Privasimu juga Tembok Kita

Hallo, kapan ya facebook berakhir jaman?

Facebook bisa menyatukan pertemanan yang lama tak terjalin, bisa mempererat perselingkuhan, juga bisa memutuskan suatu hubungan. Hehe kok bisa ya?

Dahulu kala, gak begitu dahulu sih.. baru 2 tahun yang lalu terhitung sejak hari ini. Aku memutuskan untuk menyelesaikan hubungan dengan seseorang hanya karena dia memprivasi hubungan "in relationship" denganku, jadi ceritanya hanya aku yang bisa melihat status hubungan kami.

Lucu saja, bagaimana bisa seseorang yang katanya ingin berhubungan serius tapi mengakui keberadaanku saja segan. Ya sudah cari saja yang lain

Tapi kali ini.. dengan seseorang yang saat ini mengisi hari-hariku, rasanya lebih aman saja kalo doi memprivasi hubungan kami. Agar wanita-wanita yang menyukainya tidak menterorku (hehe, padahal sih gak ada yang meneror ya).

Bagaimana jika teman-teman wanitanya kepo, merasa ingin dekat dengannya tapi takut berhubungan saat tahu statusnya yang "in relationship" with me. Nah, kalau mereka kepo? Lalu buka-buka profilku, Haha berasa artis gimanaaaaa gitu ya?

Well, just keeping like that, till you find a new girlfriend

Tidak ada komentar

Thank you for stopping by 🥰

Terima kasih untuk tidak berkomentar menggunakan URL ARTIKEL and please jangan tinggalkan link hidup ya, sayang 😘

Sharing is caring, tapi aku bakalan sedih banget kalau tulisanku di copy paste buat blogmu. So, klik tombol share aja ya
(゚▽^*)☆

Lalu.. Demi bisa berkomentarlah secara ksatria, silakan berkomentar menggunakan akun Google ya 😁😁😁