[REVIEW] Wardah Body Butter with Lavender & Ginger

Dulu saat masih lugu ((lugu)), belum tahu ada yang namanya body butter, wajar aja ya anak esempe tahunya cuma body lotion aja sampai menikah. Hingga akhirnya mendapatkan Wardah Body Butter ini secara percuma (baca: gratis).
Ah rejeki emak sholekhah, jadi waktu itu ceritanya kan ada demo kecantikan dari Wardah, nah selain ketempatan, saya juga dijadikan korban sebagai yang dijadikan make up.


Akhirnya Ibu saya dapat juga Wardah Body Butter ini karena ketempatan, dan saya pun dapat. Alhamdulillah..

http://www.ranirtyas.com/2017/05/review-wardah-body-butter-with-lavender-and-ginger.html

Wardah Body Butter Lavender & Ginger


Product Size : 50 ml dan 100 ml


Ingredients :

Shea Butter, Jojoba Oil and Vit E 

Price :

IDR 44K

http://www.ranirtyas.com/2017/05/review-wardah-body-butter-with-lavender-and-ginger.html

Packaging :

Baru tahu kalau body butter punyanya Wardah ini ditaruh dalam tempat berbentuk tabung atau apa sih itu namanya 😋 yang jelas kalau para pakar kecantikan bilang ini kurang higienis ya, tetapi buat aku yang ala-ala ini, segini buatku mah udah praktis banget. Nyiahaha.

Wadahnya semi transparan dengan tutup botol berwarna ungu, disesuaikan dengan kandungannya ya, yaitu Lavender.

Tekstur :


Bukan body butter kalau tidak berfungsi melembabkan, bahkan teksturnya lebih creamy daripada body lotion biasanya.

Aroma :


Sesuai namanya Lavender & Ginger, wangi lapertama kali dibuka wanginya langsung semerbak ke seluruh ruangan. Wangiii banget.

Aplikasi di Badan :


Body butter memang berbeda dengan body lotion, teksturnya lebih creamy juga lebih mudah meresap di kulit. Sebetulnya saya jarang mengaplikasikan di tubuh saya, karena pada dasarnya tubuh saya lebih berminyak daripada umumnya sehingga jika memakai body butter ini kulit saya jadi lebih berminyak.

Body butter ini benar-benar membantu saat kulit terasa sangat kering. Pernah pak suami kulitnya terasa sangat kering karena terkena bekas semen, dipakaikan sekali usap langsung menghilang bekas semennya dan kulit kembali normal.

Keponakan yang Jemarinen

Unen-unen di Jawa yang mengatakan anak pertama atau anak kedua yang akan mempunyai adik bayi biasanya sering mendadak rewel tidak karuan tanpa sebab atau istilahnya jemarinen.

Umumnya jemarinen hanya terjadi pada anak balita (bawah lima tahun) atau bisa saja terjadi pada anak di atasnya. Lebih naturalnya hanya terjadi pada anak kandung.

Tetapiiiiii.. keponakan yang notabene keponakan pak suami tiba-tiba menjadi jemarinen juga.

[REVIEW] Bebas Bekas Luka Berkat Laderma

Hai para Sahabat Ran? Masih ingat tak sama ceritaku seminggu yang lalu? Berbekal colekan Mbak Lyla di instagram, aku jadi tahu ada krim penyamar bekas luka yaitu krim Laderma.


Sebetulnya ketika kulit kita luka, jaringan epidermis dan dermis yang mengalami kerusakan sehingga timbulah luka. Normalnya, jaringan kulit baru akan tumbuh di area yang luka. Jadi meskipun bekas luka tidak nyaman untuk dilihat, sebetulnya bekas luka merupakan tanda positif dari tubuh kita bahwa tubuh sedang menjalani porses biologis dalam memperbaiki luka. Adanya bekas luka berarti menandakan proses penyembuhan telah terjadi.

Laderma Agar Semakin Cantik Tanpa Bekas Luka

Beberapa waktu lalu kira-kira mirip kejadian 2,5 tahun yang lalu sesaat saya menyadari bahwa saya selalu kembung ketika mandi dengan air dingin menyebabkan kecurigaan pada jadwal menstruasi yang sudah mundur selama 40 hari, sighh.. Memang sih biasanya selalu tidak teratur dan sering terlambat, tetapi kembung setelah mandi menggunakan air dingin? Ah jangan-jangan saya hamil.


Akhirnya saya yang antara kembung, gejala influenza dan maag yang tidak kunjung sembuh mengajak mas suami berobat, bukan ke dokter keluarga langganan kami tapi langsung ke obgyn, karena bagaimanapun saya ingin tahu apa yang terjadi pada tubuh saya ini.

Sesampainya di RSB Permata Hati, saya mengantri seperti pasien lainnya. Agak bingung juga ketika memasuki ruang praktek, ternyata obgyn yang bertugas bukan lagi dr. Dewanto yang biasa menangani saya dulu saat kehamilan pertama melainkan dr. Sahono yang tidak lain tidak bukan adalah ayah kandung dari dr. Dewanto.

Bingung dengan gejala yang saya ceritakan, dr. Sahono langsung memeriksa kandungan saya menggunakan USG (Ultrasonography) dan begitu dibuka perut saya, beliau langsung berkomentar, "Wah njenengan punya bakat keloid ya."

Kelihatannya dulu setelah selesai operasi ya tidak begitu kok, tetapi entah kenapa lipatan-lipatan di kulit ini sepertinya menonjol dengan sendirinya dan menyebabkan keloid.

Menurut wikipedia, keloid adalah jaringan kulit tambahan yang tumbuh di bekas luka.

Ya, saya jadi ingat luka di telapak kiri saya. Waktu itu lukanya bernanah dan saya biarkan mengering begitu saja sehingga setelah mengering tanpa saya sadari ternyata menjadi keloid -,-

Kebetulan kemarin iseng-iseng membuka instagram ternyata @lylaandalucia sedang memposting sebuah krim Laderma baru yang dikatakan olehnya efektif untuk menghilangkan bekas luka. Kandungannya alami dari Aloe Vera jadi krim ini aman dan alami sekalipun digunakan oleh ibu hamil dan menyusui.


Mendengar Laderma, saya yang orangnya curigaan ini langsung browsing dong..

Laderma cream ini ternyata keluaran dari PT. Interbat yang merupakan salah satu dari lima produsen farmasi peringat teratas di Indonesia. Jadi yang awalnya curiga beralih menjadi perasaan tenang ya karena sudah pasti dijamin kualitasnya. Ladema yang mengandung bahan alami dari Aloe Vera ini dapat memudarkan bekas luka semudah melembabkan kulit, melindungi dari timbulnya keloid, dan menyamarkan warna bekas luka.

Tidak mau berlama-lama dengan masa lalu luka saya, langsung saya carilah itu krim Laderma kali aja sudah ada di pasaran. Berhubung kota saya ini kota yang eksentrik cenderung kecil, saya langsung mencari krim tersebut lewat aplikasi BukaLapak yang sudah tertanam di hp saya sejak lebaran tahun lalu. Oh iya selain itu bisa juga didapatkan di Lazada, juga Tokopedia. Atau bagi yang tinggal di kota besar bisa juga didapatkan di Century dan Gurdian.

Alhamdulillah ternyata ada beneran ada euy yang jual di BukaLapak meskipun yang jual belum terlalu banyak, mungkin karena krim ini cenderung baru ya. Saya langsung mengangkut ke kantong belanja dan membayar sesuai harga yang tertera ditambah ongkir. Krim ini dibandrol Rp 100.000 untuk ukuran 8 ml.



Lha buk.. kan lukanya udah lama?

Ya nggak apa-apa atuh, emangnya buat ibu aja?

Abang Han, anak saya yang pertama sering mengalami luka gatal yang dikuik-kuik 😆 akhirnya jadi bopeng. Namanya anak kecil ya, luka aja dimainin. Sudah begitu dia sering minta digendong saat goreng ikan, alhasil kena percikan minyak panas dan timbullah luka baru.

Lha buk.. Aman untuk anak kecil?

Di situs yang saya beli, dicantumkan bahwa krim Laderma ini aman digunakan untuk orang dewasa dan juga anak-anak. Semakin tenang deh punya krim Laderma ini di rumah. Coba kita tengok hasil pemakaiannya nanti ya.

Lulus Matrikulasi? Alhamdulillah?

Per tanggal 10 April 2017, diumumkan kelulusan peserta matrikulasi IIP (Institut Ibu Professional) pusat yang walaupun pengumumannya mundur sehari dari jadwal yang diberikan.

Dari berapa ratus mahasiswi matrikulasi SSJP kemarin ada 76 peserta yang lulus. Alhamdulillah selamat ya semuanya.

Tidak disangka juga, saya yang sering telat menyimak perkuliahan ternyata kethot juga sebagai peserta yang lulus.

Ya Allah Ya Rabbi..

Ini berarti siap nggak siap, mau tidak mau harus siap mengikuti perkuliahan kelas selanjutnya, yaitu kelas Bunda Sayang.

😭

Matrikulasi dan tugas-tugas kemarin saja bikin baper nan mellow menyadari banyak kekurangan diri sendiri sebagai seorang perempuan, sebagai istri apalagi ditambah peran sebagai seorang ibu.

Buat teman-teman yang masih mikir mau ikut matrikulasi dari IIP, meskipun kalau boleh berghibah sedikit, sebagai ibu yang ngakunya full time of job tidak peduli kerjanya di ranah domestik ataupun di ranah publik, mengerjakan tugas dalam tenggat waktu 3 hari itu buerat luar biasa memang. Tetapi percayalah, di balik tugas yang berat itu ada para fasilisator penyayang dan rekan-rekan sekelas kita yang siap membantu. Tugas telat saja masih bisa dikumpulkan kok asalkan masih dalam tenggat waktu belajar.

Tetapi sih.. sebaiknya bergabung dulu dengan grup foundation IIP di kota masing-masing karena sistemnya hampir sama kurang lebih. Sebelum nekat ikut matrikulasi saya bergabung dengan grup IIP Jepara dan baru ngeh ternyata terkadang ada kulwapnya juga. Yah.. kenapa baru aktif lagi sih kulwapnya. Sistemnya sama di kelas matrikulasi tapi temanya tidak ditentukan dari IIP pusat pastinya.

Kelas matrikulasi termasuk kelas pemadatan materi jadi wajar kalau dikejar selama 3 bulan. Ya namanya kelas matrikulasi ya begitu ya. Eh nggak tau juga ding, dulu pas kuliah dari awal saya udah istiqomah mendalami matematika jadi belum pernah pindah jurusan juga melanjutkan yang memerlukan kelas matrikulasi.

Bulan April nanti insyaAllah dibuka lagi kelas matrikulasi batch 4. Yuk ikutan dan rasakan sendiri kebaperannya.

Persoalan mau mendalami lagi kelas Bunda Sayang sebaiknya dipikir karo mlaku, toh perkuliahan dilaksanakan selama setahun. Artinya tugasnya juga bisa dicicil selama setahun. Luaaar biasa..

Another Story - NWP Nursing While Pregnant

http://www.ranirtyas.com/2017/04/another-story-nwp-nursing-while-pregnant.html

Buku KIA atau buku pink biasa kami buibu menyebutnya, yang kehamilan kedua ini karena sejak awal saya memeriksakan di obgyn sehingga saya tidak diberi buku pink tersebut. Padahal buku tersebut ternyata terpakai sampai anak cukup besar karena selain ada kurva KMS (Kartu Menuju Sehat) juga ada catatan imunisasinya.

Abang Han punya dong karena memang dulu saya pertama kali periksa ke bidan, otomatis diberi buku pink tersebut. Walaupun pemeriksaan selanjutnya saya meminta ke dokter karena flek terus menerus yang saya alami saat itu tetapi buku pink tersebut nyatanya memang sangat berguna.

Ikuti Tips Ini untuk Dapatkan Pengalaman Liburan Tak Terlupakan di Jakarta

http://www.ranirtyas.com/2017/04/tips-untuk-mendapatkan-liburan-tak-terlupakan-di-jakarta.html

Suasana Kota Jakarta (sumber : wikipedia)

Jika mendengar kata Jakarta, sebagian besar orang pasti sudah membayangkan kemacetan yang parah dan banjir yang merajalela. Namun, Jakarta tak seburuk itu, kok. Ada banyak objek wisata yang patut untuk dikunjungi dan membuat liburan kita terasa asyik.

Nah, apabila Anda berencana untuk traveling ke Jakarta, sebaiknya ketahui dulu beberapa tips ini agar liburan semakin menyenangkan:


1| Beli atau Pesan Tiket Jauh-Jauh Hari Sebelum Berangkat


Pertama, kita wajib merencanakan waktu keberangkatan. Jika waktu sudah ditentukan, selanjutnya mencari alat transportasi yang nyaman dan sesuai untuk kita.

Supaya lebih aman dan murah, lakukan booking jauh hari sebelum berangkat ke Jakarta. Pesan tiket lebih awal akan menghindarkan kita dari risiko gagal traveling karena tidak kebagian tiket. Selain itu, biasanya ada beberapa pihak yang memberi potongan harga tiket jika pemesanan dilakukan lebih awal.

2| Jangan Lupa Persiapkan Badan dan Bawaan


Liburan tidak akan terasa menyenangkan jika tubuh kita dalam kondisi yang tidak sehat. Menjaga kesehatan sebelum berangkat ke Jakarta pun menjadi satu hal wajib. Makan makanan yang bernutrisi tinggi, cukupi kebutuhan air putih, dan jaga pola tidur.

Selain itu, kita juga harus menyiapkan barang-barang yang akan dibawa. Jangan terlalu banyak membawa barang bawaan, ya. Bawa saja perlengkapan pribadi. Misalnya baju ganti, dompet, kamera, obat-obatan pribadi, charger ponsel, dan kosmetik. Barang-barang pelengkap seperti sandal jepit dan topi bisa dibeli di kota tujuan. Banyak kok yang menjual barang sejenis ini, selain itu juga bisa dijadikan sebagai kenang-kenangan juga kan?

3| Sesampainya di Jakarta, Jangan Lupa Kunjungi Objek Wisata yang Ternama di Sana


Liburan ke Jakarta akan terasa hambar jika tidak mampir ke objek wisata yang terkenal di sana. Beberapa objek yang wajib dikunjungi adalah Tugu Monumen Nasional (Monas), Pantai Ancol, dan Taman Mini Indonesia Indah.

Jika bingung hendak piknik ke mana, sebaiknya kita membuat daftar liburan yang berisi tempat atau objek wisata yang hendak dikunjungi. Jika belum mengetahui tempat yang menarik untuk dikunjungi, cari tahu objek wisata yang ada di Jakarta melalui internet.

4| Jangan Sampai Lupa Mencicipi Sajian Kuliner Khas Jakarta


Rugi kalau sudah jauh-jauh sampai di Jakarta, tetapi tidak sempat mencicipi sajian kuliner khasnya. Demi mengobati rasa penasaran kita akan makanan dan minuman khas Jakarta atau Betawi, jangan lupa cicipi kerak telor, es selendang mayang, soto tangkar, bubur ayam khas Jakarta. 

Meskipun mungkin di daerah kita saat ini sudah banyak makanan khas dari Jakarta tersebut, tetapi bagaimanapun juga keaslian rasanya pasti jauh berbeda dengan yang ada di tempat asalnya.

5| Pesan Hotel Murah dari Jauh Hari Sebelum Berangkat


Demi meminimalkan pengeluaran selama berada di Jakarta, sebaiknya kita menginap di hotel yang nyaman dan murah agar kantong tidak bolong. Solusinya adalah Airy Rooms, sebuah jaringan hotel terbesar di Indonesia yang telah bekerja sama dengan banyak hotel nyaman dari seluruh Indonesia.

Meskipun bertarif murah, hotel ini tidak murahan. Dengan fasilitas kamar yang bagus seperti AC, peralatan mandi, flat screen TV, air minum gratis, WiFi gratis, dan shower air hangat, hotel yang satu ini bisa menjadi pilihan bagi kita yang ingin menghemat dana liburan.

http://www.ranirtyas.com/2017/04/tips-untuk-mendapatkan-liburan-tak-terlupakan-di-jakarta.html


Selain itu, kita bisa memesan kamar lewat web resminya dan aplikasi di Android dan Apple. Pembayarannya bisa lewat kartu kredit dan transfer dari rekening tabungan.

Entah kita ingin menginap di hotel ini atau di hotel berbintang, pastikan bahwa kita sudah memesan kamar jauh hari sebelum berlibur untuk mengurangi risiko gagal liburan asyik.

Nah, itu tadi 5 tips menarik yang bisa dilakukan agar mendapatkan liburan asyik di Jakarta. Mudah, bukan?

Kalau menurut Sahabat Ran, ada tips lagi tidak agar liburan tetap mengasyikkan di Jakarta? Sharing di kolom komentar ya.

Salam,
Rani R Tyas

Untukmu yang Masih Menanti Jodoh

Waktu sudah menunjukkan hampir tengah malam dan kekhawatiranku semakin menggigil seru, sedari tadi gelisah menunggu balasan sms Bapaknya Abang Han, padahal ditelepon pun tidak diangkat.

Biasanya saya sudah tertidur lelap tidak peduli beliau sudah pulang atau belum 👱 karena rasa ngantukku itu bisa melebihi keadaan apapun, tetapi untuk saat ini entahlah..

Cerita Kehamilan Kedua #15W

http://www.ranirtyas.com/2017/04/cerita-kehamilan-kedua-15w.html

Banyak teman-teman (terutama yang masih punya satu baby) yang bertanya pada saya bagaimana rasanya hamil kedua ini? Apakah sama dengan hamil pertama dulu? Tidak jarang juga teman-teman saya yang sudah pada mempunyai dua anak atau bahkan lebih juga tidak sabar untuk ikut bercerita.

Alhamdulillah di kehamilan kedua ini agak terasa lebih ringan daripada kehamilan pertama, setidaknya tidak separah pas kehamilan pertama dulu, mungkin karena saat ini saya lebih ndableg ketimbang dulu.