Berliburlah, maka kau akan tahu betapa luasnya dunia! - Anonim.
Ya, euforia liburan akhir tahun masih terasa sampai sekarang. Apalagi akhir tahun bertepatan dengan liburan anak-anak sekolah. Pada generasi 90an, pas akhir tahun pas pelajaran biasa. Saya masih ingat betul, 2 tahun menjelang kelulusan SMA, barulah saya merasakan sistem semester.
Tentu saja, dengan liburnya anak-anak, berarti orang tua harus berpikir keras jika ingin mengajak anak-anak berlibur. Bagi yang memiliki dana berlebih, mungkin bukan jadi masalah ya. Tapi, buat yang makan aja pas-pasan, butuh perencanaan khusus jika ingin pergi liburan.
Berikut saya rangkum, 7 tips hemat traveling bersama keluarga.
1. Matangkan Rencana Traveling
Berlibur akan menyenangkan dan memberi barokah jika rencananya sudah dilakukan secara matang. Ada cerita, sekelompok ibu melakukan perjalanan dengan mencari kendaraan sendiri, melakukan pembayaran sendiri dll. Bukannya pergi dengan nyaman, tetapi malah disuruh membayar biaya berlipat-lipat karena terjadi banyak hal di luar rencana. Makanya, perencanaan traveling itu penting sekali. Terutama untuk keluarga yang memiliki balita dan batita. Saat anak-anak mulai rewel, perjalanan menjadi terasa sangat panjang.2. Pilih Destinasi sesuai Budget
Traveling ke mana pun hayuk! Asal, disesuaikan dengan kemampuan kita masing-masing.Bila sekiranya dananya tidak cukup untuk bepergian yang jaraknya hampir 200km, mengapa tidak mengubah tujuan yang sekiranya pas dengan budget kita. Jangan sampai berhutang pada teman untuk traveling dengan jarak jauh.
3. Siapkan Dana Tabungan Khusus Traveling
So, sebaiknya kita juga menyiapkan dana khusus traveling jika kita memang menyukai bepergian. Terlebih, jika ingin traveling sekeluarga.Aku jadi teringat sama omongan Ibuk Cindy nih, "Tidak akan ada yang mengajakmu piknik, Mak! Kalau ingin piknik, kita harus nabung sendiri, Mak."
Ya, kurasa omongan Ibuk Cindy itu ada benarnya.
Jangan menunggu sponsor atau rombongan RT. Bisa luamaaa itu ngajaknya.
4. Sisihkan Dana Cadangan
Selain dana traveling, ada lagi lho yang harus disiapkan sebelum traveling bersama keluarga! Yaitu menyiapkan dana cadangan. Jangan sampai deh, kita sudah bersiap pergi, eh yang ada tiba-tiba mobil mogok di jalan dan kita harus jual perhiasan untuk bisa membayar service mobil. Jiah! Malah curhat!5. Menyewa Kendaraan Pribadi
Kami ini termasuk keluarga yang lebih sering menyewa minibus sendiri. Ya, gimana ya! Kalau punya baby kan agak rempong ya kalau harus ikut rombongan warga RT. Soalnya entah kenapa ini, dua anak sukanya BAB padahal lagi di jalan!Selain itu, menyewa kendaraan ini lebih aman kurasa daripada memakai mobil yang bulanannya jarang diservice. Takut mogok lagi di jalan #eh.
6. Membawa Cemilan dan Makanan Sendiri
Selain lebih sehat, membawa cemilan dan makanan sendiri lebih hemat daripada kita jajan sembarangan. Ya, tidak ada salahnya juga jajan di obyek wisata. Cuma kalau pas di dalam kendaraan, kan kita butuh jajan yang bisa buat kletikan. Jajan juga bisa membuat anak-anak sibuk lho! hihi.7. Pastikan Keluarga Sehat
Nah! Sebelum bepergian, jangan lupa untuk memastikan bahwa seluruh keluarga dalam keadaan sehat ya. Bepergian dengan 1 saja anggota keluarga yang sakit itu nggak enak, gaes!
Tidak ada salahnya untuk memastikan anak-anak sehat jauh-jauh hari sebelum bepergian.
So? Udah ke mana aja nih liburan akhir tahun kemarin? Apa seperti kami juga yang menunda liburan akhir tahun buat persiapan membangun ruko untuk tempat tinggal? Bagikan cerita yuk di kolom komentar.
Salam Sayang,
Rani R Tyas





semoga lancar ya planning rukonya, aamiin. Akupun enggak liburan kemarin *tosss* nemenin pak suami persiapan ujian hahahaha.
BalasHapusBenar sekali tips-nya. Kalau diikuti semuanya maka liburan akan berlangsung lancar, aman, dan nyaman.
BalasHapusKemarin daku ngga liburan, hanya anak-anak diajak ke Bogor oleh ortuku, jadi bisa beresin naskahku yang tertunda hehe, semoga lancar pembangunan ruko nya ya Mbak
BalasHapusKeren banget mbak tipsnya. tapi untuk liburan kemaren aku gak kemana-mana. Cuma ada pergi 2 hari ke kota Singkawang aja yang dekat dengan Pontianak. Soalnya mau persiapan bulan maret mau ke Jepang :D
BalasHapusSemoga lancar pembangunan rukonya, bisa selesai tahun ini jadi akhir tahun bisa liburan lagi.
BalasHapusKalau saya liburannya yang dekat aja, dan bisa di jangkau dengan angkutan umum
Soal dana Travelling ini hal yang paling signifikan. Dan segala itenirary sebisa mungkin harus disesuaikan dengan budget agar tak keliru dan malah sengsara pasca liburan
BalasHapusTravelling lebih nyaman jika di rencanakan dengan matang :)
Soal kesehatan ini penting banget, cause kemarin anakku kena cacar air pas liburan, jadi gak bisa traveling kemana-mana
BalasHapusAamin, mudah-mudahan tahun 2020 ini aku bisa sering-sering liburan dan diberikan rezeki berlimpah soalnya kalau mau liburan itu, persiapan yang sangat penting menurut aku adalah dananya apalagi diotak anak-anakku sudah terpatri kalau liburan berarti saatnya bebas jajan...hiks karenanya budget liburan harus dipersiapkan dan diperhitungkan secara detil dan matang.
BalasHapusPoint bawa camilan bener banget. Aku juga sering gitu..soalnya jajanan2 gitu klo mbeli di obyek wisata, harganya bisa berkali2 lipat. Bisa buat nyemil pas di jalan juga :-D
BalasHapusCoba doanya diubah. Bakal ada yang mengajak kita traveling jadi sekarang kita nabung dulu buat traveling sampe ada yang ngajak wkwkw
BalasHapusKalau aku biasanya tanya anaknya juga mau gak ke sini, trus usahakan ke tempat2 yang mereka suka juga, maklum udah remaja anaknya
BalasHapusSoal alokasi budget nih mba, penting banget. Memang kalau tidak dianggarkan secara khusus, kayaknya berat ya. Apalagi kalau rencana bepergiannya cukup jauh. Harus punya sangu lah gitu istilahnya.
BalasHapus