Cara Menjadi Youtuber Hits ala Manda

 Anyeong yoerobun!


Siapa nih yang pengen memulai jadi Youtuber tapi bingung mulainya dari mana?! Tenang, kamu tak sendiri kok ada aku di sini menemanimu #uhuk

https://www.ranirtyas.com/2020/09/cara-menjadi-youtuber-hits-ala-manda.html


Aku sebetulnya sudah mulai upload video-video di YouTube. Tapiiii.. itu udah beberapa waktu yang lalu.


Masalah utamaku itu, kenapa ya kok mau ngevlog tapi nggak jadi-jadi?


1. Malu sama Suara Medok


Ya siapa yang setipe dengan aku? Hahaha. Aku dulu pas kecil di Bandung itu logatku Sundaaa pisan. Habis pindah ke Jawa, aku mulai belajar dong pakai Bahasa Jawa. Kemudian, lambat laun logat Sundaku hilang beralih jadi Jawa medok.


Menurut ayi Widi Utami, sebenarnya medok itu kan bisa jadi ciri khas.


Tapi tetap saja aku malu pada semut merah, yang berbaris di dinding, menatapku curiga, seakan penuh tanya, sedang apa di sini.


2. Nggak Jadi-Jadi karena Pengen Bikin Intro


Nah ini dia, masalah utamaku. Kayak ngeblog juga, pengen punya tema yang bagus buat blog. Dandaaan rumah mulu, tapi nggak diisi-isi sama perabotan. Ya kapan bisa jadinya?


Aku itu kepengen pas videoku tayang, ada intro YouTube nya, jadi biar keren gitu.


Kemarin itu, aku ngikutin webinar IIDNxIM3Ooredoo yang menghadirkan Manda sebagai narasumber. Manda ini ternyata adalah akronim dari Mama Adinda. Kemudian aku berpikir keras, sepertinya saat aku terus mengikuti timelinenya, Manda tidak pernah menyebutkan nama Adinda (sebagai anaknya). Oalaaah, aha! Aku baru inget, seperti suamiku yang memanggilku Yunda (Ayun Adinda) yang mana Adinda berarti kesayangan. Hahahaha!!!!! Dih kenapa ini malah dibahas?


Jadiii kalau kamu ketemu Mbak Primastuti Satrianto atau Manda, panggilnya jangan Mbak Manda karena Manda sendiri singkatan Mama Adinda. Jadi manggilnya cukup Mbak Ima saja atau Manda saja.


Nah, menurut Manda yang merupakan lulusan S1, S2 Matematika UGM yang kemudian lanjut lagi ambil S3 Matematika juga, jenis-jenis video yang bisa kamu upload di YouTube sebagai konten ini bisa berbagai macam. Di antaranya video unboxing, promosi produk, mengabadikan cerita, story telling, resep, tutorial, informasi, wawancara, hiburan, motivator, pembelajaran online dan menyalurkan hobi.


Nah buat yang penasaran gimana sih caranya biar bisa memonetize YouTube. Berikut syarat agar bisa memonetize dari YouTube.

1. Memenuhi persyaratan kelayakan minimum untuk bergabung

2. Patuhi semua kebijakan monetisasi YouTube

3. Tinggal di negara atau wilayah tempat Program Partner YouTube tersedia.

4. Memiliki lebih dari 4.000 jam waktu tonton publik yang valid dalam 12 bulan terakhir.

5. Memiliki lebih dari 1.000 subcriber.

6. Memiliki akun AdSense yang ditautkan.


Kata Manda, perhatikan hal-hal berikut saat mulai mengupload video di YouTube.

👉 Isi judul/title dengan panjang hingga 100 karakter.

👉 Isi deskripsi hingga 5.000 karakter.

👉 Isi lokasi.

👉 Klik Upload dan tunggu terupload sempurna ke YouTube. 


Manda sendiri ternyata dulunya kayak aku, pernah dimonetize YouTube nya tapi ternyata setelah ada persayaratan baru yang diwajibkan memiliki 1.000 subcriber, akunnya dihold buat dimonetize. Kemudian selama 6 bulan, akun Manda secara organik bertambah subcribernya sehingga bisa kembali dimonetize.


Keren nggak sih? Kamu kamu tahu nggak, cara mengelola akun Channel Youtube ala Manda?


Tips Mengelola Channel Youtube ala Manda.


1. Pilih Tema Konten yang Sesuai Passion / Hobi

Passion dan hobi itu kalau dijalankan dengan sungguh-sungguh terkadang malah bisa menghasilkan. 


Contohnya saja, orang yang hobi berkebun jika rajin mengupload hasil kebunnya ataupun cara menanam tanaman akan lebih bahagia saat mengupload video di YouTube.


2. Upload Karya yang Original

Usahakan mengupload karya yang original. Bagaimanapun, karya yang original akan membentuk personal branding kita itu sendiri.

Subcriber tertarik mengikuti kita karena keunikan yang kita miliki dan jadilah diri sendiri saat berkarya - Primastuti Satrianto


3. Update Video dengan Judul yang Trending / Kekinian

Boleh nih kita cari tahu hal-hal yang sedang update yang sesuai isi channel kita. Biasanya otomatis judul video kita juga jadi ikut terangkat.


4. Konsisten Upload YouTube di Jam yang Sama

Nah ini dia! Koentji dari segala hal hingar-bingar di dunia maya. KONSISTENSI.


Mau kamu itu blogger, seleb Instagram, Youtuber, kalau kamu tidak mau konsisten, kamu akan bergeser dengan orang-orang yang mau konsisten.


Duh ini tips no 4 juga makjleb banget buat aku nih.


5. Bagikan link YouTube melalui WA status dan FB status.

Jangan lupa untuk selalu membagikan link YouTube ke status WA juga sosial media yang lain. Lagi-lagi ya, kata-kata Mbak Ima yang ini keren banget.

Sedikit yang kita tahu, sedikit yang kita bisa, sesederhana penemuan kita, SANGAT MUNGKIN membatu orang lain ketika sesuai dengan problemnya.


Nah sekarang, buat yang punya hobi mengupload video ke YouTube dan suka galau sama kuota buat menguploadnya. Apalagi jika di dalam rumah semuanya membutukan kuota. Si ayah yang suka main TikTok-an, anak-anak yang suka buka YouTube, mamanya yang butuh kuota buat ngeblog, update Instagram juga upload di Youtube dan Podcast bisaan nih pake IMPreneur. *Banyak bener nih kerjaannya si mama!


Paket IMPreneur memungkinkan kita membagikan kuota kepada keluarga kita, teman-teman kita sampai 20 orang.


Pilihan yang bisa dipilih ada paket Max, Pro dan Fit.

https://www.ranirtyas.com/2020/09/cara-menjadi-youtuber-hits-ala-manda.html


Semua sesuai kebutuhan masing-masing.


Tulisan ini diikutsertakan dalam 

Lomba Blog IM3 Ooredoo X IIDN - Mengoptimalkan Peluang Dunia Blog


https://www.ranirtyas.com/2020/09/cara-menjadi-youtuber-hits-ala-manda.html


2 komentar

  1. Aku juga medhook....tapi gak maju-maju bikin video bukan karean ini, tapi karena gak tau mesti konten apa yang di vedeoin, huhuu~
    Kadang uda bikin video, males ngedit, ya Allah...

    Lingkaran setan tak berujung ini maah...
    **sedih banget akutuu...

    BalasHapus
  2. Aku tuh sampe skr ga PD bikin blog, dan msh LBH suka blog itu Krn ga terbiasa lancar bicara di kamera mba, dan ngerasa ga fotogenic hahahahahaha. Padahal sbnrnya pengalaman travelingku LBH bgs diceritain dlm vlog, cuma yaa itu, ga PD hahahahah. Jd ttp LBH suka pake tulisan.

    Dan Krn vlog juga butuh waktu sih utk edit lagi yaaa :D. Aku msh harus belajar banyaaaaak buat edit video. Tapi YT nya Mba Ima ini memang bagus kok. Aku juga suka ngeliatnya.

    BalasHapus

Thank you for stopping by 🥰

Terima kasih untuk tidak berkomentar menggunakan URL ARTIKEL and please jangan tinggalkan link hidup ya, sayang 😘

Sharing is caring, tapi aku bakalan sedih banget kalau tulisanku di copy paste buat blogmu. So, klik tombol share aja ya
(゚▽^*)☆

Lalu.. Demi bisa berkomentarlah secara ksatria, silakan berkomentar menggunakan akun Google ya 😁😁😁