Pernah nggak sih digigit sama kutu yang tinggal di dalam kasur? Beragam cara udah dicoba dilakukan untuk mengatasi kutu kasur. Penasaran kan tentang pengalamanku berurusan dengan kutu kasur?
❤️❤️❤️
Assalamu'alaikum Sahabat Ran,
Halo apa kabar? Semoga kabar baik ya! Beberapa hari ini cuaca sangat tidak mendukung ya. Banyak orang yang terkena penyakit pernafasan akibat cuaca yang sering berubah-ubah ini. Belum lagi cucian juga kering lebih lama. Jadi makin malas deh buat mencuci sprei-sprei. Berbicara tentang sprei … Oh ya aku punya cerita nih. Mengganti sprei itu wajib dilakukan sih, minimal seminggu sekali (kalau rajin). Di tempat kami anak-anak itu sering tiba-tiba merasa digigit hewan-hewan kecil, padahal posisinya itu tidur di kasur. Ya namanya hewan kan mungkin bisa saja ya menyelip di antara selipan kasur gitu.
Jadi teringat di masa kuliah, kebetulan kamar yang kami tempati itu berada di dalam rumah yang sangat lembab. Cahaya matahari bahkan tidak bisa masuk ke dalam kos-kosan. Akibatnya, banyak kasur-kasur yang di dalam kamar kos itu dihuni oleh makhluk lain atau kutu kasur. Rasanya geli sekali! Belum lagi kalau digigit itu kulit bisa sampai merah-merah. Seminggu sekali, aku diajakin mbak kost untuk membasmi kutu dengan membunuh satu-satu.
Berbekal pengalaman dari menghuni kamar yang kasurnya banyak kutu, Ran mencoba untuk merangkum beberapa tips yang mungkin berguna bagi teman-teman yang mengalami masalah yang sama.
Berikut cara ampuh dan alami untuk mengusir kutu kasur
Cuci Perlengkapan Tidur dengan Air Panas
Penting banget nih untuk mencuci semua sprei, sarung bantal, dan selimut dengan air panas minimal 60°C untuk membunuh kutu dan telurnya.
Menjemur di Bawah Sinar Matahari
Selain membasmi satu demi satu kutu, Ran dan Mbak Lina (mbak kost) sering mengangkat kasur keluar untuk dijemur di bawah sinar matahari. Sinar matahari yang menyinari langsung dapat efektif membunuh kutu. Sekalian juga menjemur kasur, bantal, dan peralatan tidur lainnya di bawah terik matahari selama beberapa jam.
Semprotkan Cuka
Campurkan cuka dengan air dengan perbandingan 1:1, lalu semprotkan pada area yang terinfeksi kutu. FYI, cuka bersifat asam sehingga dapat membunuh kutu. Hanya saja memang aromanya sedikit aduhai, hihi.
Semprot Air Garam
Air garam merupakan salah satu solusi alami yang cukup efektif untuk membasmi kutu kasur. Garam memiliki sifat dehidrasi yang kuat, artinya dapat menarik air dari tubuh serangga. Ketika kutu kasur terkena air garam, tubuhnya akan mengalami dehidrasi dan akhirnya mati. Selain itu, rasa asin dari garam juga tidak disukai oleh kutu kasur, sehingga mereka akan cenderung menghindari area yang telah disemprot dengan air garam.
Campurkan garam dapur dengan air bersih hingga larutan terasa cukup asin. Perbandingan yang umum digunakan adalah 1 bagian garam : 4 bagian air. Masukkan larutannya ke dalam botol semprot lalu semprotkan ke area yang sering dihinggapi kutu kasur.
Sedot dengan Vakum Cleaner
Rasanya satisfying waktu adegan menyedot kutu kasur dengan vakum cleaner! Ya tapi tidak bisa sekali langsung berhasil. Butuh ketelatenan untuk mengurangi prosesnya beberapa hari kemudian.
Beberapa cara di atas bisa akan berhasil jika dilakukan secara konsisten. Sebetulnya ada cara yang lebih mudah, yaitu dengan mengganti kasur Anda dengan Domi.
Usir Kutu Kasur dengan Domi! Rumah jadi Lebih Sehat
Salah satu cara menghilangkan kutu kasur adalah dengan mengganti kasur Anda dengan kasur Domi! Domi selain menyediakan kasur, matras tempat tidur, bantal guling juga memiliki bed cover yang mana kainnya tebal, lembut dan anti tungau. Dilihat dari manapun, kasur Domi memang rasanya akan memberikan kenyamanan sehingga tidur kita menjadi nyenyak.
Kasur Domi sendiri tuh dibuat dari jenis kain Belgium Sanitized Knitting. Sesuai namanya, jenis kain rajutan (knitting) yang berasal dari Belgia sudah melalui proses sanitasi. Itulah mengapa, proses sanitasi membuat kain jenis ini memiliki sifat antibakteri dan antijamur sehingga menjaga kasur dari kelembaban.
Entah mengapa ya, kutu kasur sangat menyukai kelembaban. Tetapi jika kita memakai kasur Domi yang terjaga dari kelembaban, rasanya lebih nyaman dan tidak was-was digigit kutu kasur ya.
Ehmm.. Kayaknya segitu dulu deh ceritaku, bagaimana dengan ceritamu hari ini? Atau mungkin pernah ada pengalaman juga mengurus perkutuan? Cerita ya di kolom komentar.




Tidak ada komentar
Thank you for stopping by 🥰
Terima kasih untuk tidak berkomentar menggunakan URL ARTIKEL and please jangan tinggalkan link hidup ya, sayang 😘
Sharing is caring, tapi aku bakalan sedih banget kalau tulisanku di copy paste buat blogmu. So, klik tombol share aja ya
(゚▽^*)☆
Lalu.. Demi bisa berkomentarlah secara ksatria, silakan berkomentar menggunakan akun Google ya 😁😁😁