Ikut rombongan piknik berjamaah tapi ingin main secara puas ke TMII? Oh bisa banget! Bagaimana ya caranya bisa puas main di TMII - Taman Mini Indonesia Indah meskipun waktunya sedikit? Pertanyaan ini seringkali muncul, bahkan bagi seorang travel blogger Medan yang terbiasa menjelajah. Kita akan bahas tuntas di Rani R Tyas's Journal.
Assalamualaikum Sahabat Ran ❤
Sahabat Ran pasti pernah ikut rombongan piknik, entah itu bareng jamaah masjid, piknik sekolah, atau bahkan ikutan Open Trip. Biasanya ikut rombongan piknik gini tuh waktu yang diberikan untuk menjelajahi suatu tempat wisata diberikan waktu yang terbatas. Bahkan tidak sedikit yang hanya memberikan waktu 1-2 jam saja di tempat wisata.
Lelah? Wah jangan tanya!
Untungnya saat itu, Minggu tanggal 22 Juni 2025, kami diberikan waktu setengah hari menjelajahi TMII. Akan tetapi, bayangkan deh, dengan waktu sekitar 3-4 jam, apa cukup menjelajahi TMII dengan luas 147 hektare atau 1,47 kilometer persegi? Gempor buat yang tidak terbiasa jalan kaki 10.000 langkah/hari.
Adapun tujuan Itinerary Singkat di TMII ini adalah sebagai berikut.
- Menjelajahi inti dari TMII dalam waktu singkat (3-4 jam).
- Fokus pada pengalaman visual dan interaktif tanpa perlu masuk ke setiap museum atau anjungan.
- Memanfaatkan transportasi internal untuk efisiensi waktu.
Rute dan Aktivitas
1. Masuk dan Orientasi (30 Menit)
Setelah memasuki pintu utama, kita bisa langsung menuju area Danau Archipelago. Sebagai orang desa masuk Jakarta, aku takjub, karena ternyata orang ibukota pada rajin olahraga 😂 Rasanya tuh bukan dolan ke tempat wisata, melainkan kayak masuk ke stadion Gelora Bung Karno.2. Eksplorasi Inti (90-120 Menit)
Sahabat Ran bisa memilih beberapa pilihan berikut jika memang itinerarynya terbatas.Pilihan 1 - Transportasi Keliling
Naik Kereta Gantung (Skylift)! Dari atas ketinggian kita bisa melihat keseluruhan TMII dari dan menghemat waktu. Kamu bisa melihat miniatur pulau-pulau di Danau Archipelago dan anjungan-anjungan daerah dari atas. Sayangnya, skylift baru dibuka jam 09.00 pagi, dan biasanya antrian sudah mengular. Kata orang-orang yang antri, kebanyakan menghabiskan waktu antara 30 menit hingga 2 jam tergantung banyaknya antrian.
Transportasi keliling yang kedua adalah naik Angling (Angkutan Keliling). Buat yang tidak suka ketinggian, naik angling yang akan mengelilingi area utama. Kamu bisa melihat anjungan dan museum dari luar. Untuk dapat menaiki angling, kita harus mencari halte terdekat. Biayanya pun gratis karena sudah termasuk di dalam karcis masuk TMII. Cuma ya itu, kudu suaaabare pool.
Pilihan 2: Jelajah Anjungan Terpilih
Jika kamu lebih suka berjalan kaki, pilih 2-3 anjungan yang paling ingin kamu kunjungi.
Rekomendasi dari Ran yaitu kunjungilah anjungan dari daerah yang paling menarik minat kamu, misalnya Anjungan Jawa Tengah (ikonik dengan rumah joglo), Anjungan Bali (dengan Pura), Anjungan Sumatra Utara (ikonik dengan rumah adat Nias) atau Anjungan Sumatera Barat (dengan rumah gadang).
Atau seandainya kamu mengajak lansia atau anak kecil dan lelah untuk berjalan, Ran sarankan untuk menyewa sepeda atau kendaraan listrik. Dilansir dari Instagramnya TMII, harga sewa kendaraan di sana adalah sebagai berikut (harga berlaku saat tanggal 22 Juni 2025).
- Sepeda Single: 1 jam dengan harga sewa Rp 30.000
- Sepeda Keranjang: 1 jam dengan harga sewa Rp 40.000
- Sepeda Tandem: 1 jam dengan harga sewa Rp 40.000
- Skuter Listrik: 15 menit dengan harga sewa Rp 25.000, dan 30 menit dengan harga sewa Rp 40.000
- Sepeda Listrik Roda 3: 30 menit - Rp 70.000, 1 jam - Rp 120.000 dan 2 jam - Rp 200.000
- Buggy Car per 2 jam (tergantung jumlah seatnya) dihargai sewa: 2 seat-Rp 350.000, 4 seat-Rp 450.000 dan 6 seat Rp 600.000
3. Santai dan Foto-foto (30-60 Menit)
Kami memutuskan untuk menyewa buggy car yang 6 seat, dan ternyata mengelilingi TMII pakai mobil listrik tidak sampai 2 jam sudah muter semua. Memang, kami tidak diniatkan untuk mengunjungi anjungan demi anjungan.Pada akhirnya, kami malah beristirahat di anjungan Jawa Timur. Di sana sedang ada pertunjukan tarian dari Sanggar ,, yang menarikan beragam tarian Jawa Timur. Dari anak-anak usia TK hingga dewasa menyajikan lebih dari 10 tarian. Wah, dari Jawa Timur saja ternyata cukup banyak ya tarian tradisionalnya.
Tips untuk Itinerary Singkat ke TMII
Penutup





Tidak ada komentar
Thank you for stopping by 🥰
Terima kasih untuk tidak berkomentar menggunakan URL ARTIKEL and please jangan tinggalkan link hidup ya, sayang 😘
Sharing is caring, tapi aku bakalan sedih banget kalau tulisanku di copy paste buat blogmu. So, klik tombol share aja ya
(゚▽^*)☆
Lalu.. Demi bisa berkomentarlah secara ksatria, silakan berkomentar menggunakan akun Google ya 😁😁😁