5 Tips Agar Baju Kemeja Wanita Kekinian Bisa Tampil di Berbagai Acara


Sudah hampir setahun aku berhijab saat ke kantor, ceritanya panjang mengapa aku baru mengenakan hijab setahunan belakangan ini. Berhubung sebelumnya saat kerja menggunakan seragam yang kami desain sendiri dan jahit sendiri, sekarang aku pun harus memutar otak supaya kerja tetap bisa menggunakan baju kemeja wanita tanpa harus ribet dengan banyak printilan.

Baju kemeja wanita memang selalu menjadi andalan banyak wanita pekerja. Selain karena memang lebih formal, baju kemeja wanita pun mudah ditemukan di mana pun. Bahkan kini kemeja pun asyik saat digunakan untuk nongkrong dan jalan-jalan.

Ada tips nggak supaya baju kemeja wanita kita bisa dipakai di berbagai acara?


1| Padankan dengan Outer


Punya kemeja polos atau kotak-kotak, coba kamu ambil outer yang lagi kekinian belakangan ini dan padu padankan agar kemeja kamu terlihat manis di dalam balutan busana yang kamu gunakan.

Bawahan jeans, celana kulot atau celana bentuk pensil akan menambah gaya baju kemeja wanita yang kamu punya.

Gaya seperti ini bisa juga lho dibawa ke tempat-tempat formal seperti undangan, padankan saja dengan dompet clutch dan sepatu wedges, jangan lupa berikan sentuhan akhir hijab dengan warna cerah dan berbahan lembut agar sentuhan semi formal masih terlihat.

2| Jadikan Sebagai Outer


Bila tadi kemeja dipadupadankan sebagai outer, kini sebaliknya.. Mari kita ubah baju kemeja wanita kita menjadi outer.

Ini buat kamu yang kurang suka dengan warna cerah mencolok, maka menjadikan outer sebagai bahan luaran bisa kamu jadikan pilihan. Padankan dengan warna gelap sebagai background kemeja kamu dan tambahkan sepatu boots untuk menunjang penampilanmu.

Bisa juga kamu meniru gaya gadis tomboy dengan menjadikan hem sebagai outer dan tidak usah dikancingkan. Jangan lupa bawa juga tas punggung semi kasual, kamu akan terlihat sebagai seorang wanita yang pemberani.


3| Bermain Warna


Agar baju kemeja wanita tidak terlihat itu-itu saja tidak ada salahnya mencoba permainan warna dengan outfit yang kita miliki semua. Semisal hari ini menggunakan hem putih, celana kulot hitam dan hijab pink maka keesokan harinya cobalah gaya baru. Kamu bisa mengganti bawahannya dengan celana motif bunga dan hijab kuning dengan sedikit motif agar tidak terlalu nabrak.

Terus kalau baju kemeja wanitanya lengan pendek, cobalah padankan dengan kaos manset (kaos dalaman biasanya dipakai para muslimah).

Baju lengan pendek juga bisa ditabrakkan dengan kemeja lengan panjang. Menjadi wanita berhijab tidak melulu selalu membuang baju yang sudah-sudah tapi bagaimana caranya memadankan dengan yang ada.  


4| Padankan Tunik Kemeja dengan Jeans


Bosan dengan baju kemeja yang itu-itu saja? Mengapa kamu tidak mencoba baju kemeja wanita model tunik. Padankan tunik kemeja dengan celana jeans sehingga bisa menutupi bagian kaki yang terlihat membentuk tubuh.

Sepatu sneaker bisa juga disandingkan dengan baju kemeja wanita model tunik ini.


5| Tetap Perhatikan Postur Tubuh


Meskipun baju kemeja wanita banyak bertebaran di timeline atau di halaman utama google, pastikan tetap sesuai dengan porsi tubuh kita masing-masing. Semisal badan sudah memiliki perawakan kurus sebaiknya tetap menghindari hem dengan motif lurus memanjang ke bawah, begitupun sebaliknya yang merasa punya tubuh agak gemuk sebaiknya menghindari pola kemeja yang bulat-bulat besar atau motif horisontal karena malah akan terlihat lebih besar.

Motif denim, polos dan  kotak-kotak merupakan motif yang long lasting dan bisa dipakai siapapun tidak peduli bentuk tubuh seseorang.

Terus Rani sendiri suka baju kemeja wanita model apa?

Ng.. aku sih dalam keseharian lebih sering tampil dengan baju kemeja wanita model tunik dan dipadukan dengan celana model pensil, diselaraskan lagi dengan hijab bahan shifon motif bunga-bunga. Sukanya sama style ini mau dibawa ke acara formal maupun jalan-jalan masih bisa masuk karena memang pada dasarnya baju kemeja wanita selalu fleksibel untuk acara apapun.


Kamu sendiri, suka pake baju kemeja wanita yang bagaimana?


5 Langkah Awal Menghindari Pelecehan Seksual


Kemarin siang aku terpaksa membeli makan siang di luar kantor karena bangun pagi yang sudah terlambat sehingga telat menyiapkan bekal makan siang sendiri.

Membeli makan siang terdekat di sini itu seperti masuk ke lubang buaya yang penuh dengan lelaki.

Alhamdulillah selama ini tidak minta tidak pernah mengalami sesuatu hal yang kurang mengenakkan hingga kemarin itu baru saja..

Seorang pria paruh baya belum terlalu baya juga masuk, aku tersenyum karena merasa sama-sama pelanggan. Tetapi rupanya malah menjadi bumerang buatku sendiri. Hawa-hawanya orang ini pun dari auranya sudah terlihat kurang mengenakkan.

“Mbak namanya Yani ya, kerja di PT XXX (lupa nyebutin namanya),” sapanya mulai sok kenal.

Iya.. jawabku seperlunya.

Mbah Jok pun cuma senyum-senyum tak jelas lalu sibuk menyiapkan dagangannya. Aku sendiri bingung kenapa mas penjual ini dipanggil Mbah Jok, kalau aku tangkap dari cerita-cerita beliau dan cerita teman-teman pabrik, beliau ini dianggap sebagai ahli supranatural. Makanya banyak yang memanggilnya Mbah.

Pria baya tadi mulai menggambus ria,

Belanja Banjir Promo di Shopee 9,9 Super Shopping Day

Ibuuuu.. Endook..!” seru Han sambil menggaplok punggungku saat tertidur.

Ah sial, ternyata dia ngelindur lagi kali ini. Semalaman gitu terus dari pertengahan malam hingga pagi hari. Tapi kali ini sudah hampir jam 3 pagi dan sebagai perempuan usia matang kalau sudah bangun malam begini akan sulit tertidur lagi.

Mengecek satu persatu diskusi grup yang sempat tertinggal. For your information, WAG yang aku ikuti hanya WAG yang ada kelasnya saja, kelas alumni tidak termasuk karena biasanya setelah ada yang memasukkan aku ke kelas alumni langsung out beberapa menit kemudian. Hihihi maafkan ya manteman, hapenya nggak kuat *alasan klasik*.

Selesai mengecek WAG, kebahagiaan haqiqi yang tiada tara adalah browsing tanpa hape diminta anak-anak, tapi bukan browsing yang lewat google sih tapi browsing di aplikasi shopee, hahaha.

Emak-emak mah gitu ya, kalau sudah nyangkut dunia ((pergombalan)) bahagia banget.

Bila Bisa Kembali ke Masa Itu, Aku akan Memilih..


Setiap orang pasti pernah merasakan titik balik kehidupan. Guru biologiku dulu pernah bilang, ada kemungkinan orang akan mengalami titik jenuh itu saat berumur 30 tahun. Saat itu umurku masih 16 tahun dan aku sama sekali nggak mudeng maksud beliau. Hingga kini..

Qadarullah aku dikasih kesempatan kuliah di Jurusan Matematika, pelajaran yang paling favorit di masa-masa sekolah. Cintaku pada matematika tidak bisa terbantahkan lagi, aku nekat ikut lomba matematika apapun kala umurku masih belasan tahun dulu.

Matematika memang melatih logikaku, bila rata-rata perempuan pada suka baper-an, aku justru sebaliknya, aku lebih mengutamakan logika daripada perasaan. Makanya ketika seisi kelas di kelas matrikulasi kala itu pada suka terharu biru, aku dengan lempengnya menghadapi situasi kala itu. Ataukah aku yang memang kurang peka terhadap situasi dan kondisi di lapangan.

Tetapi bila harus memilih kembali..

Melihat Dari Dekat Sosok OPPO Find X Yang Memiliki Layar Penuh


Sekarang ini banyak banget loh smartphone yang mengusung layar penuh alias full screen display. Nah, layar yang penuh umumnya untuk mendukung kenyaman visialitas penggunanya, jadi menonton video, bermain games, atau menjelajah sosial media jadi lebih menyenangkan.

7 Tips Meningkatkan Mood di Pagi Hari


Halo Mah, sudah pagi ini. Sudahkah semangat untuk memulai hari ini? Kadang kala waktu bangun pagi dan teringat dengan tugas-tugas yang mulai menumpuk rasa-rasanya sudah ada rasa malas mendung menyelimuti ya Mah.

Apalagi kalau badan agak kurang enak dan merasa istirahat kurang, entah karena adik yang semalaman rewel atau karena kegiatan lainnya semisal mengejar deadline kerjaan dan lain sebagainya.

Awal pagi hari biasanya menjadi tolak ukur ke depannya untuk seharian. Bila mood pagi hari sudah jelek biasanya mempengaruhi kegiatan selanjutnya. Terus ada cara tidak ya supaya mood pagi hari bisa menjadi booster mood selanjutnya.

Awali Pagimu dengan Bersyukur

Pagi ini aku terbangun agak siang dibanding sebelumnya. Adzan Subuh ternyata juga sudah mendahuluiku, ah untung tidak ada jadwal mencuci baju hari ini karena sudah aku lakukan kemarin.

Langsung aku sambar handuk yang berada di samping kamar mandi.

Fokus.. Tenang.. meskipun terlambat, hari ini harus tetap tenang karena Senin yang baik merupakan awal yang baik untuk hari-hari selanjutnya dalam minggu ini.

Tidak ada yang istimewa dalam rutinitas pagiku sebenarnya, aku hanya harus sudah mandi sebelum Subuh, memastikan seragam si abang kecil sudah tersimpan rapi di lemari untuk dipakaikan nanti saat mau ke sekolah. Mengecek buku-bukunya dan segala printilan dalam tasnya.

Mencuci piring kotor? Ah nanti petang lagi saja, atau kalau lebih beruntung pak suami mau membantu untuk mencucinya.

Beruntung? Ya aku termasuk istri yang beruntung karena pak suami mau berbagi peran denganku, beliau lebih sering memasak untuk kami dan mencuci piring bergantian dengan istrinya.

Ternyata.. ada sesuatu yang setiap pagi harus aku syukuri, suami bangun dalam keadaan sehat, kendaraan yang lancar untuk mengantar kami, anak-anak bangun dalam keadaan tidak rewel, dan kita pun terbangun dalam keadaan bugar, sehat dan hati gembira.

Orang bilang gembira itu datangnya dari hati, dan hati gembira itu diperoleh dari ketenangan, cara kita mensyukuri nikmat yang diberikan Sang Ilahi.. Jadi marilah kita mulai hari ini dengan mantapkan hati bersama Allah selalu. 

Fighting!

Peranan Kelompok Bermain (KB/PAUD) dalam Kasus Speech Delay Abang Han


Wuiih gila ya, judulnya bombastis banget kayak judul skripsi anak psikologi aja, hahaha. Maafkan ya, berhubung ini rumah maya saya maka aku akan berbicara secara unformal saja.

Saat melahirkan Alisha saat itu usia Abang Han 3 tahun kurang 2 bulan, banyak tamu yang berkunjung ke rumah saat itu dan sedikit terheran-heran dengan Abang Han yang usia 3 tahun kala itu belum mau mengucapkan satu kata apapun.

Kalender Agustus 2018 (Kalender Jawa)

Bulan Agustus 3 dekade silam merupakan tonggak sejarah dalam kehidupan aku #halah. Saat itu aku masih ingat betul cerita Ibu bahwa aku lahir di Bulan Besar atau tanggal 17 Bulan Dzulhijah di hari jumat pagi tepat berbarengan dengan lahirnya Bunda Maria, karena waktu itu aku lahir di klinik bersalin punya Katolik sehingga para perawatnya hapal betul dengan hari-hari penting bagi mereka. Mungkin karena itulah, aku jadi orang nggak bisaan dan kalau ada yang membully aku memilih menyingkir dari kehidupan mereka ya karena ada beberapa karakter yang mirip Bunda Maria itu *minta ditimpuk

Tahun ini di Agustus 2018, secara masehi umurku adalah 32 tahun tetapi bisa juga dikatakan sebagai 33 tahun bila dilihat dari kalender hijriyah. Ini disebabkan karena perputaran kalender hijryah tidak tepat 365 hari.

Mengapa Memilih Villa Untuk Menginap Di Lembang?

Penat dengan udara kota yang penuh dengan polusi dan rindu dengan pemandangan alam yang suasananya sejuk dan hijau? Lembang bisa jadi tujuan wisata Anda untuk melarikan diri sejenak dari penuhnya kehidupan di kota besar dengan segala tekanannya. Lembang yang merupakan kawasan dataran tinggi di Bandung Barat, Jawa Barat ini kini makin banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi. Mulai dari objek wisata yang klasik seperti Tangkuban Perahu hingga yang model kekinian seperti kawasan Floating Market yang punya objek-objek wisata menarik bagi keluarga. Jika Anda mau liburan ke Lembang, tidak mantap rasanya kalau belum menginap di villa di Lembang.


Sebagai objek wisata yang tidak pernah sepi pengunjung, Lembang dilengkapi dengan macam-macam penginapan yang bisa jadi tempat istirahat bagi wisatawan yang datang. Tidak hanya sebagai tempat istirahat, banyak pula penginapan yang menyediakan ruang rapat, hall, tempat untuk melakukan aktivitas outdoor, konferensi, dan sebagainya.