah Covid-19 ini, punya akun/channel favorit juga nggak? Tapi ya, perasaan semasa wabah Covid-19 ini kok banyak orang jadi kreatif ya.

Orang yang biasanya beli sayur matang jadi sering masak.

Orang yang biasanya potong rambut di salon jadi bisa potong rambut sendiri.

Orang yang biasanya jahitin kalau resleting rusak dsb jadi belajar menjahit permak baju.

Dan lain-lain.
Photo by Cristian Dina from Pexels

Keahlian-keahlian di atas tidak serta merta terlepas dari peran-peran akun favorit semasa karantina ini.

Barang Berikut Harus Ada di Rumah Kamu Biar Tetap Produktif Meskipun #diamdirumah

Halooo..!

Yeay, selamat datang bulan Mei! Semoga dengan hadirnya Mei, kuncup-kuncup tanda Covid-19 mereda segera muncul ya.

By the way busway, udah pada ngapain aja nih di rumah?

Oh iya, meskipun #diamdirumah bukan berarti tidak bisa produktif ya. Kamu tetap bisa kok produktif di rumah, barangkali kamu mau jadi blogger kayak aku atau mau jadi Youtuber.