Belajar dari Keledai

Di sebuah desa, seorang petani kehilangan keledainya. Capek mencari, tak dia temukan juga keledai itu. Tapi, ketika dia lelah mencari dan duduk di bagian belakang rumah, samar telinganya mendengar ringkik memelas dari keledainya. Suara itu lirih, sedih. Tapi di mana?

Beringsut, petani itu mencari sumber suara. Dan, di dalam sumur kering yang tak terpakai, dia temukan keledainya, bergerak gelisah, memekik. Petani tua itu tak tahu harus berbuat apa. Menarik keledai ke atas, tentu dia tidak kuat. Jadi bagaimana menariknya? Lama berpikir, akhirnya dia pun pasrah. “Keledai itu telah tua, dan sumur itu terlalu berbahaya jika dibiarkan saja,” batinnya. Ia pun memutuskan untuk mengubur si keledai di sumur itu. Ditutupinya telinga, agar tak mendengar pekikan keledai yang seperti kehilangan harapan, dan dia meminta tetangga mempercepat menimbun tanah ke sumur.

Tak lama, tak terdengar lagi suara keledai dari dalam sumur. Dia dan tetangga melongok ke dalam sumur. Tapi, pemandangan di bawah begitu mengagetkan mereka. Ternyata, keledai itu masih segar bugar, dan sibuk menggoyang-goyangkan badannya. Salah satu sekop tanah jatuh menimpa tubuhnya, keledai itu akan menggoyangkan punggungnya, menggugurkan timbunan tanah itu. Dan setelah tanah turun, keledai akan memijaknya, menjadikan titik tumpu. Menyadari hal itu, kian bersemangat petani dan  para tetangga menimbun tanah. Keledai terus saja mengibaskan tubuhnya, dan bergerak naik seiring tanah yang kian banyak memenuhi sumur.

Kehidupan, akan terus menuangkan tanah dan kotoran kepadamu. Hanya ada satu cara untuk keluar dari kotoran, kesedihan, masalah, cobaan dan lainnya itu, yakni dengan menggerakkan tubuhmu, membuang segala kotoran itu dari pikiran dna hatimu. Dengan cara itulah, kamu dapat menjadikan semua masalah sebagai pijakan, melompati sumur kesengsaraan.
Keledai itu memberi contoh yang baik. Dan tak ada salahnya, kita belajar dari keledai.

Source : Seputar Kudus untuk halaman Motivasi

Kemarin , Sekarang , Besok dan Masa Depan

Pernah aku dengar, facebook adalah masa lalu, twitter adalah masa depan dan sekarang? Sekarang adalah kehidupan Anda.


Kenapa facebook bisa dikatakan sebagai masa lalu? Mungkin karena facebook seperti alamat buku telepon. Jika Anda menginginkan data seseorang maka Anda dapat dengan mudah mendapatkannya apabila orang tersebut sudah menjadi teman Anda. Tapi.. hemm kenapa ya sebagian orang masih suka menanyakan, "Anak mana? Kerja di mana? Sudah punya pacar?" Oh come on.. datanya sudah ada, lihat saja di profil kan bisa? Hehe salah satu dari ciri-ciri orang 4l4Y se biasanya yang suka tanya gitu.

Beda lagi dengan twitter. Aku masih belum paham kenapa bisa dikatakan sebagai masa depan? Mungkin (analisaku sendiri) dari twitter, Anda berhak memilih orang atau media yang mau Anda follow. Jika sudah bosan melihat update dari si dia, tinggal unfollow saja. Mudah kan? Tapi dengan begitu, sama saja Anda memutuskan tali silahturahmi di antara kalian. Wieiiitsss.. back to topic

So, bagaimana dengan sekarang? Ya.. itu tergantung Anda. Banyak pilihannya kawan, ada kaskus, koprol, youtube dan lain-lain. Sebetulnya sekarang adalah kehidupan Anda sendiri? Cobalah keluar dari kotak persegi dan hirup segarnya oksigen di luar dan bercengkeramalah dengan sahabat-sahabat Anda.

Aniwey, pernah denger istilah ini?
Kemarin adalah kenangan, sekarang adalah kenyataan, dan besok adalah masa depan
Ada yang salah? I guest not. Because everyone has opinion? Rite?

Ya.. saya juga mau berpendapat. Seburuk apapun masa lalu,
tidak akan ada masa depan jika tidak ada masa lalu

Jadikan yang telah lalu sebagai pelajaran dan bersikap dewasalah, karena umur kita selalu bertambah sehari tiap jarum jam berdetak. Tetap bergerak, olahraga, bekerja, berdoa dan berserah diri padaNya. Semangat!

Semoga semua mampu meraih kehidupan yang lebih baik.

Sebagian Nafasku, dari Ibu

Ibu,

Seorang wanita biasa yang akan selalu aku puja selama umur hidupku. Ibuku bukan berasal dari sosok wanita ningrat. Ibu juga bukan seorang professor ataupun dari kalangan selebritis.

Ibu hanyalah wanita yang dengan ikhlas meninggalkan pekerjaannya demi menjaga anak-anaknya.

Cinta, Sang Buah Bibir

Cinta... Cinta... Cinta...

Selalu menjadi buah bibir di mana-mana. Definisi cinta sangat luas, tapi Cinta sahabatku hanya seorang. Dia memberikanku banyak inspirasi tapi eits.. jangan suudzon dulu! Aku masih ingat bahwa aku ini juga cewek gadis normal.

Kenapa orang suka membicarakan cinta?

Kata orang cinta itu anugerah. Hum... sambil mikir, gimana dengan orang-orang yang mudah jatuh cinta? Berarti mereka selalu ketiban rejeki dong! Kan mereka selalu jatuh cinta?!

So,

How about me?

He he he.. terlalu narsis kayaknya kalau membicarakan diri sendiri. Sedikit curhat gak apa-apa ya? Nanti kita share bareng-bareng.

Kalau aku boleh minta sesuatu, jika ternyata nanti tiba saatnya aku diberi amanah untuk merasakan rejeki itu maka aku mau... Aku mau martabak manis! (ngikik, he he he.. ndak ndeng!)

Aku berharap kami akan merasakan
"Cinta sewajarnya"

Lho?! Kenapa sewajarnya? Bukankah orang yang lagi jatuh cinta akan menjungjung tinggi arti dari cinta tersebut dan seolah-olah akan memilikinya seorang? Iya, karena berharap cinta kami tidak akan lebih besar dari rasa cinta kami kepada Allah, Tuhan kami. Tidak melebihi kecintaan kami pada apa yang dicintaiNya. Tidak melangkahi rasa cinta dan hormat kami kepada orang tua kami.

Seekstrim apapun dan sekuat apapun keyakinanmu bahwa perempuan (setelah menikah) hanya akan menjadi milik suami seorang maka maaf.

Lupakah kau, bahwa kami para perempuan terlahir dari siapa? Hargai dan terima keluarga kami seperti kami juga akan menghargai dan menerima keluargamu.

Yang perlu kau lakukan adalah berjuang!

 .....?#########?
.....?#############?
...?###############?...........................?###?
..?#################?..................?#######?
..?##################?..........?##########?
....?#################?......?#############?
.......?################?..?###############?
.........?###############? ?################?
...........?##############?################?
..............?############################?
................?######### I LOVE U###########?
..................?######################?
....................?###################?
......................?#################?
........................?##############?
...........................?###########?
.............................?#########?
...............................?#######?
.................................?#####?
...................................?###?
.....................................?#?
.......................................?
.......................................?
.....................................?
...................................?
.................................?
..............................?
............................?
.........................?
......................?
..................?
.............?
.........?
......?
.....?
......?......................?...?
..........?.............?............?
..............?.....?..................?
...................?....................?
................?......?..............?
..............?.............?....?
.............?
...........?
..........?
.........?
.........?
..........?
..............?
...................?

Mungkin, sebelum ada kata "kami", ada baiknya kita memohon dulu,
"Tuhanku, aku titipkan cinta dan kasihku padaMu, agar suatu saat Kau memberikannya pada orang yang tepat, Amin."
Untuk mereka yang mengagumi cinta.

Every Woman is Beautiful..

Copy artikel dari pengarangnya : Watley



Setiap Wanita Cantik.  

Seorang anak laki-laki bertanya kepada ibunya, "Mengapa engkau menangis?". "Karena aku seorang wanita," dia berkata kepada anaknya."Aku tidak mengerti," jawab anak laki-laki tersebut. Sang ibu memeluk anaknya dan berkata "Dan kau tidak akan pernah mengerti". Kemudian anak laki-laki tersebut bertanya kepada ayahnya, "Mengapa ibu menangis tanpa ada alasan?". "Semua wanita menangis tanpa ada alasan," hanya itu yang bisa dikatakan ayahnya.

Anak laki-laki itu tumbuh dan menjadi seorang laki-laki dewasa, dan tetap merasa heran mengapa wanita menangis. Akhirnya dia menelepon Tuhan, dan ketika sudah terhubung, dia bertanya, "Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?" Tuhan berkata "Aku menciptakan wanita istimewa. Aku menciptakan baginya bahu yang kuat untuk memikul beban dunia, tapi begitu lembut sehingga dapat memberikan kenyamanan. Aku memberinya kekuatan untuk melahirkan dan menahan penolakan yang kerap muncul dari anak-anaknya. Aku memberinya keteguhan yang membuatnya dapat tetap bertahan di saat semua orang sudah menyerah, dan tetap memperhatikan keluarganya tanpa mengeluh saat sedang lelah maupun sakit. Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam keadaan apapun, meskipun mereka menyakitinya. Aku memberinya kekuatan untuk bisa memaklumi kesalahan-kesalahan suaminya, menciptakannya dari tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya. Aku memberinya kearifan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik tidak akan pernah menyakiti istrinya, tetapi kadang-kadang menguji kekuatan dan ketetapan hatinya untuk tetap teguh mendampingi suaminya. Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk dicurahkan. Ini khusus miliknya untuk digunakan kapanpun diperlukan."

Kau lihat..

Kecantikan seorang wanita tidak terletak pada pakaian yang dikenakannya, penampilan fisiknya, atau cara dia menyisir rambutnya. Kecantikan seorang wanita dapat dilihat melalui matanya, karena mata adalah pintu menuju hatinya, tempat dimana cinta bersemayam.

Tidak Cantik Dilarang Ikut Berdandan!!

Make up, salah satu kebutuhan wanita. Tapi wahai para wanita, jangan salahkan kaum Adam yang mengatakan bahwa cantik secara rohani lebih cantik daripada cantik secara fisik. Karena mereka.. humm karena apa ya?


Dalam pekerjaan, kemampuan sesorang menata diri akan dinilai, terutama saat akan melakukan wawancara kerja. Mungkin, penilaian atasan terhadap kualitas pekerjaan dimulai dengan cara seseorang merawat dirinya sendiri. Jika dirinya saja berantakan, bagaimana dengan pekerjaannya?


Ada pengalaman niey,


Wajib Saat Pernikahan di Pasundan

Karasaeun sono sarua taneuh Pasundan.. Jadi teringat waktu kecil dulu saat menghadiri acara pernikahan, ada satu lagu wajib. Setelah lama tidak mendengar ternyata ngangenin euy! Dibawakan oleh Nining Meida S dan diciptakan oleh Nano S dalam album Kalangkang juga, Ieu laguna

#KALANGKANG#


Mungguhing dina impenan
Geuning sakitu deudeuhna
Kanyaaah nu wening bersih
Satia jadi kakasih…

Mungguhing dina impenan
Geuning sakitu leahna
Pameunteu marahmay manis
Teu isin ..kaambung damis

Rambut panjang nu ngarumbay
Disangkeh panangan nyampay
Lalaunan raray tanggah
Rangkulan karaos pageuh
Luhur pasir tepung geten
Perlambang asih nu mekar
Kabagjaan nu duaan…..nu duaan

Hanjakal ….hanjakal teuing
Endah ngan ukur kalangkang…
Harepan ……harepan …. diri
Sing nyanding jeung kanyataan


Setelah bertanya pada ahlinya akhirnya didapatkan juga artinya, yang ternyata begitu dalam di mana terdapat sebuah harapan, harapan yang dimiliki hampir setiap orang,

Kita artikan perbarisnya yuk

Mungguhing dina impenan
Tinggi dalam lamunan

Geuning sakitu deudeuhna
Ternyata begitu cintanya


Kanyaaah nu wening bersih
Rasa sayang yang bening bersih


Satia jadi kakasih…
Setia menjadi kekasih
#
Mungguhing dina impenan
Tinggi dalam impian


Geuning sakitu leahna
Ternyata begitu lembutnya


Pameunteu marahmay manis
Wajah bersinar manis


Teu isin ..kaambung damis
Tak canggung tercium pipinya
#
Rambut panjang nu ngarumbay
Rambut panjang yang terjuntai


Disangkeh panangan nyampay
Disangga tangan yang menyambut


Lalaunan raray tanggah
Perlahan wajah mendongak


Rangkulan karaos pageuh
Rangkulan terasa erat

#
Luhur pasir tepung geten
Tinggi gunung bertemu..


Perlambang asih nu mekar
Perlambang kasih sayang yang mekar


Kabagjaan nu duaan…..nu duaan
Kebahagiaan milik berdua... milik berdua
#
Hanjakal ….hanjakal teuing
Sayang sungguh sayang


Endah ngan ukur kalangkang…
Indah hanya bayangan


Harepan ……harepan …. diri
Harapan... harapan diri


Sing nyanding jeung kanyataan
Semoga sesuai dengan kenyataan

Amin.

Lho kok malah Amin! Mang apaan? Ya kalau boleh bilang, Kalangkang ini seperti sebuah doa. Doa bagi mereka yang memliki bayangan khayalan.

Setiap orang pasti memiliki khayalan, khayalan bagaimana seseorang yang akan mendampingi hidupnya nanti tapi semua akan dituntun menuju jodohnya masing-masing. Karena Allah SWT tidak akan menciptakan segala sesuatnya terlalu cepat atau bahkan terlambat. Karena segala sesuatunya akan indah pada waktunya.


=======================================


Oh iya sekalian, kalau ada yang merasa kenal sama Ike Fita Apriani or Runis Lovandriani Sasti atawa alumni TK Garuda 2 Bandung, SD 1 Kujang Bandung atawa SDN Galih Pawarti, Baleendah Bandung minta tolong yaaaaa.... Kuring kangen..! He he he 

Mari Nge-BLOG..

Beginilah kerjaan orang kalo lagi kurang kereatifitas, Hehe Sembari menunggu pekerjaan, iseng-iseng berhadiah kemarin aku mencoba search namaku sendiri di google gambar. Ternyata ada! Haha, tapi tentu saja kalo anda search hanya dengan nama rani maka akan keluar gambar mbak Rani Mukherjee. Tapi weits.. aku bukan mbak Rani yang cantik dari India, aku hanya seorang Ran, lahir dan besar di Indonesia juga, maka dari situ, saya bangga memakai bahasa Indonesia di blog saya. Walau sedikit gado-gado. Hehe.. padunya..! emang susah memakai ejaan yang baik dan benar.

But, kembali ke topik! Sampai di mana kita tadi? Oh iya, dari google tadi aku sadar, tentu saja gambarku akan muncul karena aku memang pengguna blogger. Bagaimana dengan Anda?

Kemudian untuk mengobati penasaranku, aku coba search nama temanku yang lain ternyata muncul juga. Untunglah nama sahabatku jarang dipakai orang jadi kemungkinan muncul orang dengan nama sama akan keluar lebih sedikit. Tapi sahabatku bukan pengguna blogger, akan tetapi pic-nya muncul dengan alamat web berasal dari facebook. kenapa ini?

Kalau boleh ikut menyimpulkan, google akan mengidentifikasi Anda berdasarkan SEO (Search Enginge Optimization) dari karakteristik unik yang anda punyai, terlebih mudah mencari jika Anda juga seorang blogger. Mau memakai fasilitas blogspot, wordpress atau blog lainnya.

Tentu saja ada resiko picture Anda akan mudah dicopy paste orang untuk membuat akun palsu atau mungkin saja disalahgunakan. Kalau temanku yang narsis biar tetap exist pasti cuma bergumam, "Wajar lah, jadi orang cantik or orang ganteng pasti banyak resikonya!" He hehe, bagus juga sifat optimiznya.

Mau ikut exist? Mari kita mulai dari menulis dan membuat blog..
Kudus, 28 Agustus 2010

Tak Terlupakan; Sixth Sense

Sixth Sense (1999)

Written and Directed by M. Night Shyamalan
Produced by Frank Marshall, Kathleen Kennedy, Barry Mendel
Cast: Bruce Willis, Haley Joel Osment, Toni Collette, Olivia Williams, Donnie Wahlberg, Trevor Morgan, Mischa Barton


Satu film dari Bruce Willis yang masih terkenang, Sixth Sense yang bercerita tentang seorang psikiater bernama Dr. Malcolm Crowe yang diperankan oleh Bruce Willis berusaha untuk menyembuhkan seorang anak bernama Cole Sear yang pendiam, pemalu dan sering dianggap "freak" oleh teman-temannya bahkan oleh Ibunya sendiri. Cole berkembang seperti itu karena Cole memiliki kemampuan indera keenam yang hanya diceritakan kepada Dr. Crowe, yang dalam rintihannya "I see dead people".


Terjadi keterkaitan antara Dr. Crowe dan Cole sehingga mereka saling membantu. Cole menginginkan Dr. Crowe membantunya untuk tidak dapat melihat makhluk-makhluk itu lagi sementara Dr. Crowe menginginkan agar Cole berusaha mendengarkan apa yang diinginkan dari makhluk gaib tersebut dan dengan bantuan Dr. Crowe maka Cole bersedia membantu keinginan orang mati yang mendatanginya.

Cole menjadi lebih pemberani dan akhirnya diterima oleh teman-temannya. Sebagai kewajiban terakhir, Cole memberitahukan Dr. Crowe mengatasi masalah keluarganya dan juga secara halus berusaha menyadarkan Dr. Crowe bahwa Dr. Crowe sebetulnya juga adalah dead people. Dr. Crowe teringat kembali saat ia ditembak oleh Vincent Grey, salah satu pasiennya yang dulu saat Vincent masih berusia sama dengan Cole tapi tak berhasil disembuhkan dan memiliki gejala ketakutan hampir menyerupai Cole.

Garapan apik M Night Shyamalan  begitu jelas dalam skenario yang ditulisnya sendiri ditambah sinematografi yang terlihat begitu hidup, musiknya yang nyaris sempurna memperkuat kesan horor dalam cerita ditambah peran trio tokoh utama yang cerdas.

Sebagai horor, Sixth Sense memenuhi khittah-nya. Namun ia pun tak melupakan kodratnya untuk menyajikan tontonan yang baik dan juga logis. Shyamalan menuntun kita, memenuhi rasa ingin tahu kita akan kemunculan hantu – hantu itu ternyata memiliki tujuan tertentu dan dalam kasus ini, meminta pertolongan mereka yang masih hidup. Unsur drama juga begitu kental dalam cerita itu, saat Cole akhirnya mampu menceritakan semua masalahnya kepada Ibunya sendiri, sungguh mengharukan . Dan di akhir cerita pun berakhir dengan.. so awesome! mungkin tak akan disangka – sangka oleh sebagian besar penonton.
Kudus, 26 Agustus 2010

Berjuanglah untuk Senyum itu!


Betapa hebatnya mereka yang sedang berjuang untuk dapat hidup. Mereka yang sedang melawan penyakit mereka berbaring lemah di kamar berargo meter. Untuk jantung mereka agar terus dapat berdetak, untuk ginjal mereka agar dapat menyaring zat-zat kotor dalam tubuh, untuk hatinya agar dapat kembali menawarkan racun, untuk saraf-saraf motorik dan sensorik mereka agar berjalan sesuai fungsinya, untuk otak agar kembali mengalir darahnya menuju bilik kanan dan bilik kiri, dan untuk fungsi-fungsi tubuh yang lain. Gigihny a mereka. Tapi kenapa, masih ada beberapa yang menginginkan untuk dapat segera pulang ke rahmatNya.
Usia hanya Dia yang menentukan. Sehebat apapun peramal, secanggih apapun metode teknologi saat ini jika Dia tidak menghendaki maka semua itu tidak akan terjadi. Terkesan kita yang hidup ini memang kecil di hadapanNya. Karena kita ini hanya ciptaanNya, bagian dari lingkaran kehidupan ini. Saling mengisi antara satu dengan yang lain.
Jujur, aku masih bingung dengan kegigihan mereka untuk dapat terus hidup. Agar apa? Agar terus dapat mengejar amalan-amalan yang kurang? Atau untuk orang lain, untuk anak-anak mereka, untuk kekasih hati (orang tua, pasangan) yang sedang menunggunya.  Atau untuk alasan lain?
Kebahagiaan seperti apa yang ingin dikejar? Bukankah segala sesuatu di dunia ini relative, termasuk kebahagiaan? Bagi kita, sebuah kebahagiaan belum tentu menjadi kebahagiaan untuk yang lain, bahkan untuk orang-orang terdekat kita. So seharusnya, definisi kebahagiaan itu masihkah ada di dunia ini?
Jika mereka terus meradang di ICU sedang berjuang maka kita juga yang masih sehat juga harus berjuang. Berjuang untuk tujuan kita masing-masing. Mungkin, kebahagiaan mereka adalah untuk dapat tetap hidup bersama keluarga mereka dan andai saja aku dapat memberikan nyawaku untuk mereka yang pantas menerima,untuk mereka yang dengan kegigihannya berjuang untuk dapat juga membahagiakan keluarganya dan orang lain maka aku ingin melihat mereka tersenyum. Karena senyuman itu juga merupakan symbol dari kebahagiaan.
Jadi berikanku senyuman terindah  kalian.