Sebagai ibu pekerja yang waktunya banyak dihabiskan di kantor, saat-saat bertemu dengan anak adalah saatnya quality time, jadi sekali lagi mohon maaf bagi yang menghubungi di luar jam kerja akan sangat slow respon karena memang saya memprioritaskan waktu untuk anak-anak.
Terkadang Mas Han sepulang dari kantor langsung aku jemput untuk ke rumah Ibuku nyamperin adek Alisha sampai menunggu dijemput bapaknya anak-anak, tapi kadang juga tidak. Tergantung jam berapa aku pulang dari kantor.
Ada kalanya aku memilih mengenyampingkan tugas-tugas harian rumah tangga, nunggu saat anak-anak sudah sibuk bermain dengan bapaknya (misalnya) tapi lebih sering pak suami yang ambil alih urusan rumah tangga sementara aku yang menemani mereka bermain.
Akhir-akhir ini Mas Han senang sekali mewarnai gambar. Meskipun lukisan warnanya belum sempurna tapi menurut Bu Nisa kepala sekolahnya, gambar anak kecil seusia Mas Han sudah cukup bagus meskipun warnanya masih banyak keluar dari tempatnya.
Kalau sedang menggambar sih Ibu tenang aja ya, kan cuma mewarnai.. tapi kalau diminta menggambar.. duh..
“Ibu.. gambar truk.” Pintanya
“Duh Nang.. Kok nggak nggambar sendiri?” tanyaku
Mas Han malah menggeleng terus menyodorkan ballpointnya kepadaku.
“Ibu.. gambar dump truck.”
Ng.. bagaimana ya.. sepertinya Mas Han ingin mengucapkan kalau dia tidak bisa menggambar dump truck.
Bukan tidak bisa sih sebenarnya tapi belum bisa.
“Mas Han itu bisa ya nggambar dump truk. Coba sini mana tangannya.”
Aku pun memegangi tangannya, mengarahkan tangannya membentuk lingkaran dan garis-garis lurus.
“Tarra... sudah jadi kan dump truknya.” Kataku.
“Horre..” sahut Mas Han kegirangan sambil bertepuk tangan.
Kan, bisa kan Mas Han menggambar truk, jangan enggan dulu ya Nak sebelum kamu belajar bertahap mengerjakannya.
Semua hasil di dunia ini melalui sebuah proses, Nak. Tidak ada yang mak benduduk jadi. Bahkan mie instan pun memerlukan waktu untuk memasak air terlebih dahulu baru mienya bisa matang. Makanya kalian juga ya, semoga semangat pantang menyerah yang ibu miliki sejak bawaan lahir juga kalian miliki dan semoga hidup kalian lebih beruntung daripada Ibu.
#hari7
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
#institutibuprofesional













