Punya baju bekas tak terpakai? Buat saja menjadi mamacloth sendiri. Mamacloth atau menspad tidak harus selalu menggunakan kain PUL Waterproof. Kita bisa membuat sendiri dari jenis kain apapun. Iya disesuaikan kebutuhan juga.
Tapi jika tidak ingin tembus, maka pilihan untuk memakai kain PUL Waterproof tidak salahnya cuma ya itu, berat di biaya produksi apalagi wanita biasanya deras-derasnya menstruasi di hari-hari pertama saja. Jadi kenapa tidak memakai kain biasa untuk hari-hari terakhirnya? Bisa menggunakan kain dari baju-baju lama kita.
Belakangan saya juga makin bingung dengan banyaknya pakaian bekas yang seandainya dikasihkan ke orang pun sudah tidak layak pakai. Sementara kalau dibuang begitu saja di tempat sampah bakal disemprit Kang Sampah.
Salah satu pilihan ya mengolah pakaian bekas pakai menjadi sesuatu yang berguna, semisal cempal (kain penahan panas) atau diolah menjadi menspad.
Berikut Cara Membuat Menspad dari Baju Bekas
1. Siapkan baju bekas yang akan diolah menjadi menspad, di sini saya memakai kain katun bali. Karena sifatnya yang adem dan mudah menyerap air maka saya gunakan sebagai lapisan inner. Sedangkan lapisan outernya bisa menggunakan kain katun dari sisa daster. Sayang kain dasternya sudah keburu dipotong jadi tidak ada bukti ototentiknya #tsaah
 |
| kemeja batik bali dari bahan rayon |
2. Siapkan pola menspad dan potong mengikuti pola tersebut.
 |
| Karena bahannya rayon bersifat adem jadi digunakan sebagai lapisan inner |
3. Jahit inner dan penyerap terlebih dahulu. Untuk kain penyerap saya juga menggunakan handuk lama yang masih agak lumayan daya serapnya. Caranya lipat handuk menjadi tiga bagian dan sesuaikan ukuran
menspad lalu jahit.
Handuknya juga sudah keburu dijahit jadi tidak ada picturenya deh
4. Setelah inner dan penyerap terjahit, lalu jahit dengan outernya. Obras memutar di bagian paling luar pola tersebut.
 |
| Bagian outer dari kain katun biasa | |
5. Jangan lupa pasang kancing snap menggunakan handpress atau snap pliers. Cara memasang menggunakan snap pliers sudah saya ulas di
sini lhohh. Jika tidak punya kancing snap bisa diganti dengan
velcro (perekat) maupun kancing cetit.
6. Tarrraaa... sudah jadi.
Lumayan kan buat hari-hari pas lagi gak banyak-banyaknya. Hemat juga sehat. Yuk bikin yuk..
Cuma ya itu.. setelah beberapa kali pemakaian, terkadang menspad yang dijahit sendiri (mungkin karena pemilihan jenis kainnya yang salah dan kurang menyerap) mengakibatkan terkadang cairan menstruasi bisa tetap bocor.
Mungkin next time, aku bakal tambahkan banyak handuk penyerap agar tidak mudah bocor kali ya!
Waaa kreatif. Nggak terpikirkan sebelumnya.
BalasHapusDaripada terbuang atau jadi gombal hehehe kan jadi berguna lagi ^_^
Hapus