Pesan Parenting dari Unforgettable Love

 Ni Hao Ma, Mah!


Belakangan ini, saya yang terbiasa menonton drama Korea akhirnya melirik lagi drama china. Saya jadi teringat jaman Meteor Garden, Twins / 100% Senorita, Mars dll, kayaknya drama dari Taiwan dan Cina masih merajai saat itu.


Sebenarnya, sekarang pun, drama Cina masih banyak yang menarik. Tapi saya baru ngeh belakangan sejak kangen sama Jerry Yan yang akhirnya saya memilih untuk menonton Count Your Lucky Stars. Naaah, dari situlah aku berkenalan dengan Miles Wei yang gantengnya maksimal #eh.


Rupanya, Miles Wei memainkan lagi sebuah drama yang bertema tentang keluarga dengan judul Unforgettable Love.

https://www.ranirtyas.com/2021/09/pesan-parenting-dari-unforgettable-love.html



Tidak hanya tentang cinta, drama Unforgattable Love sebenarnya banyak mengangkat cerita tentang keluarga, terutama untuk anak berkebutuhan khusus.


He Qiaoyan yang diperankan oleh Miles Wei memiliki anak He Weifei (panggilannya Xiao Bao) yang sejak kecil memiliki trauma pasca kecelakaan yang menyebabkan hingga usianya menginjak 6 tahun, Xiao Bao sama sekali tidak mau berbicara. Keadaan berubah setelah dia bertemu dr Qin Yiyue yang dipanggil mama oleh Xiao Bao. Singkat cerita, Yiyue (diperankan oleh Hu Yi Xuan) akhirnya menikah (secara kontrak) dengan Qiaoyan.


Bicara tentang parenting, drama Unforgattable Love (Cinta Tak Terlupakan) juga mengangkat pesan parenting, di antaranya sebagai berikut.


1| Jauhkan Anak saat Orang Tua Berdebat

Setelah menjadi orang tua, saya sendiri terkadang melupakan hal ini! Saya sering mengajak debat pak suami di depan anak-anak. Saat menonton Yiyue mengajak bicara empat mata dengan Qiaoyan, saya seperti diingatkan kembali bahwa kita sebisa mungkin menghindarkan anak-anak dari pertengkaran kedua orang tuanya.

https://www.ranirtyas.com/2021/09/pesan-parenting-dari-unforgettable-love.html


Bocah mana yang suka melihat kedua orang tuanya bertengkar? Secara orang tua adalah role model utama bagi anak-anak.


2| Penuhi Tangki Cinta Anak

Setiap anak memiliki kebutuhan dasar emosi yang dapat kita interpretasikan sebagai tangki cinta anak. Saat tangi cinta anak penuh, mereka akan mudah diajak kerja sama dan mereka akan merasa bahagia.


Bagaimana cara memenuhi tangki cinta anak? Ini kembali lagi ke bahasa cinta sang anak. Jika merunut kata Gary Shapman, ada lima bahasa cinta yang digunakan untuk mengisi tangki cinta anak.


Dokter Qin Yiyue menggunakan pelukan untuk memenuhi tangki cinta milik Xiao Bao.


3| Kedekatan Orang Tua Penting untuk Anak

Meskipun terlihat sepele, sebagai psikiater anak, dokter Qin Yiyue mengatakan jika kedekatan orang tua akan memberikan rasa aman kepada anak.


Makanya di episode awal-awal, Yiyue dan Qiaoyan berusaha memperlihatkan kedekatan mereka di depan Xiao Bao, tetapi sayangnya mereka lupa bahwa kedekatan mereka itu terlihat janggal di mata penonton Xiao Bao, wkwkk.

https://www.ranirtyas.com/2021/09/pesan-parenting-dari-unforgettable-love.html


4| Untuk ABK, Kemampuan Bersosialisasi Lebih Penting daripada Intelektualnya.

Semua anak terlahir cerdas. Yes or No? Kalau aku sih yes. Secara kata pakar parenting, kecerdasan anak ada delapan jenis dan tiap anak pasti berbeda jenis kecerdasannya.


Untuk He Weifei sendiri, termasuk dalam golongan ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) dengan ciri speech delay, tokohnya digambarkan cerdas sejak lahir. Di mana hal ini sering diutarakan oleh Qiaoyan dalam setiap dialognya.


Tetapi terkadang ekspektasi orang tua yang terlalu tinggi dan selalu fokus pada IQ sang anak melupakan bahwa anak perlu mendapatkan asupan kecerdasan yang mampu meningkatkan EQnya. Hal ini terjadi saat memutuskan mencari sekolah yang tepat untuk He Weifei.


Yiyue menjelaskan bahwa anak berkebutuhan khusus seperti Xiao Bao sebenarnya lebih membutuhkan untuk menumbuhkan kebutuhan sosialisasinya dahulu, baru kemampuan intelektualnya secara otomatis akan ikut meningkat tajam.


5| Di Setiap "Kenakalan", Ada Alasan Anak di Belakangnya

Dari drama Unforgattable Love, aku juga menyadari sesuatu. Tidak mungkin ada asap kalau tidak ada api. Seperti kelakuan Xiao Bao yang menurut ayahnya adalah perbuatan nakal, ternyata pasti ada alasan di balik kelakuan Xiao Bao.


Seperti Qiaoyan, kita pun sebagai orang tua, mungkin seringkali melupakan bahwa anak pasti memiliki alasan di setiap perbuatannya. Tidak mungkin ujug-ujug anak-anak memiliki ide untuk menjahili jika tidak punya maksud tertentu.


Bisa saja seperti yang terjadi pada Arsa (bukan nama sebenarnya) adalah teman ngajinya Alisha. Di kelas, dia terkenal anak paling usil dan jahil. Padahal jika aku perhatikan, sebenarnya Arsa cuma ingin diperhatikan dan ingin berkenalan dengan temannya, meskipun, menurut kami para orang tua, cara Arsa berkenalan dengan temannya itu salah.


Kembali pada Xiao Bao, caranya menjahili Lin Wei, teman papanya adalah sebab Xiao Bao berupaya melindungi mamanya dari Lin Wei. Haaa.. so sweet banget ya Xiao Bao ini.

https://www.ranirtyas.com/2021/09/pesan-parenting-dari-unforgettable-love.html


Nah kan, masih belum tertarik buat nonton Unforgattable Love ini? Yakiiin? Kalau aku sih bakal langsung cari dramanya di layanan streaming. Sst.. drama ini bisa ditonton gratis lho, tanpa perlu jadi anggota VIP terlebih dahulu.


Jangan lupa bagikan pesan dan kesanmu ya di kolom komentar.


With Love,

Rani R Tyas

23 komentar

  1. Setujuuu papanya Bao ganteng maksimal hehehe
    Nonton ini bikin mesem mesem sendiri pokoknya. Awalnya ga sengaja nonton, ehh keterusan

    Dan sekarang lagi Gandrung sama drama cina

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku sampai nonton 2X, Mbak 😂😂🤣🤣🤣 saking sukanya sama papanya Bao, eh sama Bao 😁

      Hapus
  2. Aku beberapa kali lihat potongan videonya di IG, tapi belum tertarik. Jadi tertarik karena baca tulisanmu, Mbak.. Ternyata banyak pesan positifnya, yaa..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaa.. Lho, belum pernah aku ceritakan tah? Ini sampe aku ulang lho nontonnya 😂

      Nyalahin scarlet heart Goryeo sampek'an

      Hapus
  3. Ganteng banget Abang Duren!!!

    Aku udah nonton juga Unforgattable Love dan emang terniat sih karena Miles Wei, always. Dan kamu kudu nonton Perfect and Casual juga, Mbak. Dia jadi profesor Matematika dong

    BalasHapus
  4. Wah, Noted, Kak. Bisa jadi referensi tontonan dikala udah gabut banget ama sosia media. Ternyata ilmu parenting itu penting banget, ya. Saya belum menikah, tapi kayanya ilmu parenting ngga cuma untuk anak kita aja, tapi untuk interaksi kita bersama anak-anak yang ada di sekitar juga.

    BalasHapus
  5. Aku paling setuju sama notes pertama.
    Memang namanya jadi ortu itu harus bisa dewasa. Ketika ada konflik pun harus bisa di-manage biar anak ga kena dampak.
    Sedihnya, hal ini sering banget luput dari orang tua jaman sekarang, Apalagi yang nikahnya masih usia belia, jadi mental dan kedewasaan kadang belum siap sepenuhnya.

    BalasHapus
  6. Bagus kayaknya ini mba, pesannya banyak yah betul banget jangan sampe tengkar depan anak karena anak merekam dan barangkali si ortunya ada yang kelepasan kata kasar atau sampe ke fisik anak bisa jadi benci ke salah satunya..

    BalasHapus
  7. Persoalan penting dalam pengasuhan, salah satunya no. 1. Orangtua sebisa mungkin menahan emosinya di depan anak ketika sedang berdebat/bertengkar. Atau bahkan harus sejenak menjauh dari anak. Suka sedih saja, kalau melihat orangtua bertengkar itu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buat menahan emosi depan orang mungkin sanggup ya, tapi di depan anak, terkadang malah suka keceplosan. -_-

      Hapus
  8. Ah bener banget mbak. Anak selalu punya alasan di balik setiap tingkah polahnya (jangan dibilang nakal ya). Cuman seringkali si orang tua yang saldo kewarasannya udah minus ini yang impulsif dan mudah naik pitam saat melihat anak bertingkah.

    Eh ini ngomongin diri sendiri lho ya. Saya yakin kalau ortu lain pasti lebih sabar-sabar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anyway, sepertinya ada yang baru nih dari looks blognya atau perasaanku aja?

      Hapus
    2. Sabar apa Mas Prim? wkwkk.. justru aku tulis ini biar jadi reminder buat aku sendiri sih

      Hapus
  9. Wah aku belum nonton ini, masih selera drakor aku mah
    Tapi baca reviewnya di sini sukses bikin aku penasaran pengen nonton juga deh
    Pesan moralnya bagus ternyata. Aku suka drama/film bertema keluarga
    Masukin list ah

    BalasHapus
  10. Oh ini kemarin yang jadi status di Facebook itu yaa..
    Wah, ternyata anaknya ABK, menarik sekali untuk mempelajari cara berkomunikasi dengan sesama paşangan juga terhadap anak.

    Suka banget sama pesan yang dibawa oleh drama Unforgettable Love.
    Sekilas mirip dengan judul film Korean-nya Diyo yaa...

    BalasHapus
  11. Jadi ayahnya xiao bao ini ayah tunggal ya trus nikah sama yu yue? Penasaran ibunya xiao bao ke mana ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya He Qiayian ini ayah tunggal, tapi perihal ke mana ibu kandungnya Xiao Bao.. mending tonton sendiri Mbak! Ntar kena spoiler dong. Wkwkk

      Hapus
  12. Aku salfok deh sama si pemeran utama prianya, kok ganteng banget ya, hot daddy ini mah, jadi penasaran deh pengen nonton ini, tar coba cari ah, jadi penasaran karena bagus juga ada ilmu or reminder tentang parenting juga ya

    BalasHapus
  13. Wah ternyata filmnya memiliki banyak sisi positifnya ya untuk ditonton, dan memberikan pelajaran untuk bisa diterapkan di keluarga dan anak. Menginspirasi banget, rekomen banget nih buat di tonton hhi

    BalasHapus
  14. sing kocomotoan takirain adipati dolken dong tadi mba ran hihhihi
    pesan moral filmnya penting banget ya mba selain kisahnya yang so sweet

    mong omong twins 100 persen senorita aku rung bisa move on dari feiyang penny lin dan wallace huo...padahal si wallace wo wes jadi bojone rubby lin wkwkkwkwk

    malah bahas drama mandarin jadoel hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apa? Adipati Dolken? Tidaaaaaaaaak

      Kayaknya drama mandari jadul kalau dibahas bisa jadi 1 blogspot tersendiri ya?

      Hapus

Thank you for stopping by 🥰

Terima kasih untuk tidak berkomentar menggunakan URL ARTIKEL and please jangan tinggalkan link hidup ya, sayang 😘

Sharing is caring, tapi aku bakalan sedih banget kalau tulisanku di copy paste buat blogmu. So, klik tombol share aja ya
(゚▽^*)☆

Lalu.. Demi bisa berkomentarlah secara ksatria, silakan berkomentar menggunakan akun Google ya 😁😁😁