Sudah hampir setahun aku berhijab saat ke kantor, ceritanya panjang mengapa aku baru mengenakan hijab setahunan belakangan ini. Berhubung sebelumnya saat kerja menggunakan seragam yang kami desain sendiri dan jahit sendiri, sekarang aku pun harus memutar otak supaya kerja tetap bisa menggunakan baju kemeja wanita tanpa harus ribet dengan banyak printilan.
Baju kemeja wanita memang selalu menjadi andalan banyak wanita pekerja. Selain karena memang lebih formal, baju kemeja wanita pun mudah ditemukan di mana pun. Bahkan kini kemeja pun asyik saat digunakan untuk nongkrong dan jalan-jalan.
Ada tips nggak supaya baju kemeja wanita kita bisa dipakai di berbagai acara?
1| Padankan dengan Outer
Punya kemeja polos atau kotak-kotak, coba kamu ambil outer yang lagi kekinian belakangan ini dan padu padankan agar kemeja kamu terlihat manis di dalam balutan busana yang kamu gunakan.
Bawahan jeans, celana kulot atau celana bentuk pensil akan menambah gaya baju kemeja wanita yang kamu punya.
Gaya seperti ini bisa juga lho dibawa ke tempat-tempat formal seperti undangan, padankan saja dengan dompet clutch dan sepatu wedges, jangan lupa berikan sentuhan akhir hijab dengan warna cerah dan berbahan lembut agar sentuhan semi formal masih terlihat.
2| Jadikan Sebagai Outer
Bila tadi kemeja dipadupadankan sebagai outer, kini sebaliknya.. Mari kita ubah baju kemeja wanita kita menjadi outer.
Ini buat kamu yang kurang suka dengan warna cerah mencolok, maka menjadikan outer sebagai bahan luaran bisa kamu jadikan pilihan. Padankan dengan warna gelap sebagai background kemeja kamu dan tambahkan sepatu boots untuk menunjang penampilanmu.
Bisa juga kamu meniru gaya gadis tomboy dengan menjadikan hem sebagai outer dan tidak usah dikancingkan. Jangan lupa bawa juga tas punggung semi kasual, kamu akan terlihat sebagai seorang wanita yang pemberani.
3| Bermain Warna
Agar baju kemeja wanita tidak terlihat itu-itu saja tidak ada salahnya mencoba permainan warna dengan outfit yang kita miliki semua. Semisal hari ini menggunakan hem putih, celana kulot hitam dan hijab pink maka keesokan harinya cobalah gaya baru. Kamu bisa mengganti bawahannya dengan celana motif bunga dan hijab kuning dengan sedikit motif agar tidak terlalu nabrak.
Terus kalau baju kemeja wanitanya lengan pendek, cobalah padankan dengan kaos manset (kaos dalaman biasanya dipakai para muslimah).
Baju lengan pendek juga bisa ditabrakkan dengan kemeja lengan panjang. Menjadi wanita berhijab tidak melulu selalu membuang baju yang sudah-sudah tapi bagaimana caranya memadankan dengan yang ada.
4| Padankan Tunik Kemeja dengan Jeans
Bosan dengan baju kemeja yang itu-itu saja? Mengapa kamu tidak mencoba baju kemeja wanita model tunik. Padankan tunik kemeja dengan celana jeans sehingga bisa menutupi bagian kaki yang terlihat membentuk tubuh.
Sepatu sneaker bisa juga disandingkan dengan baju kemeja wanita model tunik ini.
5| Tetap Perhatikan Postur Tubuh
Meskipun baju kemeja wanita banyak bertebaran di timeline atau di halaman utama google, pastikan tetap sesuai dengan porsi tubuh kita masing-masing. Semisal badan sudah memiliki perawakan kurus sebaiknya tetap menghindari hem dengan motif lurus memanjang ke bawah, begitupun sebaliknya yang merasa punya tubuh agak gemuk sebaiknya menghindari pola kemeja yang bulat-bulat besar atau motif horisontal karena malah akan terlihat lebih besar.
Motif denim, polos dan kotak-kotak merupakan motif yang long lasting dan bisa dipakai siapapun tidak peduli bentuk tubuh seseorang.
Terus Rani sendiri suka baju kemeja wanita model apa?
Ng.. aku sih dalam keseharian lebih sering tampil dengan baju kemeja wanita model tunik dan dipadukan dengan celana model pensil, diselaraskan lagi dengan hijab bahan shifon motif bunga-bunga. Sukanya sama style ini mau dibawa ke acara formal maupun jalan-jalan masih bisa masuk karena memang pada dasarnya baju kemeja wanita selalu fleksibel untuk acara apapun.
Kamu sendiri, suka pake baju kemeja wanita yang bagaimana?











