Saat pak suami datang bersama si kakak, aku melihat Mas Han (kakak) sudah dalam keadaan agak happy. Tahu-tahu Mas Han langsung minta susu.
Ngalamat bakal minta lanjut bobok nih.
Dan benar saja, Mas Han cruncky berlanjut dari datang - naik mobil - rumah.
Usai menggoreng telur, aku membawa telur di dekat Mas Han. Sontak dia langsung turun dan meminta untuk makan. Mas Han makan dengan lahapnya itu kuning telur goreng. Wuahaha. Iya dia cuma doyan kuning telurnya aja, yang bagian putihnya disisakan dan tidak dimakan. Biasanya bagian putih ini bagiannya Alisha, hahaha! Duh jane yo mesakke yo Alisha ini. Tapi alhamdulillah Alisha kok nerimonan yo? Ya tapi yo, sebagai mamah cantik, aku tetep nyuapin Alisha kuning+putih telurnya juga.
Anak-anak kenyang, Mas Han lagi-lagi minta susu.
Dia tertidur lelap usai meminum susu.
Oalah, jadi bisa saja ya anak-anak cruncky itu karena lapar dan ngantuk.
Sedangkan Alisha masih melek dan belum mau tidur. Alisha masih ingin menonton youtube. Daripada melarang, aku lebih suka melakukan hal lain. And anak-anak biasanya selalu penasaran apa yang dilakukan oleh orang dewasa. Maka aku melanjutkan bacaanku kembali, si Pojok Mungil #eh (kui mah blognya Mbak Alfa Kurnia ya) maksudnya buku Pojok Bermain Anak.
Dalam salah satu permainan serunya, terutama di bab-bab awal, ada main kemah-kemahan. Aku tiba-tiba teringat kembali dengan masa kecilku di Baleendah Bandung. Di sana, aku suka main kemah-kemahan sama adikku. Aku meminta jas hujan doreng punya Bapak untuk dibentangkan di jemuran baju. Tarraaa... jadilah tenda kemah-kemahan.
Terus teringat lagi, tanpa perlu tenda, aku juga pernah main kemah-kemahan di bawah selokan. Kayaknya jaman aku masih usia 4-5 tahunan, badanku itu mungil sekali. Kata Ibu, berat badanku hanya 10 kg. Makanya aku dengan gampang masuk ke dalam selokan. Bermain masak-masakan di bawah selokan. Jangan ngebanyangin selokan yang penuh air selokan ya. Di Cicalengka, tempat kami yang pertama, selokannya garing gaes! Tanahnya sampai ngelotok. Soalnya di sana kayaknya semua limbah dari kamar mandi dll masuknya ke dalam peresapan air. Yes, baru sadar! Asrama kami dulu ternyata udah modern banget ya! Udah hampir 25 tahun yang lalu. Hahahaha.
Lho kok malah cerita tentang selokan?
Hmm.. terus aku mengingat kembali. Sepertinya aku baru menikmati permainan kemah-kemahan saat usiaku sudah menginjak usia 7 tahun. So, aku pikir kayaknya belum saatnya mengajak anak-anak main kemah-kemahan.
Baiklah. Masih banyak permainan yang kayaknya cocok buat mereka berdua. Nanti lanjut lagi yuk bacanya.
#Day7
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst
Baiklah. Masih banyak permainan yang kayaknya cocok buat mereka berdua. Nanti lanjut lagi yuk bacanya.
#Day7
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst





Tidak ada komentar
Thank you for stopping by 🥰
Terima kasih untuk tidak berkomentar menggunakan URL ARTIKEL and please jangan tinggalkan link hidup ya, sayang 😘
Sharing is caring, tapi aku bakalan sedih banget kalau tulisanku di copy paste buat blogmu. So, klik tombol share aja ya
(゚▽^*)☆
Lalu.. Demi bisa berkomentarlah secara ksatria, silakan berkomentar menggunakan akun Google ya 😁😁😁