Mari Nge-BLOG..

Beginilah kerjaan orang kalo lagi kurang kereatifitas, Hehe Sembari menunggu pekerjaan, iseng-iseng berhadiah kemarin aku mencoba search namaku sendiri di google gambar. Ternyata ada! Haha, tapi tentu saja kalo anda search hanya dengan nama rani maka akan keluar gambar mbak Rani Mukherjee. Tapi weits.. aku bukan mbak Rani yang cantik dari India, aku hanya seorang Ran, lahir dan besar di Indonesia juga, maka dari situ, saya bangga memakai bahasa Indonesia di blog saya. Walau sedikit gado-gado. Hehe.. padunya..! emang susah memakai ejaan yang baik dan benar.

But, kembali ke topik! Sampai di mana kita tadi? Oh iya, dari google tadi aku sadar, tentu saja gambarku akan muncul karena aku memang pengguna blogger. Bagaimana dengan Anda?

Kemudian untuk mengobati penasaranku, aku coba search nama temanku yang lain ternyata muncul juga. Untunglah nama sahabatku jarang dipakai orang jadi kemungkinan muncul orang dengan nama sama akan keluar lebih sedikit. Tapi sahabatku bukan pengguna blogger, akan tetapi pic-nya muncul dengan alamat web berasal dari facebook. kenapa ini?

Kalau boleh ikut menyimpulkan, google akan mengidentifikasi Anda berdasarkan SEO (Search Enginge Optimization) dari karakteristik unik yang anda punyai, terlebih mudah mencari jika Anda juga seorang blogger. Mau memakai fasilitas blogspot, wordpress atau blog lainnya.

Tentu saja ada resiko picture Anda akan mudah dicopy paste orang untuk membuat akun palsu atau mungkin saja disalahgunakan. Kalau temanku yang narsis biar tetap exist pasti cuma bergumam, "Wajar lah, jadi orang cantik or orang ganteng pasti banyak resikonya!" He hehe, bagus juga sifat optimiznya.

Mau ikut exist? Mari kita mulai dari menulis dan membuat blog..
Kudus, 28 Agustus 2010

Tak Terlupakan; Sixth Sense

Sixth Sense (1999)

Written and Directed by M. Night Shyamalan
Produced by Frank Marshall, Kathleen Kennedy, Barry Mendel
Cast: Bruce Willis, Haley Joel Osment, Toni Collette, Olivia Williams, Donnie Wahlberg, Trevor Morgan, Mischa Barton


Satu film dari Bruce Willis yang masih terkenang, Sixth Sense yang bercerita tentang seorang psikiater bernama Dr. Malcolm Crowe yang diperankan oleh Bruce Willis berusaha untuk menyembuhkan seorang anak bernama Cole Sear yang pendiam, pemalu dan sering dianggap "freak" oleh teman-temannya bahkan oleh Ibunya sendiri. Cole berkembang seperti itu karena Cole memiliki kemampuan indera keenam yang hanya diceritakan kepada Dr. Crowe, yang dalam rintihannya "I see dead people".


Terjadi keterkaitan antara Dr. Crowe dan Cole sehingga mereka saling membantu. Cole menginginkan Dr. Crowe membantunya untuk tidak dapat melihat makhluk-makhluk itu lagi sementara Dr. Crowe menginginkan agar Cole berusaha mendengarkan apa yang diinginkan dari makhluk gaib tersebut dan dengan bantuan Dr. Crowe maka Cole bersedia membantu keinginan orang mati yang mendatanginya.

Cole menjadi lebih pemberani dan akhirnya diterima oleh teman-temannya. Sebagai kewajiban terakhir, Cole memberitahukan Dr. Crowe mengatasi masalah keluarganya dan juga secara halus berusaha menyadarkan Dr. Crowe bahwa Dr. Crowe sebetulnya juga adalah dead people. Dr. Crowe teringat kembali saat ia ditembak oleh Vincent Grey, salah satu pasiennya yang dulu saat Vincent masih berusia sama dengan Cole tapi tak berhasil disembuhkan dan memiliki gejala ketakutan hampir menyerupai Cole.

Garapan apik M Night Shyamalan  begitu jelas dalam skenario yang ditulisnya sendiri ditambah sinematografi yang terlihat begitu hidup, musiknya yang nyaris sempurna memperkuat kesan horor dalam cerita ditambah peran trio tokoh utama yang cerdas.

Sebagai horor, Sixth Sense memenuhi khittah-nya. Namun ia pun tak melupakan kodratnya untuk menyajikan tontonan yang baik dan juga logis. Shyamalan menuntun kita, memenuhi rasa ingin tahu kita akan kemunculan hantu – hantu itu ternyata memiliki tujuan tertentu dan dalam kasus ini, meminta pertolongan mereka yang masih hidup. Unsur drama juga begitu kental dalam cerita itu, saat Cole akhirnya mampu menceritakan semua masalahnya kepada Ibunya sendiri, sungguh mengharukan . Dan di akhir cerita pun berakhir dengan.. so awesome! mungkin tak akan disangka – sangka oleh sebagian besar penonton.
Kudus, 26 Agustus 2010

Berjuanglah untuk Senyum itu!


Betapa hebatnya mereka yang sedang berjuang untuk dapat hidup. Mereka yang sedang melawan penyakit mereka berbaring lemah di kamar berargo meter. Untuk jantung mereka agar terus dapat berdetak, untuk ginjal mereka agar dapat menyaring zat-zat kotor dalam tubuh, untuk hatinya agar dapat kembali menawarkan racun, untuk saraf-saraf motorik dan sensorik mereka agar berjalan sesuai fungsinya, untuk otak agar kembali mengalir darahnya menuju bilik kanan dan bilik kiri, dan untuk fungsi-fungsi tubuh yang lain. Gigihny a mereka. Tapi kenapa, masih ada beberapa yang menginginkan untuk dapat segera pulang ke rahmatNya.
Usia hanya Dia yang menentukan. Sehebat apapun peramal, secanggih apapun metode teknologi saat ini jika Dia tidak menghendaki maka semua itu tidak akan terjadi. Terkesan kita yang hidup ini memang kecil di hadapanNya. Karena kita ini hanya ciptaanNya, bagian dari lingkaran kehidupan ini. Saling mengisi antara satu dengan yang lain.
Jujur, aku masih bingung dengan kegigihan mereka untuk dapat terus hidup. Agar apa? Agar terus dapat mengejar amalan-amalan yang kurang? Atau untuk orang lain, untuk anak-anak mereka, untuk kekasih hati (orang tua, pasangan) yang sedang menunggunya.  Atau untuk alasan lain?
Kebahagiaan seperti apa yang ingin dikejar? Bukankah segala sesuatu di dunia ini relative, termasuk kebahagiaan? Bagi kita, sebuah kebahagiaan belum tentu menjadi kebahagiaan untuk yang lain, bahkan untuk orang-orang terdekat kita. So seharusnya, definisi kebahagiaan itu masihkah ada di dunia ini?
Jika mereka terus meradang di ICU sedang berjuang maka kita juga yang masih sehat juga harus berjuang. Berjuang untuk tujuan kita masing-masing. Mungkin, kebahagiaan mereka adalah untuk dapat tetap hidup bersama keluarga mereka dan andai saja aku dapat memberikan nyawaku untuk mereka yang pantas menerima,untuk mereka yang dengan kegigihannya berjuang untuk dapat juga membahagiakan keluarganya dan orang lain maka aku ingin melihat mereka tersenyum. Karena senyuman itu juga merupakan symbol dari kebahagiaan.
Jadi berikanku senyuman terindah  kalian.

Sebelum Puasa di Kudus

Kudus, sebagai kota kecil di Jawa Tengah bagian utara memiliki banyak ciri khas. Di sini, saya hanya ingin sedikit mengulas detail dari Dandangan. Banyak blog sudah menceritakan tentang apa arti dari dandangan itu sendiri.

Pentingkah dandangan? Saya yang setiap hari lewat jalan Sunan Kudus mungkin juga sudah merasa bosan akan kemacetan yang dibuat pada saat dandangan, juga akan merasa sepi jika di Kudus tanpa dandangan. 

Tapi ironis sekali, ada suara keluar dari penduduk Kudus sendiri, "Mau ngapain ke Dandangan? Mau lihat orang desa jalan-jalan?" Apa ada yang salah dengan orang Desa? Kita hidup bersama, harusnya saling menghargai keberadaan masing-masing. Lagi, perayaan sebelum puasa ini cuma ada setahun sekali. Kenapa kita harus malu dengan kebudayaan sendiri? 

Seperti di kota-kota lain di Jawa Tengah, Semarang juga memiliki tradisi sebelum pelaksanakan puasa yaitu "Dugderan". Pada hari yang sama, di Kabupaten Klaten, Boyolali, Salatiga, bahkan Yogyakarta, banyak umat Islam yang menyambut datangnya Ramadhan dengan cara mandi di sumber-sumber air dan kolam pemandian dalam acara ”padusan”. Makna dari padusan adalah membersihkan diri lahir dan batin untuk menyambut datangnya puasa. 

Sebetulnya Dandangan sendiri memliki historis, konon upacara rakyat Kudus sudah ada sejak lama, ketika Sunan Kudus Syaikh Dja’far Sodiq masih sugeng, Menurut cerita, sejak zaman Syeh Jakfar Shodiq, salah satu wali songo penyebar agama Islam di Jawa, setiap menjelang bulan puasa, ratusan santri Sunan Kudus berkumpul di Masjid Menara guna menunggu pengumuman dari Sang Guru tentang awal puasa. Para santri tidak hanya berasal dari Kota Kudus, tapi juga dari daerah sekitarnya seperti Kendal, Semarang, Demak, Pati, Jepara, Rembang, bahkan sampai Tuban, Jawa Timur. Pada hari menjelang puasa, setelah berjamaah salat ashar, Sunan Kudus langsung mengumumkan awal puasa. Pengumuman itu dilanjutkan dengan pemukulan beduk yang berbunyi “dang-dang-dang”. Suara beduk yang bertalu-talu itulah yang menimbulkan kesan dan pertanda khusus tibanya bulan puasa. Berawal dari suara dang-dang, setiap menjelang puasa, masyarakat Kudus mengadakan tradisi Dandangan. 

Secara etimologis (ilmu tentang asal-usul kata) kata ”dandangan” mungkin berasal dari kata ”dandang” atau beduk yang ditabuh bertalu-talu oleh Syeh Ja’far Shadiq. Namun, kata tersebut juga bisa diasumsikan berasal dari kata ”ndang-ndang” (Bahasa Jawa) yang berarti ”cepat-cepat”. Kata cepat-cepat itu bisa dimaknai sebagai selekasnya menyiapkan makan sahur menjelang awal puasa esok hari. 

Sedikit saduran dari http://moxeeb.wordpress.com/2008/08/25/dandangan/ 

Dan sepertinya tahun ini, dandangan di Kab. Kudus akan diselenggarakan di jalanan biasa, sekitar pusat Menara Kudus, so jika mau lewat daerah situ, hati-hati ya dan pelan-pelan saja karena banyaknya pejalan kaki yang kebanyakan anak-anak dan orang tua. Sambil lihat kanan-kiri, siapa tahu ada barang antik yang dijual di situ. 

So, lestarikan budaya yang ada, sebagai salah satu perayaan untuk menyambut bulan suci Ramadhan.

Keikhlasan untuk Kebahagiaan yang Tertunda

Teringat cerita jaman anak-anak, dari majalah Bobo kesayanganku dulu. Cerita tentang anak Indian yang mempunyai boneka kesayangan yang selalu menemaninya ke mana-mana. Dari mulai bangun tidur sampai tidur kembali. Hingga akhirnya desa Indian tersebut mengalami kekeringan, dan menurut Dukun dari desa tersebut satu-satunya cara agar hujan turun kembali adalah dengan melakukan pengorbanan, yaitu pengorbanan boneka kecil milik gadis mungil anak Kepala Suku. Singkat cerita, demi kemakmuran di negerinya sendiri, gadis kecil itu rela mengorbankan benda kesayangannya.

Bukan berarti saya mengiyakan untuk melakukan pengorbanan jika kita ingin turun hujan. Dalam Islam pun telah diajarkan tata cara meminta hujan.

Bukan itu, tapi something different yaitu sebuah "Pengorbanan". Seorang gadis kecil rela berpisah dengan boneka kesayangannya demi melihat kebahagian orang lain. So, kenapa terkadang kita  sebagai orang dewasa malah seolah-olah bersikap dramatis dan enggan untuk melihat orang lain berbahagia? Bahkan termasuk untuk orang yang kita sayangi? Bukankah jika kita menyayangi seseorang maka justru kita harus merelakan dia bahagia? Seperti gadis kecil itu yang menyayangi rakyatnya sehingga dia rela mengorbankan kebahagiaannya sendiri?



Pernah ku dengar seperti ini, "Janji Tuhan kepada kita, Jika kita merelakan kebahagiaan seseorang niscaya Dia akan menyimpan sesuatu kebahagiaan untuk kita yang lebih besar". 

So ikhlaskan yang terjadi. Insya Allah, Dia akan selalu bersama kita. Bukankah keikhlasan kita akan menyimpankan kebahagiaan untuk kita? Meski itu tertunda. Tapi percaya, janji Tuhan akan selalu ditepatinya.

Ada Penonton dalam Pertandingan

Semalam melihat pertandingan Jerman-Spanyol mungkin membuat banyak penggemar Jerman kecewa (termasuk saya,). Heitzz.bukan saatnya mempersalahkan siapa yang salah or menuduh Paul si Gurita yang pandai meramal kemenangan Juara World Cup tahun ini. He he Paul mau ngalahin almh. mama Lauren ne kayaknya. he he

Pada pertandingan menit ke-4 ada penonton masuk ke dalam stadion. Bukankah ini hampir sama ketika Indonesia berhadapan dengan Oman pada 6 Januari 2010 silam.

 

Penonton asal Indonesia masuk berlari ke lapangan dan berusaha memasukkan bola ke dalam gawang. Sang kiper Ali Al Habsi pun tak mau tinggal diam, dia siap sedia mengamankan gawangnya dari siapapun (termasuk penonton). Huuuu.. meski akhirnya Indonesia tercinta ini dikalahkan 2-1 pada pertandingan tersebut.

Sama juga terjadi di Stadiun Durban semalam, ketika Jerman terkalahkan oleh Spanyol. Baru 4 menit pertama, seorang Superman muncul dari belakang gawang sambil membawa vuvuzuela. Ternyata, dalam dunia manapun seorang penonton mempunyai jiwa atraktif dan progessif.

Hem.. kira-kira mau ngapain ya superman dari Italia ini?

Kemiripan di Antara Beberapa

Menjadi beberapa dengan beberapa kemiripan?

Pasti akan berpikir, adakah yang seperti itu? Coba tengok Brandon dan Fay Nabila di Indonesia Mencari Bakat, Trans TV, manusiawi jika kita membandingkan kelebihan dan kekurangan mereka. Padahal Brandon dan Fay memiliki perbedaan baik dalam gaya dan detil dalam dance nya. Sekarang seandainya kita yang berada di posisi mereka, dibandingkan dengan satu atau bahkan beberapa sahabat kita?

Oh no, jangan jadikan ini pemecah dari arti persahabatan itu sendiri. Percaya, justru dari perbandingan inilah yang akan menjadikan kita pribadi yang akan lebih maju. Bagaimanapun pasti dari dua dan beberapa itu kita memiliki sesuatu yang berbeda, karena kita adalah pelangi bukan?

Jadi jangan takut untuk dibandingkan, berpikir maju untuk berbeda. Siapkan mental dan keep move go on!

Bagai candu..

“Tolong! Tolong!”

Wah berabe ne, pasti ada yang gak beres ney. Ku dengar ada yang kecanduan sedang menggigil.  Panik sambil khawatir, ku datangi kamar sebelah.

Lho kok ada cuma suara gitar? Kupikir, Hey mana yang kecanduan tadi?, ternyata dengan santai mereka menjawab, “Ini dia yang lagi kecanduan asmara” (sambil menunjuk yang memegang gitar).

Hahh.. cape deh! Ya udah ikut nyanyi aja sama mereka nyanyiin lagunya Marcell,

Adu…Du…Du…Du..Hay…(2x)
Adu Du..Du..Du 
Betapa galau hatiku
Jikala lama ku tak jumpa denganmu
 
Adu Hay…Hay…
Sungguh nikmat bersamamu
Selayaknya insan ketagihan candu
Adu…Du…Du…Du..Hay…(2x)

Reff :
Senyumanmu.. kerlinganmu..
Bagai candu asmara merasuk
Nadiku .(Nadiku…).Ooo…Ooo
 
Belaianmu.. kecupanmu..
Bagai candu asmara menusuk
Jantungku…Ooo…Ooo
 
Adu Du..Du..Duh Betapa galau hatiku
Jikala lama ku tak jumpa denganmu
Adu Hay…Hay…Sungguh nikmat bersamamu
Selayaknya insan ketagihan candu

Ternyata.. memang jadi candu!

Posisikan Diri pada Tempatnya.

Kalau saja, semua orang berada di posisinya masing-masing dan menjalankan takdirnya masing-masing.

Allah pasti tidak akan meletakkan kesulitan di luar kemampuan kita. Tapi, betapa besarnya keanggunan seorang pemalas sehingga keberadaan orang lain pun menjadi sangat mahal harganya.

Bayangkan jika seorang Raja mampu melakukan semuanya sendirian, maka para Menteri pun tidak akan mendapatkan gaji. Yahh mending memberi makan kuda aja! (ha ha emangnya catur!). Berbeda cerita dengan satu cerita ini,

Aku seorang laki-laki, semua pekerjaanku bisa selesai, pikirku. Meskipun ada Cinta yang kadang kala membantu. Lama-lama, "Ah pekerjaanku bisa selesai, kan ada Cinta". Satu dua hari akan selalu bisa karena Cinta mau membantu aku. Tapi hari ke-1000 saat ceritanya lain, dan aku ternyata menghamili anak orang (amit-amit dulu sambil mengetuk-ketuk dahi), "Ah tenang, kan ada Cinta".

Hey! Hey! Hey! Cinta tidak bisa menghamili anak orang! Oh My God, aku lupa kalau Cinta itu perempuan.

Ha ha.. ya segeluntir cerita pagi hari. Betapa pentingnya tanggung jawab itu. Mahalnya arti sebuah tanggung jawab ternyata. Humm jadi ingat cerita teman lama, bahwa memang tanggung jawab susah dicari jaman sekarang.



Ya sudahlah, jangan menghakimi orang lain. Judge ourselves.

Jadwal Piala Dunia 2010


Dua hari lagi menjelang Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, hemmm kira-kira siapa ya yang bakalan jadi juara tahun ini dan membawa Piala Dunia 2010?

But, kita ikuti saja pertandingan demi pertandingannya sesuai jadwal berikut :

Grup A:
11 Juni 2010
21:00 Afrika Selatan v Meksiko, Soccer City, Johannesburg

12 Juni 2010
01:30 Uruguay v Prancis, Cape Town Stadium, Cape Town

17 Juni 2010
01:30 Afrika Selatan v Uruguay, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria

17 Juni 2010
18:30 Prancis v Meksiko, Peter Mokaba Stadium, Polokwane

22 Juni 2010
21:00 Meksiko v Uruguay, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg
21:00 Prancis v Afrika Selatan, Free State Stadium, Bloemfontein

Grup B:
12 Juni 2010
18:30 Argentina v Nigeria, Ellis Park Stadium, Johannesburg
21:00 Korea Selatan v Yunani, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth

17 Juni 2010
21:00 Argentina v Korea Selatan, Soccer City, Johannesburg

18 Juni 2010
01:30 Yunani v Nigeria, Free State Stadium, Bloemfontein

23 Juni 2010
01:30 Yunani v Argentina, Peter Mokaba Stadium, Polokwane
01:30 Nigeria v Korea Selatan, Moses Mabhida Stadium, Durban

Grup C:
13 Juni 2010
01:30 Inggris v Amerika Serikat, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg
13 Juni 2010
18:30 Aljazair v Slovenia, Peter Mokaba Stadium, Polokwane

18 Juni 2010
21:00 Inggris v Aljazair, Cape Town Stadium, Cape Town

19 Juni 2010
01:30 Slovenia v Amerika Serikat, Ellis Park Stadium, Johannesburg

23 Juni 2010
21:00 Amerika Serikat v Aljazair, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria
21:00 Slovenia v Inggris, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth

Grup D:
13 Juni 2010
21:00 Jerman v Australia, Moses Mabhida Stadium, Durban

14 Juni 2010
01:30 Serbia v Ghana, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria

18 Juni 2010
18:30 Jerman v Serbia, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth

19 Juni 2010
18:30 Ghana v Australia, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg

24 Juni 2010
01:30 Australia v Serbia, Mbombela Stadium, Nelspruit
01:30 Ghana v Jerman, Soccer City, Johannesburg

Grup E:
14 Juni 2010
18:30 Belanda v Denmark, Soccer City, Johannesburg
21:00 Jepang v Kamerun, Free State Stadium, Bloemfontein

19 Juni 2010
21:00 Belanda v Jepang, Moses Mabhida Stadium, Durban

20 Juni 2010
01:30 Kamerun v Denmark, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria

25 Juni 2010
01:30 Denmark v Jepang, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg
01:30 Kamerun v Belanda, Cape Town Stadium, Cape Town

Grup F:
15 Juni 2010
01:30 Italia v Paraguay, Cape Town Stadium, Cape Town
15 Juni 2010
18:30 Selandia Baru v Slowakia, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg

20 Juni 2010
18:30 Italia v Selandia Baru, Mbombela Stadium, Nelspruit
21:00 Slowakia v Paraguay, Free State Stadium, Bloemfontein

24 Juni 2010
21:00 Paraguay v Selandia Baru, Peter Mokaba Stadium, Polokwane
21:00 Slowakia v Italia, Ellis Park Stadium, Johannesburg

Grup G:
15 Juni 2010
21:00 Brasil v Korea Utara, Ellis Park Stadium, Johannesburg

16 Juni 2010
01:30 Pantai Gading v Portugal, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth

21 Juni 2010
01:30 Brasil v Pantai Gading, Soccer City, Johannesburg
21 Juni 2010
18:30 Portugal v Korea Utara, Cape Town Stadium, Cape Town

25 Juni 2010
21:00 Korea Utara v Pantai Gading, Mbombela Stadium, Nelspruit
21:00 Portugal v Brasil, Moses Mabhida Stadium, Durban

Grup H:

16 Juni 2010
18:30 Spanyol v Swiss, Moses Mabhida Stadium, Durban
21:00 Honduras v Cili, Mbombela Stadium, Nelspruit

21 Juni 2010
21:00 Spanyol v Honduras, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth

22 Juni 2010
01:30 Cili v Swiss, Ellis Park Stadium, Johannesburg

26 Juni 2010
01:30 Swiss v Honduras, Free State Stadium, Bloemfontein
01:30 Cili v Spanyol, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria

16 Besar
26 Juni 2010, 21:00
Juara Grup A v Peringkat Kedua Grup B, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth (Partai 49)

27 Juni 2010, 01:30
Juara Grup C v Peringkat Kedua Grup D, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg (Partai 50)

27 Juni 2010, 21:00
Juara Grup D v Peringkat Kedua Grup C, Free State Stadium, Bloemfontein (Partai 51)

28 Juni 2010, 01:30
Juara Grup B v Peringkat Kedua Grup A, Soccer City, Johannesburg (Partai 52)

28 Juni 2010, 21:00
Juara Grup E v Peringkat Kedua Grup F, Moses Mabhida Stadium, Durban (Partai 53)

29 Juni 2010, 01:30
Juara Grup G v Peringkat Kedua Grup H, Ellis Park Stadium, Johannesburg (Partai 54)

29 Juni 2010, 21:00
Juara Grup F v Peringkat Kedua Grup E, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria (Partai 55)

30 Juni 2010, 01:30
Juara Grup H v Peringkat Kedua Grup G, Cape Town Stadium, Cape Town (Partai 56)

Perempat-Final
2 Juli 2010, 21:00
Pemenang Partai 53 v Pemenang Partai 54, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth (Partai 57)

3 Juli 2010, 01:30
Pemenang Partai 49 v Pemenang Partai 50, Soccer City, Johannesburg (Partai 58)

3 Juli 2010, 21:00
Pemenang Partai 52 v Pemenang Partai 51, Cape Town Stadium, Cape Town (Partai 59)

4 Juli 2010, 01:30
Pemenang Partai 55 v Pemenang Partai 56, Ellis Park Stadium, Johannesburg (Partai 60)

Semi-final
7 Juli 2010, 01:30
Pemenang Partai 58 v Pemenang Partai 57, Cape Town Stadium, Cape Town (Partai 61)

8 Juli 2010, 01:30
Pemenang Partai 59 v Pemenang Partai 60, Moses Mabhida Stadium, Durban (Partai 62)

Perebutan Juara Ketiga
11 Juli 2010, 01:30
Tim Kalah Partai 61 v Tim Kalah Partai 62, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth (Partai 63)

Final
12 Juli 2010, 01:30
Pemenang Partai 61 v Pemenang Partai 62, Soccer City, Johannesburg (Partai 64)

PS. Waktu dalam WIB