Namaku Salah di Ijazah Kebanggaanku Sendiri

Sebetulnya tidak ada yang salah dengan namaku karena bagiku sama saja yang terlihat seperti yang terdengar. Tapi ketahuilah duhai teman, walau sekedar tulisan akan jadi sangat berbeda antara Akta Kelahiran, KTP, ijazah SMA juga ijazah S1.

Namaku di Akta Kelahiran tertulis,


"Rani Rahayuningtiyas,"

Tyas nya pakai i jadi TIYAS seharusnya. Sejak ijazah SD sampai SMA sudah sama antara ijazah dengan Akta Kelahiran hingga akhirnya saya menyelesaikan S1 tetapi malah ijazah kebanggaan saya mengkorupsi nama saya walaupun cuma 1 karakter menjadi Rani Rahayuningtyas.

Bagiku sebetulnya itu tidak masalah, toch sama-sama dipanggil Tyas bukan?

Nah, masalah mulai muncul ketika saya melihat Kartu Keluarga (KK) saya di mana pendidikannya masih SMA. Ketika saya mau meluruskan sambil membawa fotokopi ijazah terakhir oleh sang CARIK (Sekretaris Desa) mengatakan kalau namanya ini tidak sama, "Ini harus diurus dulu, disamakan biar sama. Daripada mengurus ke DIKTI lebih baik mengubah Aktanya saja," dengan kata lain pak Carik menyuruh saya kembali ke Bandung buat menyelesaikan ini. Padahal domisili saya saat ini di Kudus, Jawa Tengah sementara ijazah saya S1 dari Semarang. Waduh si Bapak ini tidak baca ta kalau yang salah cuma ijazah S1 saya!!

Alhasil daripada banyak bacot, saya bilang saja "Sudah tidak usah saja Bapak, pendidikan gak penting ini juga!" 

Tidak tau deh ini mau diapakan, apalagi katanya saat mau menikah nanti saat mengajukan ke Bapak Modin setempat katanya harus membawa Kartu Tanda Pendududuk (KTP), KK, Ijazah Terakhir, juga data diri calon suami. Halah! Sudah ilfeel menemui bapak Carik itu lagi T_T

Tahu deh, terserah Bapaknya mau dibuat pendidikan terakhir SD / TK saya sudah tidak mau urus. Iya ini cuma sebagai curcol aja daripada teman-teman ada yang suatu saat kejadiannya sama seperti saya, hati-hati, segera diurus.

Bagi teman-teman kalau ada yang mengalami kasus seperti saya, bisa kok diurus ke sekolah atau ke kampusnya. Pergi ke kantor Rektorat (kalau saya) minta surat keterangan bahwa orang di ijazah dan akta lahir adalah orang yang sama. Yang salah kan cuma ijazah S1, daripada harus ke pengadilan tinggi negeri yang nantinya akan mengubah nama di ijazah SD, SMP, atau bahkan SMA juga.

Semoga bisa membantu, jika ada solusi lain bisa ditulis dimari. Link back? Insya Allah bakal dikunjungi balik ke blognya teman-teman. Terima kasih,

9 komentar

  1. Saya juga salah nama, nama saya di ijazah SD sampai SMA itu sudah sama, tapi beda dengan kk. Bingung mau bagaimana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. KK nya sama Akta Kelahirannya sama tidak? Kalau tidak ya KKnya aja yang diubah. Biasanya ijazah kan menyesuaikan akta kelahiran, kecuali ijazah dan akta kelahiran beda ya perlu membuat surat keterangan.

      Hapus
    2. Hi Kak Pendi, kalau cuma beda di ijazah S1 nya malah gampang soalnya kan tinggal minta Surat Keterangan di kantor Rektorat. Bilang saja minta Surat Keterangan Menyamakan Nama Ijazah dengan Akta/KTP

      Hapus
  2. Apakah surat keterangan dari rektorat dapat digunakan sebagai pendamping ijazah untuk melamar pekerjaan kah mbk?

    BalasHapus
  3. Bagaimana klw pnulisan nma di ijazah tidak memakai spasi aldesky sehrusya al desky

    BalasHapus
  4. Dear mbak Tyas,

    Salam kenal. Saya Ridha. Saya membaca blog mbak seputar perbedaan nama di ktp/kk dan ijazah S1, dimana yang beda hanyalah di ijazah. Saya mau daftar CPNS dan baru sadar akan itu. Berdasarkan pengalaman mbak, berarti saya tinggal urus ke pihak kampus untuk surat keterangan? Lalu, untuk format suratnya apakah yang dan harus sediakan pula materai? Mohon jawabannya segera ya mbak, untuk keperluan cpns soalnya, terima kasih banyak sebelumnya.

    Salam,
    Ridha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo mbak ridha. Bagaimana dengan permaslahannya? Apakah sudah sel3sai? Soalnya saya juga mengalami masalah yang sama. Saya harus bagaimana ya?

      Hapus
  5. Sama saya juga ijasah sma sama kuliah sama tapi sd smp beda

    BalasHapus
  6. Ka mau nanya kalo ganti nama di ijazah S1 itu apakah harus urus ke Dinkes juga ?

    BalasHapus

Thank you for stopping by 🥰

Terima kasih untuk tidak berkomentar menggunakan URL ARTIKEL and please jangan tinggalkan link hidup ya, sayang 😘

Sharing is caring, tapi aku bakalan sedih banget kalau tulisanku di copy paste buat blogmu. So, klik tombol share aja ya
(゚▽^*)☆

Lalu.. Demi bisa berkomentarlah secara ksatria, silakan berkomentar menggunakan akun Google ya 😁😁😁