Dewasa ini, ngerinya biaya pendidikan anak sudah banyak digembar-gemborkan. Bahkan tidak sedikit juga yang menabung dengan dalil asuransi pendidikan anak. Benarkah bisa terpakai saat hari H mereka kuliah?
Kami sepakat untuk tidak lagi menabung di asuransi pendidikan anak. Kami lebih suka menabung dalam bentuk hal lain. Sebab kami menjadi lebih mudah mengontrol tabungan tersebut sendiri.
Tabungan untuk anak tidak melulu harus berupa tabungan uang di bank kan?
Tabungan dalam bentuk uang juga riskan akan inflasi, apalagi kalau sampai dicuil sedikit demi sedikit tiap bulan *tutup muka.
Apa sajakah tabungan benda untuk pendidikan anak? Berikut hal-hal atau benda yang bisa kamu simpan untuk pendidikan anak.
1| Perhiasan
Buat para Ibu muda yang masih suka mengenakan perhiasan ini bisa menjadi tabungan yang tidak disangka-sangka. Meskipun harga jual biasanya dikurangi 10% dari harga beli, tetapi harga jual akan mengikuti harga emas fluktuatif sekarang.
Pastikan saja bahwa kita membeli perhiasan di toko emas langganan kita, agar ketika menjual kembali, tidak terjadi ketimpangan harga.
Pengalaman beberapa pekan waktu yang lalu, aku membeli perhiasan di toko x dan kebetulan memang belum pernah ke toko tersebut sebelumnya. Ketika berniat menjual kembali, alih-alih dikurangi 10% dari harga beli dengan harga emas yang sekarang, pemilik toko tersebut mengurangi 10% dari harga beli lama. Itulah pentingnya membeli emas hanya di toko langganan kita.
2| Pohon Cempaka
Di sebuah daerah dekat Muaradua, ada kebiasaan dimana setiap kelahiran anak maka akan ditandai dengan ditanamnya minimal seratus bibit pohon Cempaka.
Pohon-pohon cempaka itu akan dirawat. Sehingga saat anak-anak dewasa, maka ditebanglah pohon-pohon itu untuk modal anak-anak.
Jadi di sana tidak ada istilah jual tanah kalau kepepet. Hanya ada jual kayu, dan tanahnya tetap jadi milik mereka.
Bila saja harga satu kubik kayu cempaka sekarang sekitar dua juta per kubik. Sedangkan sebuah pohon cempaka bisa berumur dua puluh tahunan, tergantung perawatan, dapat menghasilkan kira-kira satu sampai dua kubik per batang. Maka saat anak-anak dewasa, pohon cempaka ini bisa digunakan untuk kehidupan mereka.
3| Sepetak Tanah
Tanah merupakan investasi yang nilainya bisa meningkat terus setiap tahun. Sebidang tanah di dekat rumah saja sudah mengalami keningkatan 5x lipat dibandingkan beberapa tahun silam.
Tanah juga tidak melulu berupa pekarangan tanah yang siap dibangun rumah, bisa saja kita membeli tanah sawah. Sehingga, sebelum anak-anak dewasa, kita bisa menuai hasil sawah juga.
4| Logam Mulia
Beberapa temanku mengatakan daripada menabung dalam bentuk perhiasan, lebih baik menabung dalam bentuk logam mulia.
Logam mulia memiliki keunggulan berupa harga jual yang cenderung fluktuatif. Asalkan, jangan sampai menjual logam mulia tersebut ke toko emas ya karena bisa dipastikan harga jualnya akan lebih rendah daripada kamu menjual ke pegadaian.
5| Kendaraan Roda Empat
Suami dan aku sering berdebat masalah ini, antara kebutuhan dan keinginan menyimpan dalam bentuk lain. Suami ingin membeli mobil sehingga sewaktu-waktu bisa dijual apabila kami membutuhkan. Sayangnya, suami sering lupa bahwa kendaraan pun apabila dijual akan mengalami penyusutan harga nilai. Belum lagi, service yang harus dilakukan setiap beberapa bulan sekali.
Beberapa hari yang lalu barulah kami berpikir gadai BPKB mobil bila saja memang kami membutuhkan dana kepepet di tengah jalan. Menggadaikan bukan berarti menjual, kita masih tetap bisa memiliki barang (kendaraan) tersebut dengan cara menyicil angsuran tersebut.
***
Betapa mirisnya biaya pendidikan anak jika tidak dipikirkan mulai dari sekarang. Semoga kita semua dimampukan oleh Gusti Allah untuk menyekolahkan anak-anak kita hingga ke tingkat tertinggi ya. Aamiin.







Menanam pohon cempaka ini tradisi unik tapi bener juga ya. Kalau di Jakarta udah susah lahan buat menanam pohon. Nitip di desa kali ya.
BalasHapusWah, unik tuh yang pohon cempaka mba, sesuatu yang baru bagi banyak orang. Cuma butuh lahan yang lumayan luas juga ya
BalasHapusWah, aku baru tau yang nanam pohon cempaka. Muaradua itu dimana ya mbk?Beli perhiasan untuk disimpan belum pernah, takut hehe
BalasHapusEmakku juga nabung perhiasan emas supaya anak-anaknya bisa sekolah. Kalau di kampungku biasanya nabung pohon jati atau pohon sengon.
BalasHapusEmakku juga nabung perhiasan emas supaya anak-anaknya bisa sekolah. Kalau di kampungku biasanya nabung pohon jati atau pohon sengon.
BalasHapusCakep itu ide menanam pohon. Kalaupun gak dipakai untuk biaya pendidikan, setidaknya menyumbang oksigen bagi bumi
BalasHapusBagus juga tuh idenya mba, cuman kalau untuk pohon hanya untuk beberapa orang yang punya tanah luas saja hehehe.
BalasHapusBanyak juga yang investasi emas dan logam mulia.
Apapun itu, semoga dana pendidikan anak kita bisa disiapkan jauh-jauh hari dan berdoa semoga anak bisa berkesempatan sekolah di sekolah yang terbaik :)
Masyaallah. Cerdas jg ya menabung dgn menanam pohon 😍
BalasHapusSemoga kita semua dimudahkan dan dilancarkan untuk menabung demi pendidikan anak ya Mba Ran.
BalasHapusSemoga dimudahkan juga dalam berinvestasi, karena kebutuhan semakin hari semakin naik kyaaaa
Ternyata pohon cempaka ini bisa dijadikan tabungan juga baru tahu
I will go with logam mulia.. dan juga banyak doa! Agar anak-anak memiliki masa depan yang cerah
BalasHapusemak bijak emang harus pinter2 urus masa depan anak ya. itupun demi masa tua kita kelak. semangat buat emak2.
BalasHapusInvestasi pohon cempaka itu keren yaa.. nilainya bisa berlipat2, tapi tentu aja butuh lahan yg gak sedikit juga, kalau anaknya banyk trus gimana? Hahaaa.. Btw, aku juga lebih suka logam mulia dibanding perhiasan :)
BalasHapusKalo di sini toko emasnya ya pake sistim yg mbak ceritakan di atas, jadi aku mending milih pakai tabungan berencana saja (meskipun ya kemakan inflasi) sama tabungan logam mulia di pegadaian.
BalasHapuside menabung di perhiasan itu bagus juga mba..kayaknya kita lebih condong menabung di benda-benda yang gampang dijual lagi ya, mba? maksudnya tidak butuh waktu lama dalam proses penjualannya
BalasHapusKebanyakan itu yang dilakukan adalah investasi tanah hingga logam mulia ya mba. Investasi untuk pendidikam anak membuat ortu harus berikan yang terbaik ya
BalasHapusMbak, aku sampe sekarang masih rutin nabung emas. Soalnya anaknya banyak dan ga bisa mengandalkan tabungan uang soalnya sering ke 'goyang' hehehehe. Ada satu lagi sebenarnya yg pengen kami tabung, yakni tabungan untuk wakaf. Mau bikin tabungan untuk akhirat
BalasHapusSetuju sama Nyi.
BalasHapusMetode apapun yang dipilih semoga dilancarkan agar buah hati bisa melanjutkan pendidikan.
Aku juga percaya setiap orang punya metode dan persfektif berbeda-beda.
Sekali lagi, semoga semua dilancarkan ya
Kl bunda yg paling aman beli tanah utk nabung atau rumah
BalasHapusKl perhiasan seringkali tergoda memasukkannya kuliah ke Universitas Hijau a.k.a. Rumah Gadai, hihihiii
Tapi itu dulu. Skrang anak2udah pada mapan, alhamdulillah.
Baru tau menabung pohon,, enak ya kalau punya tanah bisa tanam pohon , aku juga lengen sih. Tapi untuk saat ini baru nabung LM aja hehe.
BalasHapusAh iya aku baru mulai nih mbak utk nabung benda, perhiasan, tabungan ini ytk anak yg pling kecil, klok yg pertana masih pakek cara pada umumnya nabung di sekolah
BalasHapusNo.1 aku banget , suka beli tapi ga suka pakai. Pengen nya investasi logam mulia selain hitunganya lebih jelas juga lebih praktis dibandingkan perhiasan biasa. semoga kami dimudahkan rezekinya. Karena semua orang tua pasti pengen investasi terbaik untuk anak-anak ya mbak
BalasHapusTapi bener banget loh, selain berbagai macam produk investasi masa kini ataupun perhiasan memanfaatkan lahan kebun untuk investasi itu kepake banget. Kayak bapakku dulu nanemin pohon kelapa, sawo rambutan, durian, dll di kebon kepake buat anak-anaknya sekarang. Kalau panen ada yang beli gitu mayanlah bisa buat beli bahan makanan dirumah, itung-itung nambahin uang belanja bulanan hehehe...
BalasHapusKalau untuk pendidikan aku sih lebih milih nabung uang ya di bank daripada yang lain.
Biaya pendidikan makin ke sini makin naik mba. Untuk itu benar yang mba bilang, orang tuanya harus segera menabung dari sekarang.
BalasHapusYg paling bikin aku tertarik itu pohon cempaka kak. Emang aku lagi cari bentuk tabungan lain untuk anak sih kak. Dan kayanya cempaka ini keren deh. Selain bisa investasi, bisa memberikan kontribusi juga untuk bumi kan ya
BalasHapusMasyaallah. Cerdas jg ya menanam pohon untuk tabungan masa depan. 😍
BalasHapusBaru tau jual logam mulia lebih mahal ke pegadaian ya Mba..? Selama ini saya ke teman atau klo kepepet ke toko emas deh...
BalasHapusBaru tahu tentang tanam pohon cempaka ini, tapi mesti ada tanah luas ya, kalau saya sekarang nabung LM sih, kerasa banget saat si sulung mau masuk SD, LM bisa digadaikan atau dijual kalau belum ada dana
BalasHapusKalau boleh milih aku juga lebih memilih menabung dalam bentuk logam mulia dibandingkan perhiasan mbak, alasannay sih karena aku sendiri jarang pakai perhiasan dan yang kedua kalau perhiasan suka jatuh harganya ada biaya pembuatan lah dll. Tuk sama-sama giat menabung buat pendidikan anak di masa depan, gak berasa bentar lagi anak-anak itu sudah besar.
BalasHapusAku lbih memilih tanah dn emas ya karena prnyusutanya tuh dari tahun ke tahun gk Ada mlh lbih. Mahal klo tanah jd bisa prefer utk biaya sekolah
BalasHapusMenarik nih. Saya baru tahu pohon cempaka bisa dijadikan investasi masa depan. Ternyata ada ya tanaman yang semahal itu. Kalau jati apa sama juga mbak? Tapi nanem jati kan ya susah juga hahaha. Terus buat mobil, saya juga mikirnya sama, kalau harganya turun gimana? belum lagi kalau rusak, dll. Tapi ternyata bisa ya pakai sistem gadai supaya memudahkan kita.
BalasHapusIya, biaya pendidikan anak tinggi banget. Selain ikhtiar yang kenceng, tinggal banyak2 doa semoga dikasih banyak rezeki halal dan kemudahan oleh Allah.
BalasHapusWalah aku baru tau bisa investasi pakai pohon.
BalasHapusAku sendiri lebih memilih emas dan logam mulia, kalau mobil misalnya bukan yang mewah banget kayaknya cepat turun harganya :)
Yakin...in syaa ALlah dimampukan.
BalasHapuskarena bekal orangtua tiada lain dan bukan adalah doa dan keyakinan.
Tapi kalau bentuk investasi, bisa juga tuuh...dipikirkan dari sekarang, saat anak-anak masih kecil.
Aku prefer logam mulia.
Karena kalau perhiasan, harganya sudah menyesuaikan...
Beneran baru tau loh yang di Muaradua ada sistem menanam pohon cempaka. Sebenarnya bagus juga ya sekalian melestarikan lingkungan hidup dan membuat tanah menjadi subur.
BalasHapus3 dan 4 itu kyknya yang mungkin aku lakukan buat pendidikan anak. Baru tahu soal pohon cempaka ini. Penasaran seperti apa bentuk pohon cempaka mbak :D Ini seperti ada kebiasaan gtu ya mbak? Apa msh banyak yg melakukannya?
BalasHapusWah, aku baru tahu kalo nanam pohon cempaka bisa jadi investasi juga. Yang aku tahu pohon jati aja. Oh ya, untuk pendidikan, aku lebih suka beli emas aja. Gampang banget soalnya jualnya. Kalo kendaraan aku gak suka. Penurunan nilai jualnya bikin sedih. :D
BalasHapusunik juga ya, ide menanam pohon cempaka itu. Baru tau. Brarti kayunya cempaka itu mahal ya Mba? atau dijual setelah diolah dulu atau gimana Mba?
BalasHapusaamiin semoga masing2 kita dimampukan untuk membahagiakan orang tua dan keluarganya aamiin
Memang sih, mobil nilainya menyusut jika dijual kembali. Namun jangan.lupa ada nilai manfaatnya juga. Nah, kalau buat aku mobil penting meskipun mobil tua, karena aku kalau bawa motor sendiri belum berani jauh jauh..
BalasHapus