Mengenal Budidaya Ikan Lele Bioflok

Mengenal Budidaya Ikan Lele Bioflok, Untung Melimpah!

"Mah! Mau makan ikan lele!" sahut anak lelakiku sejak pagi tadi. Ah kemudian aku memikirkan bahwa enak kali ya kalau bisa budidaya ikan lele sendiri? Tapi lalu membayangkan harus membangun kolam baru dengan batu bata bersemen dll. Waduh! Kayaknya ribet banget ya! Hingga, pak suami menawarkan untuk budidaya ikan lele bioflok.

Budidaya lele dengan sistem bioflok sangat diminati karena dapat meningkatkan profit berkali-kali lipat! Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Yuk mari kita simak penjelasannya di bawah ini!

Apa Itu Budidaya Ikan Lele Bioflok?

Tak diragukan lagi, ikan lele merupakan salah satu komoditas pangan yang paling banyak dikonsumsi. Selain digunakan sebagai bahan dasar pecel lele, ikan lele juga bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan lain seperti keripik, abon, sup, dan lainnya. 

Ikan lele ini biasanya dibudidayakan di media budidaya tertentu. Nah salah satu media budidaya ikan lele yang paling fenomenal yaitu bioflok. Apa itu bioflok? Jika dilihat dari segi bahasa, bioflok berarti kehidupan (bio) dan gumpalan (flok). Jadi bioflok merupakan sistem yang memunculkan gumpalan (akumulasi).

Jika dilihat dari segi budidaya ikan lele, bioflok ini berarti sistem budidaya ikan lele yang memanfaatkan gumpalan. Gumpalan di sini berarti berbagai jenis mikroorganisme yang berkembang biak di dalam media budidaya. Nah gumpalan ini bisa berarti limbah yang dapat digunakan sebagai pakan ikan lele.

Jadi pakan ikan lele tidak lagi berasal dari luar, namun dari dalam kolam itu sendiri. Jadi apa kesimpulannya? Kesimpulannya yaitu kita tidak perlu membeli terlalu banyak pakan, karena pakan bisa diambil dari dalam kolam! 
source: maritim.go.id


Keuntungan Budidaya Ikan Lele Bioflok

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, budidaya ternak ikan lele dengan sistem bioflok ini memanfaatkan pakan alami dari dalam kolam. Pakan alami ini merupakan kulminasi dari berbagai jenis mikroorganisme seperti bakteri, algae, metazoa, fungi, protozoa, gastrotricha, dan lainnya. 

Ciri khas budidaya lele bioflok lainnya yaitu penggunaan aerator (mesin pengaduk) dan juga penggunaan kawat besi sebagai penopang terpal. Nah kira-kira apa saja sich keuntungan budidaya ikan lele bioflok ini? Coba cek jawabannya di bawah ini!

Hemat Biaya Pakan

Alasan utama mengapa budidaya ternak ikan lele dengan sistem bioflok sangat menguntungkan yaitu adanya pakan alami yang muncul dari dalam kolam. Adanya gumpalan mikrorganisme berkat adanya stimulasi atau pemberian probiotik alami dan berbagai bahan lainnya yang dimasukan kedalam kolam. 

Dengan adanya pakan alami ini, sudah barang tentu membuat biaya pakan jadi lebih rendah. Efek paling fenomenal dari sistem ini yaitu keuntungan bisa mencapai berkali-kali lipat karena rendahnya biaya pakan.

Kolam Jadi Lebih Bersih 

Keuntungan budidaya lele dengan sistem bioflok lainnya yaitu kolam jadi lebih bersih. Mengapa? Karena aerator ini fungsinya yaitu menyedot dan mengaduk air didalam kolam, lalu memasukannya kembali kedalam kolam dalam keadaan bersih. Namun uniknya, berbagai mikrorganisme masih bisa hidup sehingga bisa menjadi pakan untuk lele-lele didalam kolam.

Tidak Bau Amis

Biasanya saat beternak lele, muncul aroma amis dan cenderung tak sedap dari dalam kolam. Namun beda halnya dengan budidaya lele bioflok ini, dimana tidak akan muncul aroma amis dan tidak sedap dari dalam kolam. Alasannya sangat simpel yaitu adanya aerator yang membuat sirkulasi air tetap bersih. 

Hal ini sangat bermanfaat, tidak hanya dari segi kenyamanan selama beternak, namun juga memudahkan pada saat panen. Ikan lele tidak perlu dicuci berkali-kali hanya agar bau amisnya hilang. 

Hemat Lahan dan Pembuatannya Mudah

Pada dasarnya, budidaya ikan lele biofolk ini menggunakan media kolam bulat dengan bahan dasar terpal. Nah sebagai penopang, biasanya bahan yang digunakan yaitu kawat besi. Pembuatannya sangat mudah, bahkan bagi pemula sekalipun. Media budidaya lele bioflok ini bisa ditempatkan di area sempit. Untuk satu kolam bioflok, bisa dimasukan 3000 hingga 5000 bibit ikan lele. 

Nah itulah ulasan budidaya ikan lele bioflok, bagaimana tertarik untuk membuatnya? Jika Anda ingin lebih mengenal sistem bioflok ini, masuk ke https://www.cekaja.com/info/mengenal-budidaya-ternak-ikan-lele-biofolk-yang-bebas-bau-amis/. Semoga artikel ini dapat menambah semangat Anda untuk memulai budidaya ikan lele!






Tidak ada komentar

Thank you for stopping by 🥰

Terima kasih untuk tidak berkomentar menggunakan URL ARTIKEL and please jangan tinggalkan link hidup ya, sayang 😘

Sharing is caring, tapi aku bakalan sedih banget kalau tulisanku di copy paste buat blogmu. So, klik tombol share aja ya
(゚▽^*)☆

Lalu.. Demi bisa berkomentarlah secara ksatria, silakan berkomentar menggunakan akun Google ya 😁😁😁