Tepat sepuluh tahun yang lalu aku masih menyelesaikan studi akhir di Universitas Negeri Semarang. Kala itu, teman-teman sudah pada mengambil judul skripsi masing-masing. Aku sama sekali belum ada gambaran akan mengambil apa kala itu.
Aku sebetulnya menyukai sesuatu yang berhubungan dengan sistem transportasi dan riset operasinya. Sehingga kala itu, aku memiliki ide untuk mengembangkan kemudahan sistem transportasi dan riset operasi. Kebetulan di semester 5, aku sudah mengambil kuliah riset operasi. Aku lalu mengajukan proposal judul skripsi ke Dosen Ketua Prodi, akhirnya aku dipertemukan dengan dosen pembimbing mata kuliah Riset Operasi, Bapak Dr Dwijanto, M.S dan Bapak Drs Mashuri, M.Si.
Alhamdulillah diberikan kelancaran dalam mengerjakan bab 1 – bab 3, tapi begitu sampai waktunya penelitian, aku mulai terpatri menentukan lokasi penelitian. Beberapa pabrik besar di Kudus telah aku coba untuk minta ijin melakukan penelitian tapi hasilnya nihil.
Aku sempat putus asa waktu itu.
Hingga akhirnya, Bapak meminta tolong pada rekannya untuk mencarikan tempat yang mau dijadikan penelitian skripsi. Sungguh, memberikan ijin mahasiswa untuk dilakukan penelitian di tempat kerja memang bukan perkara mudah. Apalagi ini menyangkut data perusahaan. Tetapi rekan Bapak waktu itu memberikan arahan kepada temannya dan alhamdulillah akhirnya aku diterima untuk magang dalam melakukan penelitian.
Perkara lain, pabrik yang aku tempati saat ini tidak ada yang bisa dilakukan penelitian dengan objek yang akan aku pelajari, Riset Operasi. Di sana hanya ada box-box besar, sementara untuk transportasinya menggunakan truk yang sudah disediakan divisi lain.
Aku kembali ke kampus dan meminta pendapat sama dosbingku. Aku sudah putus asa dan sudah ikhlas seandainya harus mengulang lagi dari awal mencari dosen pembimbing baru, karena bidang beliau memang sudah berbeda.
Seperti semesta sedang menyambut, Pak Dwijanto mau mempelajari bidang yang aku ajukan sebagai pengganti. Padahal beliau adalah doktor S-3 di bidang Riset Operasi, tapi beliau mau mempelajari pengendalian kualitas statistik dari awal. Serta mau membimbing sampai akhir.
Ya Allah..
Alhamdulillah setelah magang hampir sebulan lamanya, aku pamit dari tempat magangku dan kembali ke kampus. Dengan tempo sesingkat-singkatnya, alhamdulillah aku diberikan kelancaran menyelesaikan skripsiku dan mendapatkan gelar sarjanaku meskipun dengan IPK meveet angka 3.
Kemudian aku terus membayangkan, seandainya waktu itu Pak Dwijanto mundur seperti halnya dosbing keduaku karena memang tidak sesuai bidang beliau-beliau, mungkin aku tidak bisa menyelesaikan studiku tepat waktu. Mungkin orang tuaku juga harus lebih bersabar menunggu kelulusanku, harus lebih sering puasa karena biaya hidup di perantauan juga harus diperhitungkan.
Hanya syukur dan doa terus menerus yang aku panjatkan untuk beliau.
Tetapi kini, sebetulnya ada cara lain untuk dapat berterima kasih pada beliau yang menginspirasi hidupku bahwa dalam hidup ini selalu ada perjuangan yaitu melalui TCASH.
#PakeTCASH Lebih Cepat, Aman dan Mudah #BuatKamu
TCASH merupakan transaksi non tunai yang memudahkan kita sekaligus cepat dan aman. Kita bisa melakukan transaksi berupa isi saldo, bayar merchant TCASH, membayar menggunakan snap dan tap, membelikan pulsa atau paket data, dan membayar segala keperluan seperti pulsa listrik, game, voucher, tagihan air, serta tagihan lainnya.
Bahkan mengisi saldo TCASH #BuatKamu pun dimudahkan, kita cukup mencari tahu nomor yang digunakan untuk akun TCASHnya. Oh iya, untuk mengisi saldo TCASH bisa dilakukan melalui rekening bank (ATM, mobile banking, atau internet banking). Bisa juga melalui Indomaret, Alfamart, GraPARI dan agen TCASH.
Berikut cara mengirim saldo TCASH milik orang lain ya melalui rekening bank.
1| Buka TCASH Wallet.
2| Pilih Kirim Uang.
3| Masukkan Nomor HP.
4| Masukkan jumlah saldo yang akan diisikan.
5| Pilih rekening yang digunakan, kebetulan aku menggunakan KlikBCA.
6| Lakukan sesuai perintah berikut.
7| Kembali pada TCASH Wallet lagi, masukkan saldo yang mau ditransfer.
8| Periksa data, jika sudah benar klik konfirmasi.
9| Selesai, dan uang terkirim..
Sejak akun TCASH aku upgrade, berbagai kemudahan lebih bisa aku dapatkan. Aku hanya perlu datang ke GraPARI untuk mengupgrade akun TCASH yang aku miliki. Cukup membawa hp yang ada aplikasinya serta nomor yang digunakan untuk akun TCASH ini.
Bahkan sebetulnya sekarang TCASH bisa menggunakan operator apapun. Lebih dimudahkan ya.
Kini #pakeTCASH mengabulkan harapan dan doa-doa kita untuk mereka yang telah banyak membantu dalam hidup kita.









orang-orang yang kita temui di tempat magang atau di posko KKN itu ibarat keluarga kedua ya mbak, harus ada apresiasi dan rasa terimakasih pada mereka meskipun cuma lewat doa
BalasHapustapi untung deh bisa transfer2 gitu pakai Tcash sekarang ya
Iya Mbak, tapi punten saya lagi membahas Pak Dwijanto, Mbak. hehhehe
HapusAllhamdulllah Pak Dwijanto mau terus menjadi pembimbing skripsinya ya. Sekarang sih kemana-mana enak bawa hp aja gak pelru bawa dompet juga bisa ya :)
BalasHapusalhamdulillah ya Mbak Lia. Memang di era sekarang ini lebih praktis bawa hp, tinggal snap aja udah kelar deh bayar apapun jadi.
HapusAlhamdulillah dosen pembimbingnya baik banget, ya. Jadi akhirnya bisa lulus kuliah :)
BalasHapusAlhamdulillah TCash mempermudah ya. Jadinya bisa berterima kasih melalui TCash walau tinggal berjauhan
BalasHapusDapat pembimbing baik begitu juga rejeki besar yaa mba, semoga pak Djiwanto selalu sehat, diberkahi umur panjang.
BalasHapusBtw, aku juga sering mengandalkan Tcash, lebih praktis karena nggak perlu bawa2 kartu :)
Aku belum pernah pake TCash. Suami sih biasanya. Btw banyak sih emang kuliat keutungan pake TCash ini :)
BalasHapusLhoo aku kira TCash cuma bisa Telkomsel, aku gk pake Tsel selama ink jd gk install. Terima kasih mba jd dpt pencerahan nii. Mau pake deh biar gampang kirim2 pulsa ke emakku di kampung
BalasHapusMbaa, dirimu cerita soal skripsi kok aku merasa ketonjok, sebab aku gk lulus kuliah gara2 putus asa soal skripsi. Cari perusahaan yg bs dijadikan tmp lenelitian memang susaaah. Dan aku menyerah. Hiks
BalasHapusAku suka pakai TCASH kak soale banyak peomonya dah gitu kalau beli pulsa disana suka dapat bonus 2 GB hehe lumayan bangettt.
BalasHapusAku lumayan seriiing paking TCash yang suka banyak promo.. termasuk pernah di pom bensin lho!
BalasHapusAnakku malah punya TCash, kadang beliin aku pulsa data. Kebalik ya, emaknya malah ditraktir. Udah kerja sih meski baru latihan, hahahaa
BalasHapusHuwaaaaa ternyata semudah itu ya Mba Ran. Aku nggak punya tcash tapi suami punya. Praktek detailnya minta ajarin dia aja ya, karena tahapannya udah baca di blog mba Rani tinggal action.
BalasHapusTcash ini solusi banget ya..aku suka pakai Tcash tuh sering ada promo apalagi Chattime kesukaan aku, belum lagi es tebu yang beli 1 gratis 1 banyak pokoknya hihi
BalasHapusaku belum punya tcash nih mba, disini masih jarang merchant yg pakai tcash soalnya.. maklum di kampung :D
BalasHapusTernyata Mbak dulunya kuliah di Universitas Negeri Semarang. Baru tahu nih kalau ternyata TCash bisa buat kirim uang. Pengen pakai TCash juga ah.
BalasHapusTernyata Mbak dulunya kuliah di Universitas Negeri Semarang. Baru tahu nih kalau ternyata TCash bisa buat kirim uang. Pengen pakai TCash juga ah.
BalasHapusSaya punya T-Cash tapi belum pernah digunakan sama sekali, hehe..
BalasHapusMulai sekarang pengen pake ah, ternyata banyak keuntungannya ya.
saya belum coba pakai aplikasi ini, jadi penasaran.
BalasHapushabis disini merchantnya baru beberapa dan kayaknya promo tentang T-Cash belum booming banget :D
Aku suka pakai Tcash, selain case less banyak banget promo-promo menarik di merchant tertentu
BalasHapusAku blm pakai Tcash. Kupikir cuma buat isi pulsa dan data. Ternyata bisa ya buat kirim uang gitu
BalasHapusAku punya T-Cash tapi bingung mengunakanya, setelah baja diatasi jadi lebih faham nihh
BalasHapusAku pakai T-cash biasanya cuma buat beli paket data dan pulsa aja, soalnya lebih murah hehehe... kayaknya T-cashku perlu di update nih...
BalasHapusBanyak cara berterima kasih ya. Termasuk dgn tcash ya jd praktis
BalasHapusPakai T-Cash banyak untungnya ya, udah donlot T-Cash tapi belum diaktifkan, mesti ke kantor telkomsel ya kalau mau aktifkan?
BalasHapusOh ternyata TCash bisa kirim untuk semua operator ya? Wah..makin bermanfaat nih ya.. Etapi pengirimnya harus dari Telkomsel kah?
BalasHapusMenghadiahkan sesuatu untuk seseorang yang menginspirasi dengan memanfaatkan T-CASH itu salah satu cara yang menyenangkan.
BalasHapusAsyik ya, kalau dapat dosen pembimbing yang membantu bangeet.
BalasHapusWajar aja, kalau beliau selalu dikenang jasa-jasanya.
Soalnya suka ada dosen yang malah agak cuek dan sedikit membantu.
Saat ini pelan tapi pasti masyarakat kita mulai beralih ke cashless ya Mba. Bayar apa-apa pake uang/dompet virtual, hihi. Bahkan ada salah satu temanku yang jaraaang banget punya cash. Kalau aku di kampung masih manual semua, padahal kan mau juga yang praktis.
BalasHapusAku batal ikut ini padahal sudah saya siapkan daei awal. Sayangnya kesibukan dan kesehatan membuat waktu post jadi terlupakan. Maka jadilah di draft saja.
BalasHapusJadi inget profesorku waktu kuliah. Karena dosen pembimbing skripsiku juga sekaligus dosen pembimbing project dana hibah jadi asyik banget skripsiku dulu.
BalasHapusdrama skripsi yaa ada aja. Syukurlah dapat dosen pembimbing yang care hingga bisa lulus. IPK mah ga masalah
BalasHapusSeneng kalaui ketemu dosen pembinmbing yang baik dan peduli ya mbak. Soalnya ada jg yang terserah mahasiswanya :D
BalasHapusKalau dosen2 baik2 patut diparesiasi hehe :D
Alhamdulillah bisa berbagi dengan Tcash kepada orang terdekat dan tterbaik ya mba.
BalasHapusInovasi baru banget ini tcash bisa digunakan oleh operator lain krn aku pake indosat
BalasHapusTernyata Tcash bisa dengan berbagai operator ya, ga harus telkomsel. Enak nih transaksi bisa makin mudah kalau menggunakan TCash. Jadi bisa segera kirim pulsa ke Pak Dwijanto ya mba? ;)
BalasHapusWah alumni yang baik nih, masih ingat dengan dosen pembimbingnya dan kirim2 hadiah pula. Patut dicontoh.
BalasHapusWah alhamdulillah ya kirim2 apresiasi atau hadiah jadi lebih mudah dengan tcash
BalasHapus