Bandung sejak jaman dulu kala memang sudah terkenal sebagai cikal bakal tren fashion. Segala jenis kain dan pernak-pernik tentang fashion dapat kita temukan di Kota Bandung ini. Maka tidak heran kalau Bandung disebut Paris van Java. Berbekal julukan tersebut, tidak sedikit pula bermunculan mall-mall, toko-toko atau bahkan distro yang menjual fashion seperti baju, sepatu, jeans atau bahkan kaos oblong.
Bandung yang merupakan ibukota dari Provinsi Jawa Barat layak dijadikan sebagai pusatnya fashion mengingat letaknya yang strategis di tengah-tengah Propinsi. Bahkan perjalanan dari Jakarta pun cukup ditempuh dengan jangka waktu 3 jam asalkan jalur kendaraan tidak sedang dalam keadaan macet. Ditambah cuaca Bandung yang sejuk membuat kota ini nyaman untuk dikunjungi. Makanya tidak heran kalau orang-orang juga senang berburu pakaian sampai ke Kota Bandung.
Adalah Mutia Elisa Karamoy, sebagai ibu dari ketiga putra dan putri yang bersedia membagikan cerita lewat blognya di elisakaramoy.com tentang tempat mana saja yang perlu kita kunjungi jika ingin berwisata belanja ke Kota Bandung.
1| Pasar Baru Trade Center
Pasar Baru Trade Center yang terletak di Jl Otto Iskandardinata, dahulu namanya adalah Pasar Baroeweg. Letaknya yang strategis karena berada di pusat Kota Bandung dan dekat dengan Alun-alun Kota Bandung serta Jalan Braga.
![]() |
| sourve : filckr.com |
Pasar Baru Trade Center sangat terkenal sebagai pusat grosir terbesar di Bandung untuk baju, jeans juga serta kain.
2| Cibaduyut
Cibaduyut sebagai tempat wisata belanja fashion tapi bukan untuk pakaian ataupun kain, melainkan kita dapat memborong tas, dompet, sepatu atau apapun yang berbahan dasar kulit.
3| Cihampelas
Tempat wisata belanja yang satu ini menjual berbagai jenis jeans dan pakaian model terkini. Pintar-pintar saja menawar, meskipun tanpa menawar sekalipun harga yang kita dapatkan sudah tergolong murah.
4| Factory Outlet yang tersebar di beberapa tempat strategis di Kota Bandung.
Barang-barang yang dijual di tempat ini umumnya merupakan barang sisa ekspor yang tidak dapat dikirim karena beberapa alasan, seperti kelebihan kuota ekspor, tidak lulus quality control, atau reject. Namun jangan khawatir meskipun barang yang dijual di sini beberapa masuk dalam kategori ini tapi tidak ada cacat secara keseluruhan, kalaupun ada yang sedikit cacat umumnya bukanlah hal yang vital bahkan nyaris tidak terlihat. Kebanyakan factory outlet berada di sepanjang Jalan Dago, Jalan Riau, dan Jalan Setiabudi sehingga tidak merepotkan jika kita sedang ingin berjalan-jalan di daerah tersebut. Bahkan sambil mengunjungi factory outlet kita bisa berjalan-jalan dengan nyaman karena daerah tersebut masih banyak dijumpai aneka pohon besar sehingga cuacanya tidak terlalu terik.
Oh iya, jika Anda ingin berwisata belanja ke tempat-tempat di atas ada baiknya Anda menyimak tips-tips belanja dari saya.
- Biasanya pakaian yang tidak diberi label harga adalah pakaian yang bisa ditawar. Jangan sampai kita menawar pakaian yang sudah diberi label harga meski tidak menutup kemungkinan penjual akan membuka harga penawaran juga.
- Pastikan kualitas pakaian yang kita cari baik. Teliti jahitan atau bahkan resleting-resletingnya.
- Akan ada banyak pilihan, jadi sebelum memastikan untuk membeli kenapa tidak mencoba untuk berkeliling terlebih dahulu.
- Mengingat kondisi tempat belanja biasanya ramai dan sesak, ada baiknya kita mengamankan dompet dan barang berharga lainnya. Kalau perlu tas kita letakkan di depan.
Meskipun Mbak Mutia sekarang berdomisili di Tangerang tidak ada salahnya kalau kita menyimak tips-tips ketika akan mengunjungi Kota Bandung bila kita posisi dari luar kota. Tips-tips dari beliau sekalian saya rangkum dari sini.
1. Persiapkan pilihan transportasi menuju ke Bandung.
Ada beberapa alternatif transportasi yang bisa Anda pilih untuk menuju ke Kota Bandung, seperti kendaraan pribadi, bus, kereta api atau naik pesawat terbang. Jika Anda memilih naik kereta api, pastikan Anda telah melakukan pemesanan tiket jauh-jauh hari sebelumnya, hal ini untuk menghindari kehabisan tiket pada saat hari H Anda berencana untuk berangkat. Untuk kereta api kelas bisnis dan eksekutif, berhenti di stasiun Bandung, namun jika Anda memilih naik kereta ekonomi akan berhenti di Stasiun Kiara Condong. Di Kota Bandung sendiri telah tersedia berbagai jenis transportasi umum yang bisa Anda pilih jika tidak membawa kendaraan pribadi.
2. Pesanlah hotel atau penginapan jauh-jauh hari sebelumnya.
Hal ini untuk menghindari penuhnya hotel atau penginapan yang menjadi pilihan Anda. Melakukan reservasi via online merupakan pilihan yang cukup baik, selain Anda bisa membandingkan harga hotel atau penginapan yang berlokasi berdekatan, Anda juga bisa mengetahui baik buruknya pelayanan dengan membaca testimoni dari beberapa orang yang telah menginap di hotel atau penginapan tersebut.
3. Buatlah perencanaan tempat wisata apa saja yang ingin Anda kunjungi untuk liburan kali ini
Karena Kota Bandung memiliki tempat tujuan wisata yang sangat banyak dan lengkap, mulai dari kuliner, wisata alam, wisata belanja, serta wisata budaya. Ada baiknya Anda memilih lokasi wisata yang berdekatan satu sama lain agar liburan singkat Anda terasa menyenangkan dan tidak menghabiskan waktu terlalu lama di perjalanan, serta jauh lebih hemat dari segi biaya transportasi yang harus dikeluarkan.
4. Pilihlah tempat makan yang murah meriah.
Ada baiknya sebelum tiba waktu liburan Anda telah mencari informasi atau referensi kuliner di Kota Bandung yang bisa dinikmati dengan harga yang tidak terlalu mahal alias murah meriah.
Jika ada kesempatan waktu serta dana rasanya saya bersama keluarga juga ingin mengunjungi Bandung lagi terutama Pasar Baru Trade Center seperti yang setiap minggu kami lakukan dua puluh tahun yang lalu dimana saya bisa menemani Ibu saya memilih kain-kain untuk kami bawa pulang ke Kudus. Semoga ada kesempatan untuk itu. Jadi jika nanti harapan itu benar-benar terjadi saya akan tanya-tanya langsung pada beliau lewat social medianya di
Facebook: Mutia Erlisa Karamoy
Instagram: @mutia_karamoy
Twitter: @mutia_karamoy





Saya termasuk sering ke Cihampelas untuk window shopping saja
BalasHapusSalam hangat dari Jombang
Wah Pakdhe kekinian ya sambil nglatin menowo ada model jeans terbaru ya Pakdhe?
Hapussemuanya sudah dikunjungi tapi kebanyakan jalan2 aja belanjanya mah sedikit :D
BalasHapussama Mbak Nia, kayaknya eman mau beli-beli mah
HapusHaha kalau saya sih hanya lihat gambarnya saja teh gak pernah berkunjung ke sana karena tempat tinggal saya jauh.
BalasHapusSemoga nanti bisa ke sana ya Mas Iman :)
HapusKalau di Bandung...aku palingan ke Bip. Hahaha..sebenernya selalu tertarik dngan pasar pasar itu..next kalau ke Bandungnya ngga buru buru
BalasHapusJangan lupa buat menawar kalau gerakan mata penjualnya bergerak ke sana kemari menandakan dagangannya masih bisa digoyang *apa seh ini
Hapusyeaaay Bandung sudah puluhan tahun gak kesana..hiks. Next time dah. Betewei ini rumahnya baru ya. Lebih enerjik dan tentunya semangat ngeblog, beneran kan mba..hehehe :)
BalasHapusrumah lama Mbak Tanti, cuma dicat bagian background dan header. Jadi kayak baru ya? *suguhin teh*
Hapusbiar tetep fresh dan semangat seperti kata Mbak Tanti :)
nah, saya termasuk yg gagal survey setiap kali ke Bandung makanya jadi gak maksimal... jalan2nya ke situ lagi ke situ lagi :)))))))
BalasHapushihihi apalagi kalau sudah punya langganan ya Mbak Ria, jadi malas buat nawar ke pedagang lain
Hapus... dan Anda sukses membuat saya pengen ke Bandung mbak Rani he he he
BalasHapusMbak Mutia yg membuat kita kepengen ke Bandung lagi Mbak :D
HapusUda pernah ke bandung, tapi gagal huhuhu, karena macet
BalasHapusAkhirnya cuma sempet liat paris van java
Coba klo ke factory outlet pasti nenteng kresek baju di tangan kanan kiri aku hihihi
Btw rekomen tempatnya boleh ni mb rany, siapa tau ada agenda mbandung ;)
Wah.. rencana borong apa aja Nit? :)
HapusHahaha iya nih ponakan saya kalo ditnyiin "Beli di mana bajunya?"
BalasHapusJawabnya hampir selalu "Beli dibpasar baruuu atuh budheee!" HAhahaha...
Tapi kemarin maen ke Bandung, blm sempet ke Pasar Baru. Ke Gedebage ngubek2nya wkwkwk
Baru denger ada lagi nih Gedebage, rekomen juga nih kayaknya ya Mbak Nining
Hapuscibaduyut surga tas kulit tuh, borong borong hehe
BalasHapuskalau aku suka sandal yg dari kulit Mbak, macam sandal Tasikmalaya
HapusKalau ke bandung, saya mah ke Pasar Baru..hihihi..
BalasHapusPasar Baru emang jawara ya Mbak
Hapusbandung.... aku suka... aku suka.... Mau... mau...
BalasHapusKapan ya bisa wisata belanja ke bandung? Jadi mikir bentar.
Ya sudah deh... biarlah catatan ini saya simpan dulu saja siapa tahu akan ke sana tahun ini. Aamiin
kalau butuh referensi tanya sama Mbak Elisa Karamoy aja Mbak, beliau yg membagi kisah ini
HapusWah... ulasan Mbak Elisa tentang wisata belanja di Bandung sangat lengkap ya mbak
BalasHapusiya siapa dulu dong.. Mbak Elisa. (^^)
HapusPengen ke Bandung deh..kapan ya? Penasaran Ama cimol asli bandung
BalasHapussemoga ada rejeki ya Mbak Yurma
HapusInilah yg bikin bandung macet.. Tapi ngak apa deh asal pulang hati senang krn abis belanja hehhehe
BalasHapusHehe toss dulu mbak
HapusSebenernya saya sih seneng liat tempat-tempat belanja gitu, tapi takut kalap mbaaak *tutup muka* kalo ke bandung lebih sering icip-icip/ wisata kuliner :D
BalasHapuswisata kuliner Bandung juga mengasyikkan kok ya
HapusJadi pengen ke Bandung, apalagi sekarang taman & trotoarnya udah bagus ya.
BalasHapusaku pun Mbak Alfa
HapusMakasih mbak udah di ulas...hihihihi, semoga bermanfaat untuk di baca. Maaf baru mampir.
BalasHapusmakasih info dan tipsnya juga Mbak Elisa.. makin kaya ilmu nih
HapusInformasi yang menarik tentang Bandung.
BalasHapussemenjak bandung dikelola kang emil,, rasa-rsanya pengen banget ke sono..
BalasHapus