Berkunjung ke Kota Gede Yogyakarta membuatku terkesima akan perhiasan-perhiasan tradisional kala itu. Semua tampak bersinar menyilaukan mata. Naluriku sebagai perempuan mengatakan aku ingin memiliki perhiasan-perhiasan ini.
Belum lagi saat melihat ke sekeliling di seputaran toko emas, benda-benda berkilau berjejer-jejer membuatku terus mengkhayal seandainya aku bermahkotakan perhiasan-perhiasan tersebut, dengan cincin di jari tangan, kalung berantai, dan bersepatukan emas sembari duduk di singgasana menemui tamu istana satu persatu. Haish..
Apa yang menjadikan kami para perempuan sangat menyukai perhiasan-perhiasan?
Mungkin alasan-alasan berikut penyebab kami menyukai perhiasan
1| Simbol Kebanggaan
Emas sebagai logam mulai sering dijadikan “investasi” oleh banyak wanita yang kurang menyukai investasi dalam bentuk saham (misalnya), padahal sejatinya emas bukan sebuah investasi. Emas hanya bersifat “menyelamatkan harta kita dari inflasi” maka wajar jika emas masih didambakan oleh banyak orang.
Berbekal itulah, banyak wanita mengamini bahwa semakin banyak emas yang dimiliki maka semakin tinggi tingkat kekayaan orang tersebut.
“Wah emasnya banyak.” Pasti yang dipuji akan dengan senyum-senyum tersipu bangga.
Ditambah sejak jaman dahulu, di saat belum ada nilai tukar berupa uang kertas, emas sangat didambakan oleh siapapun termasuk para pria.
2| Sebagai Jati Diri
Sebagai seorang perempuan, rasa-rasanya ada yang kurang jika tidak memakai perhiasan. Meskipun itu hanya berupa anting-anting atau hanya kalung.
Dalam Islam, hanya wanita yang diperbolehkan memakai logam mulai berupa emas ini.
Oleh sebab itulah, para wanita merasa semakin feminim dengan memakai emas sebagai jati diri menandakan dirinya adalah seorang perempuan.
3| Menambah Percaya Diri
Meski dalam keseharian para wanita memakai perhiasan yang sederhana tetapi akui saja, saat akan menghadiri sebuah acara semisal pernikahan atau acara undangan lainnya pasti ada keinginan memakai perhiasan.
Hal tersebut dikarenakan perhiasan mampu menambah percaya diri bagi pemakainya.
“Agar sama dengan orang-orang.” Cerita seorang sahabatku, ketika kutanya apa artinya perhiasan baginya.
4| Simbol Kecantikan
Dengan kekreatifan para desainer, perhiasan tidak selalu monton bentuknya. Sebut saja kolekasi perhiasan dari The Palace Jeweler National lewat hastag di IG dengan hastag #ThePalaceJeweler dan #NationalJeweler memperkenalkan seri-seri perhiasan tradisional yang disentuh dengan sentuhan modern.
Perhiasan tidak hanya saja cantik dilihat dan dipandang, tapi juga cantik untuk dipakai dan dipamerkan oleh wanita untuk menambahkan kecantikan perempuan Indonesia mirip #ThePalaceBCL lewat #ThePalaceStories.
5| Kodrat
Perempuan yang pada dasarnya sering dianggap sebagai keindahan para lelaki sudah kodrat dari sananya menyukai sesuatu yang indah-indah juga semisal perhiasan.
Bukan masalah penting tidak penting arti sebuah emas untukmu, tapi emas memang selalu akan ada untuk dicari, terutama oleh para kaum perempuan.
Apakah dirimu juga menyukai perhiasan?







Wkwkwk..iyaa, kalau ke pesta rasanya ingin dipakai semua. Ups..
BalasHapusFenomena ini juga terjadi di wilayahmu ta Mbak? tak kirain cuma di kotaku aja :D
HapusAku malah suka perhiasan etnik, kalau emas palingan pakai anting anting aja. Cincin nya pakai akik hahahaha...
BalasHapusDemi keamanan juga sih pakai yang ginian...
perhiasan etnik juga banyak yang terbuat dari emas lho mbak.. Itu budaya kita pas nikahan aja emasnya nempel semua di badan
HapusSehari-hari, saya suka pake perhiasan, kecuali gelang soalnya menurutku agak ribet. Dan gara-gara pake perhiasan ini, saat ujian CPNS kemarin saya kebingungan buka perhiasan yang saya pake, mau taroh di tas takut hilang, mau tetap pake, sama pengawasnya disuruh buka, akhirnya kubuka, kugenggam dan pas dalam ruangan langsung kumasukkan dalam saku (pelajaran banget, kalo mau ikut ujian CPNS, lepaskan segala perhiasan yang dipake)
BalasHapusWoh.. iyakah Mbak? Ujian CPNS itu nggak boleh pake perhiasan?
HapusKlok kondangan di desa, aku kdg iseng merhatikan org2 yg kondangan, emasnya gede-gede. Bikin silau dah. *hahay
BalasHapusTp wajarlah begitu, secara di desaku, slh satu tolak ukur status ekonomi, dilihat dr emas2 yg dipakek.
Lho yo.. sami mawon ya ternyata, kadang temenku sampe ada yang pake gelang ke sekolah jaman dulu, hihiii
Hapus