Review Dot Bayi Merk Pigeon vs Huki

Bismillahirohmanirahim.

Assalamu alaikum, and welcome back to my blog. Kali ini, aku mau membandingkan dot bayi merk Pigeon dan dot bayi merk Huki. Manakah yang lebih baik?

Sebelumnya, aku mau kasih disclaimer dulu ya, sebaiknya memang kita tidak membiasakan dot untuk anak-anak. Sebab, selain susah menyapihnya dari dot, tetapi juga dot itu sebetulnya agak kurang baik untuk pertumbuhan gigi anak.

Tetapi, kalau Anda terlanjur memberikan dot, ya udah. Ngapain menyalahkan diri sendiri dan mendengar omongan orang. Terpenting kan Anda tahu bagaimana efeknya, juga tahu cara mencegah caries untuk gigi anak kita.

Kedua anak saya korban dot.

Sebab, saya memang bekerja di kantor, di mana waktu bayi, saya menitipkan anak-anak. Selama itulah, mereka mulai mengenal dot.

review-dot-bayi-merk-pigeon-vs-huki


Semarang Zoo, Eduwisata untuk Anak-Anak

Hari Minggu, tepatnya beberapa bulan yang lalu, akhirnya setelah menunda bertahun-tahun, akhirnya kesempatan juga buat mengajak anak-anak ke Semarang Zoo a.ka BonBin Mangkang, Semarang.


Awalnya, tahun kemarin sebelum pandemi gelombang ke-2, kami berencana pergi sekeluarga. Tapi ternyata, setelah lebaran tahun kemarin malah ada gelombang pandemi Covid ke-2. Anyway, meski harus menunda jalan-jalan, alhamdulillah masih diberikan kesempatan hidup sampai sekarang.

https://www.ranirtyas.com/2022/01/semarang-zoo-eduwisata-untuk-anak-anak.html


Demi menjaga dompet, kami memilih untuk menyewa mobil beserta sopirnya.

Milestone Rani R Tyas Journal's 2021

Assalamu Alaikum yoerobun!

Sebagai penyemangat akhir tahun, rasanya pengen nulis tentang apa aja yang sudah aku lakukan dalam setahun belakangan ini.

Paling tidak, tahun ini alhamdulillah setidaknya aku berhasil lulus KLIP lagi dengan setoran skripsi sebanyak 20.667 kata. Yeaayy

Meskipun begitu, aku tetap merasa ada yang kurang.

Bila dibandingkan setahun yang lalu, tahun ini bisa dikatakan blog Rani R Tyas Journal's mengalami kemlorotan. Tahun ini, di blog ini hanya ada 48 tulisan, sementara di tahun 2020 ada 94 tulisan.

https://www.ranirtyas.com/2021/12/milestone-rani-r-tyas-journals-2021.html

 

Ini bisa jadi disebabkan karena aku sibuk menulis untuk 2 blog pribadi dan 1 blog keroyokan. Padahal kedua blog yang lain itu hanya ada sekitar 1-2 tulisan saja di blog tersebut.

I don't know ya.

Sepertinya aku kelewatan menganaktirikan ketiga blog.

Meski merasa terpaksa menulis di blog sebelah, tapi balik lagi, jika tidak memaksa, rasanya sulit untuk mengatakan diri sebagai narablog.

7 Alasan Suka Drama Korea

Drama Korea dan aku, sepertinya sekarang ini sudah hampir bagaikan belahan jiwa. Mungkin, jika bukan karena KLIP (Kelas Literasi Ibu Profesional) yang memaksa anggotanya untuk rajin update tulisan, semua drama yang aku tonton hanya sekedar mampir di ingatan.

Bagaimanapun, blog adalah tempat yang pas buat menuangkan ide dan mencatat sejarah kan? Selain journal book pastinya.

Tapi, harus aku akui, bahwa untuk menuliskan drama yang ditonton itu luar biasa effortnya. Sebab, kadang saking menikmati jalan ceritanya, tahu-tahu udah hampir episode akhir dan sering lupa untuk menuliskan reviewnya di blog.

Image by Alina Kuptsova from Pixabay

Padahal, jaman tahun 2016, saat masih rajinnya ngasih spoiler di blog dan sekarang membaca ulang reviewnya, tentu saja ingatan saat menonton drama itu beserta alurnya jadi seperti terputar kembali di ingatan.

Mungkin, bagi yang belum begitu mengenal aku, pasti bertanya-tanya, apa istimewanya drama Korea? Tidak sedikit yang mencerca juga, "Tontonan kurang berfaedah. Aku tidak suka lihat aktor Korea soalnya wajahnya sama semua, kurang lakik, kurang macho."

Alhamdulillah.. mungkin para PD-nim mendengarkan curahan hati para juliders, sehingga sekarang kita jadi bisa menikmati pemandangan six pack para oppa #eh.

Sekarang aku kasih tahu ya, semua hal itu pasti ada sisi negatif dan positifnya.

Ibarat gelas yang diisi air, pendapat kita ada dua macam antara setengah isi atau setengah kosong. Padahal sama kan? Tapi tergantung perspektif kita mengamati benda tersebut. Belum tentu juga yang menjawab setengah kosong njuk pikirannya negatif, tapi biasanya rata-rata suka negative thinking sih? wkwkwk.

 

4 Teknik Dasar Merawat Bougenville

Anyeong chinguduel

Tiga episode lagi, Jirisan akan mencapai episode terakhirnya. Huhu, makin ke sini makin seru ya episodenya dan satu per satu kasus terkuak misterinya.

Memang bisa dikatakan ya, antara gunung dan misteri tidak mungkin terpisahkan.

Sebetulnya, saya sendiri takut buat pergi ke gunung. Saya takut melihat pohon-pohon besar dengan aura menyeramkan, sebab saya jadi melihat hal-hal yang tidak ingin saya lihat. Tentu saja, kalau ke pantai yang aura mistis, saya juga takut. Wkwkwkkk.

Naha ini takut semua?

Berlayar ke Jeju dengan Catamaran Boat

Sejak Nam Do San dan Samsan Tech pindah ke Silicon Valley di Amerika Serikat, kehidupan ketiga rekan kerja tersebut berubah drastis. Bagian yang paling mencolok adalah saat ketiganya berlayar menggunakan yacht.

Tentu saja, bagi penggemar serial Start Up, melihat ketiganya tampil mevvah di atas yacht merupakan gambaran kehidupan orang-orang sukses.

berlayar-ke-jeju-dengan-catamaran-boat

 

Seandainya kamu diajak berlayar menggunakan yacht, kamu memilih berlayar ke mana?

Ke hatimu?

Idiiih.. Gombal banget!

Tapi serius jika ada yang bertanya hal ini kepadaku, aku ingin berlayar ke Pulau Jeju.

Beli Mobil Baru? Perhatikan Hal Berikut!

Beberapa waktu yang lalu pemerintah resmi memberlakukan skema baru dalam pengenaan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), tepatnya skema baru ini berlaku pada 16 Oktober 2021. Perubahan tersebut ada pada skema yang awalnya berbasis mesin dan sistem motor dari kendaraan menjadi berdasarkan emisi kendaraan tersebut. Pemerintah juga merumuskan kebijakan pengenaan pajak bagi mobil-mobil listrik ataupun elektrifikasi. Hal ini tentunya dapat memengaruhi harga mobil baru yang dijual di masyarakat sehingga mungkin saja mobil yang sebelumnya lebih terjangkau malah menjadi lebih mahal karena emisi kendaraan tersebut kurang baik. Oleh karena itu, ketika kamu ingin membeli mobil baru, kamu harus memperhatikan beberapa hal berikut.

Berdasarkan PP No.73 Tahun 2019, kendaraan bermotor yang dapat mengangkut <10 orang dan dengan mesin 3000 cc, dapat dikenakan PPnBM sebesar 15 persen. Sedangkan untuk kendaraan sejenis dengan mesin 3000-4000 cc akan dikenakan PPnBM sebesar 40 persen. Selain itu, terdapat syarat tertentu terkait mesin yang menggunakan bahan bakar tertentu dan tingkat konsumsi BBM serta emisi CO2 dari kendaraan tersebut. Hal yang baru dari kebijakan ini juga mengenai pajak bagi mobil elektrifikasi dan listrik murni mulai dari 15-40% berdasarkan jenis mesin mobil listrik yang digunakan. Namun, untuk mobil listrik sendiri memiliki syarat emisi CO2 dan tingkat konsumsi yang berbeda dari mobil mesin bahan bakar diesel/bensin. Pajak terendah dikenakan bagi mobil dengan kabin ganda dan sistem motor listrik dari baterai dengan tarif sebesar 10 persen.

Selain pajak, kamu perlu memperhatikan aspek purna jual dan biaya perawatan kendaraan yang kamu ingin kamu beli. Kamu perlu perhatikan apakah perawatan mobil memiliki biaya yang ringan dan mudah dilakukan, apakah banyak bengkel resmi yang dapat kamu temui, bahkan apakah mudah untuk menemukan sparepart dari kendaraan yang ingin kamu beli. Apabila hal ini kamu telah perhatikan, tentunya dapat memudahkan kamu dalam membeli mobil dengan harga yang lebih terjangkau/sesuai kemampuan finansial kamu.

Selain pajak, kamu juga perlu memperhatikan produk asuransi yang ingin kamu gunakan sesuai dengan kebutuhan kamu. Saat ini sudah mulai banyak jenis Asuransi Mobil yang ditawarkan. Pastikan jenis mobil yang kamu beli tercover oleh produk asuransi yang tersedia. Kamu juga perlu memperhatikan biaya premi serta manfaat yang diberikan dari asuransi tersebut. Asuransi Kendaraan Terbaik bukanlah asuransi yang memiliki premi murah saja, namun juga dapat memberikan manfaat sesuai kebutuhan kamu. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan produk asuransi mobil yang tersedia ketika kamu ingin membeli mobil baru, agar kamu dapat menganggarkan dana sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial.

Mungkin hal yang harus kamu perhatikan berikutnya suka terlupakan oleh kamu yang ingin membeli mobil baru, yakni harga jual kembali. Kamu perlu memperhatikan bagaimana laju penurunan harga mobil yang akan kamu beli, seberapa cepat penyusutannya. Selain itu kamu juga bisa mengecek harga mobil yang ingin kamu beli dari situs jual beli mobil bekas, meskipun modelnya berbeda, namun untuk merek yang sama seharusnya memiliki penyusutan harga yang kurang lebih sama. Penyusutan harga mobil bekas ini tergantung dengan seberapa populer merek mobil, kualitas dan daya tahan mobil, desain yang up to date, dsbnya.

Nah, itulah berbagai hal yang harus kamu perhatikan ketika kamu ingin membeli mobil baru. Dengan tahu akan hal tersebut kita dapat membeli mobil yang sesuai dengan keinginan kita serta kemampuan finansial kita. Jangan sampai kita salah dalam memilih mobil, ya!

https://www.ranirtyas.com/2021/11/beli-mobil-baru-perhatikan-hal-berikut.html

5 Hal Seru yang bisa Saat Mengalami Kebosanan Menonton Drama Korea.

Ada kalanya menonton drama Korea bisa menjadi sangat membosankan. Apalagi, jika drama on going pilihan saat ini tidak ada yang sesuai dengan genre tontonan kita. Sementara itu, kita pun sedang tidak mood untuk menonton drama Korea sama sekali.

Suatu saat, kamu akan mengalami masa itu.

Meskipun saya pernah menulis Bosan dengan Drama Korea? Coba Cara ini untuk Mengatasinya, tetapi rasa yang dulu bisa saja berubah seiring perubahan sikap kedewasaan kita.

Korelasi Popmama Parenting Academy 2021 dan Pelajaran Parenting dari Song Hye Kyo di My Briliant Life

Menjadi orang tua di usia muda, apalagi minim pengetahuan bisa menjadi baby blues syndrome bagi sebagian orang, khususnya para ibu muda. Tetapi tidak bagi Song Hye Kyo! Dalam film lawasnya yang berjudul My Briliant Life, Song Hye Kyo yang memerankan Choi Mira mengajarkan banyak hal bagi kita, para orang tua. Khususnya para orang tua dengan anak berkebutuhan khusus.

 

https://www.ranirtyas.com/2021/11/popmama-parenting-academy-2021.html

Dikisahkan Choi Mira dan Han Dae Su (Dong Won Gang) terlibat cinta terlarang dan hamil di luar nikah. Di mana keduanya masih sama-sama usia SMA. Keduanya pun berhenti dari sekolah dan memilih untuk membesarkan anak mereka yang bernama Han Ah Reum.

Ah Reum merupakan anak yang cerdas tetapi tidak pernah sekolah. Dokter mendiagnosis Ah Reum memiliki penyakit kelainan genetik yaitu Progeria Syndrome atau penuaan dini. Progeria Syndrome sendiri merupakan penyakit yang membuat tubuh penderita menjadi lebih tua dari usia yang sebenarnya.

Dalam film ini, Ah Reum telah berusia 16 tahun dengan wujud tubuh seperti kakek berusia 80 tahun. Sehingga, bisa dipastikan Mira dan Dae Su usianya saat ini diceritakan sudah berusia 34 tahun.

5 Drama Korea bertajuk Guru Favorit

Guru atau yang sering diplesetkan "digugu lan ditiru", terkadang juga diangkat dalam sebuah drama Korea. Memang tidak sedikit drama Korea yang mengangkat tema pendidikan. Menjelang hari Guru Nasional, ijinkan saya membagi sedikit drama Korea yang bertajuk guru favorit.


Inilah kelima Drama Korea bertajuk Guru Favorit.


1| The Queen's Classroom (2013)

Drama unik yang menceritakan konflik antara murid sekolah dasar dengan guru mereka Ma Yeo Jin. Diperankan oleh Go Hyun Jung, drama ini semakin apik berkat perannya yang berhasil memerankan sebagai guru berhati dingin dan selalu memperlihatkan realitis kepada anak didiknya.

https://www.ranirtyas.com/2021/11/5-drama-korea-bertajuk-guru-favorit.html


Sempat dibenci oleh para muridnya dan menjadi konflik berkepanjangan, apakah hubungan Guru Ma Yeo Jin dengan murid-muridnya akan berangsur membaik?

Drama ini cukup simpel karena hanya mengungkap cerita tentang konflik-konflik di dalam sekolah.