Tampilkan postingan dengan label baby. Tampilkan semua postingan

Baby Han 12mo : Siap Menjelajah Ke Seluruh Ruangan

Ayeee.. Alhamdulillah sekarang umurku sudah 12 bulan. Sudah bisa ngapain aja ya aku. Yuk kepoin yuk Kakak, Tante, Om, Eyang, Budhe Pakdhe..

Tips Mengatasi Rambut "Kacangan" pada Anak

Akhir-akhir ini Baby Han (1yo) mulai ditumbuhi kacangan lagi pada kulit kepalanya, dulu memang pernah saat masih newborn lalu saat menginjak usia 2 bulanan muncul tapi lalu hilang dan kembali muncul saat usianya satu tahun.


[REVIEW] Mamypoko Pants Extradry



Pokojang bersenandung "Mamypoko pants", ekstra lembut jika dipegang dan juga aman dari kebocoran seandainya dipakai semalaman. Saya lebih sering menggunakan yang ekstra dry untuk kebutuhan malamnya. Karena memang semalaman kering sehingga (maaf) pantat bayi tidak basah sama sekali jadi ketika si kecil bangun, dia akan lebih ceria daripada ketika pantatnya basah. Juga karena kering, makanya alhamdulillah baby Han tidak mengalami apa yang namanya iritasi.

Baby Han 11 mo : Dua Langkah Awal Merangkak


Alhamdulillah my baby 11 mo, is he can walking now? Nop. Nop yet. Merangkak aja belum kok. Ah nggak apa-apa Nak, lagi-lagi Ibu tidak akan membandingkanmu dengan bayi lain. Meskipun bayi lain sudah pada rambatan di tembok, sudah pada berjalan its okey son! Sekolahnya besok bareng.

Jadi umur 11 bulan ini, apa aja yang sudah bisa kamu lakukan Baby Han?

5 Hal Yang Perlu Diperhatikan Ketika Menggunakan Baby Walker

Baby walker? Perlukah? Penggunaan baby walker memang masih kontroversial terutama di kalangan orang tua. IDAI - Ikatan Dokter Anak Indonesia sebetulnya sudah melarang penggunaan baby walker karena menjadikan bayi lebih tinggi, yang memungkinkan bayi mencapai barang-barang yang letaknya tinggi. Baby walker juga membuat bayi lebih mudah bergerak. Bayi dapat bergerak sepanjang ruangan dan dapat meraih benda-benda yang berbahaya, katakanlah pisau di atas meja atau kabel listrik di dinding atau bahkan jatuh dari tangga. Selengkapnya coba baca di sini.

Bagaimana dengan saya personal sebagai seorang ibu? Iya kami sudah memberi baby walker untuk baby Han sejak usia 6 bulan, saat tengkurap bolak-balik saja belum bisa. Kenapa? Berikut alasan-alasan kami kenapa memilih baby walker sebagai teman bermain baby Han.

Mudun Lemah Baby Han ala Prambatan Kidul

My baby Han already 9mo right now. Sudah bisa duduk sendiri. Dari minggu-minggu kemarin sering ditanyai Ibu (mertua) sudah bisa duduk sendiri apa belum. Hmm, sudah, tapi terkadang masih harus dikasih bantal buat jaga-jaga kalau ngglebrak (jatuh-red). Untuk beberapa menit sudah bisa duduk tegak. Ketika yang lain sudah panjatan, sudah merangkak bayiku belum bisa. Its okey nak, ambu tidak akan membandingkanmu dengan anak yang lain.

dan.. Perjuangan Itu Masih Berlanjut, demi ASI demi Baby Han

Sudah 6 bulan perjalanan aku belajar memompa ASI, dipotong 3 bulan menyusui langsung di rumah. Pertama kali sampai di kantor setelah istirahat cuti hamil dan melahirkan itu berasa kosong dan hampa. Bagaimana tidak? aku sudah terbiasa bersama bayiku seharian, menyusuinya sesuka hatinya. Sekarang harus melepasnya ke pelukan dot. Oh noo.. *mimik penghayatan dimulai*

Kenapa harus dot? Bagaimana dengan resiko bingung puting? Nanti reaksinya setelah hampir lama berjalan lho.

Ah,.. Sudah pernah kuliah bareng sama ibu yang ketitipan cucunya. Sudah pakai drama pula. Sampai akhirnya bagaimanapun jadi aku yang mengalah, sebetulnya bukan mengalah sih tapi lebih menelaah kekurangan diri sendiri. Waktu itu baru sehari ditinggal, baby Han langsung tidak mau menyusu langsung, wah aku langsung suudzon sama dot. Begitu drama dimulai, aku mulai disalahin ibu, sudah diuyek belum PDnya? Sudah cuci tangan belum? Maag-mu sedang gak kumat kan? Iya, terkadang saat maag, ASIPku berubah rasa menjadi kecut. Dari bau saja sudah menyengat. Karena itu, kadang dia menolak minum ASIP, ya itu tadi karena kadar lipase tinggi. Satu-satunya cara, sebelum masuk kulkas direbus dahulu ASIPnya, jangan sampai mendidih betul tapi hanya sampai muncul buih kecil langsung diangkat.

Nah, kalau kerja bagaimana? Disambung sufor? Hmm, ya pakai ASIP itu seadanya. Alhamdulillah masih mencukupi.

Jadi selama aku kerja ini kulkas pak kepala teknik sudah menyelamatkan ASIPku, selesai memompa lalu aku titipkan di kulkas teknik lalu sore hari aku bawa pulang menggunakan cooler bag. Ya, terkadang aku gak titip juga sih, langsung aku taruh di coolerbag aja kalau lagi malas.

Kulkas di Bagian Teknik

Tapi akhir-akhir ini, aku merasa hasil pompaku makin sedikit . Mungkin baby Han sudah 9 bulan tapi... Ah masak iya? Kan kemarin aku memang sedang kecapean ditambah stress Ibu menyusui tidak boleh stress ya, ingat tingkahnya yang menggemaskan buat menghilangkan stress. Orang-orang yang menyebalkan tidak usah diingat-ingat. Minum suplemen kalau memang perlu. Alhamdulillah kemarin mulai banyak lagi, setidaknya.

Aku perlu berjuang lebih giat lagi. Sudah jauh-jauh ke pasar. Nyarii kacang kulit, minum kacang hijau. Daaan.. paling sedih nih, menelan telur ayam kampung mentah, mentahnya ditebelin haha soalnya memang perih sih tapi ya demi baby Han yang unyu-unyu. Yang aku rasakan dibanding teman-temannya yang lain, Alhamdulillah baby Han tergolong bayi yang tidak mudah sakit. Sekalinya sakit itu panas habis imunisasi DPT. Diem seharian, rewel juga. Tapi kemarin alhamdulillah habis campak tidak panas, cuma hangat sedikit, tapi ya diem juga seharian. Eh iya Buibu imunisasi juga penting ya, setidaknya sedia payung sebelum hujan.

Mungkin aku bukan pejuang ASI sejati tapi setidaknya aku berjuang. Doakan kami sampai lulus S2 jadi sarjana ASInya ya, kalau bisa lanjut sampai S3. Ibunya saja anak ASI sampai 30 bulan kok, mosok anaknya tidak.

Yuk berjuang! Semangat!


Dunia Baby Han 7mo

Apa yang baby Han sudah bisa lakukan saat 7mo, hanya sebagai pengingat kala nanti ditanya umur berapa baby Han sudah bisa merangkak, kapan mulai ngocehnya dan lain lain.

Baby Han usia 7 bulan belum bisa merangkak? Loh? Temen-temennya yang lain sudah kok. Iya mereka! Bukan Baby Han ;) Kalau kata orang-orang tua, itu pasti karena bukan pakai kasur kapuk. Hey! Jangan salah, saya ini orangnya klasik, suka sama yang konvensional-konvensional gitu, jangan harap pakai kasur model Springbed ataupun busa. Halah padahal budgetnya berat kalau beli kasur modern kayak gitu. HaHaHa. Ingat perkembangan bayi kan beda-beda. Jadi jangan samakan antara bayiku dan bayimu ya.

Walaupun belum bisa merangkak tapi baby Han sudah bisa berjalan. Iya. Berjalan di baby walker. Biar kakinya berlatih bergerak-gerak ke kanan dan ke samping, juga biar belajar mandiri. Dahulu aku juga pakai babywalker, tapi jalannya malah terlambat, mungkin karena terbiasa pakai alat bantu jadi disuruh jalan sendiri takut. Hehe semoga baby Han tidak takut ya besok buat belajar berjalan :D

Gigi baby Han total sudah berjumlah 6, gigi seri bawah 2, gigi seri atas 2 (miring lagi gigi atasnya), serta gigi taring kanan-kiri atas. Kalau ditanya sebagai busui, ya pasti sakitlah kadang suka digigit-gigit juga. Ah tidak apa-apa, kan baby Han mau ASI sampai 2 tahun lebih kan ya Mas Handiq? Jadi nanti pasti siap-siap menghadapi gigitan gigi susunya. Dengan 6 giginya yang sekarang, terkadang dia suka menggigit-gigit yang dia mau, contohnya pergelangan tangan kita saat menggendongnya. Habis itu kalau kita menarik dengan suara kesakitan, dia akan tertawa geli. Eh si adek bisa ngajak bercanda juga ya.

Duduk? Bagaimana dengan duduknya? Iya sudah bisa duduk sendiri tapi masih belum bisa duduk sendiri. Nah lho? Gimana itu maksudnya? Iya jadi duduknya harus didudukin baru deh bisa duduk sendiri, tapi kalau dari tidur terlentang terus duduk sendiri itu yang masih belajar. Tidak apa-apa ya dek, nanti sambil belajar.

Foto kiriman Rani R Tyas (@ranirtyas) pada


Oh iya Baby Han sudah mulai bisa minum dari sedotan. Ya, masih tumpah-tumpah sedikit eh banyak ding. Namanya juga belajar, umur segitu minum dari sedotan kan sudah termasuk rekor :) Jadi sekarang dotnya sudah jarang pakai, lebih sering pakai sedotan langsung. Ini berkat bulan Ramadan sih menurut aku, kalau ibunya minum takjil/air mineral pakai sedotan dia suka minta. Nah dari situlah dia belajar pakai sedotan.

Yuk dek semangat belajar terus ya. Jangan pantang menyerah seperti ibumu ini. Xia you!

Baby Han Kondangan Pertama

Hari Minggu kemarin baby Han diajak Mbahkung sama Mbah Uti ke undangan (sama saya juga) dan keluarga besar Mbahnya Han. Well sebelumnya memang saya vakum dari undangan sejenis karena bayi yang masih kecil. Mungkin orang lain tidak, tapi saya kasihan sama bayi saya kalau diajak ke undangan bakal bingung dia di dalam gedung.

Nah, kejadian bener. Baby Han bingung lihat banyak orang lalu lalang berebut makan di meja hidangan, karena sistemnya prasmanan jadi semua berebut ke arah meja hidangan. Semua orang pada makan kecap-kecap (kunyah-bhs Jawa). Kasihan anakku, dia jadi makan sendiri tali kupluknya  Ikutan orang kecap-kecap juga. Ya Alloh.. kasihan bener kamu Nyo. Memang siang sudah jatahnya makan siang. Anakku ini memang belum seharusnya MPASI, masih kurang 1 bulan lagi. Yang begini nih, jangan ditiru ya buibu!

Anakmu BUKAN Milikmu

Pict by : http://capturedbycarrie.com/blog/2010/08/26/newborn-babies-need-for-posing-class-in-san-diego/

Anakmu bukanlah milikmu,
mereka adalah putra putri sang Hidup,
yang rindu akan dirinya sendiri.

Mereka lahir lewat engkau,
tetapi bukan dari engkau,
mereka ada padamu, tetapi bukanlah milikmu.

Berikanlah mereka kasih sayangmu,
namun jangan sodorkan pemikiranmu,
sebab pada mereka ada alam pikirannya sendiri.

Patut kau berikan rumah bagi raganya,
namun tidak bagi jiwanya,
sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan,
yang tiada dapat kau kunjungi,
sekalipun dalam mimpimu.

Engkau boleh berusaha menyerupai mereka,
namun jangan membuat mereka menyerupaimu,
sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur,
ataupun tenggelam ke masa lampau.

Engkaulah busur asal anakmu,
anak panah hidup, melesat pergi.

Sang Pemanah membidik sasaran keabadian,
Dia merentangkanmu dengan kuasaNya,
hingga anak panah itu melesat jauh dan cepat.

Bersukacitalah dalam rentangan tangan Sang Pemanah,
sebab Dia mengasihi anak-anak panah yang melesat laksana kilat,
sebagaimana dikasihiNya pula busur yang mantap.

– Kahlil Gibran –
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Renungan untuk kita para orang tua, sejatinya mereka adalah titipan Illahi yang akan menjadi seorang yang berdiri sendiri. Semoga kita para orang tua bisa membuat mereka kelak menjadi pribadi yang mandiri, yang mampu mengambil keputusan sendiri dan semoga keputusan itu adalah keputusan yang terbaik untuk semua pihak. Aamiin

Rahasia Baby Han Jadi Doyan ASI & ASIP

Baby boy ku, Han saat ini usianya sudah 4,5 bulan. Perjalanan yang masih lama menuju ASIX (hihihi, padahal tinggal 1,5 bulan lagi ASIX lalu lanjut sampai usia 2 tahun, inshaAllah )

Semangat!


Eits sampai mana tadi? Pertama menyusui itu.. Ya, tanpa IMD (karena kelahiran tidak normal alias saecar) lalu bayi diberikan paginya dalam keadaan sudah ganteng dan sudah bersih #halah. Saat diberikan oleh mbak perawat yang cantik, beliau mengajarkan cara menyusui yang benar. Sebelum diberikan ASI, payudara kita sebaiknya dimassage dahulu lalu dioleskan ASI ke putingnya. Mungkin agar bayi mencium wangi ASI apa ya? Alhamdulillah baby Han langsung “slurrp” mengenyot dengan luar biasa (alamak, hiperbola amat ya)

Pernah suatu kali saat masih cuti, tiba-tiba Han menangis tidak mau menyusu. Aku sudah curiga ini jangan-jangan bingung puting  Sudah menangis sejadi-jadinya karena khawatir takut cerai dini sama my baby boy. Sempat drama juga sama Mbah putrinya saling menyalahkan karena satu alasan, BOTOL. Beberapa jam kemudian baby Han bersendawa lalu tertidur pulas ooh ternyata dia kembung. Perutnya begah dan tidak ada seorang pun yang menyadarinya, ya  karena pemberitahuannya cuma lewat tangisan. Mungkin baby Han mau bilang, “Ambu, Mbah, Baba.. aku ini sedang kembung, kenapa malah dikasih susu lagi?? Perutku sakit Bu.. Gak enak nih badanku”

Terkadang kita sebagai orang tua yang terlalu banyak membaca referensi jadi tidak memperhatikan diri kita sendiri, mulai dari kebersihan diri (sudah mencuci tangan sebelum menyusui belum), makanan yang masuk ke dalam tubuh kita dll. Sedikit sepengetahuanku, baby kadang menolak menyusu karena ASI kita panas (mungkin kitanya yang panas dalam atau kurang enak body), terkadang sebelum menyusu kita lupa memassage payudara kita jadi yang keluar cuma sedikit atau malah terlalu deras, terkadang juga kita tidak memperhatikan pola makan kita jadi efeknya ke bayi kita. Ini terjadi saat kurang sayur/serat, imbasnya baby Han jadi susah BAB, makan sambel juga jadi susah BAB (ini berlaku sama baby Han lho), makan sayur nangka (gori-bhs Jawa) juga baby jadi panas dalam. Beda sama halnya kalau aku makan pepaya, beberapa jam kemudian setelah Han menyusu dia langsung BAB, wah tokcer juga ya pepaya ini.

Selama ini memang kalau ditinggal kerja baby Han minum ASIP dari kulkas. Sempat Han menolak ASIP, kata Mbah putrinya waktu botol dibuka saja dia sudah nangis tidak mau. Kupikir-pikir.. Ah iya! Beberapa hari ini memang aku lagi kena maag. Jadi bisa jadi ASIPnya kena lipase tinggi jadi bau ASIP saja sudah bau kecut. Cara mengatasinya? Sudah ditulis AIMI di sini. Pernah juga kebingungan karena komponen pompa ASI nya ada yang kurang (bagian corongnya ketinggalan), ceritanya di sini Buibu. Alhamdulillah kok ya masih bisa dipakai breastpump nya 


Buibu mau tahu selama ini babyku jadi lebih doyan ASIP yang kusimpan karena apa? Aku makan atau minum (apa sih) telur ayam kampung mentah. Alhamdulillah baby Han kayaknya senang sama ASIPku.

Selain telur ayam kampung mentah, aku juga konsumsi susu kedelai. Hihihi, kalau ini mah berdasarkan ilmu orang tua juga produk yang dijual yang katanya sebagai booster ASI yang komposisinya kedelai. Wah lha ini, kandungannya kedelai ya mending beli susu kedelainya saja hahaha. Jadi Buibu, kalau baby seperti ogah menyusu kita harus mempelajari apa yang salah mulai dari diri kita dulu, baru mempelajari yang lain.

Tetap semangat ya Buibu! Saya juga semangat! Salam nenen ^_^

Marmet, the Other Solution

Buibu pasti sudah banyak yang tahu apa itu marmet, marmet yaitu memerah ASI menggunakan kedua tangan. Mudah? Mudah bagi yang sudah terbiasa dan punya banyak waktu buat memerah, hmm Tentu saja harus menyediakan ruang tersendiri dan waktu tersendiri. Karena saya biasanya tangan kiri pakai breastpump, tangan kanan masih bekerja dengan mouse dan keyboard ^^

Awalnya ya karena breastpumpnya ketinggalan di rumah. Sudah dibawakan ke kantor jauh-jauh sama Baba nya Han tapi ternyata valvenya ketinggalan. Alamat gak bisa buat mompa ternyata kalau sparepartnya kurang komplit.

Syarat Melahirkan Normal setelah Caesar

"Yg lebih menakutkan selain memasuki ruang sidang skripsi adalah memasuki ruang persalinan.. it's a..." -Rani R Tyas

( hihi kutipan status facebook sendiri)

Baru kelahiran pertama aja sudah menakutkan, yes I'm paranoid! Caesar itu sakitnya setelah lahiran. Harus merasakan kontraksi dulu, induksi, sakitnya dua kali lebih banyak daripada lahiran normal. Maka dari itu, saya kumpulkan dulu artikel berikut biar lahiran kedua nanti bisa normal, maunya sih normal. Kira-kira kali ini berani nggak ya lahiran normal.

Syarat untuk melakukan Vaginal Birth After Cesarean (VBAC) adalah :

Jarak persalinan normal dengan persalinan caesar sebelumnya idealnya 18-24 bulan. Ada pula yang mengatakan setelah 18 atau 24 bulan baru hamil lagi untuk lebih amannya.Tergantung bagaimana riwayat kehamilan dan Caesar sebelumnya.
Baru mengalami satu kali operasi caesar dan tidak ada riwayat perlukaan rahim lainnya seperti operasi mioma uteri atau tumor jinak otot rahim, dan riwayat ruptura uteri
Caesar pertama bukan karena indikasi yang akan menetap/berulang, seperti panggul sempit dan riwayat operasi pengangkatan mioma uteri. Misalnya jika riwayat caesar sebelumnya karena posisi anak sungsang, gawat janin atau plasenta previa (ari-ari di bawah) dan hal ini tidak berulang, maka kelahiran normal bisa dilakukan.
Jenis jahitan pada operasi caesar sebelumnya bukan model klasik atau longitudinal incision atau jahitan vertikal, tapi insisi transversa rendah (low transverse incision)
Panggul tidak sempit
Tebal rahim berada dalam batas aman –memiliki 0% risiko terjadinya ruptur uteri-, yaitu 4,5 mm. Meski, ketebalan rahim ini masih menjadi perdebatan, sebab ada penelitian lain yang menyatakan ketebalan di atas 2,5 mm cukup aman, ada pula yang menyatakan di atas 3,5 mm.
Tidak terjadi komplikasi pada kehamilan.
Persalinan timbul terjadi dengan spontan, yaitu kontraksi dan pembukaan serviks terjadi secara spontan.

Adalagi syarat penting untuk Anda yang menginginkan persalinan normal setelah riwayat caesar, yaitu:
• Lakukan persalinan di Rumah Sakit yang memiliki fasilitas ruang operasi caesar.
• Memiliki tim operasi yaitu dokter anestesi, dokter kandungan, dokter anak serta perawat yang bisa siap dalam kurun waktu tidak lebih dari 30 menit karena bila terjadi kegagalan VBAC harus segera dilakukan operasi.
• Proaktif bertanya pada dokter kandungan Anda bila dua point di atas tidak dibicarakan pada Anda.

Indikasi untuk caesar lagi pada ibu dengan riwayat caesar sebelumnya?
Bila tidak timbul proses persalinan alami pada batas waktu yang ditentukan.
Bila persalinan normal tidak mengalami kemajuan.
Bila jarak kehamilan atau persalinan terlalu dekat.
Bila ketebalan segmen bawah rahim atau bekas caesar terlalu tipis.
Kehamilan kembar.
Bila terdapat indikasi-indikasi caesar pada ibuhamil umumnya seperti: preeklampsia, kelainan jantung, makrosomia atau bayi besar yaitu berat badan janin 4 kg atau lebih, kelainan letak janin, sungsang atau melintang, ukuran pinggul ibu terlalu kecil atau disproporsi kepala panggul, ari-ari lepas (solusio placentae), Hipoksia janin (janin kekurangan oksigen), Placenta previa atau ari-ari menutupi sebagian atau seluruh jalan lahir, obesitas.(me)

http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/kelahiran/tips/agar.tak.lagi.caesar/001/005/1303/1/1

• VBAC boleh dilakukan jika alasan dilakukannya operasi Caesar pada persalinan pertama bukan arena panggul ibu yang sempit. Jika alasannya adalah panggul ibu yang sempit, persalinan normal tetap tidak dapat dilaksanakan.
• Dalam VBAC, posisi kepala bayi harus berada di bawah.
• Selama air ketuban tidak pecah terlebih dahulu dan kontraksi dalam rahim tidak terjadi karena dilakukannya induksi, VBAC dapat dilakukan.
• Kehamilan ibu tidak melewati waktu normal atau post term.
• Lakukan USG di saat janin berusis 36 minggu untuk melihat ketebalan segmen bawah rahim. Jika ketebalan segmen rahim lebih dari 3 milimeter (mm), maka VBAC dapat dilakukan.
• Selama tidak ada indikasi obstetri yang mengharuskan dilakukannya operasi Caesar. Indikasi-indikasi yang mungkin terjadi adalah letak janin yang melintang, letak ari-ari yang berada di bawah, maupun adanya pengurangan pada air ketuban.

Oleh dr. Kartika Hapsari, SpOG

http://meetdoctor.com/article/melahirkan-normal-setelah-caesar#/page/1

Tips ASIP kalau Listrik Mati

Tulisan di bawah ini merupakan hasil copy paste tulisan MinLi di forum AIMI facebook. Makasih ya minLi buat tipsnya. Berguna buat aku nih, yang notabene kemarin gak bawa ice gel gara-gara gak berani ambil di kulkas yang dari semalam mati lampu >_<

Memompa Tanpa Sparepart Komplit

Begini nih kalo memompa ASI mengandalkan alat. Alih-alih kesusu berangkat kerja, eh pompa ASI yang semalam habis dicuci ada yang ketinggalan sparepartnya. Haduh CPD..

Biasanya memang sekarang kalo mencuci saya lepas satu persatu sparepartnya, biasanya corong saya lepas dari bantalan silikonnya. Saya punya pompa ASI merk AVENT, beli di Asibayi. Hehe nabung sejak tau posisi hamil. Ini nih penampakan silikon sama pompa ASI dengan sparepart komplitnya (ih, penampakan.. kayak apa aja gitu)

 


Daaaan.. kejadian bener, lupa bawa salah satu aksesoris pompa. Alhasil mulai bingung deh.. Mau marmet tapi gak PeDe, belum lagi biasanya mompa disambi kerja jadi mana bisaaa.. Sehingga, maka demikian halnya, hehe pompa ASI yang cuma terdiri dari corong, diagfrahma, tuas beserta botolnya tetap saya pakai tanpa corong! Apa bisa? Bisa. Sedikit beda sensasinya tapi hasil lebih banyak hohoho..


Jadi tetap semangat mompa ASI tanpa corong.

TIPS Merawat Clodi



Duh, bulan ini penghasilan ludes karena popok sekali pakai nih! Siapa cung yang sama! Ya, saya termasuk ibu yang masih memakai popok sekali pakai, tapi masih pakai clodi juga. Selain lebih irit, tentu lebih ramah lingkungan. Makanya, saya suka berburu clodi, apalagi lihat motifnya yang unyu-unyu. Tapi... Bagaimana dengan cara merawatnya ya?

Persiapan sebelum clodi digunakan:

Sebelum clodi baru digunakan, sangat dianjurkan untuk dilakukan pre wash sebanyak 3 kali, cuci-kering-cuci-kering-cuci-kering. Ini berguna untuk menghilangkan lilin pabrikasi, dan membuat clodi mengembang dan berdaya serap tinggi.

Become a Mom for the 1st Time! Yes Im a Mother!

Ini adalah pengalaman pertamaku menjadi seorang ibu..

Alhamdulillah telah lahir putra pertamaku yang kami namai Afif Saiful Hadziq pada hari Rabu, 12 November 2014. Beruntung kami memilih RSB yg pro ASI maksud kami agar terhindar dr formula. Akan tetapiiii.. Ada seorang perawat di situ merayu kami untuk mau memberikan bayi kami susu formula. Akhirnya kepencut lah kami.. Hufft..