Berdagang, Passion atau Kebutuhan?

Awalnya aku memang bukan pedagang, bahkan sekarang pun belum bisa dikatakan pedagang tapi mungkin DNA ku mengandung darah seorang pedagang sehingga entah mengapa setiap aku cuma iseng mengupload dagangan, ada saja yang berkomentar dan tertarik dengan dagangan.

Suami yang paling bersemangat belanja dagangan kalau ada yang menanyakan padaku soal dagangan kami. Kalau aku sih, ada ya dikirim, nggak ada ya dicancel aja.

Slow aja sih.. Emang kurang niat juga kan jualannya.

Event Dialog Nasional dan Festival Gendongan

Ilmu itu bertahap dan selalu berkembang sesuai dengan jaman, termasuk ilmu pergendongan. Pernah seorang teman bercerita pas dirinya menggendong bayi dengan posisi yang kalau Orang Jawa bilang dipekeh dan seketika itu dirinya berada di sebuah apotek di mana mbak-mbak apoteker langsung menghujani hujatan sama temen aku ini. Puk.. Puk sabar ya Buk!

Padahal menggendong dengan pekeh padahal M-Shape bukan pekeh ya itu sangat nyaman untuk bayi karena dada dan perut mereka menempel pada tubuh Ibu sehingga bayi terasa hangat dan nyaman, tidak mudah masuk angin dan lain sebagainya. Sayangnya terkadang capek nggak sih menggendong bayi? Ya capeklah.. tapi kan tetap ada caranya biar tidak terlalu capek menggendong bayi. Makanya selain update buku boardbook bayi jutaan rupiah, update juga dong ilmu menggendongnya.

Pekeh itu tidak sama dengan M-Shape
Pekeh menggendong bayi dengan kaki terbuka tetapi kaki bayi tidak tersangga dengan baik.
M-Shape menggendong bayi dengan kaki mengikuti posisi natural dan kaki harus tersangga dengan baik.

Buat yang masih awam, aku saranin sih gabung aja dulu di FB grup Indonesian Babyweares. Ini grup secret ya, jadi harus disearch sendiri :p

Nglenong ke Kondangan


Duh mbaknya.. mau makan aja bedakan kayak denok deblong.

Pernah nggak ketemu cewek jajan di warung pinggir jalan tapi bedakan kayak mau ngelenong? Postif thinking aja sih, mungkin aja dia habis pulang dari kondangan.

Tapi kok bajunya biasa aja ya, kayak baju sehari-hari..

*kemudian hening*

Masuk SD Usia Berapa?


Beberapa minggu yang lalu seorang teman membagikan sebuah status yang intinya minta klarifikasi apakah sekarang benar anak yang belum berusia 12 tahun saat UN (Ujian Nasional) tidak diperbolehkan mengikuti UN?

Banyak yang mengatakan iya, tapi belum berlaku di seluruh wilayah Indonesia.

Aku pun tergelitik ingin mencari informasi yang sah dari penggiat pendidikannya langsung, aku bagikan lagi di WAG kelasnya Mas Han dan bertanya langsung pada kepala sekolahnya KB (Kelompok Bermain).

Meskipun tingkatannya masih Kelompok Bermain tapi rasa-rasanya penting untuk menentukan langkah ke depannya nanti, akan berapa tahun di KB, TK dan usia berapa akan lanjut ke SD/MI.

Ternyata menurut kepala sekolah, info itu benar apa adanya.

Sibling Rivalry dan Sedikit Tips untuk Menghindarinya


Sibling rivalry, rasanya geli jika harus menuliskan kalimat tersebut karena anak-anakku masih piyik-piyik. Apakah mereka sudah mengerti yang namanya sibling rivalry?

But somehow, namanya sibling rivalry sudah muncul sejak adik bayi ikut pulang ke rumah.

Flashback saat aku masih menjadi anak satu-satunya yang selalu dimanja tiba-tiba harus tersingkir karena kehadiran sang bayi. Ibu yang biasanya memeluk aku sebelum tidur tiba-tiba harus membelakangiku karena Ibu harus menyusui dan memeluk adik.

Sebal? Pasti.

Sebab itulah saat tahu diriku sedang hamil, Ibu mewanti-wanti agar aku tetap perhatian dengan sang kakak. Tetapi namanya juga manusia, terkadang lengah itupun ada sehingga Mas Han mungkin merasa tetap ada perbedaan sebelum dan setelah kehadiran sang adik.

Bedanya, Mas Han sudah mengerti ada adik bayi dan sayang sama bayi mungil saat mereka kembali bertemu di rumah. Hanya beberapa kali saja Mas Han merengek karena tidak mau kalah dengan adiknya.

9 Produk Kecantikan Lokal Favorit Mamah Rani

Seumur-umur pake make up, perasaan lebih sering belanja produk dalam negeri. Selain lebih murah, make up jenis ini lebih banyak tersedia di toko kosmetik lokal.

Rasanya lebih ayem kalau berbelanja produk make up langsung di gerainya. Dan inilah dia produk lokal favorit aku.

1| Wardah


Wardah ini kayaknya hampir semua produk aku suka, mulai dari DD Cream, Sunscreen, Loose Powder bahkan body butternya juga aku suka.

Cuman bagian lipstik pengen banget ih nyobain yang Wardah matte, tapi sayangnya di toko kosmetik langganan itu sering kehabisan warna pasaran favorit, jadinya untuk urusan lipstik kita serahkan di nomor urut selanjutnya.

4 Alasan Solo Selalu Menjadi Tempat Teristimewa


Sebuah kota biasanya memiliki beberapa keistimewaan yang membuatnya selalu terkesan spesial di mata seseorang. Bila Kla Project dengan Katon Bagaskara sebagai vokalisnya kala itu menulis dalam lirik lagunya:

Pulang ke kotamu
Ada setangkup haru dalam rindu
Masih seperti dulu
Tiap sudut menyapaku bersahabat, 
penuh selaksa makna

Terhanyut aku akan nostalgi
Saat kita sering luangkan waktu
Nikmati bersama
Suasana Jogja

Di persimpangan langkahku terhenti
Ramai kaki lima
Menjajakan sajian khas berselera
Orang duduk bersila

Musisi jalanan mulai beraksi
Seiring laraku kehilanganmu
Merintih sendiri
Ditelan deru kotamu...

Walau kini kau telah tiada tak kembali
Namun kotamu hadirkan senyummu abadi
Ijinkanlah aku untuk selalu pulang lagi
Bila hati mulai sepi tanpa terobati

Maka buatku Yogyakarta juga spesial tetapi ada satu kota lagi yang selalu istimewa dan membuat kami terkesan seperti butiran-butiran pasir yang terkena gaya tarik medan magnetiknya. Solo atau lebih terkenal dengan Surakarta telah menghasilkan banyak memori indah bagi saya dan keluarga. Berkat Surakarta lah saya juga berhasil memenangkan lomba blog untuk pertama kalinya, karena Surakarta lah kami akhirnya dikaruniai keturunan.

4 Tahapan Selera Warna Lipstikku Berdasarkan Usia


Usia memang menentukan selera, baik dari segi penampilan bahkan dari sisi saat memilih pasangan. Tidak bisa dipungkiri dahulu saya juga pernah mengalami masa-masa labil di mana ketika usia saya berada di bawah 20 tahun saya sering memilih teman dekat berdasarkan rasa saja, bukan karena materi atau level ketampanan. Menjelang usia 20 ke atas, saya mulai memilih mana yang serius dan mana yang main-main tapi masih belum terlalu serius. Usia 25 tahun ke atas, masa-masa di mana saya malah masih ingin bermain-main tapi tidak sembarangan menerima rasa suka seseorang untuk dijadikan yang benar-benar serius, walaupun sebetulnya katakan ada beberapa orang yang menyatakan serius tapi saya harus memilih berdasarkan kebatinan.

Hahhaa. Iya kebatinan.

Umur 25 tahun ke atas adalah usia rawan bagi wanita yang masih memilih untuk single karena kenyataannya di masyarakat usia 25 tahun adalah saatnya dipertanyakan di mana jodohnya.

Sehingga siap-siap saja kalau tiba-tiba banyak Ibu-Ibu yang memiliki anak lelaki (yang belum menikah juga) mendekati kita. Sekarang ini rupanya masih banyak yang minta dicarikan jodoh oleh Ibu mereka. Rasanya lebih aman kalau menantu perempuan disukai oleh ibu mertua terlebih dahulu, bukannya disingkirkan karena dianggap penyihir, pake ilmu pelet ke anaknya. Diiiiihhh..

Memilih Obat Tradisional, Yes or No?


Perkembangan dunia boleh maju, teknologi boleh berkembang pesat, bahkan hingga medis pun semakin canggih tetapi apakah harus meninggalkan obat tradisional juga?

Saya lebih memilih lihat-lihat dulu jenis pengobatan tradisionalnya.

Tidak semua obat tradisional buruk dan tidak semua juga baik.

Tips Berbelanja Kebaya Kutu BaruTanpa Khawatir Kena Tipu

Kebaya kutu baru adalah produk tradisional khas wanita Jawa tempo dulu. Namun, saat ini kembali diminati oleh perempuan muda termasuk saya untuk menghadiri acara resmi. Dengan memakai produk ini, kita akan tampil elegan, feminim serta classy.



Jenis-jenis kebaya kutu baru yang terfavorit di situs toko online original


Kutu baru memang busana tradisional Jawa, tetapi sekarang banyak digemari anak muda karena makin banyak desain inovatif. Model yang nggak monoton menjadikannya favorit para ladies, seperti: