Cerita Kecil dari Kak Ci

Terdiam di sudut,

Kupegang erat bantalku mencoba menutup mata. Tirai kamarku bergerak seakan ada yang sengaja meniupnya.

"Ya Tuhan, semoga yang aku lihat ini tidaklah nyata"

Wajah pucatnya dan sudut pandang kosong mencoba untuk mendekatiku tapi terasa enggan. Mungkin karena ada sesuatu yang ingin disampaikan tapi sulit untuk diungkapkan.

*****

Senja Berikutnya


Aku sudah lupa bagaimana terjadinya, tapi saat itu..

Maghrib di pinggiran sungai Bantul, motor yang aku boncengi menabrak timbunan pasir. Kami terseret 5 meter dari motor, sedangkan dia (kakakku) terseret hampir 8 meter.

Office Alone

Lonely at office, hufft..

Tidak ada yang spesial sich, cuman kerjaan nambah beberapa doank. Hehe, tambah banyak sich tapi mau gimana lagi coba. Nyemil juga rasanya kosong karena biasanya makan berdua sekarang alone.

Untung rekan kantor yang lain pada baik. Mereka mengunjungi aku. Hehe, jam besuk diharap membawa makanan sekedarnya ya, halah..!

Cinta Segi3 eR We Te

Bukan cinta aku sih yg Segitiga tapi ini tentang temanku yg terlibat cinta segitiga. Hahaha

Belum lama ini, saya dimintai untuk meneraphy dua pasang kekasih agar saling melupakan. Loh? Kenapa? Pasti Anda bertanya kan? Iya, mau bagaimana lagi? Kata ustadz dan ustadzah selingkuh itu diharamkan! Apalagi jika Dudi (samaran - red) adalah suami orang.

Dudi dan Bunga (samaran - red) saling mengisi hidup, ciehhh.. suit.. suittt..  Akupun mungkin tak mau menghalangi hubungan mereka tapi itu jika hubungan mereka halal.

Aishiteru, Ma


Aishiteru, Ma

Bukan belajar jika kau tak melihatnya sendiri. Ini bukan soal lisan maupun tulisan tapi saudaraku, maukah kau meluangkan sedikit waktu untukku?

Telah lahir malaikat kecil kami, lihat.. Betapa cantik dan sempurnanya dia. Tangan mungilnya menggenggam tanganku. Dia memiliki dua bola mata yang indah, hidung yang sempurna meski tak terlalu mancung. Alisnya, bibirnya.. Sungguh kenikmatan Tuhan mana lagi yang kami ragukan? Berharap dia akan menjadi doa-doa bagi kami.

Bulan pertama kau sudah terkena demam. Pilek rupanya, tapi nafasmu... Sayang, tak tega aku mendengar nafasmu yang terengah-engah karena sesak. Apa boleh buat, Ibu harus menghisap ingusmu dengan mulut Ibu sendiri karena Ibu ingin kau kembali sehat, Nak..

Menginjak TK, wajar jika gadis kecilmu ingin terlihat mewah di hadapan teman-temanmu. Ibu hanya mampu menghela nafas ketika kau tumpahkan mie buatan Ibu. Maafkan aku anakku, Ibu tak sempat membuatkan bekal yang layak untukmu karena Ibu juga harus menyiapkan persiapan Ayahmu kerja belum lagi
keperluan adik bayimu.

Kesehatan, kepintaran dan kemandirian itu yang selalu aku pinta dariNya untukmu anak-anakku. Karena Ibu takut, bagaimana Ibu bisa lupa saat kau diantarkan pulang oleh teman-temanmu dalam keadaan panas tinggi sementara ayahmu sedang berada di luar kota. Sedangkan saat itu, dokter-dokter tak ada yang buka praktek dan Ibu takut, jika Ibu membawamu pergi sakitmu akan semakin parah. Untung sepeda tua milik ayahmu mau mengantarkan Ibu mencari dokter keluarga meskipun jaraknya terbilang jauh, Ibu tak peduli Nak, demi kau.

Betapa senang hati Ibu, gadis kecil kamu telah tumbuh dewasa dan cantik. Maaf Nak, bukan Ibu melarangmu mengendarai kendaraan bermotor tapi caramu mengendarainya membuat hati Ibu miris Nak.. Ibumu ini sudah cukup tua, tak bisakah kau pelan-pelan saja? Ibu khawatir bukan pada diri Ibu tapi Ibu takut jika terjadi apa-apa pada dirimu.

Sayang... Ibu mungkin bukan wanita sempurna tapi yakinlah Nak bahwa dirimu cinta sempurna Ibu dan Ayah..

Memberi Suara saat USB dilepas

Huaaahm.. lama gak nge-blog , mohon maaf sebelumnya kalau kali ini postingannya juga hasil dari searching di Mbah google.

Hari gini siapa yang tak mempunyai flashdisk? Hehe, bukan mau membahas harga flashdisk sekarang berapa sih.. soalnya ane memang bukan pedagang ngakus Gan.. Kali ini mari kita membahas bagaimana caranya memberi suara saat memasukkan / melepas flashdisk.

Tapi sebelum masuk langkahnya, pastikan nada yang kamu siapkan berbentuk .wav

Daisy,.

Daisy…



Atau bunga aster, sebuah film garapan Wai-keung Lau dan ditulis oleh Jae-young Kwak. Ditayangkan perdana di bioskop pada tahun 2006. Bercerita tentang percintaan antara seorang pembunuh, polisi dan seorang pelukis jalanan.

National Park of Komodo

Komodo dragon, or a full-called Komodo dragons (Varanus komodoensis), is the largest lizard species with an average length of 2 – 3 m. The local people calls this animal as Ora.

Life in the open dry grasslands, savannas and tropical forests at low altitude, these lizards like the place is hot and dry. They are active during the day, although sometimes also active at night. Komodo dragons are solitary animals, gathered together only at meals and breed.

These great reptiles could run faster to 20 miles per hour at short distances, swim very well and can dive as deep as 4.5 meters; as well as clever climb trees using their strong claws. To catch prey, the Komodo dragon may stand on its hind legs and uses its tail for support. With increasing age, more dragons using his claws as weapons, large size of them make they had trouble climbing trees.
Komodo island, the greatest and beautifull island in the world and it located in the western area of East Nusa Tenggara Province bordered to the West Nusa Tenggara Province. Administratively, this island is included in the Komodo Sub-district, West Manggarai District, East Nusa Tenggara Province, Indonesia. You can find them on the island of Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, and Gili Dasami in Nusa Tenggara of Indonesia.
In this island, you also can see several activities of this rare animal, such as the Komodo copulate which always happens between May until August; Komodo which is eating deer, goats, and pigs; and see Komodo which is sun-bathing on the road and on the branches of trees in the morning.
In 1980 the government made Komodo Island as the Komodo National Park to protect Komodo from extinction. Six years later, in 1986, this national park was accepted as the World Inheritance Site by UNESCO. This national park consists of two big islands. They are Rinca Island and Padar Island surrounded by several small islands. The total wide of this national park was 1.817 kilometers square.
Don’t be afraid to visiting Komodo Island. You can find international resorts, several cottages provided by local people, and restaurants as well.

Komodo dragons are only in Indonesia. So please vote komodo for the new 7 wonders of nature with voting in here and follow the twitter in @vote_komodo, @votekomodo or @VoteForKomodo
Please enjoying..

Basa Jepang

Nalika ing teras ngarep omah, Didi lan Pri lungguh nyawang mega angkasa. Sinambi omong-omongan :

Didi : Pri, saiki aku wes pinter basa Jepang, njajal aku bedheki ya.
Pri : Ya wes, tak bedheki ya? Apa basa Jepange matur nuwun?
Didi : Kuwi gampang, arigato.
Pri : Olahraga?
Didi : Taiso.
Pri : Bener, saiki nikmat?
Didi : Enako go moto.
Pri : Iyo bener. Nek "Sing Lucu"?
Didi : Kuwi gampang, Orano honoru.
Pri : Yeeeee... ana kok, najan sithik!
Didi : ???!?

NB : kanggo gegojekan!  

Belajar dari Keledai

Di sebuah desa, seorang petani kehilangan keledainya. Capek mencari, tak dia temukan juga keledai itu. Tapi, ketika dia lelah mencari dan duduk di bagian belakang rumah, samar telinganya mendengar ringkik memelas dari keledainya. Suara itu lirih, sedih. Tapi di mana?

Beringsut, petani itu mencari sumber suara. Dan, di dalam sumur kering yang tak terpakai, dia temukan keledainya, bergerak gelisah, memekik. Petani tua itu tak tahu harus berbuat apa. Menarik keledai ke atas, tentu dia tidak kuat. Jadi bagaimana menariknya? Lama berpikir, akhirnya dia pun pasrah. “Keledai itu telah tua, dan sumur itu terlalu berbahaya jika dibiarkan saja,” batinnya. Ia pun memutuskan untuk mengubur si keledai di sumur itu. Ditutupinya telinga, agar tak mendengar pekikan keledai yang seperti kehilangan harapan, dan dia meminta tetangga mempercepat menimbun tanah ke sumur.

Tak lama, tak terdengar lagi suara keledai dari dalam sumur. Dia dan tetangga melongok ke dalam sumur. Tapi, pemandangan di bawah begitu mengagetkan mereka. Ternyata, keledai itu masih segar bugar, dan sibuk menggoyang-goyangkan badannya. Salah satu sekop tanah jatuh menimpa tubuhnya, keledai itu akan menggoyangkan punggungnya, menggugurkan timbunan tanah itu. Dan setelah tanah turun, keledai akan memijaknya, menjadikan titik tumpu. Menyadari hal itu, kian bersemangat petani dan  para tetangga menimbun tanah. Keledai terus saja mengibaskan tubuhnya, dan bergerak naik seiring tanah yang kian banyak memenuhi sumur.

Kehidupan, akan terus menuangkan tanah dan kotoran kepadamu. Hanya ada satu cara untuk keluar dari kotoran, kesedihan, masalah, cobaan dan lainnya itu, yakni dengan menggerakkan tubuhmu, membuang segala kotoran itu dari pikiran dna hatimu. Dengan cara itulah, kamu dapat menjadikan semua masalah sebagai pijakan, melompati sumur kesengsaraan.
Keledai itu memberi contoh yang baik. Dan tak ada salahnya, kita belajar dari keledai.

Source : Seputar Kudus untuk halaman Motivasi